MUBA Terkini

Tahun Depan Tingkatkan Bantuan Ponpes se-Muba Jadi Rp10 Miliar, Bupati : Ciptakan Kader Syiar Agama Islam

foto : Istimewa

PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin terus memprioritaskan  program keagamaan salah satunya dukungan yang kuat bagi Nahdlatul Ulama (NU). Hal itu juga dilakukannya, untuk penguatan Lembaga Pendidikan keagamaan di Kabupaten Muba.

Bertempat di Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola Wali Songo Bentayan Kecamatan Sungai Lilin, Bupati Dodi Reza dengan lantang menyatakan bahwa di tahun 2021 mendatang akan meningkatkan bantuan untuk Ponpes se Kabupaten Muba sebesar Rp10 miliar.

Berbagai Bantuan tersebut, kata Dodi jelas difokuskan di Sumatera Selatan khususnya di Muba, Karena Kepala daerah yang memang jelas mempunyai kewajiban untuk membantu pondok- pondok pesantren maupun organisasi NU.

Dodi juga mengatakan Muba bertekad untuk terus mempertahankan Zero konflik. “Jadi kita bersama sama dengan bapak Kapolres dan Dandim Muba akan terus menjaga wilayah akan selalu kondusif, dan jangan ada gerakan radikalisme,”ucapnya.

Lanjut ” Pondok pesantren menciptakan kader yang menyebarkan syiar agama Islam dan itu sangat penting. “Oleh sebab itu saya tidak main-main dengan pondok pesantren. Alhamdulillah  tercatat sebanyak 67 pondok pesantren yang sudah berdiri di Kabupaten Muba. Bahkan sejak tahun 2019 Pemkab Muba telah memberikan bantuan Ponpes sebesar 5 milyar. Dan untuk tahun ini,  saya tingkatkan bantuan Ponpes se-Muba menjadi 10 miliar,”tegasnya.

Hal ini diungkapkannya saat hadir langsung di Peringatan Hari Santri  Nasional (HSN) Tahun 2020 Sekaligus Pembukaan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) Angkatan ke-251 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan.

“Atas nama pribadi dan pemerintah , saya menyambut baik diselenggarakan acara ini dan sekaligus mengucapkan selamat memperingati Hari Santri Nasional (HSN). Rasanya istimewa bisa bersama Para Santri, karena santri adalah simbol generasi islam yang sosoknya benar benar-benar diidolakan Umat. Mereka adalah gambaran kelak yang akan menjadi ulama penerus para nabi. Pada mereka diharapkan gambaran pribadi Rasulullah SAW yang mulia akhlaknya,”ungkapnya.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang juga sebagai Dewan Pembina GP Ansor Sumsel, dalam kesempatan ini juga menyatakan bahwa kabupaten Muba siap sebagai tuan rumah pelaksanaan Kongres GP Ansor XVI 2021.

“Sebentar lagi kita akan menghadapi pelaksanaan Kongres Nasional GP Ansor XVI 2021 pada Oktober 2021, dan InshaAllah Kabupaten Muba siap menjadi tuan rumah Kongres Nasional Ansor tersebut. Jadi mohon doanya selalu dari semuanya untuk kelancaran dan kesuksesan acara tersebut,”tegas Dodi.

Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola Wali Songo Bentayan KH Abdul Hadi, CH mengucapkan terima kasih atas segala perhatian dan dedikasi yang telah Bupati berikan untuk kemajuan pembangunan dan Pendidikan dibidang keagamaan di Muba.

“Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kami pemimpin yang sangat peduli terhadap segala bidang, baik bidang pertanian, perkebunan, kesehatan, pendidikan, dan khususnya dibidang keagamaan. Kami mengucapkan terima kasih Pak atas perhatiannya dan bantuannya, semoga Kabupaten Muba ini semakin berkah dan berjaya,”ungkapnya.

Ketua PBNU diwakili Dr KH Sultonul Huda menjelaskan bahwa kegiatan MKNU ini dilaksanakan setelah fakum selama beberapa bulan sejak bulan Maret dikarenakan pandemi COVID-19 dan bulan ini Alhamdulillah pelaksanaan dapat dilaksanakan kembali sesuai dengan protokol  kesehatan serta dapat berjalan dengan baik.

“NU hampir berusia 100 tahun,  dan sejak kelahirannya, perkembangannya sampai tahun ini tidak terpisahkan dengan Republik Indonesia dan telah menjadi bagian dari sistem” jelasnya.

PBNU juga sangat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin atas komitmennya terhadap NU.[***]

Ril

 

Comments

Terpopuler

To Top
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com