Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Musik & Film » Apa Kabar Industri Musik di Palembang ! Ini Ceritanya

Apa Kabar Industri Musik di Palembang ! Ini Ceritanya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 1 Nov 2018
  • visibility 3.637
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MUSIK bukan sekedar memberikan efek menghibur bagi penikmatnya, bahkan musik mampu memberi makna membangkitkan gairah dan semangat di dalam kehidupan bagi penikmatnya, selayaknya simfoni.

Dalam kiprahnya, indutri musik mengalami pasang surut. Begitu pula dengan grup band maupun penyanyi solo, jika tidak kreatif, dan inovatif mereka sudah barang tentu, pasti ditinggal fans –nya. Oleh sebab, pemain musik [musisi] yang mampu berkereatifitas, jujur dan konsisten dalam bermusik, mereka  itulah yang bakal bertahan di belantika musik.

“Jangankan di Ibukota, di daerah juga fenomena seperti itu bisa terjadi,”ujar Ketua Komunitas Kawan Lamo, M Fitriansyah kelahiran 1973 ini, saat dihubungi ST, Kamis siang (1/11/18).

Pria yang akrab dipanggil Mpit ini mengatakan, Label besar sekarang ini tidak mau lagi memproduksi album, apa lagi di Palembang yang jauh dari istilahnya major label, dilirik pun tidak.

“Agar bisa bertahan, perlu siasat, yakni salah satunya dengan membuat blog-blog musik,”ucap vokalis yang pernah tergabung di grup band asal Palembang, Songket Band dan pernah menembus dapur rekaman nasional ini.

Ayah lima anak ini menerangkan, dengan dukungan komunitas musik serta pekerja, penikmat, pencipta lagu dan lain sebagainya, bahkan terus berinovasi bisa membuat bola salju yang terus bergulung mengalahkan zaman.

“Jangan loyo, karena gak, ada perusahaan musik yang ngeliat, terus punya karya, itu lebih baik, kalau tidak diwarnai. Ayo,  kita warnai industri musik kita sendiri di Palembang,”

Sementara itu, Penyanyi asal Palembang, Andi Ahmad atau akrab dipanggil Andi Lisso menerangkan sejak berkarir menjadi penyanyi solo selama 4 tahun terakhir ini, ia menilai industri musik di Palembang cukup berkembang, baik itu dari musikalitasnya dan syair-syair yang syarat makna.

“Sekarang di Palembang genre apapun ada tempatnya, Selera pendengar sudah sangat luas,” ujarnya saat dihubungi.

 Meskipun dalam kondisi yang tidak begitu fit, karena harus menunggu ayahnya yang tengah terbaring di Rumah Sakit, Andi tetap komit untuk terus bertahan di industri musik di Palembang.

Yang penting harus, akunya harus bisa berkarya saja, jujur dari hati, dan jangan memaksakan diri demi pasar.

Apapun genre– nya, pasti ada pendengarnya.

“Aku sendiri memutuskan untuk bermusik itu menjadi hobi, sebagai

ruang  berekspresi. Sangat menyenangkan, aku jadi lebih ‘enteng’

berkarya dan bisa lebih memikirkan membuat content lagu yang punya

pesan-pesan positif,” jelas pria yang akan melaunching mini albumnya

berjudul Bukan Malaikat pada awal 2019.

 

 

Memfasilitasi

Hal yang sama diungkapkan Ketua Komunitas Slanker Palembang, Fajar Firmansyah, S.Pd, Ia mengatakan industri musik yang paling cocok di Palembang ini adalah Indie Label, karena selain Palembang tidak ada Major Label atau perusahaan Musik.

Palembang juga sebenarnya sudah punya alat-alat recording atau produksi yang cukup mumpuni dalam kualitas hasil rekaman.

“Yang dibutuhkan itu wadah untukk menampung hasil karya musisi kita sehingga dengan wadah itu dapat membantu mendistribusikan kepada pendengar sesuai dengan genre,” tegas musisi ganteng ini.

Pria yang sudah berumur 33 tahun ini menilai sampai detik ini pun sebenarnya belum ada pihak yang peduli dengan musisi Palembang.”Mungkin mereka itu gak tau, kalau musisi di Palembang itu memiliki potensi,” terangnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani mengatakan, Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam hal ini Dinas Pariwisata, telah memfasilitasi sarana atau tempat, untuk para seniman dan musisi Palembang, sebagai suatu wadah untuk menuangkan hobi dan bakat mereka dibidang seni.

“Setiap malam minggu, kita sediakan tempat di pedestrian di Jalan Sudirman, dan sekarang yang lagi di garap Dispar, yakni panggung di Lorong Basah Kuliner Street, yang jelas Pemkot Palembang sangat peduli dengan seniman dan musisi Palembang”terangnya.

Sebagai bentuk apresiasi yang mendalam terhadap musisi Palembang, Isnaini mengatakan dalam waktu dekan ini, Pihaknya akan memanggil musisi Palembang yang sudah membuat 10 lagu dalam bahasa Palembang.

“Nanti di dalam pertemuan itu akan kita bahasa, bagaimana langkah kita ke depan, khususnya musik Palembang ini,” terangnya.[**]

 

Penulis : Faldy Lonardo

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuk Muba, Suhu Tubuh Wajib Dicek, Kendaraan Disemprot Desinfektan

    Masuk Muba, Suhu Tubuh Wajib Dicek, Kendaraan Disemprot Desinfektan

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.259
    • 0Komentar

    PEMKAB Musibanyuasin [Muba] berkomitmen untuk menangani penanganan COVID-19 dengan memperketat arus masuk kendaraan dipintu masuk. Selain menyemprot disinfekatan, para penumpang maupun sopir juga di cek suhu tubuh. “Ini wajibkan dilakukan terutama menyemprot disinfekatan dan mengecek suhu tubuh, guna mengantisipasi terjangkit COVID-19,” kata Kapolres Musi Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, Selasa [19/5/2020]. Dia melanjutkan antisipasi […]

  • TP PKK Sumsel Bekali Kader PKK Kuasai Literasi dan UMKM

    TP PKK Sumsel Bekali Kader PKK Kuasai Literasi dan UMKM

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID -TP PKK Sumsel memberi pembekalan kader Pokja II dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan (Sumsel) dengan kemampuan di bidang literasi, pengelolaan PAUD berkualitas, hingga pengembangan UMKM keluarga. Langkah ini dilakukan, agar kader mampu menjawab tantangan perubahan sosial serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan kemandirian ekonomi keluarga di daerah. Pembekalan tersebut dikemas melalui Pelatihan […]

  • Hampir Setiap Hari Terjadi Letusan, Gunung Semeru Dinyatakan Siaga

    Hampir Setiap Hari Terjadi Letusan, Gunung Semeru Dinyatakan Siaga

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.425
    • 0Komentar

    KEPALA Sub Bidang Mitigasi Gunung Api wilayah Barat, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Nia Khaerani, mengatakan letusan Gunung Semeru terjadi hampir setiap hari, dengan status Level III atau Siaga sehingga warga harus berhati-hati. Hal tersebut disampaikan Nia Khaerani melalui keterangan tertulisnya, Kamis (3/3/2022). “Erupsi terjadi setiap […]

  • Asosiasi : Awas Bahaya Narkoba Mengintai Generasi Muda

    Asosiasi : Awas Bahaya Narkoba Mengintai Generasi Muda

    • calendar_month Rabu, 14 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 850
    • 0Komentar

    ciri-ciri serta efek apa saja yang bisa didapat jika seseorang kecanduan narkoba.

  • Gubernur Anjurkan Kepala Kantor DPD RI Sumsel Buat Kegiatan yang Kreatif

    Gubernur Anjurkan Kepala Kantor DPD RI Sumsel Buat Kegiatan yang Kreatif

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 642
    • 0Komentar

    GUNA lebih mengenalkan peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sekaligus gaungnya dalam masyarakat, Gubernur Sumsel H.Herman Deru meminta Kepala Kantor DPD RI Sumsel bekerja lebih kreatif. Pernyataan itu diungkapkannya saat menerima audiensi Kepala Kantor DPD RI Sumsel yang baru Yuni Samsi Agus, di ruang tamu Gubernur Sumsel, Rabu (18/3) siang. Menurut Gubernur Herman Deru, kreatifitas DPD […]

  • Kebijakan PPKM Mikro Di Palembang, Tepatkah ?

    Kebijakan PPKM Mikro Di Palembang, Tepatkah ?

    • calendar_month Rabu, 14 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.625
    • 0Komentar

    SEKITAR 1 tahun lebih dari tahun 2020 Pandemi Covid-19 melanda Indonesia khususnya Kota Palembang. Berbagai kebijakan telah pemerintah coba lakukan untuk melawan covid-19 supaya masyarakat terbebas dari virus membahayakan ini. Namun, masih saja pemerintah seperti kewalahan dalam menekan angka covid-19 yang hingga kini masih ada. Mulai dari kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan beragam […]

expand_less
WordPress Archive Consession – Conference & Seminar Elementor Template Kit Conset – Business Consulting Elementor Template Kit Consilt – Business & Consulting Elementor Template Kit Constitute WP – WooCommerce Responsive Elementor Theme Constkit – Construction and Industrial Elementor Template Constructa – Building & Construction Elementor Template Kit Construction – Building & Renovation WordPress Theme Constructo – Construction WordPress Theme Constructoor – Construction & Building Elementor Template Kit Constructor | Construction WordPress