Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Presiden Prabowo, Demonstrasi & Pepatah “Air Tenang Jangan Dibikin Badai”

Presiden Prabowo, Demonstrasi & Pepatah “Air Tenang Jangan Dibikin Badai”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
  • visibility 745
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU bicara soal demonstrasi di Jakarta, itu mirip kayak pesta kawinan kampung, ada yang datang benar-benar ingin kasih doa restu, ada juga yang datang sekadar numpang makan, dan ada pula yang tiba-tiba joget di depan panggung sampai bikin gaduh. Nah, di momen inilah Presiden Prabowo buka suara, dengan gaya yang agak serius tapi tetap tegas.

Beliau bilang, kebebasan berpendapat itu dijamin, bahkan sampai dicatat manis di Pasal 19 Kovenan Internasional PBB dan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Intinya, rakyat boleh bicara, boleh teriak, bahkan boleh bikin spanduk sepanjang jalan protokol asal jangan merusak lampu merah. Soalnya, kalau lampu merah rusak, yang pusing bukan cuma polisi lalu lintas, tapi juga tukang ojek online yang lagi ngejar orderan.

Prabowo juga mengingatkan, tindakan anarkis yang bikin fasilitas umum terbakar itu ibarat orang bikin hajatan tapi malah bakar kursi sendiri. Katanya mau bahagia, tapi ujung-ujungnya bikin rugi tetangga. Pepatah bilang, “Api kecil jadi kawan, api besar jadi lawan.” Demonstrasi itu boleh panas, tapi jangan sampai kebakaran.

Negara, kata Prabowo, wajib melindungi rakyat, jadi jangan sampai rakyat jadi korban karena aksi yang kelewat batas. Polisi pun diminta tetap menjaga fasilitas umum, bukan malah ikut “ngegas” macam komentator sepak bola.

Yang bikin menarik, Presiden juga menyinggung soal petugas yang mungkin salah langkah. Kata beliau, kalau ada aparat yang kebablasan, ya harus diperiksa cepat, transparan, dan terbuka. Biar rakyat tahu, biar publik percaya, karena, seperti pepatah Jawa, “Becik ketitik, ala ketara”, kalau salah, ya kelihatan kalau benar, makin dipercaya.

Ini ibarat wasit sepak bola. Kalau wasit salah kasih kartu merah, ya harus ada VAR, bedanya, VAR di sini bukan “Video Assistant Referee”, tapi “Verifikasi Aparat Rakyat”

Nah, bagian paling lucu, Prabowo juga menyinggung soal anggota DPR yang kelewat nyeleneh bikin pernyataan di publik. Katanya, para Ketua Umum Partai sudah ambil langkah tegas. Ada yang dicabut tunjangan, ada moratorium kunjungan kerja ke luar negeri. Wah, kasihan juga. Biasanya ke luar negeri bisa foto di depan Menara Eiffel, sekarang paling banter selfie di depan Monas.

Peribahasa lama bilang, “Mulutmu harimaumu” kalau ngomong sembarangan, ya siap-siap diterkam netizen yang lebih galak daripada singa Afrika.

Presiden Prabowo juga meminta DPR segera undang tokoh masyarakat, mahasiswa, dan kelompok lain buat duduk bareng. Biar semua suara bisa masuk, nggak sekadar adu balap teriak di jalan.

Kalau dipikir-pikir, ini mirip forum rembug desa. Semua orang boleh ngomong, dari yang tua sampai yang muda, dari yang paham sampai yang sotoy. Tapi tetap ada aturan main, biar musyawarah nggak berubah jadi lomba adu volume suara.

Dari pidato semalam itu, ada pesan moral yang bisa kita simpan di dompet pikiran. Demonstrasi itu sah, tapi jangan kebablasan. Pemerintah wajib terbuka, tapi rakyat juga wajib tertib. Jangan sampai kebebasan jadi alasan merusak, dan jangan pula ketegasan jadi dalih menutup telinga.

Pepatah bilang, “Air jernih jangan dikotori”. Kalau demo niatnya murni, jangan sampai tercoreng ulah segelintir yang suka bakar ban. Kalau aparat niatnya jaga keamanan, jangan sampai rusak gara-gara satu dua orang kebablasan.

Pada akhirnya, negara ini bukan panggung dagelan, meski kadang kelakuan pejabat dan rakyatnya bisa bikin kita ketawa sendiri. Demonstrasi memang bagian dari demokrasi, tapi jangan sampai berubah jadi drama Korea yang kebanyakan episode.

Presiden Prabowo sudah kasih sinyal, kebebasan dihormati, anarkis dilarang, aparat diawasi, DPR ditegur, rakyat diajak dialog. Tinggal kita semua, mau jadi bagian dari solusi atau sekadar komentator di pinggir lapangan.

Karena, seperti pepatah Minang, “Alam takambang jadi guru”, kalau kita mau belajar, semua peristiwa bisa jadi pelajaran. Termasuk demo kemarin, yang harusnya jadi cermin suara rakyat jangan diabaikan, tapi juga jangan dijadikan alasan bikin rusuh.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berpengalaman Tuan Rumah Berskala Internasional, Sumsel Didaulat Jadi Tuan Rumah Pra KTT Y20 Indonesia 2022 

    Berpengalaman Tuan Rumah Berskala Internasional, Sumsel Didaulat Jadi Tuan Rumah Pra KTT Y20 Indonesia 2022 

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 763
    • 0Komentar

    INDONESIA Youth Diplomacy yang bergerak dibidang kepemudaan Indonesia menunjuk Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai tuan tumah Pra Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Y20 Indonesia 2022. Penunjukan Provinsi Sumsel sebagai salah satu tuan rumah Pra KTT Y20 Indonesia 2022 ini dilatarbelakangi atas pengalaman Sumsel dalam mensukseskan perhelatan event besar, baik level nasional hingga internasional. Ketua Indonesia Youth […]

  • Atlet Cabor Balap Motor Alami Cidera, Tim PSC 119 Gercep Antar ke RS Charitas Palembang 

    Atlet Cabor Balap Motor Alami Cidera, Tim PSC 119 Gercep Antar ke RS Charitas Palembang 

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 961
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Perhatian gerak cepat dilakukan Tim PSC 119 Musi Banyuasin saat seorang atlet cabor balap motor Muba Andri Yosa mengalami cedera. Andri cidera saat melakukan latihan untuk lomba di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel XIV di Lahat 2023. Atas kejadian ini tim PSC 119 langsung melarikan korban ke rumah sakit Charitas Palembang, Sabtu (23/9/2023). […]

  • 60 Hari Penentu Nyawa, 5 Langkah Hadapi Kanker Payudara

    60 Hari Penentu Nyawa, 5 Langkah Hadapi Kanker Payudara

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    ANGKA sering terasa dingin. Tapi dalam isu kanker payudara, angka bisa berarti peluang hidup. Saat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia meluncurkan Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Payudara 2025–2034, pemerintah memasang target jelas menurunkan angka kematian 2,5 persen setiap tahun, mengikuti standar World Health Organization (WHO). Target itu bukan sekadar ambisi birokrasi. Data yang dipaparkan Kemenkes menunjukkan […]

  • 49 Jemaah KBIH Varita Pusri Berangkat Haji Kloter 4 Embarkasi Palembang

    49 Jemaah KBIH Varita Pusri Berangkat Haji Kloter 4 Embarkasi Palembang

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    SEBANYAK 49 jemaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Varita Pusri resmi diberangkatkan sebagai bagian dari Kloter 4 Embarkasi Palembang (PLM), Sabtu (25/4). Pelepasan berlangsung di Masjid Al Aqobah I, Komplek PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang. Acara pelepasan dihadiri jajaran manajemen PT Sri Varia Wisata, pembimbing ibadah, serta keluarga jemaah yang […]

  • Rosan dan Bahlil Menghadap Prabowo di Hambalang, Bawa Laporan Penting

    Rosan dan Bahlil Menghadap Prabowo di Hambalang, Bawa Laporan Penting

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Rosan Roeslani dan Bahlil Lahadalia menghadap Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026). Dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima laporan mengenai sejumlah agenda strategis pemerintah, termasuk percepatan hilirisasi dan penataan BUMN. Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani datang bersama jajaran Danantara. Sementara Bahlil hadir sebagai Menteri Energi […]

  • BUMN dan Swasta Diajak Proaktif Gelar Aksi Sweb Tes Bagi Masyarakat Umum

    BUMN dan Swasta Diajak Proaktif Gelar Aksi Sweb Tes Bagi Masyarakat Umum

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.096
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan H Mawardi Yahya mengharapkan beran serta pembaga seperti BUMN dan lembaga swasta lainnya dapat menggelar aksi peduli pencegahan penyebaran covid 19, seperti gegiatan Swab Tes gartis bagi masyarakat umum diberbagai lokasi. Hal ini diungkapkannya ketika membuka secara langaung sweb tes yang diselenggarakan oleh Bank BNI bekerja sama dengan RS Bunda Jakarta […]

expand_less
WordPress Archive Pixion – Developer Portfolio WordPress Theme Pixlab – Agency WordPress Theme Pixwell - Magazine WordPress Pizza House – Restaurant / Cafe / Bistro WordPress Theme Pizzaro – Fast Food & Restaurant WooCommerce Theme Pizzeria Trattoria – Italian Restaurant Elementor Template Kit PJ | Life & Business Coaching WordPress Theme Plamen – Tobacco Store WordPress Theme Plan My Day | Wedding / Event Planning Agency Planet Shakers | Church & Religion WordPress Theme