Kue Maksuba Palembang, Kue Legit Berlapis Bikin Susah Berhenti di Gigitan Pertama
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto { ilustrasi /AI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Kue Maksuba Palembang merupakan salah satu kue tradisional khas Sumatera Selatan yang terkenal dengan teksturnya yang lembut, legit, dan kaya rasa telur. Kue berlapis ini bukan sekadar camilan biasa, tetapi juga punya tempat khusus dalam tradisi masyarakat Palembang, terutama saat menyambut tamu atau merayakan momen penting.
Sekilas, kue maksuba terlihat seperti kue lapis dengan warna kuning kecokelatan. Namun, proses membuatnya membutuhkan ketelitian karena setiap lapisan dipanggang satu per satu. Hasil akhirnya adalah kue dengan lapisan tipis yang rapat, lembut, dan terasa manis gurih ketika disantap.
Apa Itu Kue Maksuba?
Kue maksuba adalah kue tradisional Palembang yang dibuat terutama dari telur, gula, susu kental manis, dan mentega atau margarin. Adonannya tidak menggunakan banyak bahan tambahan sehingga rasa telur dan susu menjadi karakter yang cukup kuat.
Bagi masyarakat Palembang, kue ini juga sering dikaitkan dengan hidangan untuk acara keluarga dan perayaan. Karena proses pembuatannya cukup lama, maksuba biasanya dibuat dengan penuh perhatian dan tidak sekadar untuk konsumsi sehari-hari.
Salah satu ciri khasnya adalah lapisan kue yang sangat banyak. Semakin rapi lapisannya, semakin menarik pula tampilannya ketika dipotong.
Bahan Kue Maksuba
Untuk membuat satu loyang kue maksuba ukuran sedang, siapkan bahan berikut:
- 20 butir telur ayam
- 300 gram gula pasir
- 1 kaleng susu kental manis
- 200 gram margarin atau mentega, lelehkan
- 1 sendok teh vanila
- Sedikit garam
- Margarin secukupnya untuk mengoles loyang
Jumlah telur memang cukup banyak. Inilah yang membuat kue maksuba memiliki tekstur lembut, padat, sekaligus legit.
Cara Membuat Kue Maksuba
1. Siapkan loyang
Gunakan loyang persegi atau persegi panjang. Olesi permukaannya dengan margarin, kemudian alasi dengan kertas roti jika diperlukan agar kue lebih mudah dikeluarkan setelah matang.
Panaskan oven terlebih dahulu dengan suhu sekitar 180 derajat Celsius.
2. Campur telur dan gula
Masukkan telur dan gula ke dalam wadah. Aduk menggunakan whisk hingga gula larut dan campuran tercampur rata.
Tidak perlu mengocoknya sampai mengembang seperti membuat bolu. Justru adonan maksuba sebaiknya tidak terlalu banyak mengandung udara agar lapisannya tetap padat dan rapi.
3. Masukkan susu dan mentega
Tuangkan susu kental manis, vanila, dan sedikit garam. Aduk perlahan sampai semuanya menyatu.
Setelah itu masukkan mentega atau margarin yang sudah dilelehkan. Aduk kembali hingga adonan benar-benar homogen.
Jika ingin mendapatkan tekstur yang lebih halus, adonan dapat disaring terlebih dahulu.
4. Panggang lapisan pertama
Tuangkan sedikit adonan ke dalam loyang. Ratakan hingga membentuk lapisan tipis.
Panggang sampai permukaannya matang dan berubah menjadi kuning kecokelatan. Waktu memanggang setiap lapisan bisa berbeda tergantung oven, jadi warna permukaan lebih baik dijadikan patokan.
5. Tambahkan lapisan berikutnya
Setelah lapisan pertama matang, keluarkan loyang.
Tuangkan adonan secukupnya di atas lapisan yang sudah matang. Ratakan dengan hati-hati, kemudian panggang kembali.
Ulangi proses tersebut sampai seluruh adonan habis.
Bagian inilah yang membutuhkan kesabaran. Jangan menuangkan adonan terlalu banyak karena lapisan akan menjadi terlalu tebal dan tampilan khas maksuba bisa hilang.
6. Panggang lapisan terakhir
Pada lapisan terakhir, panggang hingga permukaannya berwarna kuning kecokelatan dan terlihat matang sempurna.
Setelah matang, biarkan kue dingin terlebih dahulu sebelum dikeluarkan dari loyang.
7. Potong dan sajikan
Setelah benar-benar dingin, potong kue maksuba sesuai selera.
Lapisan yang rapi akan terlihat jelas ketika kue dipotong. Teksturnya lembut, legit, dan terasa kaya telur serta susu.
Tips Agar Kue Maksuba Berlapis Rapi
Membuat kue maksuba membutuhkan sedikit kesabaran. Beberapa hal berikut bisa membantu hasilnya lebih bagus:
- Jangan mengocok telur dan gula terlalu lama agar adonan tidak terlalu banyak udara.
- Saring adonan supaya hasil kue lebih halus.
- Tuangkan adonan sedikit demi sedikit untuk mendapatkan lapisan tipis.
- Pastikan setiap lapisan sudah cukup matang sebelum menambahkan adonan berikutnya.
- Ratakan adonan dengan cepat dan hati-hati.
- Gunakan suhu oven yang stabil.
- Jangan langsung memotong kue ketika masih panas karena teksturnya belum set.
Kenapa Kue Maksuba Istimewa?
Daya tarik kue maksuba bukan hanya pada rasanya. Proses membuatnya juga menjadi bagian dari keistimewaan kue tradisional ini.
Berbeda dengan kue modern yang bisa dibuat dalam satu kali panggang, maksuba membutuhkan proses berulang untuk menghasilkan lapisan demi lapisan. Karena itu, kue ini terasa begitu spesial ketika disajikan dalam acara keluarga maupun sebagai suguhan untuk tamu.
Rasa manis dan gurih berpadu dengan aroma telur serta mentega. Teksturnya yang lembut membuat satu potong sering terasa belum cukup.
Kue Maksuba, Manis Legit Warisan Kuliner Palembang
Kue maksuba Palembang menunjukkan bahwa kekayaan kuliner daerah tidak selalu hadir dalam bentuk makanan yang rumit dari segi bahan. Justru dengan bahan sederhana seperti telur, gula, susu, dan mentega, masyarakat Palembang mampu menghasilkan kue tradisional dengan karakter yang kuat.
Jika ingin mengenal kuliner khas Palembang lebih jauh, maksuba layak masuk daftar yang wajib dicicipi. Apalagi jika mendapat kesempatan mencicipi maksuba buatan rumahan dengan lapisan yang tipis, rapi, dan legit.
Bagi yang ingin membuatnya sendiri, kuncinya sederhana: adonan yang tepat, suhu oven stabil, dan kesabaran membuat lapisan demi lapisan. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
