Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Lemang Pagar Alam, Lahat, dan Muara Enim, Bahan, Resep, dan Bedanya yang Jarang Diketahui

Lemang Pagar Alam, Lahat, dan Muara Enim, Bahan, Resep, dan Bedanya yang Jarang Diketahui

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Lemang Pagar Alam, Lahat, dan Muara Enim sama-sama dikenal sebagai kuliner tradisional Sumatera Selatan (Sumsel) yang dibuat dari beras ketan dan dimasak menggunakan bambu. Meski sekilas bentuknya serupa, lemang di tiga daerah tersebut memiliki cerita, kebiasaan pengolahan, serta variasi penyajian yang berkembang di tengah masyarakat.

Lemang khas Sumsel bukan hanya makanan berbahan ketan. Proses memasaknya yang menggunakan bambu dan api menjadi bagian penting dari cita rasa makanan ini. Daun pisang yang menjadi pelapis bambu juga membantu memberikan aroma khas ketika lemang matang.

Bahan dasar lemang yang sederhana

Pada dasarnya, bahan lemang cukup mudah ditemukan. Beras ketan menjadi bahan utama, kemudian dicampur dengan santan dan garam untuk menghasilkan rasa gurih.

Bahan yang umumnya diperlukan antara lain beras ketan, santan, garam, daun pisang dan bambu. Beberapa variasi lemang dapat menggunakan bahan tambahan sesuai selera, termasuk bahan bercita rasa manis.

Beras ketan biasanya dicuci terlebih dahulu kemudian direndam agar teksturnya lebih mudah matang. Setelah itu, ketan dimasukkan ke dalam bambu yang bagian dalamnya sudah dilapisi daun pisang.

Santan kemudian dituangkan ke dalam bambu bersama ketan. Setelah siap, bambu diposisikan di dekat bara api hingga lemang matang.

Lemang Pagar Alam

Di Pagar Alam, lemang dikenal sebagai salah satu makanan tradisional yang masih menggunakan teknik memasak secara sederhana. Ketan dan santan menjadi perpaduan utama yang menghasilkan tekstur lembut sekaligus gurih.

Proses memasak dengan bambu membuat lemang membutuhkan kesabaran. Bambu tidak sekadar diletakkan di atas api besar, tetapi harus diperhatikan agar panasnya cukup untuk mematangkan bagian dalam tanpa membuat bagian luar cepat gosong.

Lemang yang sudah matang biasanya dikeluarkan dari bambu, kemudian dipotong-potong sebelum disajikan.

Lemang Lahat

Lahat juga memiliki tradisi membuat lemang dengan teknik yang tidak jauh berbeda. Beras ketan menjadi bahan utama yang dipadukan dengan santan dan garam.

Salah satu hal penting dalam membuat lemang adalah menjaga proses pembakaran. Bambu perlu diposisikan dan diputar secara berkala agar panas menyebar secara merata.

Cara tersebut membuat bagian dalam lemang matang dengan baik dan menghasilkan tekstur ketan yang padat tetapi tetap lembut ketika dimakan.

Lemang Muara Enim punya lebih banyak variasi

Muara Enim menarik karena tradisi lemangnya berkembang dalam beberapa jenis. Selain lemang putih berbahan ketan, dikenal pula lemang yang menggunakan ketan hitam.

Tidak berhenti pada dua jenis tersebut, terdapat pula variasi lemang dengan bahan tambahan seperti pisang, durian dan labu kuning.

Variasi itu membuat lemang Muara Enim tidak hanya dikenal sebagai makanan gurih. Beberapa jenisnya bisa memiliki karakter rasa yang lebih manis dan aroma berbeda tergantung bahan yang digunakan.

Lalu apa bedanya?

Jika dilihat dari bahan utama, lemang Pagar Alam, Lahat, dan Muara Enim sebenarnya memiliki banyak kesamaan. Ketiganya sama-sama menggunakan beras ketan dan santan serta memanfaatkan bambu sebagai media memasak.

Perbedaannya lebih terlihat pada kebiasaan masyarakat dalam mengolah dan menyajikannya. Pagar Alam dan Lahat lebih mudah ditemukan dalam bentuk lemang berbahan ketan dengan cita rasa gurih, sedangkan Muara Enim memiliki variasi olahan yang lebih beragam.

Karena itu, tidak tepat jika semua lemang dari tiga daerah tersebut dianggap mempunyai resep yang persis sama. Dalam makanan tradisional, takaran bahan dan cara memasak dapat berubah mengikuti kebiasaan keluarga maupun daerah tempat makanan tersebut dibuat.

Cara membuat lemang secara sederhana

Untuk membuat lemang di rumah, beras ketan terlebih dahulu dicuci sampai bersih lalu direndam beberapa jam. Setelah ditiriskan, ketan dicampur dengan santan dan sedikit garam.

Bambu yang digunakan harus bersih dan bagian dalamnya dilapisi daun pisang. Ketan kemudian dimasukkan ke dalam bambu dan diberi campuran santan secukupnya.

Bambu selanjutnya dibakar menggunakan bara api. Selama proses memasak, bambu perlu diputar secara berkala supaya panas tidak hanya mengenai satu sisi.

Setelah matang, lemang sebaiknya dibiarkan sedikit dingin sebelum dikeluarkan dari bambu. Lemang kemudian dapat dipotong sesuai ukuran dan disajikan.

Lemang bukan sekadar makanan

Keunikan lemang justru terletak pada cara pembuatannya. Di tengah semakin banyaknya makanan yang dapat dimasak dengan peralatan modern, lemang tetap mempertahankan bambu, daun pisang dan bara api sebagai bagian dari prosesnya.

Pagar Alam, Lahat dan Muara Enim memperlihatkan bagaimana satu jenis makanan dapat berkembang dengan karakter yang berbeda di masing-masing daerah.

Bagi masyarakat yang ingin mengenal kuliner tradisional Sumatera Selatan, lemang menjadi salah satu makanan yang menarik untuk dicoba. Rasanya sederhana, tetapi proses pembuatannya menyimpan tradisi yang membuat makanan ini tetap bertahan dari generasi ke generasi. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT RI, DPRD OKI Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia

    HUT RI, DPRD OKI Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia

    • calendar_month Senin, 16 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

        RAPAT paripurna XVII masa persidangan III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2021 digelar Senin [16/8]. Dalam pidatonya, Jokowi banyak menyinggung isu-isu nasional, khususnya terkait penanganan pandemi Covid-19. Ia meminta masyarakat […]

  • Duh…! Instruksi Wako Palembang Soal Ini Masih Banyak Dicukein ASN-nya, Ini Bukti Saat Saya Cek Kata Harnojoyo

    Duh…! Instruksi Wako Palembang Soal Ini Masih Banyak Dicukein ASN-nya, Ini Bukti Saat Saya Cek Kata Harnojoyo

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.496
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Walikota Palembang kerap memberi imbauan kepada ASN di Lingkungan Pemkot Palembang, bahkan beberapa bulan disuarakan terus soal membayar zakat mal 2,5%. Namun hal itu tidak dilaksanakan dengan baik dan banyak yang masih enggan melakukan. Menyikapi itu Wali Kota (Wako) Palembang melakukan pengecekan dan menemukan masih ada yang tidak melakukan instruksi tersebut. “Zakat ini […]

  • Realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional per 23 Desember 2020

    Realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional per 23 Desember 2020

    • calendar_month Kamis, 31 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 708
    • 0Komentar

    REALISASI Program Pemulihan Ekonomi Nasional hingga 23 Desember 2020 sudah mencapai Rp502,71 Triliun atau 72,3% dari total anggaran Rp695,2 Triliun. Pemerintah terus berupaya memaksimalkan penyaluran program PEN hingga akhir tahun 2020 untuk mendukung pergerakan ekonomi masyarakat, pertumbuhan ekonomi nasional, dan penanganan COVID-19. Mari saling membantu demi kesehatan pulih, dan ekonomi bangkit.[***] Covid19.go.id

  • Tambah 69 Titik, BBM Satu Harga Pertamina Hadir di 123 Kabupaten

    Tambah 69 Titik, BBM Satu Harga Pertamina Hadir di 123 Kabupaten

    • calendar_month Kamis, 3 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.115
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Jakarta – Mendapat amanah menyediakan BBM hingga pelosok negeri, Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) terus berperan aktif mendukung program-program Pemerintah terutama terkait peningkatan perekonomian dan pemerataan akses energi berkeadilan di seluruh wilayah Indonesia. Dukungan tersebut salah satunya tercermin dalam pembangunan Lembaga Penyalur BBM Satu Harga di daerah Tertinggal, […]

  • Atasi Lemas dan Lesu di Awal Puasa

    Atasi Lemas dan Lesu di Awal Puasa

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.266
    • 0Komentar

    Saat memasuk awal -awal puasa, penting bagi anda untuk menjaga tubuh tetap bugar apalagi saat cuaca panas. Memang ketika sudah dijalani, puasa terasa kian mudah dan menyegarkan. Namun di hari-hari pertama puasa, tubuh cenderung lemas dan tak bertenaga. Kira-kira mengapa lemas saat puasa biasanya paling parah di hari-hari pertama, ya? Adakah cara untuk menghindarinya? Nah, simak informasi […]

  • Wapres JK Tetapkan Muba Jadi Daerah Percontohan Komunitas Hidup Sehat

    Wapres JK Tetapkan Muba Jadi Daerah Percontohan Komunitas Hidup Sehat

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    “Selain itu, kami meminta, agar Muba dan dua daerah lainnya dapat menularkan program dan upaya preventif pencegahan PTM ke daerah-daerah lain,”

expand_less
WordPress Archive Mortar – WPBakery Page Builder Addons Bundle Morvan – Elegant WooCommerce Theme Morz – Logistics WordPress Theme Most Wanted WordPress Plugins Pack Motelin – Hotel & Resort Booking Elementor WordPress Theme Motivakit - Life Coach & Motivator Elementor Template Kit Motocare – Automotive Elementor Template Kit MotoPress – Auto Repair & Mechanic Shop WordPress Theme Motor – Cars, Parts, Service, Equipments and Accessories WooCommerce Store Motorix — Car Repair Auto Garage WordPress Theme