Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Lemang Pagar Alam, Lahat, dan Muara Enim, Bahan, Resep, dan Bedanya yang Jarang Diketahui

Lemang Pagar Alam, Lahat, dan Muara Enim, Bahan, Resep, dan Bedanya yang Jarang Diketahui

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Lemang Pagar Alam, Lahat, dan Muara Enim sama-sama dikenal sebagai kuliner tradisional Sumatera Selatan (Sumsel) yang dibuat dari beras ketan dan dimasak menggunakan bambu. Meski sekilas bentuknya serupa, lemang di tiga daerah tersebut memiliki cerita, kebiasaan pengolahan, serta variasi penyajian yang berkembang di tengah masyarakat.

Lemang khas Sumsel bukan hanya makanan berbahan ketan. Proses memasaknya yang menggunakan bambu dan api menjadi bagian penting dari cita rasa makanan ini. Daun pisang yang menjadi pelapis bambu juga membantu memberikan aroma khas ketika lemang matang.

Bahan dasar lemang yang sederhana

Pada dasarnya, bahan lemang cukup mudah ditemukan. Beras ketan menjadi bahan utama, kemudian dicampur dengan santan dan garam untuk menghasilkan rasa gurih.

Bahan yang umumnya diperlukan antara lain beras ketan, santan, garam, daun pisang dan bambu. Beberapa variasi lemang dapat menggunakan bahan tambahan sesuai selera, termasuk bahan bercita rasa manis.

Beras ketan biasanya dicuci terlebih dahulu kemudian direndam agar teksturnya lebih mudah matang. Setelah itu, ketan dimasukkan ke dalam bambu yang bagian dalamnya sudah dilapisi daun pisang.

Santan kemudian dituangkan ke dalam bambu bersama ketan. Setelah siap, bambu diposisikan di dekat bara api hingga lemang matang.

Lemang Pagar Alam

Di Pagar Alam, lemang dikenal sebagai salah satu makanan tradisional yang masih menggunakan teknik memasak secara sederhana. Ketan dan santan menjadi perpaduan utama yang menghasilkan tekstur lembut sekaligus gurih.

Proses memasak dengan bambu membuat lemang membutuhkan kesabaran. Bambu tidak sekadar diletakkan di atas api besar, tetapi harus diperhatikan agar panasnya cukup untuk mematangkan bagian dalam tanpa membuat bagian luar cepat gosong.

Lemang yang sudah matang biasanya dikeluarkan dari bambu, kemudian dipotong-potong sebelum disajikan.

Lemang Lahat

Lahat juga memiliki tradisi membuat lemang dengan teknik yang tidak jauh berbeda. Beras ketan menjadi bahan utama yang dipadukan dengan santan dan garam.

Salah satu hal penting dalam membuat lemang adalah menjaga proses pembakaran. Bambu perlu diposisikan dan diputar secara berkala agar panas menyebar secara merata.

Cara tersebut membuat bagian dalam lemang matang dengan baik dan menghasilkan tekstur ketan yang padat tetapi tetap lembut ketika dimakan.

Lemang Muara Enim punya lebih banyak variasi

Muara Enim menarik karena tradisi lemangnya berkembang dalam beberapa jenis. Selain lemang putih berbahan ketan, dikenal pula lemang yang menggunakan ketan hitam.

Tidak berhenti pada dua jenis tersebut, terdapat pula variasi lemang dengan bahan tambahan seperti pisang, durian dan labu kuning.

Variasi itu membuat lemang Muara Enim tidak hanya dikenal sebagai makanan gurih. Beberapa jenisnya bisa memiliki karakter rasa yang lebih manis dan aroma berbeda tergantung bahan yang digunakan.

Lalu apa bedanya?

Jika dilihat dari bahan utama, lemang Pagar Alam, Lahat, dan Muara Enim sebenarnya memiliki banyak kesamaan. Ketiganya sama-sama menggunakan beras ketan dan santan serta memanfaatkan bambu sebagai media memasak.

Perbedaannya lebih terlihat pada kebiasaan masyarakat dalam mengolah dan menyajikannya. Pagar Alam dan Lahat lebih mudah ditemukan dalam bentuk lemang berbahan ketan dengan cita rasa gurih, sedangkan Muara Enim memiliki variasi olahan yang lebih beragam.

Karena itu, tidak tepat jika semua lemang dari tiga daerah tersebut dianggap mempunyai resep yang persis sama. Dalam makanan tradisional, takaran bahan dan cara memasak dapat berubah mengikuti kebiasaan keluarga maupun daerah tempat makanan tersebut dibuat.

Cara membuat lemang secara sederhana

Untuk membuat lemang di rumah, beras ketan terlebih dahulu dicuci sampai bersih lalu direndam beberapa jam. Setelah ditiriskan, ketan dicampur dengan santan dan sedikit garam.

Bambu yang digunakan harus bersih dan bagian dalamnya dilapisi daun pisang. Ketan kemudian dimasukkan ke dalam bambu dan diberi campuran santan secukupnya.

Bambu selanjutnya dibakar menggunakan bara api. Selama proses memasak, bambu perlu diputar secara berkala supaya panas tidak hanya mengenai satu sisi.

Setelah matang, lemang sebaiknya dibiarkan sedikit dingin sebelum dikeluarkan dari bambu. Lemang kemudian dapat dipotong sesuai ukuran dan disajikan.

Lemang bukan sekadar makanan

Keunikan lemang justru terletak pada cara pembuatannya. Di tengah semakin banyaknya makanan yang dapat dimasak dengan peralatan modern, lemang tetap mempertahankan bambu, daun pisang dan bara api sebagai bagian dari prosesnya.

Pagar Alam, Lahat dan Muara Enim memperlihatkan bagaimana satu jenis makanan dapat berkembang dengan karakter yang berbeda di masing-masing daerah.

Bagi masyarakat yang ingin mengenal kuliner tradisional Sumatera Selatan, lemang menjadi salah satu makanan yang menarik untuk dicoba. Rasanya sederhana, tetapi proses pembuatannya menyimpan tradisi yang membuat makanan ini tetap bertahan dari generasi ke generasi. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Cara Generasi Milenial Apresiasi Kerja 4 Tahun JKW-JK

    Begini Cara Generasi Milenial Apresiasi Kerja 4 Tahun JKW-JK

    • calendar_month Selasa, 23 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.153
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Generasi milenial antusias mengetahui lebih dalam kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla sepanjang empat tahun ini. Mereka bertanya mulai soal mengapa pemerintah banyak membangun infrastruktur, perkembangan Palapa Ring, hingga soal dana desa. Hal itu terjadi dalam acara “Obrolan Santai Laporan Empat Tahun Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla”, yang berlangsung […]

  • Diingatkan, Senin ASN Muba Harus Masuk Kerja, Jika Bolos, Ini Sanksinya

    Diingatkan, Senin ASN Muba Harus Masuk Kerja, Jika Bolos, Ini Sanksinya

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 964
    • 0Komentar

    LIBUR perayaan Idul Fitri 1440 H telah usai, Senin (10/6/2019) besok Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin akan kembali beraktifitas seperti biasa. Aparatur sipil negara (ASN) yang membolos setelah libur Lebaran akan dikenai sanksi disiplin. Para ASN diharuskan kembali bekerja pada Senin,10 Juni 2019. Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik […]

  • Sungai Kalibener Meluap Akibatkan Tanggul Jebol, 15 Unit Rumah Terendam Air

    Sungai Kalibener Meluap Akibatkan Tanggul Jebol, 15 Unit Rumah Terendam Air

    • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 999
    • 0Komentar

    LUAPAN anak sungai Kalibener menyebabkan tanggul yang berbatasan dengan perumahan Karang Pucung Permai di Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas jebol. Jebolnya tanggul disebabkan tingginya curah hujan selama lebih dari 3 jam yang mengguyur wilayah Kecamatan Purwokerto Selatan kemarin. Menurut laporan Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, melansir situs resmi bnpn, minggu,  jebolnya tanggul menyebabkan sedikitnya 15 […]

  • Bus Masuk Jurang, Korban Meninggal Jadi 26 Orang, Kemungkinan Bertambah

    Bus Masuk Jurang, Korban Meninggal Jadi 26 Orang, Kemungkinan Bertambah

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.427
    • 0Komentar

    PROSES evakuasi terhadap korban bus PO Sriwijaya jurusan Bengkulu-Palembang yang jatuh kedasar Sungai Lematang Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam semalam masih terus dilakukan tim evakuasi gabungan. Ben Telau, anggota Basarnas kota Pagaralam mengungkapkan pihaknya menduga masih ada sebagian korban yang masih terjebak didalam badan bus naas tersebut sehingga upaya SAR akan terus lanjutkan. “Data kami […]

  • Tidak Lama Lagi Calon Haji Akan Berangkat, Menag Minta Petugas Berikan Pelayanan Maksimal

    Tidak Lama Lagi Calon Haji Akan Berangkat, Menag Minta Petugas Berikan Pelayanan Maksimal

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.755
    • 0Komentar

    MENTERI Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta petugas memberikan layanan terbaik kepada para jemaah haji karena baru tahun ini dibuka kembali sejak Pandemi Covid. “Layani jemaah haji, para tamu Allah ini dengan sebaik-baiknya,” pinta Menag saat membuka Bimbingan Teknis Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1443H/2022M di Jakarta, Selasa (17/5/2022). Dikatakan Menag, ada tiga […]

  • Pemerintah Perlu Masukan, Ulama Miliki Peran Penting Dalam Pembangunan Daerah

    Pemerintah Perlu Masukan, Ulama Miliki Peran Penting Dalam Pembangunan Daerah

    • calendar_month Rabu, 20 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 751
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru mengatakan, tokoh agama memiliki peran penting dalam mewujudkan kemajuan bagi daerah. Sebab sebagai penyelenggara negara, pemerintah butuh masukan agar kebijakan yang nantinya betul-betul berpihak pada masyarakat. “Pemikiran dari ulama sangat dibutuhkan bagi penyelenggara pemerintahan seperti kami untuk membangun daerah,” kata Herman Deru, disela ta’aruf atau pengukuhan pengurus dewan pimpinan Majelis […]

expand_less
WordPress Archive Mortar – WPBakery Page Builder Addons Bundle Morvan – Elegant WooCommerce Theme Morz – Logistics WordPress Theme Most Wanted WordPress Plugins Pack Motelin – Hotel & Resort Booking Elementor WordPress Theme Motivakit - Life Coach & Motivator Elementor Template Kit Motocare – Automotive Elementor Template Kit MotoPress – Auto Repair & Mechanic Shop WordPress Theme Motor – Cars, Parts, Service, Equipments and Accessories WooCommerce Store Motorix — Car Repair Auto Garage WordPress Theme