Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » “Natal & Tahun Baru, Inflasi Musiman yang Nggak Jinak-Jinak”

“Natal & Tahun Baru, Inflasi Musiman yang Nggak Jinak-Jinak”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 899
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SETIAP Natal dan Tahun Baru, inflasi selalu muncul sebagai cerita lama yang terulang, lonjakan harga pangan dan transportasi kembali terjadi, seiring meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat.

Pola ini bukan hal baru, justru karena berulang,  seharusnya bisa lebih diantisipasi lantaran kerap bikin suasana jadi ribut. Malah seandainya saja si inflasi bisa ngomong, dia akan bilang “Saya memang sering muncul, tapi kalau Natal dan Tahun Baru, saya biasanya datang lebih berisik lagi.”

Data Badan Pusat Statistik mencatat, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Desember 2025 mencapai 0,64 persen secara bulanan (mtm). Angka ini lebih tinggi dibandingkan November 2025 yang sebesar 0,17 persen. Secara tahunan, inflasi 2025 tercatat 2,92 persen (yoy), masih berada dalam kisaran sasaran Bank Indonesia.

Di atas kertas, inflasi terlihat terkendali, namun di lapangan, ceritanya tidak sesederhana itu.

Apalagi, Natal dan Tahun Baru itu bukan peristiwa mendadak, tanggalnya jelas, aktivitasnya bisa ditebak, sehingga ketika inflasi kembali naik di Desember, sulit menyebutnya sebagai kejutan.

Kenaikan inflasi Desember 2025 terutama didorong oleh kelompok volatile food yang melonjak 2,74 persen (mtm). Cabai rawit, daging ayam ras, dan bawang merah kembali jadi langganan penyumbang inflasi. Penyebabnya pun klasik, gangguan cuaca, biaya produksi, dan lonjakan permintaan saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.

Bukan cerita baru, dan ini cerita yang diulang, inflasi pangan bukan sekadar angka statistik, inflasi langsung terasa di dapur rumah tangga. Kenaikan harga yang datang serempak membuat ruang kompromi makin sempit, terutama bagi masyarakat berpendapatan tetap.

Secara tahunan, inflasi volatile food pada 2025 tercatat 6,21 persen (yoy). Angka ini memang masih disebut “terkendali” dalam kerangka kebijakan, tetapi bagi konsumen, setiap lonjakan musiman tetap terasa tajam.

Inflasi mungkin bersifat sementara, tapi efeknya nyata, terutama saat kebutuhan justru sedang tinggi.

Selain pangan, administered prices juga ikut menyumbang inflasi Desember. Kelompok ini mencatat inflasi 0,37 persen (mtm), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.

Kenaikan harga bensin nonsubsidi, tarif angkutan udara, dan angkutan antarkota menjadi faktor pendorong. Mobilitas masyarakat yang meningkat saat liburan membuat penyesuaian harga nyaris tak terhindarkan.

Secara tahunan, inflasi administered prices tercatat 1,93 persen (yoy). Tidak tinggi, tapi cukup untuk menambah beban biaya perjalanan masyarakat yang ingin merayakan akhir tahun.

Dilaman resmi Bank Indonesia mencatat inflasi inti Desember 2025 sebesar 0,20 persen (mtm) dan 2,38 persen (yoy). Angka ini menunjukkan stabilitas permintaan domestik dan terjaganya ekspektasi inflasi.

Namun, dalam konteks Natal dan Tahun Baru, inflasi inti jarang jadi perhatian utama masyarakat. Yang paling terasa justru lonjakan harga pangan dan transportasi, dua pos yang sulit dihindari. Di sinilah jurang antara stabilitas makro dan realitas mikro terasa paling jelas.

Belum bisa ditaklukkan

Jika inflasi Nataru selalu muncul dengan komposisi yang hampir sama, pangan dan transportasi, maka persoalannya bukan lagi pada kejadian, melainkan pada pengelolaan pola. Setiap tahun, koordinasi pengendalian inflasi terus diperkuat. Sinergi pusat dan daerah berjalan. Program ketahanan pangan digaungkan. Tapi fakta  lonjakan musiman tetap muncul menunjukkan pekerjaan rumah belum sepenuhnya selesai.

Inflasi musiman memang sulit dihapus. tapi lonjakan yang berulang dan terasa seharusnya bisa diperkecil.

Natal dan Tahun Baru adalah ujian paling jujur bagi sistem pangan dan distribusi. Bukan di hari biasa, tapi di saat permintaan melonjak dan tekanan datang bersamaan. Jika pada momen seperti ini harga masih mudah bergejolak, artinya sistem belum cukup lentur menghadapi tekanan musiman. Bukan soal niat, melainkan soal kesiapan teknis di lapangan.

Barangkali tantangan terbesar justru ada pada sikap, karena terjadi setiap tahun, inflasi Nataru sering dimaklumi sebagai sesuatu yang “memang begitu.” Padahal, sesuatu yang berulang seharusnya makin mudah diantisipasi, bukan makin diterima tanpa evaluasi.

Oleh sebab itu, secara tahunan, inflasi 2025 memang masih dalam sasaran. Angkanya aman. Stabilitas terjaga. Tapi Natal dan Tahun Baru kembali mengingatkan stabilitas makro belum tentu berarti kenyamanan mikro.

Inflasi musiman tidak akan hilang sepenuhnya. Namun ia bisa dibuat lebih jinak, lebih terkelola, dan tidak selalu datang dengan dampak yang terasa tajam, karena selama inflasi Natal dan Tahun Baru terus dianggap sebagai cerita lama yang wajar diulang, ia akan terus datang tepat waktu dengan pola yang sama, dan dengan beban yang kembali ditanggung masyarakat.

Tahun boleh berganti,  semestinya cara membaca dan mengelola inflasi tidak berhenti di tempat yang sama. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berburu Undangan HUT RI ke-81 di Istana, Ada yang 5 Hari Gagal, Ada Sekali Coba Langsung Dapat

    Berburu Undangan HUT RI ke-81 di Istana, Ada yang 5 Hari Gagal, Ada Sekali Coba Langsung Dapat

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Mendapatkan kesempatan mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan ternyata bukan perkara mudah bagi sebagian masyarakat. Mereka harus ikut “war” undangan secara daring, mencoba berulang kali, hingga menunggu tambahan kuota sebelum akhirnya berhasil menjadi bagian dari perayaan 17 Agustus 2026 secara langsung. Cerita itu terlihat saat sejumlah warga datang mengambil […]

  • Gotong Royong Bantu Korban Kebakaran Tulung Selapan

    Gotong Royong Bantu Korban Kebakaran Tulung Selapan

    • calendar_month Senin, 10 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.103
    • 0Komentar

    KEBAKARAN terjadi di permukiman warga di di Dusun II, RT IV dan VII Kampung Pulau Seribu, Desa Tulung Selapan Ilir, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, senin (10/9/2021) sekitar pukul 01.00 dini hari. Akibat peristiwa tersebut sebanyak 17 rumah milik warga hangus dan rata dengan tanah. Akibat kejadian ini, 28 Kepala Keluarga (KK) dan […]

  • Sesuai Petunjuk WHO,  Ini Enam Langkah Cuci Tangan Pakai Sabun

    Sesuai Petunjuk WHO, Ini Enam Langkah Cuci Tangan Pakai Sabun

    • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 760
    • 0Komentar

    MENCUCI tangan pakai sabun sebagai salah satu protokol kesehatan yang penting untuk dilakukan secara rutin, terutama ketika sudah menyentuh permukaan benda-benda yang banyak disentuh orang lain. Ada 6 langkah cuci tangan pakai sabun dari WHO untuk memastikan tangan kita benar-benar bersih. Pertama, ratakan sabun dengan kedua tangan, kemudian gosok punggung tangan dan sela-sela jari secara […]

  • Board Game Klasik Buat Liburan #DiRumahAja

    Board Game Klasik Buat Liburan #DiRumahAja

    • calendar_month Selasa, 15 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.773
    • 0Komentar

    HAWA -hawa liburan sudah menghampiri? Selain rebahan, ayo siapkan berbagai agenda seru #DiRumahAja, misalnya dengan menjajal berbagai board game alias papan permainan klasik yang seru. Ciptakan keseruan dengan bermain ular tangga, ludo, halma, monopoli, atau yang mengasah otak seperti catur dan scrabble. Pokoknya, pantang bosan untuk liburan #DiRumahAja! Jadi, apa board game favoritmu?[***] Covid19.go.id  

  • Fraksi-Fraksi DPRD Sumsel Sampaikan Pandangan Umum Terhadap 7 Raperda

    Fraksi-Fraksi DPRD Sumsel Sampaikan Pandangan Umum Terhadap 7 Raperda

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.497
    • 0Komentar

        DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menggelar Rapat Paripurna  dengan Agenda Pandangan Umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumsel terhadap 7 Rancangan Peraturan Daerah, pada Rapat Paripurna XI (II) yang berlangsung di Gedung DPRD Sumsel, Senin (24/2/2020). Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel Muchendi Mahzarekki mempersilahkan kepada juru bicara masing-masing fraksi menyampaikan pandangan […]

  • Ini Kesiapan Tol Trans Jawa Jelang Nataru

    Ini Kesiapan Tol Trans Jawa Jelang Nataru

    • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.376
    • 0Komentar

    HIMBAUAN Pemerintah agar warga membatasi mobilitas di akhir/awal tahun baru 2022, membuat Mukti berulang berfikir. Awalnya, eksekutif muda di Jakarta itu berniat untuk menikmati perjalanan darat, menjajal jalur tol Trans Jawa dengan mobil baru. Meski masih ragu, toh Mukti tetap berselancar; mencari info jalur tol menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Hasilnya? Kementerian Pekerjaan […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Countdown Timer – Flash Sales & Price Discount Plugin WooCommerce Coupon Campaigns WooCommerce Courier Center Voucher & Label WooCommerce Create A Drawer – Composite Product Builder Plugin WooCommerce Currency Converter Widget WooCommerce Custom Fields Woocommerce Custom Order Statuses and Order Page Manager WooCommerce Custom Payment Label WooCommerce Custom Product Addons, Custom Product Options WooCommerce Custom Product Description in Loop for Products Catalog