Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Kondisi Kulit Terkelupas, KKP Selamatkan Lumba-Lumba Terdampar di Karangasem Bali

Kondisi Kulit Terkelupas, KKP Selamatkan Lumba-Lumba Terdampar di Karangasem Bali

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 16 Agt 2021
  • visibility 622
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) menyelamatkan 6 dari 7 ekor Lumba-lumba yang terdampar di Pelabuhan Amuk Kabupaten Karangasem, provinsi Bali. Keenamnya berhasil diselamatkan dan dilepasliarkan kembali ke laut oleh Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar bersama masyarakat sekitar.

Sedangkan satu ekor lainnya tetap terbawa ombak ke pinggir pantai meski telah berusaha didorong kembali ke laut.

Kepala BPSPL Denpasar Permana Yudiarso menjelaskan 7 ekor mamalia berjenis Lumba-Lumba Kepala Melon (Peponocephala electra) tersebut awalnya ditemukan oleh Mangku Letra, Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) setempat pada awal pekan lalu.

“Enam ekor berhasil selamat, namun 1 ekor dalam kondisi kritis, Tim WWF dan Turtle Conservation and Education Center (TCEC) Serangan merelokasi 1 ekor lumba-lumba tersebut ke kolam yang ada di TCEC. Setelah dipindahkan dan dilakukan pengamatan awal, kondisi lumba-lumba ini berontak dan tidak mau mengambang, gemetar (tremor) berat, dan posisi tubuh cenderung miring ke kiri,” jelas Yudi dalam kwtwrangan resmi, Minggu (15/8/2021).

Selanjutnya lumba-lumba tersebut yang sudah dalam kondisi mati lalu dibawa ke Bali Exotic Marine Park untuk dilakukan proses nekropsi (pembedahan). Proses nekropsi dilakukan oleh tim dokter hewan I AM Flying Vet Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana sebelum akhirnya dikubur.

Hasil pemeriksaan morfologi dan nekropsi menunjukkan bahwa Lumba-lumba memiliki panjang 213 cm, lingkar tubuh 110 cm, berjenis kelamin betina matang gonad, kemampuan bernapas rendah, 5 menit sekali bernafas dan terdapat luka lecet yang tidak dalam.

Kondisi kulit Lumba-lumba juga ada yang terkelupas akibat telah terpapar sinar matahari cukup lama. Sedangkan usia lumba-lumba diperkirakan 12-15 tahun, tidak ada infeksi dalam organ dan dehidrasi ringan.

Sementara paru-paru sebelah kanan sudah tidak ditemukan udara karena terisi air, sedangkan sisi kiri masih terdapat sedikit udara.

“Setelah dilakukan nekropsi, spesimen dikubur di belakang Bali Exotic Marine Park, Benoa,” ujar Yudi.

Menanggapi hal tersebut, Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Pamuji Lestari dalam keterangannya di Jakarta menerangkan bahwa Lumba-lumba merupakan mamalia laut yang dilindungi berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Hal ini diperkuat juga dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 79/KEPMEN-KP/2018 tentang Rencana Aksi Nasional Konservasi Mamalia Laut.

“Lumba-lumba sudah menjadi salah satu mamalia laut yang dilindungi dalam dokumen Rencana Aksi Nasional (RAN) Konservasi Mamalia Laut periode 2018 – 2022. Tentunya ini sejalan dengan kebijakan Menteri Sakti Wahyu Trenggono untuk menjaga keberlanjutan ekosistem dan jenis ikan,” terang Tari.

Tari juga menambahkan salah satu strategi dalam menjaga keberlanjutan ekosistem dan jenis ikan tersebut adalah dengan mengurangi angka kematian Lumba-lumba. Karenanya, penanganan kejadian lumba-lumba terdampar sangat perlu untuk segera dilakukan. InfoPublik (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Korban Banjir

    Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Korban Banjir

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 750
    • 0Komentar

    SIKLON tropis Seroja yang menerjang kawasan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menyisakan korban hilang. Prioritas penanganan darurat pos komando di beberapa wilayah, salah satunya pencarian dan evakuasi korban hilang dengan SAR dog. Data BNPB mencatat sejumlah anjing dengan kualifikasi rescue (SAR) dog dan K9 diterjunkan untuk membantu dalam pencarian korban hilang. Hingga kini, puluhan […]

  • Biar Seniman Lokal Bisa Berkarya, Sumsel Bakal Bangun Kembali Taman Budaya  

    Biar Seniman Lokal Bisa Berkarya, Sumsel Bakal Bangun Kembali Taman Budaya  

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.137
    • 0Komentar

    “Jadi bukan hanya dalam kegiatan acara satu hari saja kemudian selesai, namun harus berkelanjutan. Nah ini salah satu hikmah dari Asian Games di Sumsel,”

  • Alhamdullilah, Prodi Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang Raih Akreditasi B dari BAN PT

    Alhamdullilah, Prodi Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang Raih Akreditasi B dari BAN PT

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.024
    • 0Komentar

    PROGRAM Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UIN Raden Fatah mendapatkan Akreditasi B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Akreditasi ini diberikan setelah assesor dari BAN PT Melakukan visitasi ke Prodi Ilmu Komunikasi. Wakil Dekan 1 bidang akademik FISIP UIN raden Fatah DR. Yenrizal merasa sangat senang dengan capaian ini. […]

  • Muba Tidak Ada ABT, Apa Tanggapan DPRD Muba ?

    Muba Tidak Ada ABT, Apa Tanggapan DPRD Muba ?

    • calendar_month Rabu, 24 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Pemkab Musi Banyuasin (Muba) tidak ada Anggaran Biaya Tambahan [ABT] karena tidak mengajukan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018. Mungkin Muba tahun ini satu-satunya daerah yang di Sumsel  yang tidak mengajukan, karena diduga terlambatnya pengajuan yang dilakukan Pemkab Muba melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), sehingga tidak bisa dilakukan kesepakatan bersama […]

  • Mudik Lebaran 2026, Pastikan Armada Kamu Layak Jalan!

    Mudik Lebaran 2026, Pastikan Armada Kamu Layak Jalan!

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    MUDIK Lebaran 2026 tidak boleh cuma soal cepat sampai, tapi juga aman dan nyaman. Kementerian Perhubungan menekankan ramp check ketat di seluruh moda transportasi untuk memastikan hal itu. Sejak 23 Februari, 27.664 bus dicek, 17.516 diizinkan beroperasi, kapal laut 832 dari 840 unit diuji kelaiklautan, pesawat 372 dari 564 armada diperiksa, dan kereta 3.672 dari […]

  • DPD Harus Bantu Banyuasin Dorong Usulan Pembangunan di Pemintah Pusat 

    DPD Harus Bantu Banyuasin Dorong Usulan Pembangunan di Pemintah Pusat 

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    DPD RI diharapkan dapat membantu mendorong usulan Pemkab Banyuasin yang telah diajukan ke pemerintah pusat. Pernyataan itu disampaikan Bupati Banyuasin Askolani  menerima kunjungan kerja Kepala Kantor DPD RI Perwakilan Sumatera Selatan Yuni Samsi Agus SH Msi di ruang kerjanya, kemarin. Sinergisitas yang sudah terjalin baik, menurutnya terus ditingkatkan dan tentu DPD terus mensuarakan usulan Pembangunan […]

expand_less
WordPress Archive Cantiq – Beauty Spa Salon Therapy Elementor Template Kit Canvas – Interior and Furniture Agency WordPress Theme Canvas: Show any content in a fullscreen slide Capie – Minimal Creative WooCommerce WordPress Theme Capital Multi Purpose Business WordPress Theme Capitol – Creative Multi-Purpose WordPress Theme Capri – A Hot Multi-Purpose Theme Captcha Plus WordPress Plugin Captiva – Responsive WordPress WooCommerce Theme Captura – Photography Portfolio WordPress Theme