Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Tak Sebatas Judul yang Dibaca

Tak Sebatas Judul yang Dibaca

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
  • visibility 1.278
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Buku adalah jendela dunia dan membaca adalah media untuk membukanya”. Ungkapan lama dan acap kali diulang-ulang sebagai motivasi untuk meningkatkan pengetahuan. Ungkapan di atas menjelaskan atau menyuruh kita untuk melihat isi dunia ini yang dikemas dalam ilmu pengetahuan. Sebagaimana layaknya rumah yang mempunyai jendela. Fungsi jendela dari sebuah rumah adalah untuk membuka dan mengetahui isi dunia luar. Artinya, kita tidak terkurung dalam sebuah ruang yang itu saja. Kita tidak tahu apa yang terjadi di luar rumah kita. Dengan membacalah, kita dapat mengetahui isi informasi yang tersebar di dunia ini.

Perkembangan informasi sekarang sangat cepat, baik melalui media cetak, elektronik maupun media internet. Agar tidak ketinggalan dengan berbagai informasi yang begitu cepat itu, membacalah salah satu upaya yang harus kita lakukan. Nah, minat membaca di Indonesia inilah yang masih rendah dan membutuhkan proses yang panjang untuk menumbuhkannya. UNESCO menyebutkan Indonesia urutan kedua dari bawah soal literasi dunia, artinya minat baca sangat rendah. Menurut data UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan, hanya 0,001%. Artinya, dari 1,000 orang Indonesia, cuma 1 orang yang rajin membaca!

Membaca adalah sebuah proses yang kompleks dan rumit. Kompleks artinya dalam proses membaca akan terlibat berbagai faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Faktor dari dalam (internal) dapat berupa intelegensi, minat, sikap, bakat, motivasi, tujuan membaca dan sebagainya. Sementara itu, faktor dari luar (eksternal) dapat berupa sarana, teks bacaan, lingkungan, latar belakang pembaca, dan tradisi masyarakat pembaca (Nurhadi, 2008:13).

Dalam masyarakat Indonesia, membaca belum menjadikannya sebagi kebutuhan .  Masyarakat akan membaca jika ada perlunya saja. Siswa dan mahasiswa akan membaca jika ada tugas yang diberikan gurunya yang memaksa mereka untuk membaca. Apalagi masyarakat di luar lingkup dunia pendidikan, sangat sedikit sekali minat mereka membaca.

Pada saat ini literasi sangat dibutuhkan. Literasi  sebagai kemampuan membaca dan menulis. Literasi semacam ini ini hanya dasar bagi kegiatan keterampilan berbahasa. Dalam artian, literasi ini perlu dikembangkan lagi. Literasi tidak hanya tentang sebuah buku. Sehubungan dengan perkembangan dunia di era digital sekarang ini, bahan bacaan tidak hanya terbatas dengan buku. Di era keterbukaan (transparan), media online, baik media massa maupun media sosial sangat berperanan penting dalam menyebarkan informasi. Sedetik saja informasi telah bertambah dan menyebar ke seluruh pelosok negeri.

Literasi media menjadi sangat penting. Kemampuan seseorang berliterasi media adalah kemampuan untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi dan mengomunikasikan pesan dalam berbagai bentuk medium. Informasi dari media cyber atau media online sangatlah banyak, apalagi media sosial. Informasi tersebut terkemas dalam bentuk berita.

Sebagaimana sebuah wacana tulis, sebuah berita terdiri dari judul, isi dan penutup berita. Seorang pembaca untuk dapat memahami sebuah informasi atau berita haruslah membaca keseluruhan berita tersebut. Nah, terkadang pembaca hanya membaca judul dari sebuah berita tersebar di media online atau media sosial. Belum memahami isi wacana tersebut, tetapi pembaca telah memberi komen atau tanggapan terhadap berita tersebut. Menariknya, hal tersebut menjadi viral karena saling komen atau saling menanggapi. Hal inilah terkadang menyebabkan sebuah berita yang tersebar menjadi sebuah berita yang viral, tetapi tidak lagi sesuai dengan isi awalnya.

Sejatinya, seorang pembaca haruslah menjadi pembaca yang bijak. Artinya, pembaca yang memahami isi dari bacaan. Bukan hanya membaca sekilas. Lalu, seolah-olah telah membaca semuanya. Judul dalam sebuah berita memang dibuat menarik dan terkadang bombastis agar permbaca tertarik untuk membacanya. Jika hanya membaca sebuah judul sebuah tulisan, mengabaikan isi akan menyebabkan informasi tak terserap sempurna.

Segala sesuatu pun bisa menjadi viral atau terkenal di media sosial. Mulai dari informasi biasa hingga luar biasa. Kemampuan membaca seseorang, dalam hal ini literasi media inilah yang harus ditingkatkan. Kemudian, bijak menanggapi berita yang ada di media cyber tersebut. Jangan sampai judul berita yang berbeda dengan isi berita pun turut ditanggapi.[***]

 

Penulis:

Dr. Darwin Effendi, M.Pd.

Dosen Universitas PGRI Palembang

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus COVID Muba Terus Membaik, Hari Ini Nihil Kasus Positif, Bertambah 58 Sembuh

    Kasus COVID Muba Terus Membaik, Hari Ini Nihil Kasus Positif, Bertambah 58 Sembuh

    • calendar_month Minggu, 22 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 703
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (22/8/2021) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus positif dan bertambah 58 kasus sembuh. “Nihil penambahan kasus positif dan bertambah 58 kasus sembuh per 22 Agustus 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP. Kadin Kominfo Muba ini merinci, hingga 22 Agustus 2021 ada sebanyak 2802 kasus. “Diantaranya 2551 […]

  • STQH OKI Resmi Ditutup

    STQH OKI Resmi Ditutup

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.103
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XXVII Tingkat Kabupaten Ogan Komering Ilir yang berlangsung dari 09-15 Maret 2023 resmi ditutup oleh Wakil Bupati OKI, H.M. Djafar Shodiq di Desa Sumber Hidup, Kecamatan Pedamaran Timur. Rabu, (15/03). Dalam prosesi penutupan STQH itu dewan hakim mengumumkan peraih juara pada ajang tersebut, disebutkan Kafilah Kecamatan Sungai Menang […]

  • Imbau Pedagang Segera Pindah Lapak

    Imbau Pedagang Segera Pindah Lapak

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 809
    • 0Komentar

    MENYIKAPI adanya beberapa pedagang yang masih saja menggelar dagangan di jalan dari arah Jalan Kapten A Rivai menuju ke arah Pasar Inpres, Pemkab Muba melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Muba didampingi Tim Pemantauan dan Pengamanan Pasar dari TNI, Polsek Sekayu serta Sat Pol PP Muba turun langsung ke lokasi guna melakukan himbauan dan arahan […]

  • Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Way Sekampung Lampung, Gubernur Sumsel Optimistis Bendungan Tiga Dihaji Bisa Perkokoh Sumsel Jadi Lumbung Pangan Nasional, Ini Keinginan Petani Sebutnya Lagi

    Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Way Sekampung Lampung, Gubernur Sumsel Optimistis Bendungan Tiga Dihaji Bisa Perkokoh Sumsel Jadi Lumbung Pangan Nasional, Ini Keinginan Petani Sebutnya Lagi

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 721
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru turut serta  mendampingi  Presiden RI, Joko Widodo  meresmikan Bendungan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, Kamis (2/9/2021). Dengan diresmikannya  Bendungan Way Sekampung tersebut, Herman Deru berharap bendungan serupa  yang ada di Sumsel yakni pembangunan Bendungan Tiga Dihaji Kabupaten  OKU Selatan segera  dapat dirampungkan pembangunannya. Bahkan Herman Deru […]

  • Wow, Sedap.. Ada Festival Soto & Sate Nusantara di Sankt Augustin, Jerman

    Wow, Sedap.. Ada Festival Soto & Sate Nusantara di Sankt Augustin, Jerman

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.702
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sankt Augustin, Jerman – KJRI Frankfurt menyelenggarakan Festival Soto dan Sate Nusantara pada hari Sabtu (24/06) di Steyler Missionare, Sankt Augustin. Festival ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan  di Jerman maupun di Eropa yang secara khusus menyajikan berbagai menu soto dan sate Nusantara. Pada tahun 2022, Pemerintah Indonesia telah mencanangkan program “Indonesia Spice Up […]

  • KLH Perketat Pengelolaan Limbah B3, Tutup Celah “Hilang” di Tengah Jalan

    KLH Perketat Pengelolaan Limbah B3, Tutup Celah “Hilang” di Tengah Jalan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemerintah menyiapkan pengetatan tata kelola limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), terutama pada rantai pengangkutan hingga pengolahan akhir. Salah satu skema yang disiapkan adalah mewajibkan perusahaan penghasil limbah B3 berkontrak langsung dengan badan usaha pengelola limbah B3 berizin. Dengan pola itu, perusahaan penghasil limbah tidak lagi menempatkan transporter sebagai pihak yang menjadi tujuan […]

expand_less
WordPress Archive Mochi – A Clean Personal WordPress Blog Theme Moda – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme With RTL Support Modal Box/Popup for Cornerstone Modal Login Register Forgotten WordPress Plugin Modave – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme Modeli – Architecture & Engineering Elementor Template kit Modelish – A Unique Photography WordPress Theme Models – Fashion Agency WordPress Theme Modern Audio Player Schedule AddOn Modern Events Calendar