Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Pentingnya Orientasi Hasil Pada Kabinet Indonesia Maju

Pentingnya Orientasi Hasil Pada Kabinet Indonesia Maju

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 3 Nov 2019
  • visibility 1.236
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENARIK untuk mencermati 7 (tujuh) pesan Presiden Jokowi pada Menteri Kabinet Indonesia Maju yang baru saja dilantik beberapa waktu lalu untuk periode 2019 – 2024: (1) Jangan korupsi; (2) Tidak ada visi menteri, yang ada visi presiden dan wakil presiden; (3) Harus kerja cepad dan produktif; (4) Jangan terjebak pada rutinitas; (5) Kerja beriorientasi hasil nyata; (6) Selalu mengecek permasalahan di lapangan; (7) Harus serius dalam bekerja. Dilihat dari sisi marketing, ketujuh pesan tersebut merupakan “Strategi Jitu” Presiden dan Wakil Presiden untuk mewujudkan Visi dan Misi Indonesia Maju untuk 5 (lima) tahun yang akan datang, yang ditujukan kabinet Indonesia Maju dan Jajarannya.

Presiden ingin menegaskan bahwa Kabinet Indonesia maju adalah satu kesatuan team yang solid (team work), di bawah satu komando, profesioanal, fokus, serta dengan didukung oleh kecanggihan teknologi digital, hasil yang diharapkan dapat lebih maksilmal yang tentunya untuk kemakmuran bangsa dan negara yang dapat dinikamati oleh segenap rakyat Indonesia hingga ke pelosok tanah air.

Sebagai pekerja yang bergelut di dunia pemasaran, penulis tertarik untuk sedikit mengulas point ke 5 yakni “Kerja Berorientasi Hasil Nyata”. Lalu yang menjadi pertanyaan, kenapa tidak “Kerja Berorientasi Proses?”, mana yang lebih penting, hasil atau proses?; bukankah tidak akan ada hasil tanpa proses? Ini yang coba penulis sehingga kita tidak salah kaprah dalam menjawab pertanyaan tersebut. Jika ditanya mana yang lebih penting, “Hasil atau Proses”, Jawaban yang tepat adalah adalah “Kedua- duanya penting”. Namun yang pada akhirnya yang diiginkan adalah “Hasil”. Untuk prosesnya bagus jika tidak menghasilkan, karena proses adalah jalan bukan tujuan. Namun jangan lupa, untuk bisa mencapai tujuan harus adalah jalannya, dan itulah “proses”. Orang bijak berkata, “Hasil tidak akan pernah mengkhianati proses”. Artinya apa, hasil yang baik tentunya dilakukan dengan proses yang benar, walaupun tidaklah mutlak, kendatipun proses yang baik tidaklah serta merta menghasilkan yang yang maksimal, apalagi jika prosesnya dilakukan dengan asal-asalan. Tuhan Sang Pencipta Alam semesta saja selalu mengajarkan dalam menciptakan alam semesta diawali dengan proses yang dikenal dengan “big bang”; penciptaannya manusia dan segenap mahluk hidup lainnya juga melalui suatu proses, walaupun Tuhan Sang Pencipta punya “Hak Prerogatif” untuk menciptakan sesuatu “Tanpa Proses”. “Sesungguhnya keadaannya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Terjadilah, maka terjadilah Ia” (QS. Yassin:82).

Dapat dimaklumi jika pada periode yang kedua ini Presiden Jokowi menekan pada “Hasil” yang dapat langsung dinikmati oleh masyarakat, tidak hanya sekerdar slogan “Kerja, Kerja dan Kerja” seharusnya adalah adalah “Hasil, Hasil dan Hasil” yang kenyataanya prosesnya sudah dilakukan 5 (lima) tahun sebelumnya. Pada pidato sesaat setelah dilantik, presiden menyentil team kabinetnya yang kurang memberikan hasil yang memuaskan, jika ditanya tentang program kerja, selalu dijawab sudah dilaksanakan sesuai prosedur, tetapi setelah dicek ke lapangan, hasilnya tidak tepat sasaran alias belum dirasakan langsumg oleh masyarakat.

Untuk mendapatkan hasil kerja yang maksimal yang melibatkan banyak orang memang tidaklah gampang, diperlikan Team Work yang solid, serta dikerjakan oleh orang yang profesional :the right man on the right place, the right man on the right job”. Di sinilah dibutuhkan seni dalam memimpin, suatu team akan sukses jika pemimpin mampu mempekerjakan orang-orang yang tepat sesuai dengan keahliannya, serta mempu menanamkan nilai dan budaya yang berlandaskan Pancasila sebagai falsafah negara kesatuan Republik Indonesia. Teringat pesan dalam ceramah dai kondang sejuta umat KH Zainudddin MZ (Alm) dalam salah satu ceramahnya, beliau berpesan, “teramatlah penting suatu negara maju untuk membangun gedung-gedung pencakar langit, jalan layang yang bertingkat-tingkat sebagai ciri khas kota metropolitan, namun jauh lebih penting lagi dan lebih sulit lagi “membangun manusia Indonesia yang bermoral, manusia Indonesia Indoensia seutuhnya” yang berlandaskan Pancasila dann UUD 1945, sehingga tidak hanya bisa bekerja kerja dan bekerja cerdas, melainkan juga mampu “Bekerja ikhlas” atau “Bekerja dengan Hati”.

Tentunya, kita sebagai bagian dari anak bangsa, berharap semoga Kabinet Indonesia Maju, bisa mewujudkan hasil nyata untuk kemakmuran bangsadan negara tercinta. Selamat bekerja Kabinet Indoensia Maju, semoga sukses!”.

Oleh : Hapzon Effendi

Penulis adalah pengamat masalah marketing, berdomisili di Jakarta.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hijaukan Muba dengan Gotong Royong

    Hijaukan Muba dengan Gotong Royong

    • calendar_month Sabtu, 17 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.141
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Komitmen Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] untuk menghijaukan lingkungan benar-benar dilakukan melalui Gotong Royong antara Dinas Lingkungan Hidup [DLH]. KODIM 0401 Muba dan masyarakatnya. Mereka menanam pohon di sepanjang Jalan Ahmad Dahlan Sekayu, Jumat (15/11/2018). “Dengan dilakukan penanaman pohon ini juga mengkampanyekan kepada masyarakat untuk sadar lingkungan dan tergerak untuk menanam pohon di […]

  • Jokowi Teken Prangko Seri Gerakan Vaksinasi Nasional Covid-19

    Jokowi Teken Prangko Seri Gerakan Vaksinasi Nasional Covid-19

    • calendar_month Senin, 1 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 917
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo menandatangani Prangko Seri  Gerakan Vaksinasi Nasional Covid-19 dalam Peluncuran Program Konektivitas Digital tahun 2021. Penerbitan prangko itu menjadi penanda ksigapan bangsa Indonesia dalam memerangi pandemi Covid-19. “Kami menghaturkan terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah berkenan meluangkan waktu untuk menghadiri peluncuran Program Konektivitas Digital tahun 2021 dan peluncuran Prangko Seri  Gerakan Vaksinasi Nasional Covid-19 pada […]

  • “ Galau Tingkat Dewa Kacibob “

    “ Galau Tingkat Dewa Kacibob “

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 921
    • 0Komentar

    Polwan : “ Selamat siang bapak ??? “ Kacibob : “ Selamat siang pak “ Polwani : “ Mohon maaf menganggu perjalanan bapak “ Kacibob : “ Iya pak, ada apa ini ya pak ??? “ Polwan : “ Bisa lihat surat-suratnya bu ??? “ Kacibob : “ Buat apa surta-surat pak kalau selama ini […]

  • Cegah Kelangkaan Minyak Goreng, Satgas Pangan Polri Minta Jangan Kurangi Produksi

    Cegah Kelangkaan Minyak Goreng, Satgas Pangan Polri Minta Jangan Kurangi Produksi

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 691
    • 0Komentar

    SATGAS Pangan Polri meminta para produsen minyak goreng agar tidak mengurangi produksi dan mempercepat distribusi, untuk mencegah kelangkaan di masyarakat. Kasatgas Pangan Polri, Irjen. Pol. Helmy Santika mengatakan bahwa kelangkaan minyak goreng di Indonesia yang terjadi beberapa waktu lalu disebabkan terhambatnya distribusi, karena pelaku usaha mengurangi produksi dan distribusi. “Kelangkaan minyak goreng juga disebabkan adanya […]

  • Sah, Gubernur Prov.Sumsel Serahkan SK Perpanjangan Pj Bupati Muba

    Sah, Gubernur Prov.Sumsel Serahkan SK Perpanjangan Pj Bupati Muba

    • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.438
    • 0Komentar

    Palembang- Surat Keputusan (SK) Penjabat (Pj) Bupati Muba, Kamis (25/5/2023) siang secara resmi diserahkan Gubernur Sumsel Herman Deru kepada Pj Bupati Apriyadi Mahmud di Ruang Rapat Bina Praja Pemprov Sumsel.   SK tersebut merujuk pada Nomor : 100.2.1.3-1182 tahun 2023 yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui usulan Gubernur Sumsel Herman Deru beberapa waktu lalu. […]

  • Dinkominfo Muara Enim Tertarik dengan Sistem Kearsipan Dinkominfo Muba

    Dinkominfo Muara Enim Tertarik dengan Sistem Kearsipan Dinkominfo Muba

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.263
    • 0Komentar

    DINKOMINFO Muara Enim tertarik dengan administrasi kearsipan yangi diterapkan Dinkominfo Muba menyusul pengelolaan arsipnya lebih tertata. Sekdis Muara Enim Nashrul Awamy MT., MSi mengapresiasi langkah dan kemajuan Pemerintah Kabupaten Muba saat ini. “Kami merasa senang dan berterima kasih disambut dengan baik oleh Dinkominfo Muba. Seperti yang kami ketahui, Kabupaten Muba ini sudah mendapatkan banyak penghargaan, […]

expand_less
WordPress Archive Logo Showcase for Cornerstone Logo Showcase for Elementor WordPress Plugin Logo Showcase – Logo Addons for WPBakery Page Builder for WordPress Logo Showcase – Responsive WordPress Plugin Logos Showcase | Multi-Use Responsive WP Plugin Logos Showcase Pro – Addon for WPBakery Page Builder Loobek – Elementor Multipurpose WooCommerce Theme Look: Minimal Magazine and Blog WordPress Theme Look – Responsive Multi-Purpose WooCommerce WordPress Theme Loquet – Museum & History Theme