Rabu, 19 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Membangun Jiwa Semangat Pemuda untuk Menjadi Pahlawan Masa Kini

Membangun Jiwa Semangat Pemuda untuk Menjadi Pahlawan Masa Kini

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 10 Nov 2018
  • visibility 1.988
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SELAMA INI, Hari Pahlawan tetap diperingati sebagai upaya menjaga semangat militansi rakyat dalam menjaga kesatuan serta harkat dan martabat Republik Indonesia. Sang Proklamator Kemerdekaan, Ir Sukarno dalam sebuah pidatonya saat memperingati Hari Pahlawan pada 1961 mengumandangkan, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.”

Mereka adalah para pahlawan yang telah rela mengorbankan hidupnya demi menjaga dan mempertahankan negara Indonesia. Tanpa jasa mereka, kita tidak bisa menjadi bangsa dan negara seperti sekarang.

Semangat heroik para kaum muda dalam pertempuran menjaga kemerdekaan yang secara ringkas penulis gambarkan tadi semestinya menjadi motivasi besar bagi rakyat Indonesia saat ini. Tetes darah dan keringat dalam perjuangan bukan suatu penghalang dalam mencapai cita-cita berbangsa dan bernegara. Sekalipun masa perang kemerdekaan telah berlalu, pada generasi saat inilah tongkat estafet menjaga keutuhan bangsa ini dititipkan. Kutipan dari Bung Hatta di awal tulisan ini sengaja saya letakkan di awal untuk mempertegas bahwa pahlawan dan kepahlawanan tidak hanya identik dengan orang-orang yang berjuang di  medan perang yang bersifat heroik.

Makna pahlawan yang tersirat dari pernyataan tersebut, ialah pahlawan merupakan orang-orang yang dikenang karena kesetiaannya dalam perjuangan mencapai cita-cita. Cita-cita tersebut tidaklah lain meningkatkan harkat dan martabat bangsa dan Negara Republik Indonesia.

Dalam Kamus Bahasa Indonesia pun sebenarnya telah melekatkan makna tersebut. Secara Harfiah, pahlawan diartikan sebagai ‘Pejuang yang Gagah Berani; Orang yang menonjol, karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran. Kata  ‘Kepahlawanan’ diartikan dengan ‘Perihal yang berhubungan dengan Pahlawan, seperti keberanian, keperkasaan, kerelaan berkorban.’

Kalau dimaknai secara bebas, Kata Pahlawan adalah orang-orang yang berjuang dengan gagah berani dan menonjol karena keberaniannya untuk membela kebenaran. Oleh sebab itu, kata Pahlawan berkaitan dengan orang-orang yang berjuang di jalan kebenaran.

Gerakan intelektual

Negeri ini sedang membutuhkan banyak pahlawan yang mewakafkan dirinya dalam mencapai cita-cita bangsa. Pahlawan yang mampu mewujudkan Indonesia yang adil dan beradab, Indonesia yang demokratis, dan Indonesia yang makmur.

Perjuangan pahlawan pastilah dibingkai dalam khazanah pengetahuan dengan mengedepankan nilai-nilai kebenaran. Arus globalisasi yang bergerak begitu cepat harus ditanggapi dengan cermat agar tidak tenggelam dalam jurang perkembangan zaman.  Sebagai elemen harapan bangsa, pemuda semestinya berpartisipasi aktif dalam kemajuan bangsa ketimbang mengejar eksistensi pribadi.

Sebab, jiwa kepahlawanan adalah merelakan diri melebur pada entitas baru, yakni ‘kita’. Dengan menumbuhkan jiwa kepahlawanan, pemuda tidak jadi penderita letargi dalam berbangsa.

Kesadaran dan kesiagaan pemuda dalam berbangsa dapat dikuatkan melalui gerakan intelektual yang diperankan kaum pemuda itu sendiri.

Pada konteks saat ini, tradisi intelektual yang tumbuh di kalangan pemuda sesungguhnya harus dihadirkan dalam bentuk baru demi melakukan adaptasi gerak dinamika zaman dengan senantiasa mengedepankan nilai-nilai spiritual, kemanusiaan, dan kebangsaan, tetapi dengan format yang lebih kekinian.

Transformasi gerakan intelektual pemuda perlu digalakkan, khususnya menyangkut berbagai hal, seperti sosial, politik, ekonomi, budaya, dan agama (nilai spiritual). Sehingga, kelak dapat menyempurnakan referensi untuk memengaruhi proses-proses pengambilan kebijakan publik dan politik di sentra-sentra pemerintahan dan kemaslahatan rakyat di negeri ini.

Hal ini penting dilakukan sebagai kontinuitas perjuangan para pahlawan. Sebab, pemuda sebagai elemen kaum intelektual dan aset masa depan bangsa harusnya berani mewakafkan energi dan pengetahuannya untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa. Karena, sejatinya konsekuensi logis dalam gerakan intelektual bagi pemuda adalah adanya tanggung jawab sosial yang besar, yakni mengabdi pada kebenaran untuk kemaslahatan rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote.

Gerakan intelektual ini tidaklah lain sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia [SDM] negeri ini. Daya saing bangsa kita di mata dunia dinilai dari kesejahteraan rakyat dan kemampuannya dalam mengelola sumber daya alam yang dimiliki. Memilih untuk melibatkan diri dalam perjuangan mewujudkan bangsa yang mandiri adalah jalan mulia bagi generasi muda.

Penulis ingin menegaskan bahwa setiap orang harus berjuang untuk menjadi pahlawan. Peletup semangat perjuangan menjadi pahlawan tidak hanya pada 10 November, tetapi berlangsung setiap hari dalam kehidupan. Jiwa kepahlawanan kita tumbuhkan dengan membiasakan diri dalam urusan kemaslahatan masyarakat banyak.

Membekali diri dengan pengetahuan dan bertanggung jawab pada nilai kebenaran. Melalui gerakan intelektual yang mulia, tanggung jawab yang ada pada generasi kita untuk mewujudkan Indonesia yang hebat.[**]

 

Penulis : Budina Sofiyan

Politisi  Muda Partai Demokrat

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKK Harus Bisa Berinteraksi

    PKK Harus Bisa Berinteraksi

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 768
    • 0Komentar

    Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Pemprov Sumsel Akhmad Najib mengingatkan agar TP PKK se-Sumsel dapat lebih berinteraksi membahas berbagai permasalahan yang ada kaitan dengan programnya.   Hal itu disampaikannya dalam Rakon PKK se-Sumsel, kemarin. Akhmad Najib mengatakan Pemprov Sumsel menyambut baik kegiatan rakon PKK se-Sumsel yang merupakan salah satu program kerja TP PKK Sumsel yang bertujuan […]

  • “Hijrah, Bukan Cuma Pindahan, Tapi Kayak Upgrade HP dari Nokia ke Smartphone!”

    “Hijrah, Bukan Cuma Pindahan, Tapi Kayak Upgrade HP dari Nokia ke Smartphone!”

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 911
    • 0Komentar

    DENGER kata hijrah, banyak yang langsung mikir soal pindah tempat, dari Mekkah ke Madinah, dari kos-kosan lama ke kontrakan yang ada AC-nya, atau dari mantan toxic ke pasangan yang doyan ngajak kajian. Padahal, menurut Menteri Agama Nasaruddin Umar, hijrah itu bukan cuma urusan pindah-pindah lokasi macam pindahan kontrakan di akhir bulan. Ini soal transformasi, bukan […]

  • Resmi, GCG Kelola Plasma Sawit Seluas 162 Hektare di Ds. Tanjung Menang

    Resmi, GCG Kelola Plasma Sawit Seluas 162 Hektare di Ds. Tanjung Menang

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.855
    • 0Komentar

    PT Gading Cempaka Graha sebagai perusahaan Kelapa Sawit secara resmi telah menjalin kerjasama kemitraan pembangunan dan pengoperasian Lahan Plasma Kelapa Sawit dengan Desa Tanjung Menang, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir(OKI). Camat Kayuagung, Dedi Kurniawan mengatakan, Kerjasama ini ditandai dengan teken nota kesepahaman (MoU),  ini merupakan bentuk dari kesepahaman antara Desa Tanjung Menang dengan perusahaan […]

  • Pindah Tugas

    Pindah Tugas

    • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 800
    • 0Komentar

    PELAKSANA Tugas (Plt) Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi menghadiri acara Pengantar Alih Tugas Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sekayu Kelas II Hendra Halomoan SH MH serta Hakim PN Sekayu Kelas II Tyas Listiani SH MH dan Staf Pelaksana PN Sekayu Kelas II Novi Liana ST MH bertempat di ruang Sidang Kartika PN Sekayu, Kamis (4/11/2021). […]

  • Upayakan Ketersediaan Fasilitas Karantina di Sekitar Pintu Masuk Negara, Satgas COVID-19 Siapkan 3 Lokasi di Jakarta

    Upayakan Ketersediaan Fasilitas Karantina di Sekitar Pintu Masuk Negara, Satgas COVID-19 Siapkan 3 Lokasi di Jakarta

    • calendar_month Senin, 27 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.533
    • 0Komentar

    UNTUK memastikan kesiapan fasilitas karantina untuk para Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang meningkat, Satgas COVID-19 menyiapkan 3 lokasi karantina baru di Jakarta, yakni Rusun Nagrak Cilincing, Rusun Daan Mogot, dan LPMP DKI Jakarta. Ke depannya pemerintah akan terus mengawasi baik angka kapasitas dan ketersediaan karantina sekaligus standar fasilitasnya. Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs […]

  • Hidup Sehat dan Berhenti Merokok Untuk Menghindari Dampak Terburuk COVID-19

    Hidup Sehat dan Berhenti Merokok Untuk Menghindari Dampak Terburuk COVID-19

    • calendar_month Selasa, 10 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 764
    • 0Komentar

    JUMLAH kasus sembuh dan selesai melakukan isolasi COVID-19 di Indonesia meningkat menjadi lebih dari 350.000 kasus per Kamis (5/11). Dengan begitu angka kesembuhan (recovery rate) pasien COVID-19 di Indonesia mencapai lebih dari 82%. Pemerintah berterimakasih kepada 29.000 dokter umum dan spesialis, 9.600 relawan tenaga kesehatan Nusantara Sehat dan internship, juga 300 relawan ahli teknologi laboratorium […]

expand_less
WordPress Archive Children Charity – Nonprofit & NGO WordPress Theme Chinchilla – Pet WordPress Theme ChiroHeal – Chiropractor & Physiotherapy Wellness WordPress Theme Chirokind – Chiropractor And Physical Therapy WordPress Theme Chiropracto – Physical Therapy WordPress Theme Chit Club | Board Games Club & Anticafe WordPress Theme Chloé – Personal Lifestyle WordPress Blog Theme Chloro – Skincare & Dermatology Elementor Template Kit Choicy - Digital Marketing Agency WordPress Theme Cholot – Retirement Community WordPress Theme