Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Kandidat di Mata Saya, Kemenangan di Suara Anda

Kandidat di Mata Saya, Kemenangan di Suara Anda

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 24 Jan 2019
  • visibility 2.038
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ERA kepemimpinan PWI Sumsel, sebut saja  almarhum H Ismail Djalili, H Asdit Abdullah, H Kurnati Abdullah telah berlalu.  Juga era H Octaf Riyadi SH, sebentar lagi akan berakhir. Kelebihan dan kekurangan diyakini akan ditemukan dan dirasakan.

Paling tidak mereka telah meninggalkan kesan dan jasa. Kini, bakal  nahkoda PWI Sumsel periode 2019-2024 telah bermunculan. Mereka akan bersaing memperebutkan simpati  463  pemegang  kartu biasa. Berikut, para kandidat ketua PWI Sumsel periode 2019-2024 di mata saya:

Afdhal Azmi Djambak

Pernah menjadi pimpinan saya di Harian Transparan sekitar tahun 2000. Banyak pengalaman selama bergabung. Saya jadi korban kekerasan di Kejati Sumsel. Lalu berhari-hari Transparan didemo mahasiswa UMP gara-gara mahasiswanya ngutil dan say tulis sangat detil. Di demo gara-gara berita, ‘ee anuku’ diremas.

Sebelumnya, saat di Sumeks pernah memberitakan Uda ini ketika dipukul oleh pengurus Percasi. Saya minta komentar Pak Kurnati Abdullah ketika itu sebagai Ketua PWI Sumsel. Anak kami, sama-sama di TK Aisyah. Itulah, beliau yang selalu melihat orang lain selalu salah ini.

Pernah menjadi Sekretaris PWI Sumsel, lalu Wakil Ketua, dan anggota DKP PWI Sumsel, tentu memberi poin tersendiri.

Aan Sartana

Bos mantan pegawai Astra ini sempat satu kantor di Sumatera Ekspres. Saya masuk 1996 akhir, beliau setelah itu. Saya di copy editor, pak Aan ini ngepos di politik. Jadi kalau soal strategi politik dan tukang ngompori sangat jempol.

Aan waktu itu dibawah bimbingan suhu Subki Sarnawi, yang jebolan Sriwijaya Post. Halaman politik, benar-benar manis di tangannya. Lalu pernah memegang ekonomi dan terakhir pernah menangani halaman DOR.

DOR information dipoles dari awal oleh Kak Oktaf Riyadi yang kemudian mengelola Palembang Pos dan membumikan Mang Juhai.

Aan sendiri, setua saya, kemudian memajukan PAL TV bersama senior kami H Syafik Gani. Sentuhan tangan dingin keduanya membuat PALTV jadi TV wong Kito. Lalu saat ini, dipercaya mengelola bisnis kantor berita Antara. Meskipun di kartu PWI -nya masih tercatat di PAL TV, beliau sudah nyebrang ke LKBN Antara di bawah komando Abang kita, Indra Gultom. Pengalamannya sebagai Bendahara dan Wakil Ketua PWI Sumsel tentu menjadikannya bukan orang asing bagi keluarga besar PWI Sumsel.

Firdaus Komar 

Merintis karier di Sriwijaya Post dan sukses di Berita Pagi. Ber istrikan anggota KPU Sumsel, kariernya terus melejit. Saya pernah diundang bersama meliput seorang Calon Gubernur yang ketika itu di era Pak Rosihan Arsyad akan mencoba meraih kursi  kepala daerah di Sumsel. Tokoh itu mengajak kami ke perkebunan. Saya melihat Firdaus Komar memang sosok yang pandai mencari dan piawai melaporkan. Wawancara yang eksklusif, padahal kami meliput bareng, membuat saya acungi jempol.

Angle yang kami ambil memang beda. Sukses sebagai Ketua Panpel HPN 2010 di Palembang,  bukti kemampuannya. Apalagi saat itu melaunching buku terkait pers. Lalu dua periode sebagai Sekretaris PWI Sumsel, tentu menjadi modal besar menambah peluangnya menjadi pemenang. Kami sempat sama-sama  jadi sekretaris di periode sebelumnya ini. Saya sekretaris DKP PWI Sumsel. Pak haji yang murah senyum ini, Sekretaris PWI Sumsel.

Hadi Prayogo

Sosok berbadan besar ini mengingatkan saya kepada Presiden SBY. Secara fisik tentu membuat bangga punya ketua yang seperti ini. Apalagi, dengan pengalaman 25 tahun sebagai wartawan, tentu sangat paham dengan “penderitaan” wartawan. Karenanya, bos Sriwijaya Post dan juga pimpinan Tribun Sumsel ini akan berupaya maksimal memajukan PWI Sumsel. Tentunya agar para anggotanya juga menikmati bahagia.

Bekerja di media yang berbeda, beliau di harian lokal dan saya sempat menjadi koresponden, membuat pertemuan fisik mungkin jarang. Tetapi dari polesan kepemimpinannya, saya melihat bagaimana kinerjanya. Walaupun, mungkin ada saja anak buahnya ataupun bekas anak buahnya yang tak puas. Produk jurnalistik medianya, pernah membawanya sebagai pimpinan harus bertanggung jawab. Tapi justru banyak  hikmah didapat dari kasus pemberitaan itu.

Diantaranya, beliau  justru  dapat jodoh tak lama berselang dari usainya kasus itu. Alih-alih mendapat hukuman, baginya justru memberi hikmah. Di mata saya, dengan minimnya sentuhan dirinya dengan PWI Sumsel justru memberi peluang lebih besar baginya  untuk merefresh PWI Sumsel, agar bisa menjadi lebih baik dari kondisi sekarang yang sudah cukup baik.

Lewat komunikasi intens dengan Maspril Aries, Agus Harizal, Sarono Putro Sasmito yang berawal dari komen status di FB, ketemulah ide untuk berpartisipasi merefresh PWI Sumsel. HDP (inisialnya di berita) tergelitik maju sebagai  kandidat.

Jon Heri

Sosok ini sudah sangat lama saya kenal. Dimulai ketika sama-sama nyangkut di PN Palembang. Berbagi info sidang siluman. Lalu di era Gubernur H Syahrial Oesman tergabung  dalam Masyarakat Jurnalis  Cinta Sumsel (MJCS). Bersama beberapa wartawan seperti H Ajmal Rokian,  H Bangun  P Lubis,  Suharto, dll  kami bergabung. Saya sebagai Sekretaris Seminar Lumbung Energi ketika itu  memang SDH melihat potensi besarnya.

Agak melawan dan sedikit sangar, itu hanyalah tampilan luar. Dan itupun diperlihatkannya karena memang tak rela melihat sesuatu yang kurang benar. Menurutnya, kita harus keras dan berani, kalau benar. Ini bagi mereka yang tidak begitu kenal, menyebutkan sebagai kelemahan.

Koran Patroli, Armada Racun, Jembatan Informasi,  adalah beberapa media yang pernah dikelolanya. posisinya sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumsel membuatnya akrab dengan para Ketua PWI kabupaten se-Sumsel. Karenanya wajar dalam Konfenprov kali ini didukung  13 Ketua PWI Kabupaten se-Sumsel yang dimotori Kuyung Kurnaidi dan Richan Joe plus Nurul Fallah.

Trio tokoh sentral yang menggiringgnya bisa meminta restu Gubernur Sumsel. Bravo. Informasi akhir, dari ke lima kandidat ini, empat diantaranya adalah penguji UKW PWI.Hanya Aan yang belum. Seharusnya  saya  dan Aan pun mengantongi sertifikat penguji UKW.

Sayang, meski surat  tugas sudah dibuat  untuk berlima, hanya tiga yang lanjut. Saya dan Aan, diminta bersabar  ikut periode berikutnya. Siapapun yang Anda pilih nanti, semuanya adalah sosok  wartawan  terbaik di PWI Sumsel. Selamat berkonfrenprov, Sabtu, 26 Januari  2019.[**]

Penulis  ; M Nasir

Sekretaris DKP PWI Sumsel

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Kota Palembang, Berikan Bantuan untuk Penyandang Disabilitas

    HUT Kota Palembang, Berikan Bantuan untuk Penyandang Disabilitas

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.237
    • 0Komentar

    Memperingati hari jadi Kota Palembang Ke-1341, Pj Walikota Ratu Dewa kembali berbagi kebahagiaan bersama para penyandang disabilitas dengan memberikan 150 alat bantu yang terdiri dari alat bantu pendengaran serta kursi roda, Rabu (12/6/2024).   Ratu Dewa tak ingin peringatan HUT Kota Palembang hanya sekedar perayaan, namun harus benar- benar menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat.   […]

  • Meski Hanya Virtual, Yudisium IX FISIP UIN Raden Fatah Tetap Semarak, Rektor Titip 2 Pesan Ini

    Meski Hanya Virtual, Yudisium IX FISIP UIN Raden Fatah Tetap Semarak, Rektor Titip 2 Pesan Ini

    • calendar_month Jumat, 29 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.210
    • 0Komentar

    MESKI melalui layar di Aplikasi Zoom, acara Yudisium IX Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang masih terlihat semarak. 25 orang peserta yudisium (9 orang dari Prodi Ilmu Politik) dan (16 orang dari Prodi Ilmu Komunikasi) serius menyimak mengikuti secara virtual. Yudisium kali bertema aman, kreatif dan produktif […]

  • “ISEF 2025: Indonesia Jadi Magnet Ekonomi Syariah, Bukan Cuma Panggung UMKM”

    “ISEF 2025: Indonesia Jadi Magnet Ekonomi Syariah, Bukan Cuma Panggung UMKM”

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.702
    • 0Komentar

    SEANDAINYA sebuah ruangan di Jakarta International Expo yang dipenuhi aroma kuliner halal, desiran kain modest fashion, dan suara diskusi serius tentang investasi syariah, itulah suasana ISEF 2025, panggung ekonomi syariah terbesar di Indonesia yang baru saja menutup tirainya pada 12 Oktober 2025. Namun, di balik angka transaksi Rp3,1 triliun dan 89 ribu pengunjung, tersimpan pesan […]

  • Pascagempa, Situasi Tetap Kondusif

    Pascagempa, Situasi Tetap Kondusif

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 650
    • 0Komentar

    POLRI menjamin situasi tetap kondusif pascagempa Pasaman Barat sekaligus melakukan kegiatan sosial kemanusiaan untuk membantu para warga yang terdampak gempa bumi yang melanda Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) dan Kabupaten Pasaman pada Jumat (25/2/22) lalu. Memang sampai saat sekarang situasi kamtibmas di kedua wilayah tersebut dalam keadaan aman dan kondusif. Kabid Humas Polda Sumbar Kombes. Pol. […]

  • Pemkab Muara Enim Berharap Ini Kepada NWC NU Gelumbang

    Pemkab Muara Enim Berharap Ini Kepada NWC NU Gelumbang

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.557
    • 0Komentar

    BUPATI Muara Enim diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Kabupaten Muara Enim Febriansyah ST Wisuda dan Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Sigam serta Pelantikan  Pengurus Majelis Wakil Cabang (NWC) Nahdatul Ulama Kecamatan Gelumbang, Senin (15/3/2021). Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Febriansyah mengucapkan selamat atas terselenggaranya wisuda dan haflah akhirussanah para santri di […]

  • tiktok vs upscrolled

    Saingi TikTok, UpScrolled Puncaki App Store di Tengah Isu Sensor Konten Anti-ICE

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Bono
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Peta persaingan media sosial global mendadak bergeser. Aplikasi pendatang baru, UpScrolled, berhasil menduduki peringkat pertama sebagai aplikasi gratis yang paling banyak diunduh di Apple App Store Amerika Serikat per Kamis (30/01). Lonjakan ini terjadi tepat saat TikTok didera isu miring terkait dugaan penyensoran konten yang mengkritik kebijakan imigrasi pemerintahan Trump. UpScrolled, yang menawarkan fitur video […]

expand_less
WordPress Archive MainWP Buddy MainWP Clean and Lock MainWP Client Reports MainWP Clone MainWP Code Snippets MainWP Comments MainWP Favorites MainWP File Uploader MainWP Google Analytics Extension MainWP iThemes Security