Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertambangan & Energi » TKN Ganjar-Mahfud: Ekonomi biru belum serius digarap Jokowi

TKN Ganjar-Mahfud: Ekonomi biru belum serius digarap Jokowi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
  • visibility 1.499
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Juru bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Ganjar-Mahfud), Chico Hakim memandang sektor ekonomi biru belum tergarap secara baik selama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Widodo). Ia menyebut situasi itu ironis lantaran Jokowi  mencanangkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Cita-cita ini (poros maritim dunia) sungguh bagus, namun dalam perjalanannya tidak terwujud bahkan bisa dibilang stagnan atau tertatih tatih-tanpa kemajuan yang berarti dari tahun ke tahun,” ucap Hakim kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/11/2023).

Ekonomi biru bakal jadi salah satu misi yang ingin diwujudkan Ganjar-Mahfud jika terpilih jadi capres-cawapres. Sebagaimana tertuang dalam dokumen visi-misi mereka, setidaknya ada 8 program unggulan Ganjar–Mahfud yang disiapkan untuk mewujudkan misi tersebut.

Pertama, mengakselerasi 11 potensi maritim, semisal mendorong potensi perikanan tangkap, mendongkrak produksi perikanan budidaya, membangun industri pengolahan hasil perikanan, industri bioteknologi kelautan, menangkap potensi pertambangan dan energi di laut, dan memperkuat potensi sumber daya alam nonkonvesional.

Kedua, penangkapan ikan terukur berbasis kuota dan zonasi. Ketiga, tata kelola laut yang inklusif dan berkelanjutan. Keempat, program maritim unggul (MU) yang utamanya mendorong peningkatan konektivitas maritim. Kelima, membangun industri galangan kapal. Keenam, mendorong industri perikanan dan hasil laut. Ketujuh, mengatasi pencemaran laut. Terakhir, meningkatkan potensi wisata maritim.

Hakim mengatakan Ganjar-Mahfud menjadikan ekonomi biru sebagai salah program andalan berkaca pada luasnya wilayah lautan Indonesia. Namun, potensi ekonomi dari laut itu minim sumbangsihnya terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.

“Kami memilih fokus yang prioritas pada ekonomi biru karena melihat fakta bahwa sebagai negara yang 77% wilayahnya adalah lautan ini belum mampu mengkapitalisasinya sebagai ujung tombak PDB. Angka 7,6% (PDB dari sektor maritim) sangat kecil dibandingkan potensi yang ada,” kata Hakim.

Wilayah pesisir dan laut Indonesia mengandung potensi ekonomi yang luar biasa besar, baik SDA terbarukan, SDA tak terbarukan, dan jasa-jasa lingkungan. Nilainya diperkirakan sekitar 1,4 triliun dollar AS per tahun atau 1,5 kali PDB Indonesia. Potensi SDA tersebut bisa menciptakan lapangan kerja bagi 45 juta orang.

Namun demikian, menurut Hakim, pemanfaatan potensi ekonomi kelautan itu masih sangat rendah. Salah satu indikatornya ialah rendahnya gelontoran anggaran untuk sektor kelautan. Itu menyebabkan distribusi pendapatan dari sektor kelautan juga tidak meningkat.

“Permasalahannya bukan pada cita-cita, tapi pada keseriusan dalam upaya mewujudkannya. Tercermin pada tidak adanya penekanan tentang ketahanan laut Indonesia di APBN dari tahun ke tahun,” ujar Hakim.

Hakim berkata dalam mengoptimalkan misi ekonomi biru, Ganjar-Mahfud bakal memulainya dengan menggali potensi-potensi yang paling mudah dijangkau dan dikapitalisasi, seperti memasifkan budidaya rumput laut di berbagai daerah.

“Rumput laut yang hanya butuh tak sampai jarak puluhan meter dari pantai untuk melakukan budi daya. Artinya, investasi yang dibutuhkan tidak terlalu besar dan sangat mungkin direalisasikan segera dan serentak di banyak wilayah,” ucap Hakim.

Dalam dalam acara “Sarasehan 100 Ekonom Indonesia”, Rabu (8/11) lalu,  Ganjar mengatakan bahwa saat ini pengelolaan ekonomi maritim masih belum maksimal. Indonesia, kata dia, masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan Vietnam.

“Padahal, ada potensi ekonomi lain seperti budidaya. Bicara rumput laut saja di kedalaman 15 meter itu pantai kita bisa bikin. Ada nilai ekonomi besar kalau digali,” jelas mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu.

Ganjar ingin pengembangan ekonomi nantinya berorientasi ke laut. Ia melihat ekonomi maritim ini bisa menjadi masa depan ekonomi Indonesia. “Dari laut sampai turunanya disiapkan sampai industri. Masa mau nangkap ikan, enggak ada cold storage? BBM enggak ada? Maka, perhatian harus dibagi,” kata dia.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Puskesmas Megah di Pedesaan Babat Supat, Tomas : Alhamdulillah, Mimpi warga 4 Desa Dikabulkan

    Ada Puskesmas Megah di Pedesaan Babat Supat, Tomas : Alhamdulillah, Mimpi warga 4 Desa Dikabulkan

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id.id, – Ada Puskesmas Megah yang dibangun di Pedesaan Babat Supat oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, keberadaan tempat layanan kesehatan itu membuat masyarakat di empat desa eks transmigrasi lega, pasalnya mimpi mereka 10 tahun lalu menantikan Puskesmas, Alhamdulillah dikabulkan. Empat desa di Kecamatan Babat Supat yang dimaksud, yakni Desa Bandar Tenggulang, Desa Tenggulang Raya, Desa […]

  • Bakal Rame, Sejumlah Menteri Bakal Diundang Hadiri Peresmian Pabrik Aspal Karet di Muba

    Bakal Rame, Sejumlah Menteri Bakal Diundang Hadiri Peresmian Pabrik Aspal Karet di Muba

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 891
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Musi Banyuasin berencana bakal mengundang sejumlah menteri dalam peresmian Pabrik Aspal Karet [Instalasi Pengolahan dan Uji Gelar Aspal Karet Berbasis Lateks Terpravulkanisasi], pada tanggal 26 Oktober 2020. Pembangunan pabrik aspal karet merupakan inovasi baru dalam rangka hilirisasi untuk mendongkrak petani karet di Muba. Untuk memantapkan persiapan peresmian tersebut, digelar rapat yang dipimpin Bupati Muba […]

  • Pemred Beritabali.com Pimpin AMSI Bali

    Pemred Beritabali.com Pimpin AMSI Bali

    • calendar_month Senin, 5 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.125
    • 0Komentar

    Diharapkan semua jurnalis yang berhimpun di AMSI, memiliki sertifikasi kompetensi dalam mewujudkan profesionalisme.

  • Dari Kaos Hingga Tumbler, Bagaimana FORNAS VIII Jadi Mesin Uang Rakyat NTB, UMKM Cuan Melimpah!

    Dari Kaos Hingga Tumbler, Bagaimana FORNAS VIII Jadi Mesin Uang Rakyat NTB, UMKM Cuan Melimpah!

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 672
    • 0Komentar

    KETIKA ribuan pelari, pemain bola voli, dan para pecinta olahraga dari seluruh pelosok Nusantara tumpah ruah di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk meramaikan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII tahun 2025, siapa sangka gelaran seru ini bukan cuma jadi ajang adu lari atau voli, tapi juga menjadi panggung pentas bagi industri UMKM lokal untuk memetik […]

  • Badan POM Terbitkan Emergency Use Authorization Vaksin AstraZeneca

    Badan POM Terbitkan Emergency Use Authorization Vaksin AstraZeneca

    • calendar_month Rabu, 10 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 683
    • 0Komentar

    VAKSIN AstraZeneca sudah tiba di Indonesia pada 8 Maret 2021. Pengadaan vaksin AstraZeneca ini melalui COVAX Facility. Penggunaannya di Indonesia telah disetujui penerbitan Izin Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization/EUA) dari Badan POM RI pada 22 Februari 2021. Sebelum EUA dari Badan POM RI, vaksin COVID-19 AstraZeneca sudah mendapatkan Emergency Use Listing dari WHO pada 16 Februari […]

  • Kabut Masih Bandel di Palembang, Matahari Pagi Berubah Merah

    Kabut Masih Bandel di Palembang, Matahari Pagi Berubah Merah

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kabut masih bandel menyelimuti Palembang pada Senin (5/10/2026) pagi bahkan matahari  terlihat berwarna merah sekitar pukul 07.00 WIB akibat tertutup tebalnya kabut asap di langit Kota Palembang. Pantauan sekitar pukul 05.55 WIB, kabut terlihat cukup tebal. Kondisi ini membuat suasana pagi di sejumlah kawasan Palembang masih tampak remang. Lampu penerangan jalan yang menyala otomatis […]

expand_less
WordPress Archive Calendarista Premium – WP Reservation Booking & Appointment Booking Plugin & Schedule Booking System Calendarize it! for WordPress Calens – Call Center Services WordPress Theme California – Portfolio WordPress Theme for Creatives California – Resort & Hotel WordPress Theme Calimera – Multiple Restaurant & Bistro WordPress Theme Caliris – Responsive One Page WordPress Theme Call To Action for AMP Callegari Builders Elementor Template Kit Callerr – Call Center Service & Telemarketing Elementor Template Kit