Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Gotong Royong vs Humanitarian Aid: Kalau Kampung Sudah Bergerak, PBB pun Cuma Nonton

Gotong Royong vs Humanitarian Aid: Kalau Kampung Sudah Bergerak, PBB pun Cuma Nonton

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
  • visibility 834
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI negeri +62 ini, kata gotong royong bukan sekadar slogan di buku PPKn. Ia hidup, ia berdenyut di setiap nadi kampung. Mulai dari rewang kawinan sampai ronda malam yang kadang lebih heboh gosipnya ketimbang patroli, semua itu jadi bukti bahwa bangsa ini punya “humanitarian aid versi lokal” sejak zaman nenek moyang. Bedanya, kalau di PBB bantuan datang pakai bendera biru, di kampung bantuan datang pakai sandal jepit, bawa panci, dan kadang diselipi bawang setengah kilo.

Seandainya kalau ada musibah di desa, rumah Pak RT kebakaran, tetangga bukan cuma nimbrung nonton sambil bilang, “Ya Allah kasihan,” tapi langsung keluarin ember, gayung, bahkan ada yang rela merobohkan pagar demi buka akses air.

Dalam hitungan menit, kebakaran padam, coba kalau nunggu humanitarian aid ala Internasional, bisa-bisa yang datang duluan drone liputan televisi, bukan air.

Gotong royong itu ibarat WiFi gratis di alun-alun: semua bisa nyambung, tanpa password. Filosofinya sederhana “Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul.” Walau kadang, di lapangan, ada juga yang kebagian jinjing sandal doang sementara yang lain pikul karung beras. Tapi setidaknya, rasa kebersamaan itu nyata.

Mari kita bandingkan dengan konsep humanitarian aid, di level global, bencana ditangani dengan prosedur assessment, koordinasi, logistik, laporan, tanda tangan, baru kemudian bantuan dikirim. Lengkap dengan jargon “resiliensi komunitas” yang sering terdengar lebih ribet dari resep kue lapis. Sementara di kampung, begitu banjir datang, emak-emak sudah mendirikan dapur darurat. Ada yang masak mi instan, ada yang bikin sayur lodeh, dan anehnya meski cuma dua kompor, bisa cukup buat satu RT. Kalau itu bukan keajaiban, lalu apa?

Pepatah lama bilang, “Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing”. Tapi di Indonesia, pepatah bisa upgrade “Kalau dapur sudah berasap, semua masalah terasa lebih enteng”. Karena apa? Perut kenyang bikin hati riang. Anak-anak main layangan di atas banjir, bapak-bapak gotong kasur pakai perahu, semua tertawa di tengah musibah. Inilah kekuatan lokal yang kadang tak bisa dihitung dalam laporan Excel PBB.

Oleh sebab itu, budaya gotong royong adalah modal kemanusiaan paling tulus dan paling murah. Ia tak butuh proposal ribuan lembar, tak menunggu tanda tangan pejabat, cukup niat baik dan nasi bungkus. Kalau PBB punya #ActForHumanity, kita di Indonesia sudah lama punya #RewangForHumanity.

Jadi, jangan remehkan warisan budaya ini. Kalau kampung sudah bergerak dengan gotong royong, bencana sekeras apa pun bisa terasa lebih ringan. Karena bencana paling berat bukanlah banjir atau gempa, tapi ketika manusia kehilangan rasa kemanusiaan.

PBB boleh punya konsep humanitarian aid yang megah, tapi Indonesia punya gotong royong yang lebih praktis, lebih cepat, dan lebih manusiawi. Karena di negeri ini, kemanusiaan tak sekadar teori, tapi sudah jadi kebiasaan dari rewang kawinan sampai ronda malam.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Muba luncurkan Pilkada 2024, Pj Bupati Muba serukan  Zero Konflik

    KPU Muba luncurkan Pilkada 2024, Pj Bupati Muba serukan Zero Konflik

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.279
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Muba tahun 2024, Rabu (19/6/2024) di Stable Berkuda Sekayu. Acara ini dihibur oleh artis tenar ibukota yaitu, Charly van Houten (Charly ST12). Pada kesempatan ini Orang Nomor Wahid di Kabupaten Muba H Sandi Fahlepi hadir secara langsung […]

  • Bybit Rayakan Saat Max Verstappen Menangkan Kejuaraan Dunia Pembalap Formula 1

    Bybit Rayakan Saat Max Verstappen Menangkan Kejuaraan Dunia Pembalap Formula 1

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.085
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, DUBAI, EMIRAT ARAB UNITED –  Max Verstappen dari Oracle Red Bull Racing mengambil inisiatif pada hari yang basah dan liar di sirkuit Suzuka Jepang untuk mengklaim Kejuaraan Dunia Pembalap Formula 1 berturut-turut, didukung oleh mitra tim, Bybit.   Bybit, pertukaran crypto ketiga yang paling banyak dikunjungi di dunia, mengumumkan kemitraannya dengan Oracle […]

  • Dari Tangerang ke Buriram: Bintang Pranata Sukma dan “Dagelan Serius” di Thailand Talent Cup 2025

    Dari Tangerang ke Buriram: Bintang Pranata Sukma dan “Dagelan Serius” di Thailand Talent Cup 2025

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 811
    • 0Komentar

    KALAU ada pepatah “buah jatuh tak jauh dari pohonnya”, mungkin itu benar buat duren. Tapi buat Bintang Pranata Sukma, pebalap belia binaan Astra Honda Racing School (AHRS), pepatahnya lebih pas begini “anak tanggung dari Tangerang bisa bikin geger Buriram.” Ya betul, bocah 14 tahun ini sukses bikin ribut Chang International Circuit, Thailand, lewat aksinya di […]

  • Siap Tampil di Kompetisi Profesional Kasta II, MBU Sebut Semua Lawan di Grup A Berat

    Siap Tampil di Kompetisi Profesional Kasta II, MBU Sebut Semua Lawan di Grup A Berat

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 741
    • 0Komentar

    MUBA Babel United sudah sepekan gelar pemusatan latihan di Palembang jelang hadapi Liga 2 2021. Laskar Ranggonang -julukan Muba Babel United- bisa dipastikan siap tampil di kompetisi sepak bola profesional kasta kedua dalam negeri ini. Achmad Haris Manajer Muba Babel United mengatakan, Atep Rizal dan kawan-kawan siap tampil all out hadapi Liga 2 2021. “Alhamdulillah […]

  • Juara Umum III STQH Provinsi, Muba Dapat Jatah Wakili Sumsel Ditingkat Nasional

    Juara Umum III STQH Provinsi, Muba Dapat Jatah Wakili Sumsel Ditingkat Nasional

    • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 665
    • 0Komentar

    USAI sudah pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran Dan Hadits (STQH)Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Hasilnya, Kabupaten Musi Banyuasin berhasil meraih juara umum ke-3 dari  peserta  seluruh Kabupaten/Kota di Sumsel. “Alhamdulillah Muba berhasil meraih juara umum tiga. Terima kasih atas dukungan yang maksimal diberikan Bupati Dr Dodi Reza kepada peserta STQH asal Muba,” ungkap Kabag Kesra Muba, […]

  • Disdukcapil Muba Terbaik di Indonesia, Dirjen Puji Dodi  

    Disdukcapil Muba Terbaik di Indonesia, Dirjen Puji Dodi  

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 847
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Pelayanan publik di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus berbenah dan terus mengikuti perkembangan teknologi serta informasi. Dalam kesempatan meresmikan Gedung Loket Pelayanan Disdukcapil Muba, Rabu (20/3/2019). Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri RI Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh SH MH yang berkesempatan hadir langsung ke Muba memuji fasilitas dan pelayanan Kantor Disdukcapil Muba. […]

expand_less
WordPress Archive Rexbiz – Corporate Agency Elementor Template Kit Rey – Fashion & Clothing, Furniture Rezolve - Business Consulting Elementor Template Kit Rezort - Hotel & Resort Booking Elementor Template Kit RH – Real Estate WordPress Theme Rhent – Motorcycle Rental Services Elementor Template Kit Rhodos – Business Portfolio Elementor Blocks & Template Kit Rhoomy – Real Estate WordPress Listing Theme Rib-Eye — Steakhouse WordPress Theme Ribbon Panel WordPress Plugin