Selasa, 3 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Sentra Kemensos Diminta Tak Hanya Berdiri, Wamensos Ungkap Cara “Memakmurkannya”

Sentra Kemensos Diminta Tak Hanya Berdiri, Wamensos Ungkap Cara “Memakmurkannya”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID-  Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono meminta sentra-sentra di bawah Kementerian Sosial (Kemensos) tidak sekadar menjalankan rutinitas. Keberadaan sentra harus benar-benar terlihat manfaatnya sebagai pusat layanan rehabilitasi sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Agus bahkan mendorong adanya gerakan “memakmurkan sentra”. Namun, yang dimaksud bukan sekadar menambah kegiatan ataupun anggaran, melainkan memastikan tugas pokok sentra berjalan dan layanan yang diberikan benar-benar terlihat.

“Memakmurkan itu bagaimana kemudian tugas-tugas pokok sentra ini bisa dilaksanakan. Kemudian di sentra ini layanannya kelihatan dan itu bisa kemudian kita publikasikan,” kata Agus saat memberikan arahan dalam Rapat Pemantauan Kinerja Sentra Lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial (Ditjen Rehsos) di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026).

Sentra harus punya layanan yang jelas

Menurut Agus, sentra memiliki tugas utama memberikan layanan rehabilitasi sosial kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, setiap sentra perlu mengetahui layanan apa yang menjadi kekuatan mereka.

Ia meminta para kepala sentra melakukan analisis kebutuhan untuk menentukan stratifikasi layanan unggulan. Dari pemetaan tersebut, sentra dapat mengetahui kompetensi yang diperlukan, termasuk kemampuan sumber daya manusia (SDM) pelayanan sosial serta kebutuhan sarana dan prasarana.

Langkah ini diharapkan membuat setiap sentra tidak berjalan dengan pola yang sama tanpa melihat kebutuhan masyarakat yang dilayani.

“Ini kemudian harus menjadi catatan dari hasil pertemuan hari ini, paling tidak dengan apa yang disampaikan oleh kepala sentra-kepala sentra, kita sudah punya peta untuk memakmurkan sentra,” ujarnya.

Peta tersebut, lanjut Agus, juga harus mencakup kebutuhan SDM yang unggul, tata kelola yang baik hingga dukungan anggaran.

Data penerima layanan ikut dibenahi

Penguatan sentra juga tidak bisa dilepaskan dari persoalan data. Agus meminta pelayanan rehabilitasi sosial menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai pijakan.

“Berangkatnya sekarang harus DTSEN,” tegasnya.

Menurut dia, data tersebut penting agar pelayanan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran. Untuk itu, kepala sentra diminta tidak bekerja sendiri.

Agus mendorong sentra membangun sinergi dengan pemangku kepentingan di daerah, termasuk BPS dan dinas sosial setempat.

“Perlunya kepala-kepala sentra bekerja sama dengan BPS setempat, bekerja sama dengan dinsos setempat gitu loh, supaya bersinergi,” katanya.

Dengan koordinasi tersebut, kebutuhan masyarakat yang menjadi sasaran layanan dapat dipetakan lebih baik sebelum menentukan bentuk rehabilitasi sosial yang diberikan.

Bukan hanya soal kemiskinan ekonomi

Agus menjelaskan, sentra Kemensos menangani masyarakat dengan beragam persoalan sosial. Pemerintah memiliki sejumlah program prioritas untuk membantu kelompok rentan maupun masyarakat miskin, sementara Kemensos berperan sebagai penopang dalam pelaksanaannya.

Kemensos membagi kelompok yang membutuhkan perhatian melalui 12 Penerima Atensi Sosial (PAS).

Kelompok tersebut meliputi anak-anak rentan, penyandang disabilitas, lansia terlantar, masyarakat berpendapatan rendah, korban bencana, kelompok afirmasi khusus, warga binaan, korban kekerasan, korban NAPZA dan HIV/AIDS, masyarakat yang mengalami masalah sosial, perempuan rentan, serta fakir miskin.

“Mulai dari lansia, korban Napza, TPPO, disabilitas. Itu adalah kelompok masyarakat yang memiliki problem-problem sosial,” ujar Agus.

Karena cakupan penerima layanan cukup beragam, menurut dia, sentra membutuhkan kemampuan dan layanan yang juga sesuai dengan karakteristik persoalan masing-masing kelompok.

Target akhirnya jadi pusat layanan unggulan

Agus berharap rapat pemantauan kinerja tersebut tidak berhenti sebagai evaluasi internal. Pertemuan itu diharapkan menghasilkan peta kebutuhan yang bisa menjadi dasar pembenahan setiap sentra.

Tujuannya, sentra-sentra Kemensos dapat berkembang menjadi pusat unggulan pelayanan rehabilitasi sosial, mulai dari layanan berbasis keluarga hingga layanan residensial.

“Saya pikir yang terpenting bagaimana kita punya visi dan misi yang sama, kemudian bisa menerjemahkan bagaimana memakmurkan sentra. Memakmurkan dalam konteks pelayanan dulu ya, baik itu pelayanan dalam keluarga sampai pelayanan yang residensial dulu,” kata Agus.

Dengan begitu, ukuran keberhasilan sentra bukan sekadar seberapa banyak kegiatan yang tercatat, tetapi seberapa jelas layanan yang tersedia dan seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat yang membutuhkan rehabilitasi sosial. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lakeviewmeta Luncurkan Pembaruan Baru Dengan Peningkatan Penting pada Platform Metaverse-nya

    Lakeviewmeta Luncurkan Pembaruan Baru Dengan Peningkatan Penting pada Platform Metaverse-nya

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.482
    • 0Komentar

    Pembaruan Menambahkan Obrolan Suara, Siklus Siang/Malam, dan Fitur Pulau Pribadi Baru Sumselterkini.co.id, Nashville, TN, 07 Des 2023 (GLOBE NEWSWIRE) — LakeViewMeta, pengembang di bidang game GameFi dan web 3, mengumumkan pembaruan perangkat lunak terbarunya, LakeView 1.0.3 dan LakeViewMeta 1.0.2. Pembaruan ini memperkenalkan beberapa fitur dan peningkatan baru, yang selanjutnya mengembangkan platform metaverse-nya. Paul Chrisman, COO […]

  • Tambah Armada, ASDP Lombok Siap Antisipasi Lonjakan Penonton MotoGP Mandalika 2022

    Tambah Armada, ASDP Lombok Siap Antisipasi Lonjakan Penonton MotoGP Mandalika 2022

    • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.425
    • 0Komentar

    PERHELATAN Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Internasional Jalan Raya Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, segera dimulai dan ASDP sudah mempersiapkan diri untuk mengantisipasi penonton. Pulau Lombok sebagai tuan rumah terlihat sibuk menyambut kedatangan para penggemar MotoGP. Mereka datang tidak hanya menggunakan jalur udara atau darat saja. Tak sedikit juga yang memakai […]

  • Batik Kujur Pamer di IFW

    Batik Kujur Pamer di IFW

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.195
    • 0Komentar

    JADI kebanggan bagi Kabupaten Muara Enim. Salah satu ciri khas batik yang dimiliki yakni batik Kujur, ikut di tampilkan pada Indonesian Fashion Week (IFW) tahun 2020 yang dilaksanakan pada 13-17 April lalu di Jakarta Convention Center. Tidak hanya itu, apresiasi banyak diterima dari batik ciri khas kedaerahaan ini. Pada kesempatan tersebut, merupakan idak ajang fashion […]

  • Ayo, Cari Ide, Ekonomi Kreatif Bisa Diandalkan Sumbang PDB Indonesia

    Ayo, Cari Ide, Ekonomi Kreatif Bisa Diandalkan Sumbang PDB Indonesia

    • calendar_month Selasa, 28 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 969
    • 0Komentar

    Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bekraf pada 2015, sektor ekonomi kreatif berhasil menyerap 15,9 % tenaga kerja dan menyumbang nilai ekspor sebesar USD19,4 miliar.

  • Ini Saran Menpora Sukses Olahraga di Olimpiade &Paralimpiade

    Ini Saran Menpora Sukses Olahraga di Olimpiade &Paralimpiade

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 971
    • 0Komentar

    MENTERI Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menjadi narasumber pada kegiatan seminar olahraga secara virtual, Rabu (24/3) di Lantai 9, Kemenpora yang diselenggarakan Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (Siwo PWI). Dalam kesempatan ini, Menpora Amali menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo. Adapun arahan Kepala Negara yang disampaikan saat Haornas 2020 diantaranya yakni […]

  • KESAN Semarakkan Malam Lailatul Qadar dengan Tabligh Akbar di Jakarta

    KESAN Semarakkan Malam Lailatul Qadar dengan Tabligh Akbar di Jakarta

    • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.026
    • 0Komentar

      Dalam rangka menyemarakkan malam Lailatul Qadar, aplikasi KESAN menyelenggarakan acara Tabligh Akbar berjudul “Ramadan Euphoria” di Masjid Raya KH. Hasyim Asy’ari, Jakarta, pada Jumat (14/4). Acara ini menampilkan kombinasi unik antara edukasi dan hiburan, meliputi kuis Islami interaktif, buka puasa bersama, dan tausiyah yang penuh inspirasi.   Rafael Ibrahim, Kepala Pengembangan Bisnis dan Pemasaran […]

expand_less
WordPress Archive Eleven – Music Concert Event WordPress Theme Eliah – Beauty Salon & Cosmetic Elementor Template Kit Elime – Multipurpose Cosmetics & Fashion WordPress Theme Elira – Adventure Travel & Tourism Elementor Template Kit Elision – Retina Multi-Purpose WordPress Theme Elite Quiz – Trivia Quiz | Quiz Game – Flutter Full App + Admin Panel Elite Quiz – Trivia Quiz | Quiz Game – Web Version Elite Video Player Elitehost – Webhosting & WHMCS WordPress Theme Elixir – Perfume Maker Elementor Template Kit