Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Sentra Kemensos Diminta Tak Hanya Berdiri, Wamensos Ungkap Cara “Memakmurkannya”

Sentra Kemensos Diminta Tak Hanya Berdiri, Wamensos Ungkap Cara “Memakmurkannya”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID-  Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono meminta sentra-sentra di bawah Kementerian Sosial (Kemensos) tidak sekadar menjalankan rutinitas. Keberadaan sentra harus benar-benar terlihat manfaatnya sebagai pusat layanan rehabilitasi sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Agus bahkan mendorong adanya gerakan “memakmurkan sentra”. Namun, yang dimaksud bukan sekadar menambah kegiatan ataupun anggaran, melainkan memastikan tugas pokok sentra berjalan dan layanan yang diberikan benar-benar terlihat.

“Memakmurkan itu bagaimana kemudian tugas-tugas pokok sentra ini bisa dilaksanakan. Kemudian di sentra ini layanannya kelihatan dan itu bisa kemudian kita publikasikan,” kata Agus saat memberikan arahan dalam Rapat Pemantauan Kinerja Sentra Lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial (Ditjen Rehsos) di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026).

Sentra harus punya layanan yang jelas

Menurut Agus, sentra memiliki tugas utama memberikan layanan rehabilitasi sosial kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, setiap sentra perlu mengetahui layanan apa yang menjadi kekuatan mereka.

Ia meminta para kepala sentra melakukan analisis kebutuhan untuk menentukan stratifikasi layanan unggulan. Dari pemetaan tersebut, sentra dapat mengetahui kompetensi yang diperlukan, termasuk kemampuan sumber daya manusia (SDM) pelayanan sosial serta kebutuhan sarana dan prasarana.

Langkah ini diharapkan membuat setiap sentra tidak berjalan dengan pola yang sama tanpa melihat kebutuhan masyarakat yang dilayani.

“Ini kemudian harus menjadi catatan dari hasil pertemuan hari ini, paling tidak dengan apa yang disampaikan oleh kepala sentra-kepala sentra, kita sudah punya peta untuk memakmurkan sentra,” ujarnya.

Peta tersebut, lanjut Agus, juga harus mencakup kebutuhan SDM yang unggul, tata kelola yang baik hingga dukungan anggaran.

Data penerima layanan ikut dibenahi

Penguatan sentra juga tidak bisa dilepaskan dari persoalan data. Agus meminta pelayanan rehabilitasi sosial menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai pijakan.

“Berangkatnya sekarang harus DTSEN,” tegasnya.

Menurut dia, data tersebut penting agar pelayanan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran. Untuk itu, kepala sentra diminta tidak bekerja sendiri.

Agus mendorong sentra membangun sinergi dengan pemangku kepentingan di daerah, termasuk BPS dan dinas sosial setempat.

“Perlunya kepala-kepala sentra bekerja sama dengan BPS setempat, bekerja sama dengan dinsos setempat gitu loh, supaya bersinergi,” katanya.

Dengan koordinasi tersebut, kebutuhan masyarakat yang menjadi sasaran layanan dapat dipetakan lebih baik sebelum menentukan bentuk rehabilitasi sosial yang diberikan.

Bukan hanya soal kemiskinan ekonomi

Agus menjelaskan, sentra Kemensos menangani masyarakat dengan beragam persoalan sosial. Pemerintah memiliki sejumlah program prioritas untuk membantu kelompok rentan maupun masyarakat miskin, sementara Kemensos berperan sebagai penopang dalam pelaksanaannya.

Kemensos membagi kelompok yang membutuhkan perhatian melalui 12 Penerima Atensi Sosial (PAS).

Kelompok tersebut meliputi anak-anak rentan, penyandang disabilitas, lansia terlantar, masyarakat berpendapatan rendah, korban bencana, kelompok afirmasi khusus, warga binaan, korban kekerasan, korban NAPZA dan HIV/AIDS, masyarakat yang mengalami masalah sosial, perempuan rentan, serta fakir miskin.

“Mulai dari lansia, korban Napza, TPPO, disabilitas. Itu adalah kelompok masyarakat yang memiliki problem-problem sosial,” ujar Agus.

Karena cakupan penerima layanan cukup beragam, menurut dia, sentra membutuhkan kemampuan dan layanan yang juga sesuai dengan karakteristik persoalan masing-masing kelompok.

Target akhirnya jadi pusat layanan unggulan

Agus berharap rapat pemantauan kinerja tersebut tidak berhenti sebagai evaluasi internal. Pertemuan itu diharapkan menghasilkan peta kebutuhan yang bisa menjadi dasar pembenahan setiap sentra.

Tujuannya, sentra-sentra Kemensos dapat berkembang menjadi pusat unggulan pelayanan rehabilitasi sosial, mulai dari layanan berbasis keluarga hingga layanan residensial.

“Saya pikir yang terpenting bagaimana kita punya visi dan misi yang sama, kemudian bisa menerjemahkan bagaimana memakmurkan sentra. Memakmurkan dalam konteks pelayanan dulu ya, baik itu pelayanan dalam keluarga sampai pelayanan yang residensial dulu,” kata Agus.

Dengan begitu, ukuran keberhasilan sentra bukan sekadar seberapa banyak kegiatan yang tercatat, tetapi seberapa jelas layanan yang tersedia dan seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat yang membutuhkan rehabilitasi sosial. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Pasar Asia Tenggara, Grab Jalin Kemitraan dengan MOCA

    Perkuat Pasar Asia Tenggara, Grab Jalin Kemitraan dengan MOCA

    • calendar_month Selasa, 11 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 834
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Grab menjalin kemitraan dengan perusahaan asal Vietnam MOCA Technology and Service (Moca) untuk layanan pembayaran sebagai upaya memperkuat posisi mereka di Asia Tenggara. Grab telah membuat pembayaran digital dan jasa keuangan sebagai bagian penting dari strategi pertumbuhan di kawasan tersebut mengingat sebagian besar penduduk tidak memiliki rekening bank. Hal ini juga mendorong ekspektasi […]

  • Ini Obsesi Dodi Terhadap Penataan Sungai Lilin

    Ini Obsesi Dodi Terhadap Penataan Sungai Lilin

    • calendar_month Selasa, 18 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.463
    • 0Komentar

    SUNGAI LILIN- Perekonomian di Kecamatan Sungai Lilin semakin berkembang, hal ini pula yang membuat Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin ke depan akan menjadikan Kecamatan Sungai Lilin sebagai Daerah Motor Penggerak Perekonomian di Bumi Serasan Sekate. “Ada 5-6 ribu hektare perkebunan sawit milik rakyat di Sungai Lilin ini, tentu kalau harga sawit stabil perekonomian dan […]

  • BBWI Travel Fair, Wisata Lokal Rasa Juara Dunia

    BBWI Travel Fair, Wisata Lokal Rasa Juara Dunia

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.098
    • 0Komentar

    BIASANYA orang liburan itu mikirnya ke luar negeri ke Singapura buat jajan, ke Jepang buat lihat sakura, atau ke Eropa buat foto di depan Menara Eiffel, kali ini pemerintah kasih kode keras. “Bro, jalan-jalan di negeri sendiri dulu dong!”. Nah, kode keras itu dikemas manis lewat BBWI Travel Fair di Pakuwon Mall Jogja, 19-21 September […]

  • Fasilitas Olahraga Jangan Digunakan Untuk Belajar Kendaraan Biar Bisa Digunakan Hingga Anak Cucu, Pesan Pj Bupati Muaraenim

    Fasilitas Olahraga Jangan Digunakan Untuk Belajar Kendaraan Biar Bisa Digunakan Hingga Anak Cucu, Pesan Pj Bupati Muaraenim

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.493
    • 0Komentar

    PEJABAT (Pj.) Bupati Muara Enim H Nasrun Umar meninjau fasilitas pendukung olahraga di Lapangan Merdeka Kecamatan Muara Enim. Pj. Bupati meminta kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) agar segera perbaiki fasilitas pendukung olahraga seperti pemasangan jaring gawang, papan skor, dan perataan kontur lapangan yang berlobang. Selain itu, Pj. Bupati mengatakan bahwa fasilitas olahraga ini dapat […]

  • Panitia Asian Games Peroleh Bantuan Kendaraan Operasional dari Astra

    Panitia Asian Games Peroleh Bantuan Kendaraan Operasional dari Astra

    • calendar_month Kamis, 5 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 847
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Panitia penyelenggara Asian Games 2018 atau INASGOC secara resmi mendapatkan dukungan ratusan kendaraan operasional untuk mendukung pelaksanaan kejuaraan empat tahunan di Jakarta-Palembang, 18 Agustus-2 September 2018. Kepastian dukungan ini didapat setelah ada penandatangan kerja sama antara INASGOC yang diwakili Erick Thohir dengan PT Astra Internasional Tbk yang diwakili oleh Chief of Corporate […]

  • Sampah Plastik di Antara Kita

    Sampah Plastik di Antara Kita

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.547
    • 0Komentar

    TAHUKAH kamu kalau sejumlah pantai di Bali sedang dilanda limpahan sampah dari laut dalam jumlah yang tidak sedikit? Salah satunya terjadi di Pantai Berawa yang ‘dihampiri’ 400 ton sampah pada 11-13 Desember lalu. Ini baru dari satu pantai dan tiga hari saja. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan mengingat sampah-sampah ini membahayakan makhluk hidup di lautan. Setidaknya 25 penyu terdampar bersama […]

expand_less
WordPress Archive Eleven – Music Concert Event WordPress Theme Eliah – Beauty Salon & Cosmetic Elementor Template Kit Elime – Multipurpose Cosmetics & Fashion WordPress Theme Elira – Adventure Travel & Tourism Elementor Template Kit Elision – Retina Multi-Purpose WordPress Theme Elite Quiz – Trivia Quiz | Quiz Game – Flutter Full App + Admin Panel Elite Quiz – Trivia Quiz | Quiz Game – Web Version Elite Video Player Elitehost – Webhosting & WHMCS WordPress Theme Elixir – Perfume Maker Elementor Template Kit