Jumat, 28 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Sentra Kemensos Diminta Tak Hanya Berdiri, Wamensos Ungkap Cara “Memakmurkannya”

Sentra Kemensos Diminta Tak Hanya Berdiri, Wamensos Ungkap Cara “Memakmurkannya”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID-  Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono meminta sentra-sentra di bawah Kementerian Sosial (Kemensos) tidak sekadar menjalankan rutinitas. Keberadaan sentra harus benar-benar terlihat manfaatnya sebagai pusat layanan rehabilitasi sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Agus bahkan mendorong adanya gerakan “memakmurkan sentra”. Namun, yang dimaksud bukan sekadar menambah kegiatan ataupun anggaran, melainkan memastikan tugas pokok sentra berjalan dan layanan yang diberikan benar-benar terlihat.

“Memakmurkan itu bagaimana kemudian tugas-tugas pokok sentra ini bisa dilaksanakan. Kemudian di sentra ini layanannya kelihatan dan itu bisa kemudian kita publikasikan,” kata Agus saat memberikan arahan dalam Rapat Pemantauan Kinerja Sentra Lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial (Ditjen Rehsos) di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026).

Sentra harus punya layanan yang jelas

Menurut Agus, sentra memiliki tugas utama memberikan layanan rehabilitasi sosial kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, setiap sentra perlu mengetahui layanan apa yang menjadi kekuatan mereka.

Ia meminta para kepala sentra melakukan analisis kebutuhan untuk menentukan stratifikasi layanan unggulan. Dari pemetaan tersebut, sentra dapat mengetahui kompetensi yang diperlukan, termasuk kemampuan sumber daya manusia (SDM) pelayanan sosial serta kebutuhan sarana dan prasarana.

Langkah ini diharapkan membuat setiap sentra tidak berjalan dengan pola yang sama tanpa melihat kebutuhan masyarakat yang dilayani.

“Ini kemudian harus menjadi catatan dari hasil pertemuan hari ini, paling tidak dengan apa yang disampaikan oleh kepala sentra-kepala sentra, kita sudah punya peta untuk memakmurkan sentra,” ujarnya.

Peta tersebut, lanjut Agus, juga harus mencakup kebutuhan SDM yang unggul, tata kelola yang baik hingga dukungan anggaran.

Data penerima layanan ikut dibenahi

Penguatan sentra juga tidak bisa dilepaskan dari persoalan data. Agus meminta pelayanan rehabilitasi sosial menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai pijakan.

“Berangkatnya sekarang harus DTSEN,” tegasnya.

Menurut dia, data tersebut penting agar pelayanan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran. Untuk itu, kepala sentra diminta tidak bekerja sendiri.

Agus mendorong sentra membangun sinergi dengan pemangku kepentingan di daerah, termasuk BPS dan dinas sosial setempat.

“Perlunya kepala-kepala sentra bekerja sama dengan BPS setempat, bekerja sama dengan dinsos setempat gitu loh, supaya bersinergi,” katanya.

Dengan koordinasi tersebut, kebutuhan masyarakat yang menjadi sasaran layanan dapat dipetakan lebih baik sebelum menentukan bentuk rehabilitasi sosial yang diberikan.

Bukan hanya soal kemiskinan ekonomi

Agus menjelaskan, sentra Kemensos menangani masyarakat dengan beragam persoalan sosial. Pemerintah memiliki sejumlah program prioritas untuk membantu kelompok rentan maupun masyarakat miskin, sementara Kemensos berperan sebagai penopang dalam pelaksanaannya.

Kemensos membagi kelompok yang membutuhkan perhatian melalui 12 Penerima Atensi Sosial (PAS).

Kelompok tersebut meliputi anak-anak rentan, penyandang disabilitas, lansia terlantar, masyarakat berpendapatan rendah, korban bencana, kelompok afirmasi khusus, warga binaan, korban kekerasan, korban NAPZA dan HIV/AIDS, masyarakat yang mengalami masalah sosial, perempuan rentan, serta fakir miskin.

“Mulai dari lansia, korban Napza, TPPO, disabilitas. Itu adalah kelompok masyarakat yang memiliki problem-problem sosial,” ujar Agus.

Karena cakupan penerima layanan cukup beragam, menurut dia, sentra membutuhkan kemampuan dan layanan yang juga sesuai dengan karakteristik persoalan masing-masing kelompok.

Target akhirnya jadi pusat layanan unggulan

Agus berharap rapat pemantauan kinerja tersebut tidak berhenti sebagai evaluasi internal. Pertemuan itu diharapkan menghasilkan peta kebutuhan yang bisa menjadi dasar pembenahan setiap sentra.

Tujuannya, sentra-sentra Kemensos dapat berkembang menjadi pusat unggulan pelayanan rehabilitasi sosial, mulai dari layanan berbasis keluarga hingga layanan residensial.

“Saya pikir yang terpenting bagaimana kita punya visi dan misi yang sama, kemudian bisa menerjemahkan bagaimana memakmurkan sentra. Memakmurkan dalam konteks pelayanan dulu ya, baik itu pelayanan dalam keluarga sampai pelayanan yang residensial dulu,” kata Agus.

Dengan begitu, ukuran keberhasilan sentra bukan sekadar seberapa banyak kegiatan yang tercatat, tetapi seberapa jelas layanan yang tersedia dan seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat yang membutuhkan rehabilitasi sosial. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbaikan Moral dengan Dirikan Rumah Tahfizd. 

    Perbaikan Moral dengan Dirikan Rumah Tahfizd. 

    • calendar_month Jumat, 22 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.341
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Pagar Alam –Gubernur Sumsel H Herman Deru mengajak masyarakat Kota Pagar Alam untuk mendukung program pemerintah dalam proses pembangunan. Tanggung jawab besar ada dipundak pemimpin baik Gubernur dan Walikota. Karena itu dirinya minta doa agar tetap istiqomah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Hal tersebut diungkapkannya dalam Silaturahmi Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama […]

  • KORMI Palembang Dilantik, Zulfikar Siap Sukseskan FORNAS VI

    KORMI Palembang Dilantik, Zulfikar Siap Sukseskan FORNAS VI

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.154
    • 0Komentar

    SEBANYAK 56 Pengurus Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Palembang periode 2021-2025 dilantik bertempat Rumah Dinas Walikota Jalan Tasik, Senin (14/2/22) oleh Ketua KORMI Provinsi Sumsel Hj Samantha Tivani B. Bus, MIB. KORMI Kota Palembang, diketuai Zulfikar Muharammi ditambah pengurus lainnya. Dalam sambutannya Ketua KORMI Kota Palembang, Zulfikar Muharammi menyatakan, pihaknya harus menyongsong Festival […]

  • Pingin Tahu Aksi Ronaldinho Menggocek Si Kulit Bundar, Nonton Yuk, Alex Noerdin Cup All Star, Catat !!

    Pingin Tahu Aksi Ronaldinho Menggocek Si Kulit Bundar, Nonton Yuk, Alex Noerdin Cup All Star, Catat !!

    • calendar_month Jumat, 23 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 847
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG  – Turnamen Alex Noerdin Cup bakal digulirkan Januari sampai Maret 2019 nanti. Tim yang berhasil keluar sebagai juara turnamen bakal mengikuti coaching clinic bersama bintang sepakbola Ronaldinho di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, pada 31 Maret 2019. Ketua Umum Badan Sepakbola Rakyat Indonesia (Basri) Eddy Sofyan di Hotel Grand Inna Daira, Jumat (23/11/2018), […]

  • Zuriat KI Merogan Doakan Herman Deru Jadi Gubernur yang Amanah, “Nah, Pak Gub, Harus Direnungkan”

    Zuriat KI Merogan Doakan Herman Deru Jadi Gubernur yang Amanah, “Nah, Pak Gub, Harus Direnungkan”

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 798
    • 0Komentar

    ADA pemandangan istimewa saat Gubernur Sumsel H.Herman Deru menerima audiensi rombongan Panitia Pelaksana (Panpel) Dzikir dan Haul Akbar Asy-Syeikh Kiai H.Mgs Abdul Hamid (Ki Merogan) Bin Asy Syeikh H.Mgs Mahmud 2020/1441 H, di ruang tamu Gubernur, Selasa (10/3/2020). Panpel yang juga merupakan zuriat Ki Merogan spontan mendoakan Gubernur Sumsel H.Herman Deru sesaat sebelum audiensi selesai. […]

  • KPK Benarkan Gelar OTT di Muba Kemarin, 6 Orang Diamankan Termasuk Bupati Muba

    KPK Benarkan Gelar OTT di Muba Kemarin, 6 Orang Diamankan Termasuk Bupati Muba

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 846
    • 0Komentar

    Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] , Ali Fikri mengakui telah menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin [Muba], Sumatera Selatan pada Jumat 15 Oktober 2021. Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] mengamankan enam orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Musi Banyuasin termasuk Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin.Saat ini, sejumlah pihak […]

  • Rumah Rehabilitasi Narkoba Pertama di Sumsel Ada di OKI

    Rumah Rehabilitasi Narkoba Pertama di Sumsel Ada di OKI

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 787
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, OKI – Sumsel kini memiliki rumah  rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika dan zat psikotropika (Napza) pertama di Provinsi Sumatera Selatan. Rumah rehabilitasi narkoba ini berlokasi di Kawasan wisata Danau Teluk Gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir dan didirikan atas inisiasi Pemerintah Kabupaten dan Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir. Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE […]

expand_less
WordPress Archive Eleven – Music Concert Event WordPress Theme Eliah – Beauty Salon & Cosmetic Elementor Template Kit Elime – Multipurpose Cosmetics & Fashion WordPress Theme Elira – Adventure Travel & Tourism Elementor Template Kit Elision – Retina Multi-Purpose WordPress Theme Elite Quiz – Trivia Quiz | Quiz Game – Flutter Full App + Admin Panel Elite Quiz – Trivia Quiz | Quiz Game – Web Version Elite Video Player Elitehost – Webhosting & WHMCS WordPress Theme Elixir – Perfume Maker Elementor Template Kit