Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » SUMSELGLOBAL » Gotong Royong & Humor, Filosofi Jumat Bersih Disnakertrans

Gotong Royong & Humor, Filosofi Jumat Bersih Disnakertrans

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
  • visibility 1.367
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BICARA soal Jumat Bersih di kantor, jangan bilang  pegawai hanya tertunduk lesu sambil menyapu debu yang beterbangan seperti film drama Tiongkok.

Di Balai Latihan Kerja (BLK) Kayuara, Musi Banyuasin, Jumat Bersih justru jadi ajang “olahraga semangat” yang penuh gelak tawa, misalnya saja, sapu dan kemoceng menjadi senjata perang melawan debu dan ketidakrapihan, sementara pegawai muda berlomba siapa tercepat merapikan meja.

Kegiatan ini memang terdengar sederhana, tapi percayalah, di balik sapu dan ember ada pelajaran hidup yang bisa kita petik. Ada pepatah lama yang mengatakan, “Rumah bersih, hati senang kantor rapi, pikiran lapang”. Dalam konteks Disnakertrans Muba, pepatah itu seolah berkata, “Lingkungan kerja yang bersih tidak hanya membuat ruangan nyaman, tapi juga menenangkan jiwa pegawai.”

Sekretaris Disnakertrans, Juanda, bahkan turun langsung, memimpin barisan bak kapten kapal yang menaklukkan lautan debu. Sementara itu, beberapa pegawai mencoba gaya sweeping ala “tarung ninja”, lengkap dengan gerakan dramatis yang membuat semua tersenyum, kalau ada lomba sapu tercepat, mungkin kantor ini bisa juara Tingkat Nasional.

Di sinilah letak nilai edukatifnya, jumat bersih bukan sekadar ritual, tapi sarana belajar bagi pegawai, bagaimana bekerja bersih, tertib, dan produktif. Pegawai muda misalnya, belajar cara membagi tugas dengan efektif. Ada yang menyapu lantai, ada yang mengelap meja, ada yang menata kursi, dan ada yang… ehm, sibuk motret momen kebersamaan untuk Instagram kantor. Semua bergerak dalam koordinasi yang kocak tapi teratur.

Kalau diperhatikan, kegiatan ini juga mengajarkan filosofi hidup sederhana, “Bersih-bersih itu ibarat menata pikiran”, debu yang hilang dari sudut-sudut kantor seolah menghapus stres, sementara meja yang rapi memberi ruang bagi ide-ide segar untuk tumbuh. Di sinilah humor kehidupan masuk saat seseorang tersandung ember air, yang lain malah tertawa sambil mengingatkan, “Kalau jatuh, bangun lagi, jangan kayak debu, numpang lewat doang!”

Selain edukatif, ada nilai kebersamaan yang terasa kental, gotong royong, istilah legendaris bangsa kita, kembali menguat. Pegawai tua dan muda saling bekerja sama, saling menolong, saling bercanda.

Ada yang bilang, “Kalau kamu bisa bekerja sama membersihkan kantor, kamu pasti bisa bekerja sama menghadapi deadline juga.” Benar juga, bukan? Humor yang ringan justru menjadi perekat semangat dan menumbuhkan budaya kerja positif.

Bahkan dari sisi inovasi, Jumat Bersih mengajarkan kita tips praktis kerja bersih dan sehat, misalnya jangan menumpuk dokumen di meja, gunakan botol minum sendiri, dan jangan lupa senyum tiap kali memungut kertas jatuh. Hal-hal kecil ini, meski terdengar sepele, berdampak besar pada produktivitas dan kesehatan mental pegawai. Pepatah lama kembali terngiang, “Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit” tidak hanya berlaku untuk menabung, tapi juga untuk merawat lingkungan kerja.

Dan tentu saja, ada momen yang selalu dinanti, humor tak terduga, ada pegawai yang berakting seolah sapu adalah mikrofon, bernyanyi sambil membersihkan. Ada juga yang mencoba adu cepat sapu, tapi malah tersangkut di kaki sendiri. Semua kejadian ini membuat suasana kantor hangat, penuh canda, tapi tetap produktif. Humor di sini bukan sekadar hiburan, tapi alat membuat belajar jadi menyenangkan.

Jumat Bersih di Disnakertrans Muba bukan hanya soal sapu dan lap, tapi pembelajaran, kreativitas, dan kebersamaan. Pegawai diajarkan untuk bekerja bersih, sehat, dan tertib, dengan cara yang menyenangkan. Aktivitas sederhana ini membentuk karakter kerja yang positif disiplin, tanggung jawab, dan peduli lingkungan, yang  dengan kegiatan ini  lingkungan jadi  bersih,  hati senang  dan pelayanan jadi prima.

Oleh karena itu, jika setiap kantor menanamkan budaya ini, bukan hanya kebersihan yang meningkat, tapi kualitas kerja, kreativitas, dan kepuasan pegawai pun ikut terangkat. Jadi, jangan anggap sepele Jumat Bersih jadikan itu momen edukatif, inovatif, dan jangan lupa penuh humor, karena kerja itu penting, tapi tertawa itu wajib!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanah Wakaf Harus Miliki Sertifikat, Bupati Muba Ajak Masyarakat Manfaatkan PTSL

    Tanah Wakaf Harus Miliki Sertifikat, Bupati Muba Ajak Masyarakat Manfaatkan PTSL

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 769
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi menghadiri rapat kerja Pemerintah Kecamatan Keluang bersama Kantor Urusan Agama Keluang, dalam rangka sosialisasi haji mobile dan cara pengurusan wakaf fasilitas keagamaan, di Aula Kantor Camat Keluang, Kamis (2/9/2021). Dalam sambutannya Sekda Muba apresiasi […]

  • Tahap ke-57: Kedatangan 2.075.000 Dosis Vaksin Jadi Sinovac (11 September 2021)

    Tahap ke-57: Kedatangan 2.075.000 Dosis Vaksin Jadi Sinovac (11 September 2021)

    • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 914
    • 0Komentar

    SEBANYAK 2.075.000 dosis vaksin jadi Sinovac kembali tiba di Indonesia pada 11 September 2021. Kedatangan ini berkat kerja sama multilateral Pemerintah Indonesia dengan COVAX Facility. Dengan kedatangan ini, total vaksin di Indonesia mencapai lebih dari 232 juta dosis vaksin, yang terdiri dari bahan baku vaksin dan vaksin jadi. Hingga 12 September 2021, vaksin yang sudah […]

  • Inclusive Closed Loop Bermula dari Sektor Pangan, Berlanjut ke Pemberdayaan Usaha Kecil

    Inclusive Closed Loop Bermula dari Sektor Pangan, Berlanjut ke Pemberdayaan Usaha Kecil

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.127
    • 0Komentar

    Sinar MasSeptember 11 2023 Sumselterkini.co.id, /Vritimes , [JAKARTA] Board Member Sinar Mas, Franky Oesman Widjaja mengatakan melalui skema kemitraan inklusif atau inclusive closed loop, pemerintah tak hanya meningkatkan kesejahteraan para petani dan usaha kecil namun juga melahirkan transformasi digital pada ekosistem mereka. “Model inclusive closed loop memampukan petani dan UMKM mengadopsi transformasi digital sehingga meningkatkan […]

  • Islamic Center Ki Marogan bakal bangun di Pulau Kemaro

    Islamic Center Ki Marogan bakal bangun di Pulau Kemaro

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.432
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Islamic Center Ki Marogan bakal dibangun di Pulau Kemaro oleh Pemerintah Kota Palembang. Islamic Center itu akanmenjadi ikon baru bagi Kota Palembang nantinya.Islamic Center ini bakal dibangun tepat di sebelah pagoda yang ada di Pulau Kemaro. Lokasinya 6 kilometer dari pusat kota Palembang.Diakui Wali Kota Palembang, Harnojoyo, pemilihan lokasi rencana pembangunan Islamic Center sudah […]

  • Rangkaian HUT ke-150, Dinas Pariwisata Lahat Bikin Festival Kreasi dan Lagu Daerah

    Rangkaian HUT ke-150, Dinas Pariwisata Lahat Bikin Festival Kreasi dan Lagu Daerah

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 860
    • 0Komentar

    SALAH satu rangkaian kegiatan memeriahkan HUT Lahat ke – 150 perataan XXI tahun 2019, Dinas Pariwisata menyelenggarakan Festival kreasi dan Lagu daerah se – Kabupaten lahat dengan tema ” Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Lahat Ber – Cahaya “. Bupati Lahat Cik Ujang,SH yang membuka langsung acara dalam arahannya mengatakan, atas nama Pemerintah dan pribadi sangat mengapresiasi kegiatan […]

  • Politik Digital Anak Muda Era Pandemi

    Politik Digital Anak Muda Era Pandemi

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.392
    • 0Komentar

    Sejak tahun 2020 Indonesia dilanda pandemi covid-19 hingga sekarang. Dan mulai diberlakuan pembatasan kegiatan bagi masyarakatnya, namun dengan adanya diberlakuan ini memaksakan Generasi melenial dan Generasi z untuk memanfaatkan kemajuan teknologi digital dalam pembatasan kegiatan, dan juga partai politik memanfaatkan internet demi menarik minat anak muda dalam berpolitik. Melalui media sosial, partai politik pun menyampaikan […]

expand_less
WordPress Archive WPForms – Mailchimp WPForms – Offline Forms WPForms – PayPal Standard WPForms – Pipedrive CRM – Integration WPForms – Post Submissions WPForms – Signatures WPForms – Stripe WPForms – Surveys and Polls WPForms Tooltips WPForms – User Registration