Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Pemkot Palembang Daftarkan Cara Ngidang ‘Ngobeng’ di WBTB & ENESCO

Pemkot Palembang Daftarkan Cara Ngidang ‘Ngobeng’ di WBTB & ENESCO

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 26 Nov 2019
  • visibility 1.137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMKOT Palembang mendaftarkan tradisi Ngidang atau disebut juga [Ngobeng] di Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dan UNESCO guna menjaga agar tradisi orang melayu khususnya ‘wong kito’ tak tergerus oleh zaman.

Tradisi ini didaftarkan melalui Dinas Kebudayaan Pemkot Palembang, bersamaan dengan memperkenalkan kembali cara ngobeng kepada kaum milenial.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota, Drs Ratu Dewa, M Si melalui Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Ekonomi Pendapatan Daerah, Hukum dan HAM, Altur Febriyansyah, tradisi ini merupakan warisan budaya leluhur Kota Palembang, dimana tradisi ini memilik makna yang mendalam.

Pasalnya kata Altur, tradisi Ngidang dengan cara makan bersama-sama dan lesehan butuh kerjasama.

“Ya, sebelum makan, kita bersama-sama harus mengidangkannya atau menyajikan terlebih dahulu. Dalam satu hidangan terdiri dari delapan orang,”paparnya,usai membuka Acara Ngidang di Museum SMB II, Selasa [26/11/2019].

Kemudian makan bersama lanjut dia sebagai wujud gotong royong yang harus dilestarikan, karena untuk makan dengan cara menyediakan makanan secara gotong royong ada nilai positif. Salah satunya, tujuannya bisa menjalin komunikasi tanpa memperhatikan status sosial, sama rata, semuanya duduk bersila.

Oleh karena itu tradisi Ngidang ini, tambahnya harus dilestarikan. Kegiatan ini kata Altur, menjadi wahana menumbuhkan semangat dan motivasi dalam melestarikan adat istiadat agar tetap tumbuh dan berkembang.

“Sesuai keinginan Wali Kota, H Harnojoyo dalam programnya gotong royong, ini bisa kita ambil sisi positifnya. Mudah-mudahan ke depan akan menjadi agenda tahunan. Selain itu, Ngidang juga diharapkan akan menjadi daya tari wisatawan berkunjung ke Palembang,”urainya.

Kepala Dinas Kebudayaan mengakui tradisi ini hampir ditinggalkan oleh masyarakat yang hidup diperkembangan zaman. Maka dari itu dalam kegiatan tersebut ia mengajak kepada undangan untuk memberikan pembelajaran kembali mengenai tradisi cara ngidang untuk makan bersama.

“Saya mohon doa kepada masyarakat pada tahun 2020 nanti acara ngidang ini akan di daftarkan ke Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dan UNESCO sehingga tidak bisa di klim oleh orang lain. selain itu juga kita akan mendaftarkan makanan khas asal Palembang Burgo yang kemudian akan kita dihidangkan,”katanya lagi.

Tengok saja, ujarnya cara ini merupakan hal yang terlihat biasa namun dibalik itu ada nilai sejarah pada tempo dulu, yaitu cara ngidang atau tata cara makan di Kota Palembang. Selain itu juga di dalam kegiatan ngidang ini ada nilai bahu-membahu dalam menyediakan makanan.

Ismail Kepala Bidang sejarah Dinas Kebudayaan menambahkan sejarah ngidang makan ini berawal dari Arab, namun pada zaman Kesultanan Demangan cara tersebut dibuat berbeda, jika dalam budaya Arab semua hidangan dijadikan satu sedangkan dengan cara kita sendiri lauk-pauk semua terpisah tidak dijadikan satu.

“Untuk di Palembang sendiri kebudayaan ini masih melekat di daerah Tangga Buntung, 13-14 ulu yang masih mempertahankan tradisi tersebut ditengah kemajuan zaman. Inilah yang menjadi tugas utama kami untuk kembali memperkenalkan warisan budaya serta mempertahankannya,” tutupnya.[**]

 

Penulis : chan

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pascagempa, Enam Ribu Warga Sumatera Barat Mengungsi

    Pascagempa, Enam Ribu Warga Sumatera Barat Mengungsi

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.318
    • 0Komentar

    SEBANYAK 6.002 warga Sumatera Barat mengungsi akibat dampak gempa M6,1 yang terjadi pada Jumat (25/2), pukul 08.39 WIB. Sebagian besar warga mengungsi tersebar di 35 titik Kabupaten Pasaman Barat. Data BNPB per Sabtu dini hari (26/2), pukul 02.35 WIB, mencatat total warga meninggal dunia 8 orang, luka berat 10 orang dan luka ringan 76 orang. […]

  • Besok, Kominfo Luncurkan Program Nasional Literasi Digital

    Besok, Kominfo Luncurkan Program Nasional Literasi Digital

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.565
    • 0Komentar

    BESOK, Kominfo LuncurkanProgram Nasional Literasi Digital “Makin Cakap Digital” Kementerian Komunikasi dan Informatika akan meluncurkanProgram Literasi Digital Nasional dengan tema “Indonesia Makin Cakap Digital 2021” di Hall Basket Senayan, Kamis (20/05/2021) besok. Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kominfo Johnny G. Plate, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim dijadwalkan […]

  • Keliru Memahami Sejarah 1 Juni 1945, Pancasila Menjadi Bias

    Keliru Memahami Sejarah 1 Juni 1945, Pancasila Menjadi Bias

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.303
    • 0Komentar

    PERINGATAN 1 Juni 1945 merupakan salah satu poin penting dalam memahami lintasan perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Pancasila ini menjadi jawaban atas pertanyaan Kaisar Jepang Tenno Haika pada saat masa penjajahan kolonial Jepang, “apakah yang menjadi dasar Indonesia untuk merdeka?” Pertanyaan ini tentu dilatarbelakangi oleh kehendak rakyat Indonesia yang berkumpul pada 28 Oktober 1928 dalam momentum […]

  • Purun, Tari & Pedamaran yang Tak Pernah Luntur

    Purun, Tari & Pedamaran yang Tak Pernah Luntur

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 698
    • 0Komentar

    SEANDAINYA ada lomba ngejual budaya pake gaya santai, boleh –lah Kabupaten OKI masuk final, bayangin, mereka tampil di Festival Seni Tradisi Sumsel 2025 di Taman Mini, bukan cuma pakai kemeja batik dan bros pin emas di dada, tapi bawa satu cerita budaya yang dironce apik lewat tarian Tari Berambak Purun. Iya, berambak purun, bukan berambisi […]

  • Berkah di Hari Sumpah Pemuda dari MURI

    Berkah di Hari Sumpah Pemuda dari MURI

    • calendar_month Minggu, 28 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.211
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, TUNGKA JAYA, – Hari Sumpah Pemuda yang jatuh hari ini seakan menjadi berkah bagi Bupati Musibanyuasin [Muba] Dodi Reza Alez Noerdin, ia menerima penghargaan dari Museum Rekor –Dunia Indonesia [MURI] memecahkan rekor dalam Launching Pembukaan Buku Tabungan terbanyak dengan 6.500 buku tabungan, ATM Bank Sumsel Babel [BSB]. Buku tabungan itu juga merupakan Kartu Tanda […]

  • Berminatkah Jadi Anggota Badan Wakaf Indonesia ! Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi untuk Seleksi Calon BWI

    Berminatkah Jadi Anggota Badan Wakaf Indonesia ! Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi untuk Seleksi Calon BWI

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.592
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Seleksi Calon Anggota Badan Wakaf Indonesia (BWI) periode 2024-2027 telah dibuka. Ketua Panitia Seleksi Anggota BWI Kamaruddin Amin menyampaikan pendaftaran dibuka secara online di laman pansel.bwi.go.id mulai 2 sampai 20 Oktober 2023. “Kami mengundang individu yang memiliki dedikasi tinggi, pengetahuan, dan keterampilan yang relevan di berbagai bidang untuk mendaftar sebagai calon anggota BWI,” kata […]

expand_less
WordPress Archive Bean Barista – Online Barista Course Elementor Template Kit BeatKit – Music Events Elementor Template Kit Beatrix – Modern Magazine WordPress Theme Beats – Responsive Music & Event WordPress Theme Beautify – Makeup Artist & Hair Stylist Elementor Template Kit Beauty Center – Responsive WordPress Theme Beauty Salon & Construction Services WordPress Theme Beauty SPA – WordPress CMS Theme BeautyBox – Subscription Box Elementor Template Kit BeautySpot – Beauty Salon WordPress Theme