Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » Purun, Tari & Pedamaran yang Tak Pernah Luntur

Purun, Tari & Pedamaran yang Tak Pernah Luntur

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
  • visibility 686
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEANDAINYA ada lomba ngejual budaya pake gaya santai, boleh –lah Kabupaten OKI masuk final, bayangin, mereka tampil di Festival Seni Tradisi Sumsel 2025 di Taman Mini, bukan cuma pakai kemeja batik dan bros pin emas di dada, tapi bawa satu cerita budaya yang dironce apik lewat tarian Tari Berambak Purun.

Iya, berambak purun, bukan berambisi purun, apalagi berantem purun.

Tarian ini bukan cuma soal gerak pinggul dan langkah kaki, tapi semacam video dokumenter dalam bentuk tari dari mendayung di rawa, metik purun, dijemur, ditumbuk, dipilah-pilah sampai dianyam.

Ini baru namanya seni sekaligus tutorial kerajinan tangan ala Pedamaran, kalau YouTuber zaman sekarang butuh tripod dan lighting, masyarakat OKI cukup tarian buat ngejelasin proses produksi tikar!

Tari ini juga menyelipkan momen muda-mudi Pedamaran yang bahagia saat menganyam purun. Bahagia yang bukan karena dapat kuota gratis atau diskon Shopee, tapi karena cinta budaya itu masih ada. Ini bukti bahwa “di mana tanah dipijak, di situ purun diayak.”

Lantas apa istimewanya?. Tarian ini menyiratkan akulturasi budaya Melayu dan Komering, yang dalam gerak gemulainya, kayak ngomong “Ngga perlu rebutan warisan budaya, yang penting kita bisa nari bareng”. Kalau semua suku bisa semesra ini, barangkali DPR pun bakal ikut menari ketimbang saling banting mikrofon.

Acara ini digelar di TMII Jakarta. Iya, Jakarta, bukan di simpang empat Kayuagung. Ini penting, karena budaya yang biasanya hanya “nangkring” di acara tujuhbelasan RT, sekarang tampil di panggung nasional. Mungkin besok-besok, bisa sampai Paris atau Tokyo. Atau minimal live TikTok sama followers luar negeri.

Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang, juga ikut semangat, katanya, “Anjungan Sumsel ini bukan sekadar bangunan, tapi simbol kerinduan dan identitas”. Nah loh, kalimat ini cocok dijadikan caption foto waktu kita berdiri di depan rumah adat sambil megang pempek.

Katanya lagi, budaya tak perlu acara mewah asal kamu rela pakai songket ke kondangan atau bikin sambal tempoyak di arisan, itu sudah bentuk cinta.

Benar juga sih, karena cinta sejati bukan soal besar kecilnya acara, tapi seberapa tulus kita menjaga warisan yang ada.

Ketua Dekranasda OKI, Ike Muchendi, juga angkat suara, ia bilang, kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tapi edukasi hidup. Iya, edukasi hidup.

Karena kalau budaya cuma disimpan dalam etalase museum, lama-lama bisa berdebu kayak rapor zaman SMP. Harusnya budaya itu dipake, dipentaskan, dipromosikan, bahkan kalau perlu, dijadikan konten TikTok—asal jangan pakai backsound dangdut remix.

Dari semua ini kita bisa belajar bahwa Kabupaten OKI nggak cuma bisa bikin purun jadi tikar, tapi juga bisa bikin budaya jadi magnet ekonomi, setiap kabupaten/kota di Sumsel ikut serius memoles budayanya, seperti Lahat bisa tampilkan “Tari Ngibing Kopi” sambil ngebubuk arabika, Musi Rawas bikin “Drama Musi Air Keluak”. Empat Lawang bisa bikin “Festival Tapai Gunung” dan sebagainya.

Intinya, budaya itu kayak sumur tua di pekarangan rumah kelihatan sepele, tapi bisa jadi sumber kehidupan kalau terus dirawat. Jangan sampai anak-anak kita nanti tahunya cuma tentang K-pop dan Naruto, tapi gak bisa bedain antara purun dan pandan.

Melestarikan budaya itu bukan soal seremoni, tapi soal keberanian untuk tetap berbeda di tengah gempuran modernisasi. Kabupaten OKI sudah melangkah. sekarang giliran daerah lain karena seperti pepatah lama bilang, “kalau tidak tahu asal-usul, maka hidup pun mudah disulap jadi absurd”, kalau bisa menari sambil menganyam purun, kenapa harus menari di atas meja karaoke?.[***]/dra

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebelum Asian Games, Pipa IPAL Terpasang di Jalan M. Zen

    Sebelum Asian Games, Pipa IPAL Terpasang di Jalan M. Zen

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 846
    • 0Komentar

    Zona pengerjaan dimulai dari Kecamatan Ilir Timur I, dan Ilir Timur II, Kalidoni dan Pasar 16, dengan kedalaman 3-6 meter.

  • Instruksikan Penyelenggara  Pilkada  Jangan Lalai Terapkan Protokes 

    Instruksikan Penyelenggara  Pilkada  Jangan Lalai Terapkan Protokes 

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 957
    • 0Komentar

    REGULASI regulasi terkait protokol kesehatan (Protokes)  yang harus diterapkan dalam setiap tahapan Pilkada Serentak 2020 di Sumsel telah dibuat. Hal itu guna mendorong agar pilkada serentak yang akan berlangsung ditengah pandemi covid-19 di 7 Kabupaten dapat berjalan aman, nyaman dan lancar. Gubernur Sumsel H Herman Deru menginstruksikan agar sosialisasi regulasi tersebut harus segera dilakukan mengingat […]

  • Salahgunakan Pupuk Bersubsidi, Dua Orang Tersangka Diamankan

    Salahgunakan Pupuk Bersubsidi, Dua Orang Tersangka Diamankan

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 629
    • 0Komentar

    BARESKRIM Polri telah menetapkan dua orang tersangka berinisial AEF dan MD yang merupakan pemilik KPL (Kios Pupuk Lengkap) atas kasus penyalahgunaan pupuk bersubsidi. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen. Pol. Whisnu Hermawan menerangkan kerugian negara akibat tindakan kedua oknum tersebut mencapai puluhan miliar rupiah. “Penyalahgunaan pendistribusian pupuk bersubsidi tersebut telah dilakukan oleh AEF […]

  • Tiga Dosa Pendidikan Tak Boleh Ada di Sekolah Rakyat

    Tiga Dosa Pendidikan Tak Boleh Ada di Sekolah Rakyat

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 789
    • 0Komentar

    BICARA soal Sekolah Rakyat, jangan bayangkan suasana belajar kaku macam di film-film zaman Belanda, di mana murid duduk tegak dengan pensil seujung jari dan papan tulis masih pakai kapur putih bikin tangan kayak habis ngulek kelapa. Sekolah Rakyat ini bukan cuma sekolah, tapi rumah harapan anak-anak kecil yang dulunya menganggap sekolah itu barang mewah. Makanya […]

  • Kapolres Palembang : 5 dari 30 Orang Tahanan yang Kabur Sudah Ditangkap

    Kapolres Palembang : 5 dari 30 Orang Tahanan yang Kabur Sudah Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 5 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 974
    • 0Komentar

    Palembang – Lima dari 30 orang tahanan yang kabur dari sel tahanan Polresta Palembang sudah ditangkap kembali. Hal itu diakui Kapolres Sumsel, Kombes Pol Didi Hayamansyah SIk SH MH, minggu [5/5/2019]. Menurutnya ke lima orang itu ditangkap di daerah Mariana dan Sukarami. “Sudah ada lima yang berhasil ditangkap, inisialnya R,A dan lain-lain, saya lupa. Mereka […]

  • Laksanakan Peninjauan, Presiden Memastikan PPKM Mikro di Zona Merah Berjalan

    Laksanakan Peninjauan, Presiden Memastikan PPKM Mikro di Zona Merah Berjalan

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 921
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo meninjau pelaksanaan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro di RW 01, Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih, DKI Jakarta, Jumat (25/6/2021). Peninjauan di atas, dilakukan oleh Presiden Joko Widodo untuk memastikan, kebijakan PPKM Mikro dilakukan oleh berbagai pemangku kepentingan terkait sesuai prosedur. Sehingga, penanganan wabah global COVID-19 dapat berjalan secara optimal dalam […]

expand_less
WordPress Archive DJ Rainflow | Music Band & Musician WordPress Theme Djaen – Restaurant Elementor Template Kit Djompo Kit – Senior Care Elementor Template Kit D’leh – Creative Multi-Purpose WordPress Theme Dlisting – Real Estate WordPress Theme Docar – Repair Shop Elementor Template Kit Doccure – Doctor & Clinic Appointment Booking and Medical Management WordPress Theme Doccure – HTML Angular Vue & Laravel Clinic & Doctor Appointment Booking Template + Admin Dashboard Docle – Digital Agency Services Template Kit Docly - Documentation And Knowledge Base WordPress Theme with bbPress Helpdesk Forum