Minggu, 6 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » Purun, Tari & Pedamaran yang Tak Pernah Luntur

Purun, Tari & Pedamaran yang Tak Pernah Luntur

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
  • visibility 680
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEANDAINYA ada lomba ngejual budaya pake gaya santai, boleh –lah Kabupaten OKI masuk final, bayangin, mereka tampil di Festival Seni Tradisi Sumsel 2025 di Taman Mini, bukan cuma pakai kemeja batik dan bros pin emas di dada, tapi bawa satu cerita budaya yang dironce apik lewat tarian Tari Berambak Purun.

Iya, berambak purun, bukan berambisi purun, apalagi berantem purun.

Tarian ini bukan cuma soal gerak pinggul dan langkah kaki, tapi semacam video dokumenter dalam bentuk tari dari mendayung di rawa, metik purun, dijemur, ditumbuk, dipilah-pilah sampai dianyam.

Ini baru namanya seni sekaligus tutorial kerajinan tangan ala Pedamaran, kalau YouTuber zaman sekarang butuh tripod dan lighting, masyarakat OKI cukup tarian buat ngejelasin proses produksi tikar!

Tari ini juga menyelipkan momen muda-mudi Pedamaran yang bahagia saat menganyam purun. Bahagia yang bukan karena dapat kuota gratis atau diskon Shopee, tapi karena cinta budaya itu masih ada. Ini bukti bahwa “di mana tanah dipijak, di situ purun diayak.”

Lantas apa istimewanya?. Tarian ini menyiratkan akulturasi budaya Melayu dan Komering, yang dalam gerak gemulainya, kayak ngomong “Ngga perlu rebutan warisan budaya, yang penting kita bisa nari bareng”. Kalau semua suku bisa semesra ini, barangkali DPR pun bakal ikut menari ketimbang saling banting mikrofon.

Acara ini digelar di TMII Jakarta. Iya, Jakarta, bukan di simpang empat Kayuagung. Ini penting, karena budaya yang biasanya hanya “nangkring” di acara tujuhbelasan RT, sekarang tampil di panggung nasional. Mungkin besok-besok, bisa sampai Paris atau Tokyo. Atau minimal live TikTok sama followers luar negeri.

Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang, juga ikut semangat, katanya, “Anjungan Sumsel ini bukan sekadar bangunan, tapi simbol kerinduan dan identitas”. Nah loh, kalimat ini cocok dijadikan caption foto waktu kita berdiri di depan rumah adat sambil megang pempek.

Katanya lagi, budaya tak perlu acara mewah asal kamu rela pakai songket ke kondangan atau bikin sambal tempoyak di arisan, itu sudah bentuk cinta.

Benar juga sih, karena cinta sejati bukan soal besar kecilnya acara, tapi seberapa tulus kita menjaga warisan yang ada.

Ketua Dekranasda OKI, Ike Muchendi, juga angkat suara, ia bilang, kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tapi edukasi hidup. Iya, edukasi hidup.

Karena kalau budaya cuma disimpan dalam etalase museum, lama-lama bisa berdebu kayak rapor zaman SMP. Harusnya budaya itu dipake, dipentaskan, dipromosikan, bahkan kalau perlu, dijadikan konten TikTok—asal jangan pakai backsound dangdut remix.

Dari semua ini kita bisa belajar bahwa Kabupaten OKI nggak cuma bisa bikin purun jadi tikar, tapi juga bisa bikin budaya jadi magnet ekonomi, setiap kabupaten/kota di Sumsel ikut serius memoles budayanya, seperti Lahat bisa tampilkan “Tari Ngibing Kopi” sambil ngebubuk arabika, Musi Rawas bikin “Drama Musi Air Keluak”. Empat Lawang bisa bikin “Festival Tapai Gunung” dan sebagainya.

Intinya, budaya itu kayak sumur tua di pekarangan rumah kelihatan sepele, tapi bisa jadi sumber kehidupan kalau terus dirawat. Jangan sampai anak-anak kita nanti tahunya cuma tentang K-pop dan Naruto, tapi gak bisa bedain antara purun dan pandan.

Melestarikan budaya itu bukan soal seremoni, tapi soal keberanian untuk tetap berbeda di tengah gempuran modernisasi. Kabupaten OKI sudah melangkah. sekarang giliran daerah lain karena seperti pepatah lama bilang, “kalau tidak tahu asal-usul, maka hidup pun mudah disulap jadi absurd”, kalau bisa menari sambil menganyam purun, kenapa harus menari di atas meja karaoke?.[***]/dra

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Open House Ratu Dewa, Momen Cair Tanpa Sekat Politik

    Open House Ratu Dewa, Momen Cair Tanpa Sekat Politik

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 102
    • 0Komentar

      DI rumah Dinas Wali Kota Palembang di Jalan Tasik terlihat ramai manusia di hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah Suasana yang hangat, cair, dan nyaris tanpa jarak. Ribuan warga datang silih berganti, ada yang sekadar bersalaman, ada yang berbincang ringan, ada pula yang hanya ingin merasakan dekat dengan pemimpinnya. Namun di antara ramainya tamu, […]

  • Kapan Kita Harus Diimunisasi?

    Kapan Kita Harus Diimunisasi?

    • calendar_month Minggu, 22 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.750
    • 0Komentar

    IMUNISASI sebagai bagian dari upaya pencegahan kesakitan dan infeksi penyakit menular, tidak hanya dilakukan pada anak, tetapi juga pada orang dewasa dan lansia. Jadwal imunisasi sudah ditentukan berdasarkan kelompok umur dan frekuensi pemberian dengan mempertimbangkan efektivitas dan keamanan dari vaksin yang akan diberikan. Frekuensi pemberian ada yang cukup satu kali, maupun lebih dari satu kali […]

  • Peduli Dampak COVID, Kapolda Sumsel Terima Bantuan Paket Sembako dari Bank Sahabat Sempurna Palembang

    Peduli Dampak COVID, Kapolda Sumsel Terima Bantuan Paket Sembako dari Bank Sahabat Sempurna Palembang

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 872
    • 0Komentar

    KAPOLDA Sumsel, Irjen. Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M., didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen. Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.dan PJU Polda Sumsel terima secara simbolis Bantuan Paket Sembako dari Bank Sahabat Sempurna Palembang di Lobby Gedung Promoter Mapolda Sumsel, belum lama ini. Kapolda Sumsel mengucapkan, bahwa bantuan yang diterima ini akan disalurkan kepada masyarakat […]

  • Kapolri Akui Warga Sumsel Demam Asian Games

    Kapolri Akui Warga Sumsel Demam Asian Games

    • calendar_month Rabu, 2 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 894
    • 0Komentar

    “Karena itu kampung halaman saya, keluarga saya banyak disana jadi saya tahu sekali,”

  • Resmi, Kejuaraan Tenis Meja JNE Cup 2019 Dibuka

    Resmi, Kejuaraan Tenis Meja JNE Cup 2019 Dibuka

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah (Sekda) H. Nasrun Umar secara resmi membuka Kejuaraan Tenis Meja JNE Cup 2019 di Atrium Palembang Indah Mall (PIM), Selasa (14/12/2019). Dalam sambutannya ketika membuka kejuaran  ini H. Nasun Umar berharap dengan digelarnya kejuaraan tenis meja ini akan muncul  atlet-atlet muda yang berbakat sehingga dapat berkipra di kancah Nasional bahkan Internasional. “Melalui kompetisi […]

  • Perkembangan Covid Muba Hari Ini, Bertambah 10 Kasus Sembuh, 35 Positif, 1 Meninggal Dunia

    Perkembangan Covid Muba Hari Ini, Bertambah 10 Kasus Sembuh, 35 Positif, 1 Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 667
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Selasa (17/8/2021) mengkonfirmasi ada penambahan 10 kasus sembuh, 35 positif, dan 1 meninggal dunia. “Ada penambahan 10 kasus sembuh, 35 positif, dan 1 meninggal dunia per 17 Agustus 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, adapun penambahan kasus positif diantaranya kasus […]

expand_less
WordPress Archive DJ Rainflow | Music Band & Musician WordPress Theme Djaen – Restaurant Elementor Template Kit Djompo Kit – Senior Care Elementor Template Kit D’leh – Creative Multi-Purpose WordPress Theme Dlisting – Real Estate WordPress Theme Docar – Repair Shop Elementor Template Kit Doccure – Doctor & Clinic Appointment Booking and Medical Management WordPress Theme Doccure – HTML Angular Vue & Laravel Clinic & Doctor Appointment Booking Template + Admin Dashboard Docle – Digital Agency Services Template Kit Docly - Documentation And Knowledge Base WordPress Theme with bbPress Helpdesk Forum