Minggu, 8 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Patut Dilihat! Ini Dia Film dan Buku dengan Latar Peristiwa G30S/PKI

Patut Dilihat! Ini Dia Film dan Buku dengan Latar Peristiwa G30S/PKI

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
  • visibility 2.822
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Sumselterkini.co.id, – Peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau dikenal juga dengan G30S/PKI menjadi salah satu peristiwa kelam dalam sejarah Indonesia. Peristiwa tersebut disebut-sebut merupakan buah dari kehadiran Partai Komunis Indonesia atau PKI. Setelah sekian lama beroperasi dan bahkan sudah disambut dengan sistem “Demokrasi Terpimpin”, PKI diduga melakukan provokasi dan hendak melakukan kudeta terhadap Soekarno. Akibatnya, terjadilah peristiwa penculikan dan  terbunuhnya para jenderal. Jasad para jenderal tersebut ditemukan di sebuah sumur tua di daerah Lubang Buaya, Jakarta Timur. 

Peristiwa ini terjadi pada 30 September 1965 hingga 1 Oktober 1965. Karenanya setiap tanggal 30 September, diperingati sebagai Hari Peringatan G30S/PKI untuk mengenang peristiwa tersebut dan para tokoh yang gugur. Hari peringatan bersejarah menjadi pengingat bahwa meski kemerdekaan telah diraih, kehidupan politik dan bernegara Indonesia dilalui dengan berbagai peristiwa dan perjalanan panjang yang tidak mudah. 

 

Mengupas Sejarah Melalui Sebuah Karya 

Sejarah Indonesia dengan berbagai peristiwa dan tokoh-tokoh di belakangnya yang mewarnai tumbuhnya bangsa Indonesia ini banyak melatarbelakangi lahirnya karya-karya inspiratif. Ada banyak contoh dalam dunia perfilman yang mengangkat latar belakang peristiwa bersejarah Indonesia. Sebut saja film Soekarno (2013), Kartini (2017), Guru Bangsa Tjokroaminoto (2015), Sang Pencerah (2010), hingga yang terbaru Buya Hamka (2023).

Tidak hanya dalam dunia perfilman saja, tetapi juga dalam karya tulis. Sejarah menginspirasi para penulis untuk membuat karya dengan latar belakang peristiwa bersejarah. Contohnya, buku Laut Bercerita karya Leila S. Chudori yang berlatar pada tahun 1998, lalu buku Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari yang berlatarkan pada masa Orde Baru, Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer yang berlatarkan pada zaman Hindia Belanda, lalu Gadis Kretek karya Ratih Kumala yang berlatarkan masa penjajahan.

 

Buku dengan Latar Peristiwa G30S/PKI

Peristiwa politik tahun 1965 yang menjadi masa kelam bagi bangsa Indonesia ini juga menginspirasi banyak karya fiksi lainnya. Sebut saja, buku Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari, Pulang karya Leila S. Chudori, serta Amba karya Laksmi Pamuntjak. Semuanya mengambil benang merah masa G30S atau isu yang berkaitan dengan PKI. Termasuk salah satu karya yang terbit secara digital di Cabaca berjudul Roekiah 1965 karya Roe ini yang memiliki kisah dengan berlatarkan politik 1965. 

“Buku Roekiah 1965 menceritakan perjalanan Roekiah dalam menggapai mimpinya yang terpendam, yakni menjadi pemain ludruk, juga menemukan ibunya yang belum pernah ia temui. Selama mewujudkan mimpinya, Roe mulai dituduh dan dicurigai sebagai simpatisan partai terlarang sampai dituduh sebagai gadis murahan yang menjual tubuh demi mendapat jalan ke panggung ludruk,” jelas  Arga Dara Ramadhani sebagai editor buku Roekiah 1965 saat diwawancarai secara daring pada (26/09/2023).

Arga Dara Dara melanjutkan bahwa selain mengupas sisi gelap kejadian G30S pada masa 1965 (baik dari sisi ekonomi hingga psikologis) dan sesudahnya, buku ini memberikan warna baru dalam upaya sang tokoh untuk bisa menghidupkan kembali kesenian ludruk yang sempat dilarang pasca-pemberontakan. Pembentukan karakter yang konsisten dalam mencapai tujuannya, dari plot awal yang belum mengetahui kesenian ludruk hingga akhirnya bisa tampil untuk menyuarakan kebenaran dan kritik sosial atas kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat menjadi salah satu keunikan bagi buku ini. Selain itu, perjalanan Roekiah mencari sang Ibu yang sulit dicari jejaknya pasca-pemberontakan terjadi juga menjadi satu kelebihan tersendiri. Meski buku ini merupakan kisah fiktif, tapi ada satu kelompok tertentu pada masa itu yang memiliki kenangan kurang menyenangkan tentang bagaimana mereka kehilangan keluarga akibat gerakan pembantaian besar-besaran. 

“Selama ini ada banyak stigma yang kurang lebih bernada ‘novel digital itu nggak berkualitas’. Di Cabaca hal tersebut nggak berlaku karena hampir semua yang diterbitkan diawali dengan sistem seleksi naskah dan terdapat proses editorial,” ungkap Fatimah Azzahrah, Co-Founder Cabaca saat diwawancarai secara daring pada (26/09/2023).  Ia berharap, novel Roekiah 1965 yang penulisnya merupakan salah satu finalis Emerging Writers dalam Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2021 ini bisa memberi warna dan perspektif baru terkait isu PKI dalam dunia literasi. Novel ini juga diharapkan dapat menginspirasi penulis Indonesia untuk lebih berani menelaah sejarah bangsa sendiri.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BUMN dan Swasta Diajak Proaktif Gelar Aksi Sweb Tes Bagi Masyarakat Umum

    BUMN dan Swasta Diajak Proaktif Gelar Aksi Sweb Tes Bagi Masyarakat Umum

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.113
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan H Mawardi Yahya mengharapkan beran serta pembaga seperti BUMN dan lembaga swasta lainnya dapat menggelar aksi peduli pencegahan penyebaran covid 19, seperti gegiatan Swab Tes gartis bagi masyarakat umum diberbagai lokasi. Hal ini diungkapkannya ketika membuka secara langaung sweb tes yang diselenggarakan oleh Bank BNI bekerja sama dengan RS Bunda Jakarta […]

  • Gugus Tugas OKI Dalami Penambahan 3 Pasien Terkonfirmasi Covid-19

    Gugus Tugas OKI Dalami Penambahan 3 Pasien Terkonfirmasi Covid-19

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.110
    • 0Komentar

    BERTAMBAHNYA 3 pasien positif COVID-19 di Kab.OKI membuat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten OKI melakukan penyelidikan mendalam. “Jumlah kasus terkonfirmasi positif sampai dengan hari ini sebanyak sembilan orang. Dari sebelumnya sebanyak 6 orang. Bertambah tiga kasus baru dan sudah disampaikan tadi oleh Gugus Tugas Provinsi Sumsel kami lanjutkan malam ini di OKI,” kata Juru […]

  • Lapas Muara Enim Sumbang 80 Kantong Darah ke PMI

    Lapas Muara Enim Sumbang 80 Kantong Darah ke PMI

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.893
    • 0Komentar

    PALANG Merah Indonesia (PMI) Muara Enim menerima sumbangan sebanyak 80 kantong darah dari seluruh pegawai di lingkungan Lapas Muara Enim. Puluhan kantong ini didapat dari hasil donor yang dilakukan Lapas yang bekerja sama dengan PMI. Satu persatu pegawai Lapas melakukan transfusi darah. Mereka didata, kemudian masuk keruangan khusus yang sudah disiapkan. Sepanjutnya, petugas dari PMI […]

  • Ibunda Arya : Terima Kasih Ibu Fitri Sudah Membantu

    Ibunda Arya : Terima Kasih Ibu Fitri Sudah Membantu

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2019
    • account_circle Asri
    • visibility 820
    • 0Komentar

    TANGIS bahagia serta ungkapan yang tidak bisa diwakili dengan kata-kata oleh ibu Iin Marlina (39) ibu dari Arya (6) yang merasa terkejut, ketika Wakil Walikota Fitrianti Agustinda secara langsung membesuk anaknya di Rumah Sakit Karya Asih Charitas Kecamatan Sematang Borang. Perasaan senang dan senyuman terpancar dari raut wajah ibu Arya ketika berjabat tangan dengan pemimpin […]

  • Moloco Umumkan Daisuke Yokokawa sebagai VP, Pemasaran Global,  Meta & veteran Google  Bawa Latar Belakang yang Kuat dalam adtech dan e-commerce

    Moloco Umumkan Daisuke Yokokawa sebagai VP, Pemasaran Global, Meta & veteran Google Bawa Latar Belakang yang Kuat dalam adtech dan e-commerce

    • calendar_month Minggu, 27 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.929
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, SINGAPURA  – Moloco, pemimpin dalam pembelajaran mesin dan solusi pertumbuhan untuk pemasar kinerja, hari ini mengumumkan penunjukan Daisuke Yokokawa sebagai Wakil Presiden, Pemasaran Global. Berbasis di Singapura, Yokokawa akan memimpin tim pemasaran Moloco secara global, bertanggung jawab atas Pemasaran Produk, Komunikasi, Pemasaran Pertumbuhan, dan Pemasaran Merek. Yokokawa juga akan bertindak sebagai pemimpin lokasi untuk […]

  • Tim Kampanye Prabowo Sandi : Pengemudi Online Perlu Dilindungi

    Tim Kampanye Prabowo Sandi : Pengemudi Online Perlu Dilindungi

    • calendar_month Kamis, 29 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 964
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menilai saat ini belum adanya regulasi transportasi online. BPN menerangkan pengemudi transportasi online perlu dilindungi. Ekonom Partai Gerindra Harryadin Mahardika mengatakan, keberadaan transportasi daring khususnya ojek sebenarnya menjadi alternatif bagi masyarakat dalam mencari lapangan kerja. “Sudah berkali-kali pemerintah mengeluh, misalnya susah sekali untuk mendorong pertumbuhan, tidak ada […]

expand_less
WordPress Archive Academie – Education WordPress Theme Academist – Education & Learning Management System WordPress Theme Academix – Multipurpose WordPress Theme Academy LMS Offline Payment Addon Accalia | Dermatology Clinic & Cosmetology WordPress Theme + Elementor Accede – Digital Agency WordPress Theme Accentuate – A Professional Consulting WordPress Theme AccessPress Social Login AccessPress Social Pro Accommodo – Accommodation Travel WordPress Theme