Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Merinding dengan puisi ini, simak siapa tahu jadi bahan muhasabah

Merinding dengan puisi ini, simak siapa tahu jadi bahan muhasabah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 9 Jul 2023
  • visibility 5.914
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Ketika etika, moral, normal, dan adab terkikis, masyarakat menghadapi berbagai konsekuensi yang merugikan. Tanpa etika, norma yang mengatur perilaku dan tindakan manusia menjadi samar, sehingga terjadi kekacauan dalam hubungan sosial. Kehilangan moralitas berarti hilangnya nilai-nilai fundamental yang mengarah pada kesetiaan, kejujuran, dan empati terhadap sesama.

Kehilangan normalitas mengarah pada munculnya perilaku yang tidak konvensional atau tidak wajar, yang dapat mengganggu keseimbangan sosial dan menyebabkan ketidakpastian. Tanpa adab, interaksi antarindividu kehilangan kesopanan dan penghormatan, mengakibatkan ketidakberdayaan dalam mempertahankan nilai-nilai budaya dan tradisi.

Akibatnya, masyarakat dapat terjerumus dalam kekerasan, korupsi, dan ketidakadilan. Kesetaraan dan keadilan menjadi terancam ketika etika, moral, normal, dan adab tidak lagi dijunjung tinggi. Oleh karena itu, upaya untuk mempertahankan dan memperkuat nilai-nilai ini sangat penting agar masyarakat tetap berfungsi dengan baik dan harmonis. Simak puisinya dibawah ini :

 

Ketika etika, moral, normal, dan adab terkikis

Dunia berubah menjadi negeri yang terluka dan terpisah.

Kehancuran mengintai, kebenaran terhimpit oleh kejahatan, Kesalahan menggoda, kebaikan terpinggirkan

Di mana nilai-nilai yang dulu dijunjung tinggi

Kini terabaikan dalam arus zaman yang kian deras

Kesederhanaan dan kejujuran tergeser oleh keserakahan Kemanusiaan tertindas oleh nafsu dan kepentingan.

Saat etika terabaikan, kehidupan menjadi kacau. 

Moral yang rapuh menghancurkan keharmonisan sosial.

Tindakan yang tidak bermoral melanda tanpa belas kasihan, Kesucian hati dipertanyakan, integritas tercabik-cabik.

Normalitas berubah, batas-batas terhapus oleh waktu, Apa yang dulunya tak terbayangkan, kini menjadi biasa.

Hadirnya keanehan dan ketidakadilan yang menggemparkan Masyarakat tercengang, tanpa tahu kemana harus melangkah.

Namun, dalam gelapnya zaman yang terkikis ini. Harap masih mengemuka di tengah puing-puing yang tersisa. Ada mereka yang tetap teguh pada nilai-nilai luhur. Menjaga etika, moral, normal, dan adab yang terlupakan.

Marilah kita bersama-sama meregenerasi kebaikan. Menghidupkan kembali kesadaran akan nilai-nilai yang mulia.

Tetaplah berpegang pada prinsip-prinsip yang benar, Agar dunia ini bisa bangkit dan terbebas dari kejahatan.

Karena hanya dengan menjaga etika, moral, normal, dan adab, Kita bisa menciptakan dunia yang lebih bermartabat. Kita bisa merawat kehidupan dengan penuh kasih, Mengembalikan keadilan, menguatkan kemanusiaan di hati.[***]

 

Catatan penting dari kesimpulan puisi di atas !!

Pentingnya nilai-nilai: Etika, moral, normal, dan adab adalah pondasi yang membentuk karakter dan tata nilai suatu masyarakat. Mereka memastikan keadilan, kesetaraan, dan harmoni dalam interaksi sosial. Renungkanlah mengapa nilai-nilai ini begitu penting dalam menjaga hubungan yang sehat antarindividu.

Dampak negatif: Kehilangan etika, moral, normal, dan adab akan membawa konsekuensi yang merugikan. Ketidakpastian, kekacauan, dan hilangnya kepercayaan akan mewarnai masyarakat. Renungkanlah bagaimana hal ini dapat merusak hubungan antarmanusia dan mengganggu kesejahteraan bersama.

Peran individu: Setiap individu memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan nilai-nilai ini. Renungkanlah tentang bagaimana tindakan-tindakan kecil sehari-hari dapat mempengaruhi lingkungan sekitar kita. Apakah kita menjaga integritas, menjunjung tinggi kejujuran, dan menunjukkan empati kepada sesama?

Pembangunan diri: Renungkanlah tentang nilai-nilai yang ingin kita anut dan kuatkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana kita dapat memperkuat karakter kita sendiri dan menginspirasi orang lain untuk mempraktikkan etika, moral, normal, dan adab yang baik?

Peran pendidikan: Pendidikan memiliki peran penting dalam memperbaiki kondisi ini. Renungkanlah tentang bagaimana pendidikan dapat menyebarkan kesadaran akan pentingnya etika, moral, normal, dan adab. Dukung upaya pendidikan yang mendorong pemahaman dan pengamalan nilai-nilai ini. Renungan ini mengingatkan kita untuk tidak mengabaikan pentingnya etika, moral, normal, dan adab dalam kehidupan kita. Masyarakat yang menghargai nilai-nilai ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih harmonis, adil, dan berbudaya.[***]

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Infrastruktur Digital, Penyandang Disabilitas Harus Jadi  Aktor Inklusi Digital

    Tingkatkan Infrastruktur Digital, Penyandang Disabilitas Harus Jadi  Aktor Inklusi Digital

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.071
    • 0Komentar

    PARA penyandang disabilitas harus menjadi aktor inklusi digital seiring pemerintah meningkatkan infrastbruktur digital . Hal itu merupakan komitmen pemerintah guna menyediakan akses digital yang mudah, dan bebas untuk semua kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Tenaga Ahli (TA) Menteri Komunikasi dan Informatika, Lathifa Al Anshori dalam Webinar Sosialisasi Disabilitas Unggul Wujudkan Indonesia Inklusi, melansir infopublik.id Selasa […]

  • Siap Sukseskan MTQ Ke XXX, Ini dilakukan Dinkominfo Muba

    Siap Sukseskan MTQ Ke XXX, Ini dilakukan Dinkominfo Muba

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.001
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi terus memantangkan persiapan jelang acara pembukaan MTQ ke XXX tingkat Provinsi Sumatera Selatan, Pemkab Musi BanyuasinBahkan kolaborasi dari berbagai elemen nampak terjalin dengan baik, terlebih Kabupaten Muba akan menjamu peserta dan tamu undangan dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan (Sumsel) dalam perhelatan MTQ. Tepatnya, pada hari Jumat […]

  • Siap Berkolaborasi Laksanakan Program Mandiri dan Pemberdayaan Sosial Bersama PC Muslimat NU 

    Siap Berkolaborasi Laksanakan Program Mandiri dan Pemberdayaan Sosial Bersama PC Muslimat NU 

    • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 730
    • 0Komentar

    PENGURUSAN Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) masa bakti 2020-2025, dilantik oleh Ketua PW Muslimat NU Provinsi Sumatera Selatan Dra Hj Failasufa pada Kamis (24/2/2022) bertempat di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate. Pelantikan juga disaksikan oleh, Plt Bupati Muba diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Asisten Bidang Pemerintahan dan […]

  • Sekda Nasrun Umar Buka Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca

    Sekda Nasrun Umar Buka Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.272
    • 0Komentar

    Bangsa – bangsa yang maju itu tentu bangsa yang ingin membaca, tentu tidak salahnya bagi orang tua untuk membiasakan bagi anak-anaknya serta para generasi muda untuk lebih sering membaca. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel H Nasrun Umar menyebutkan, buku mempunyai peranan yang sangat besar dalam menunjang pendidikan, keberadaannya berdampingan erat dengan proses belajar mengajar, belajar tanpa buku di ibaratkan berlayar tanpa pedoman.

  • Gandeng Kemenpan RB, Sumsel Targetkan Peringkat OPD Naik

    Gandeng Kemenpan RB, Sumsel Targetkan Peringkat OPD Naik

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    “Saya ingin peringkat ini menjadi lebih baik di 2018,”

  • Sumsel Bakal Pulangkan 45 dokter Internsip dan Berangkatkan 41 dokter

    Sumsel Bakal Pulangkan 45 dokter Internsip dan Berangkatkan 41 dokter

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 920
    • 0Komentar

    Palembang – Kepala Dinas Kesehatan Dra Lesty Nurainy Apt.M.Kes mengatakan, Sumsel akan memulangkan 45 dokter internsip dan akan memberangkatkan lagi 41 dokter internsip. “Hari ini di Sumsel akan memulangkan 45 dokter internsip yang semula ditempatkan di Kota Lubuk Linggau sebanyak 13 orang, Kabupaten Banyuasin 15 orang dan OKI 17 orang. Kita juga akan menerima (memberangkatkan) 41 dokter […]

expand_less
WordPress Archive Platonic – Restaurant & Event WordPress Theme Play Time – Day Care & Kindergarten WordPress Theme PlayerX – Gaming and eSports WordPress Theme Playkits – Video Game Publisher & Shop Elementor Template Kit PlayLab – On Demand Movie Streaming Platform Playo – Directory & Listing, Community, WooCommerce Vendor, Multi-purpose WordPress Theme Playroom – Kids & Kindergarten WordPress Theme PlayTube IOS – Sharing Video Script Mobile IOS Native Application Playwize - Kids Education Elementor Template Kit Plazart – Construction Equipment WordPress Theme