Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Pakar Seni Budaya Khususnya Wayang Golek yang Tinggal di Santa Cruz, AS Komentari Soal Seni Budaya Sunda Ini

Pakar Seni Budaya Khususnya Wayang Golek yang Tinggal di Santa Cruz, AS Komentari Soal Seni Budaya Sunda Ini

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
  • visibility 3.451
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, San Francisco, Amerika Serikat – Kesenian wayang golek rupanya digemari di tengah-tengah warga lokal maupun asing di San Francisco Bay Area. Buktinya adalah Kathy Foley, seorang pakar seni budaya khususnya wayang golek yang tinggal di Santa Cruz, AS yang sukses mempromosikan kesenian Indonesia dari tahun ke tahun, khususnya seni Sunda dan wayang golek ke publik AS. Keahliannya mengenai wayang tidak saja cara memainkan dengan penghayatan dan intonasi suara yang tepat, namun dirinya juga seorang profesor yang menekuni budaya Sunda, tinggal berpuluh-puluh tahun di Jawa Barat, sehingga tidak heran mampu menghayati pembawaan seluruh karakter wayang yang ditampilkannya.

“Suatu kebanggaan tersendiri bagi saya bisa menjadi dalang dalam memainkan kesenian wayang golek di depan publik AS khususnya di San Francisco Bay Area”, kata Kathy Foley di hadapan ratusan tamu yang datang dalam pertunjukan bertajuk “Wayang Golek – The Stunning World of Sundanese Rod Puppets Theatre” di Wisma Indonesia, San Francisco (22/10).

Kathy Foley mengangkat cerita dan pesan kearifan dalam kehidupan manusia mikrokosmos dalam alam makrokosmos terutama mengenai manusia sebagai entitas mikrokosmos yang bermasyarakat dan berbudaya. Cerita tersebut juga digabungkan dengan beberapa kisah Mahabharata dan Ramayana hingga dakwah Islam serta cerita rakyat (folkore) dan legenda di tengah masyarakat Sunda atau Priangan seperti Sangkuriang dan Mundinglaya Dikusumah. “Saya sangat antusias menyiapkan pertunjukan ini dan tidak mengira antusiasme yang tinggi dibuktikan dengan kehadiran ratusan orang dari berbagai kalangan di San Francisco pada acara budaya Indonesia ini”, ujar guru besar emeritus UC Santa Cruz tersebut.

Konjen RI San Francisco, Prasetyo Hadi, mengungkapkan pertunjukan wayang golek ini memang sudah lama dinanti. “Ini merupakan pertama kalinya KJRI San Francisco menggelar pertunjukan wayang golek kepada khalayak publik AS setelah kita mendengar beberapa tokoh seni dan budaya lokal bahkan para akademisi berbagai universitas terkemuka di AS, khususnya San Francisco Bay Area, bertanya-tanya kapan pertunjukan wayang golek digelar oleh KJRI“, kata Prasetyo.

Kegiatan pertunjukan wayang golek ini tidak seperti biasanya. Pertunjukannya disesuaikan dengan segmentasi audiens yang hadir yang mayoritas adalah orang asing yang terdiri dari mitra kerja asing, para pakar/akademisi, serta pelaku dan penggiat seni dan budaya lokal dan asing di AS khususnya San Francisco. “Pertunjukan wayang golek kali ini meliputi presentasi edukasi mengenai sejarah, nilai falsafah, cerita, serta pelajaran karakter dan watak beberapa tokoh wayang, serta pertunjukan sinoptik wayang golek yang membawa kisah cerita pertarungan baik dan buruk antara pandawa dan kurawa” tambahnya.

Dituturkan pula bahwa diplomasi seni dan budaya harus lebih tepat sasaran menyasar pihak-pihak asing terutama mereka yang belum banyak mengenal dan mendalami budaya Indonesia. “Dengan kehadiran yang hampir semuanya didominasi oleh orang asing dan bahkan para akademisi, hal tersebut akan semakin memberikan harapan diplomasi budaya lebih mengena pada sebanyak-banyaknya masyarakat asing setempat sehingga tercipta cultural awareness dan nation branding tentang keberagaman budaya Indonesia.” ujar Prasetyo.

Pertunjukan wayang golek penting untuk semakin melestarikan salah satu seni tradisional dunia yang dimiliki Indonesia sejalan dengan penetapan wayang golek oleh UNESCO sebagai salah satu Mahakarya Warisan Kemanusiaan Lisan dan Nonbendawi dunia (Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) bersama dengan wayang kulit dan wayang klitik, pada 7 November 2003. Di samping itu, pelestarian budaya Indonesia sebagai bagian dari warisan budaya tak benda dunia melalui pertunjukan wayang golek seperti ini diharapkan akan semakin meningkatkan penghormatan dunia internasional terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Konsul Pensosbud, Mahmudin Nur Al-Gozaly, menyampaikan bahwa acara diplomasi budaya seperti yang dipertunjukan oleh seorang pakar asing yang menyasar orang-orang asing merupakan salah satu strategi yang penting untuk dilakukan Perwakilan RI San Francisco sebagai media untuk semakin mempromosikan kekayaan dan keberagaman Indonesia yang multikultural.​[***]

 

Sumber/foto: KJRI San Francisco/Kemlu RI​

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhir pekan

    Akhir pekan

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.105
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Puisi akhir pekan bisa nemani ente nyatai bersama keluarga, simak Di akhir pekan yang indah ini, Kita menemukan kedamaian dalam sepi. Langit biru cerah, mentari bersinar terang, Hatiku penuh sukacita, bebas dari segala beban. Di taman yang hijau dan berbunga, Kami berjalan berdua, tak ada tergesa. Langkah kami melambat, menikmati setiap detik, Menyatu […]

  • Jaga Indonesia Khusus Wilayah Perbatasan, Pesan Menag

    Jaga Indonesia Khusus Wilayah Perbatasan, Pesan Menag

    • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 848
    • 0Komentar

    MENAG bersama Sekdaprov Kaltara, Kakanwil Kemenag Kaltara dan Walikota Tarakan Tarakan (Kemenag) — Pekan pertama Ramadan 1442 H, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bersama Penasihat DWP Kemenag RI Eny Retno Yaqut melakukan kunjungan kerja ke Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Di kota berjuluk Bumi Paguntaka ini, Menag Yaqut Cholil memberikan arahan dan pembinaan kepada […]

  • Mantap..!! Nanasnya Besar-besar & Manis, Kadis Pertanian Banyuasin : Saya Dukung Jadi Kampung Nanas & Layak Dipromosikan Tingkat Nasional 

    Mantap..!! Nanasnya Besar-besar & Manis, Kadis Pertanian Banyuasin : Saya Dukung Jadi Kampung Nanas & Layak Dipromosikan Tingkat Nasional 

    • calendar_month Minggu, 14 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.936
    • 0Komentar

    USAI pembukaan MTQ Ke X Tahun 2021  Tingkat Kecamatan di Desa Cinta Manis Baru, Kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin, Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Banyuasin Zainuddin sempat meninjau beberapa stan UMKM yang menjual produk buah hasil desa sendiri. Ia merasa kagum melihat buah nanas dari Desa Panca Desa, Kecamatan Air Kumbang yang terlihat besar-besar dan […]

  • Serap Aspirasi Warga OKI, Wabup  Rela Blusukan Hingga ke Pelosok Desa

    Serap Aspirasi Warga OKI, Wabup  Rela Blusukan Hingga ke Pelosok Desa

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.043
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati OKI HM Dja’far Shodiq mendatangi desa-desa di OKI untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat. Seperti pada, Senin ini momen pelantikan Kepala Desa se Kecamatan Sungai Menang. Warga Sungai Menang yang diwakili Tokoh Masyarakat Suparman menyampaikan langsung aspirasi pembangunan di Kecamatan Sungai Menang, seperti peningkatan pengelolaan air bersih, pembangunan jalan dan jembatan, serta ketersediaan tenaga […]

  • Hadiri Pelantikan PBB,Ishak Minta Seluruh Kader Bisa Kerja Maksimal

    Hadiri Pelantikan PBB,Ishak Minta Seluruh Kader Bisa Kerja Maksimal

    • calendar_month Minggu, 27 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.200
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ishak Mekki menghadiri Pelantikan DPW dan DPC Partai Bulan Bintang (PBB) se-Sumsel serta menghadiri pembukaan rapat koordinasi wilayah III. Pelantikan dan rapat koordinasi ini di laksanakan di kota Pagaralam, Sabtu (26/8).

  • Dari Bayi Ngempeng hingga Bisa Debat, ASTERKUMBANG Urus Semua, Kecuali PR Matematika

    Dari Bayi Ngempeng hingga Bisa Debat, ASTERKUMBANG Urus Semua, Kecuali PR Matematika

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 822
    • 0Komentar

    KALAU dulu, orang tua cuma modal doa dan minyak kayu putih buat memastikan anaknya tumbuh sehat, sekarang zamannya udah beda. Anak-anak zaman now bukan cuma perlu imunisasi, tapi juga pantauan tumbuh kembang yang lebih canggih dari fitur kamera iPhone terbaru. Untungnya, Palembang sekarang punya jurus pamungkas bernama ASTERKUMBANG,  bukan nama serangga dari Planet Bekasi, tapi […]

expand_less
WordPress Archive ProAuto – Car Detailing, Service & Shop WordPress Theme Probiz – Multipurpose Business and Corporate WordPress Theme Probiz – Portfolio WordPress Theme ProDent | Dental Clinic & Doctor WordPress Theme + Elementor + RTL Product Alerts for WooCommerce Product Bundles – Elementor WooCommerce WordPress Plugin Product Catalog Feed Pro by PixelYourSite Product Condition for WooCommerce Product Designer for PHP Standalone | Lumise Product Gallery Slider for Woocommerce | Twist