Gita Bahana Nusantara 2026 Bawakan Bunga Seroja, Senyum dan Busana Nusantara Bikin Panggung HUT RI ke-81 Hidup
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 45 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto :ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Bunga Seroja menggema dalam penampilan Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 di tengah rangkaian perayaan HUT RI ke-81. Para anggota paduan suara tampil dengan senyum dan penuh semangat, mengenakan busana yang menampilkan beragam identitas daerah Indonesia dalam satu panggung.
Penampilan Bunga Seroja karya Husein Bawafie tersebut menjadi bagian dari Konser Kemerdekaan Gita Bahana Nusantara 2026. Lagu itu dibawakan bersama sejumlah lagu nasional, lagu populer Indonesia, serta rangkaian lagu daerah Nusantara.
Dari tayangan televisi, suasana panggung terlihat semarak. Barisan anggota GBN tampil dengan busana daerah yang berbeda-beda, namun terlihat menyatu ketika mereka berdiri bersama mengikuti jalannya pertunjukan.
Senyum para penyanyi juga menjadi bagian yang mencuri perhatian. Ekspresi ceria dan semangat mereka berpadu dengan suara paduan suara serta iringan orkestra yang mengiringi lagu.
Ketika Bunga Seroja mengalun, perpaduan suara dan musik orkestra memberikan warna tersendiri. Lagu yang dikenal dengan karakter Melayu tersebut tampil dalam format pertunjukan yang melibatkan generasi muda dari berbagai daerah Indonesia.
Konser Kemerdekaan GBN 2026 digelar di Lapangan Panahan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 11 Agustus 2026. Pertunjukan itu melibatkan 182 talenta muda dari 30 provinsi.
Selain Bunga Seroja, GBN membawakan sejumlah lagu, antara lain Indonesia Raya, Hari Merdeka, Dwi Warna, Candra Buana, Rayuan Pulau Kelapa, Rahasia Hati, Mirasantika, Yang Penting Happy, Di Bawah Tiang Bendera, Panggung Sandiwara, dan Kopi Dangdut.
Pertunjukan juga menghadirkan rampai atau medley lagu daerah dari berbagai wilayah Indonesia. Perpaduan paduan suara, orkestra, lagu nasional, lagu populer, dan musik daerah membuat penampilan GBN memiliki warna yang beragam.
Peserta GBN berasal dari latar daerah dan budaya yang berbeda. Mereka kemudian dipertemukan dalam satu kelompok paduan suara dan orkestra untuk menjalani rangkaian latihan hingga tampil dalam agenda kemerdekaan.
Keberagaman itu terlihat jelas dari panggung. Busana daerah yang dikenakan para peserta memberikan warna visual, sementara suara mereka menyatu dalam komposisi musik yang sama.
Bagi penonton yang menyaksikan melalui televisi, penampilan Bunga Seroja menghadirkan suasana yang berbeda. Bukan hanya lagu yang menjadi perhatian, tetapi juga wajah-wajah muda yang tampil percaya diri sambil membawa identitas budaya dari daerah masing-masing.
Penampilan tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah lagu dapat menjadi bagian dari pertemuan berbagai warna budaya. Bunga Seroja yang merupakan karya musik lama kembali hadir melalui suara generasi muda dalam sebuah pertunjukan berskala nasional.
Gita Bahana Nusantara 2026 menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyambut dan mendukung peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di atas panggung, perbedaan tidak dibuat untuk saling berjarak. Busana, suara, musik, dan latar budaya para peserta justru bertemu dalam satu pertunjukan yang sama.
Bunga Seroja pun menjadi salah satu momen yang memberi warna pada penampilan GBN 2026. Lagu, senyum para peserta, serta keberagaman busana daerah berpadu menghadirkan suasana perayaan kemerdekaan yang terasa dekat dan penuh semangat.
Dari berbagai daerah, mereka datang dengan warna masing-masing. Di atas satu panggung, warna itu bertemu dalam satu suara untuk merayakan Indonesia. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
