Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » UB: Kampus Pertama Cetak Talenta AI yang Bisa Ubah Indonesia, Kampus di Palembang Kapan?

UB: Kampus Pertama Cetak Talenta AI yang Bisa Ubah Indonesia, Kampus di Palembang Kapan?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
  • visibility 872
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

UNIVERSITAS  Brawijaya [UB] Malang ibarat dapur raksasa tempat mahasiswa jadi koki ide,  mereka mengaduk kreativitas, menambahkan bumbu teknologi, dan voila, lahirlah produk AI yang bisa bikin Indonesia tersenyum bahkan sampai mahasiswa di Palembang kepo, “Kapan giliran kita?” Ya..kata -kata itu terdengar jelas di telinga saya kemarin salah satu tongkoran di kantin salah satu Universtas Termuka di Palembang kemarin. Ternyata mereka juga sudah membaca kabar itu melalui situs komdigi…

Patut diapreasi mahasiswa UB, tenyata mereka bukan saja sibuk membaca buku, bukan kuliah sembri scroll di medsos sambil ngemil mie instan. UB kini memegang obor kreativitas dan inovasi, menyalakan api semangat bagi mahasiswa seluruh Nusantara.

Bahkan Peluncuran AI Talent Factory baru-baru ini bukan sekadar seremoni, ini panggilan bagi seluruh kampus di Indonesia, termasuk Palembang, bahwa generasi muda kita punya potensi mencetak talenta AI yang siap mengubah bangsa.

Rektor UB, Prof. Widodo, mengakui hampir semua produk AI yang digunakan masyarakat masih berasal dari luar negeri. Padahal, anak-anak muda Indonesia bukan sekadar bisa nonton tutorial YouTube sambil ngemil keripik, mereka mampu menciptakan produk sendiri. UB seolah berkata, “Ayo mahasiswa seluruh Nusantara, termasuk Palembang!. Berlomba-lomba berkreasi, ciptakan ide gagasan, dan bersama-sama ubah Indonesia jadi lebih maju!”

Mahasiswa Indonesia, bahkan yang sedang menimba ilmu di luar negeri, sering membuktikan kepintarannya. Di ajang lomba Internasional fisika, matematika, kimia, atau robotika, nama Indonesia kerap menempel di papan juara. Tidak selalu ranking satu, tapi konsistensi meraih prestasi menunjukkan bahwa kita punya potensi luar biasa.

Seandainya, jika kampus-kampus di Palembang mengikuti jejak UB, bukan sekadar meniru bentuk bangunan atau logo, tapi cara pandang kreatif yang mengutamakan kolaborasi dan inovasi. Mahasiswa tidak lagi sekadar duduk di kelas, tapi didorong untuk brainstorming, membuat prototipe, dan menghasilkan IP lokal yang bernilai global.

Kalau semua kampus Palembang dan seantero Nusantara menerapkan model ini, dampak positifnya berlapis ekosistem inovasi merata, dari Bukit Siguntang sampai Jakabaring, sehingga Palembang tidak sekadar jadi penonton perkembangan teknologi.

Selain itu mahasiswa terbiasa berpikir kreatif dan kritis, bukan hanya menghafal teori. Ekonomi digital meningkat, karena ide-ide kreatif bisa menjadi startup, produk, atau solusi yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Seperti pepatah Minang “Kalau baso tidak dimakan, percuma jadi kering”, semua potensi harus dieksekusi. UB sudah menyiapkan tanah dan pupuk kreativitas kampus di Palembang tinggal menyiram dengan ide-ide segar agar inovasi tumbuh subur.

Metode pembelajaran UB 50% diskusi & brainstorming, 30% eksplorasi mandiri, 20% belajar mandiri bisa menjadi model bagi kampus di Palembang. Bayangkan, setiap kampus menjadi laboratorium ide, melahirkan portofolio nyata, bukan sekadar CV tebal tapi kosong. Mahasiswa belajar bahwa kegagalan bukan akhir, tapi bahan bakar untuk inovasi berikutnya.

Mahasiswa Indonesia, meski kadang telat bangun, malas mandi pagi, atau lebih sering ketawa di grup WhatsApp, sebenarnya punya otak encer. Tinggal diberi kesempatan, mereka bisa menghasilkan ide brilian. AI Talent Factory UB bisa diibaratkan toko es krim inovasi, mahasiswa bebas pilih rasa kreativitas sendiri, campur-campur ide, dan lahirlah produk AI asli Indonesia yang manis di mata dunia.

Universitas Brawijaya di Malang ini ibarat dapur raksasa tempat mahasiswa jadi koki ide. Mereka mengaduk kreativitas, menambahkan bumbu teknologi, dan voila lahirlah produk AI yang bisa bikin Indonesia tersenyum bahkan sampai mahasiswa di Palembang kepo, “Kapan giliran kita?”

Jangan takut bersaing

Oleh sebab itu, jangan takut bersaing, jangan takut berpikir berbeda, jika model UB direplikasi di kampus Palembang dan Nusantara, Indonesia tidak lagi menjadi penonton teknologi, tapi pemain utama yang menciptakan solusi sendiri, bahkan untuk masalah global.

Kreativitas itu seperti pohon mangga, butuh tanah subur, pupuk kesabaran, dan air dorongan konsisten. UB sudah menyediakan tanah dan pupuk kampus di Palembang tinggal menyiram dengan ide segar agar pohon inovasi Indonesia berbuah lebat dan bisa dinikmati dunia.

UB mengajarkan satu hal penting kemajuan bangsa datang dari keberanian membuka diri untuk berkreasi, bukan sekadar mengikuti rutinitas lama. AI Talent Factory menunjukkan bahwa kampus bisa menjadi pusat kreativitas, memicu kolaborasi lintas daerah, dan menghasilkan IP lokal bernilai global.

Jika model ini direplikasi di Palembang dan seluruh Nusantara, dampaknya luar biasa, distribusi talenta digital merata, mahasiswa melek inovasi, dan ekonomi kreatif nasional meningkat signifikan.

Generasi muda Indonesia, baik di kampus negeri, swasta, maupun yang menimba ilmu di luar negeri, memiliki potensi sama kepintaran, kreativitas, dan semangat juang yang tak kalah dengan negara maju manapun.

Tinggal bagaimana kita menyediakan ruang, peluang, dan dorongan agar potensi itu mekar. Siapa tahu, satu ide sederhana dari mahasiswa Palembang bisa jadi produk AI yang mengubah cara orang bekerja, belajar, atau hidup di masa depan.

Kuncinya sekarang sadar dan  adopsi filosofi UB kolaborasi, eksperimen, inovasi tanpa takut gagal. Seperti pepatah Jawa “Gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan karya”.

UB sudah menorehkan jejak karya kampus di Palembang dan seluruh Nusantara bisa ikut menorehkan sejarahnya. Indonesia tidak lagi sekadar menonton, tetapi aktif mencipta dengan kreativitas mahasiswa sebagai mesin penggerak utama.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bisnis Karbon Bukan Jual Beli Udara, Mengapa Hutan Tetap Berdiri Kini Miliki Nilai Ekonomi Lebih Besar?

    Bisnis Karbon Bukan Jual Beli Udara, Mengapa Hutan Tetap Berdiri Kini Miliki Nilai Ekonomi Lebih Besar?

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    “KALAU hutan tidak ditebang, terus masyarakat dapat uang dari mana?” Pertanyaan seperti itu masih sering muncul ketika membahas bisnis karbon, bagi sebagian orang, hutan baru dianggap memiliki nilai ekonomi jika kayunya dijual atau lahannya diubah menjadi perkebunan, kawasan industri, atau permukiman. Semakin banyak pohon ditebang, semakin besar keuntungan yang diperoleh. Namun, cara pandang tersebut perlahan […]

  • Dua Kantor Pelayanan Publik Sumsel Dapat Penghargaan

    Dua Kantor Pelayanan Publik Sumsel Dapat Penghargaan

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    SEBAGAI penghargaan bergengsi berhasil diperoleh Pemerintah Provinsi Sumsel di awal tahun 2022. Salah satunya yakni Penghargaan kepada Kantor Pelayanan Samsat UPTB Palembang 1 Pemprov Sumsel sebagai penyelenggara pelayanan publik kategori pelayanan prima tahun 2021. Ini merupakan penghargaan tertinggi dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Penyerahan penghargaan […]

  • Asa Wako Palembang Terhadap TACB

    Asa Wako Palembang Terhadap TACB

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 980
    • 0Komentar

    WALIKOTA Palembang, H. Harnojoyo berharap kedepan TACB dapat membantu dalam menggali warisan-warisan kota Palembang serta menggali budaya kota Palembang. Hal itu disampaikan langsung Harnojoyo kepada awak media usai melantik Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Palembang Tahun 2020 di Rumah Dinas Walikota, Jalan Tasik Palembang, Kamis 10 September 2020. “Yang pastinya, kita berharap tim Cagar […]

  • Inilah Kategori Peringkat AKIP

    Inilah Kategori Peringkat AKIP

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.044
    • 0Komentar

    Kemen PAN & RB memberikan peringkat nilai dengan sebutan: AA, A, B, CC, C,dan D, dengan rincian Interprestasi dan Karakteristik instansinya,

  • Dengan ‘Employee Volunteering’, MIND ID Ajak Karyawan Peduli Sosial

    Dengan ‘Employee Volunteering’, MIND ID Ajak Karyawan Peduli Sosial

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 832
    • 0Komentar

    SEBAGAI  bentuk fasilitas kepada karyawan untuk melakukan kegiatan sosial, kini banyak Perusahaan menjalankan program karyawan relawan atau dikenal dengan Employee Volunteering. Employee Volunteering merupakan suatu wadah agar karyawan suatu perusahaan dapat turut terlibat di kegiatan sosial dan sesuai dengan nilai-nilai perusahaan. Di BUMN Holding Industri Pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID), program ini disebut Senyawa. […]

  • Presiden Apresiasi Kota Pagaralam Sebagai kota Energi Hijau 

    Presiden Apresiasi Kota Pagaralam Sebagai kota Energi Hijau 

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 680
    • 0Komentar

    PRESIDEN Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengaku bangga Kota Pagaralam Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang telah menerapkan pengembangan energi hijau pertama di Indonesia. Presiden mengakui bahwa dunia global semuanya menuju Energi Baru Terbarukan (ETB) dimana semua negara juga telah mulai merencanakan untuk menuju energi hijau, baik itu energi matahari, hydropower, energi geothermal, energi arus laut, […]

expand_less
WordPress Archive Derwati - Trendy & Creative Portfolio Theme Design Upgrade Pro for LearnDash Desix – Digital Agency WordPress Theme Detox – Data Science & Analytics WordPress Theme DEVA – Fashion Store WooCommerce Elementor Template Kit DevBox — Creative Digital Agency Elementor Template Kit DevFox – IT Solutions and Services WordPress Theme + RTL Devias – Blog & Magazine Elementor Template Kit Device Scroll Image For WPBakery Page Builder Device Slider For WPBakery Page Builder