Selasa, 15 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Lahirkan Sastrawan Muda

Lahirkan Sastrawan Muda

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
  • visibility 5.524
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEPEKAN Seni 2021 dari Komite Sastra, Dewan Kesenian Palembang (DKP), mengadakan lomba puisi, bertempat di Guns Caffe Palembang pada, Jumat (12/3/2021).
Anggota Komite Sastra, DKP, M. Nasir menyebutkan pada Sepekan Seni tahun ini, dari Komite Satra mengadakan lomba puisi dan workshop tentang bagiamana cara menjadi satrawan dan juga menulis cerpen.
Terdapat 5 judul puisi yang disiapkan oleh Komite Sastra yang akan dipilih oleh peserta, diantaranya Tanah Air Mata ciptaan Sutardji CB, Gerilya, Lagu Seorang Gerilya yang sama-sama ciptaan W.S Rendra, Yang Terampas dan Yang Terputus ciptaan Chairil Anwar dan Puisi Sultan Mahmud Baddarudin 2 ciptaan Anto Narasoma.
“Dari total 32 peserta yang ikut, semoga kedepannya lahir jawara baru,” ucap Nasir.
Tema untuk lomba tahun ini mengangkat tema Cinta Tanah Air. Kategori peserta berusia 14 sampai 24 tahun. Selain itu, ada 3 juri yang merupakan satrawan dari Palembang yaitu, Anto Narasoma, Latifah dan Mang Jaid.
Nasir berharap kedepannya Komite Sastra DKP lebih dekat dengan seniman ataupun sastrawan. Selain itu, dengan adanya lomba puisi ini, ia juga berharap, supaya kedepannya banyak lahir sastrawan baru yang akan mengenalkan budaya Palembang.
“Semoga kedepannya kesenian dan budaya tetap hidup dan makin dikenal,” ucap Nasir.
Sastrawan, Anto Narosama menuturkan, membaca puisi bukan hanya membaca saja, tetapi bagaimana cara pembaca menyampaikan isi dan arti dari puisi tersebut, sehingga pendengar mengerti maksud dari puisi tersebut.
Puisi memiliki nilai insidental dari isinya. Peminat sastrawan puisi saat ini semakin sedikit, tetapi yang ikut lomba kali ini kelihatan akan muncul sastrawan generasi masa depan.
Pencipta puisi Sultan Mahmud Baddarudin 2 tersebut, juga menulis 90 puisi berbahasa Palembang yang mempunyai nilai dan kualitas, dengan tujuan sastra puisi bisa mengenalkan budaya Palembang dalam berbentuk puisi.
“Saya harap, kepada penerus yang ingin menjadi sastrawan, untuk lebih paham tentang sastra puisi sehingga nilai akan didapat,” tutur Anto.
Workshop Komite Sastra DKP
Sastrawan, Jaid Saidi menjelaskan membaca puisi itu ber inotasi, artikulasi dan ekspresi. Membaca puisi itu sama seperti berdrama, jadi pembaca harus pintar supaya puisi itu jelas didengar dan dirasa.
Bang Jay panggilan akrabnya, untuk membawakan puisi supaya enak didengar adalah melihat kata perkata serta penekanan dalam pemberian nyawa disetiap bait nya. Kemudian, ada beberapa teknik yang bisa mengalir dengan gerakan dan penghayatan.
“Membaca puisi juga tidak boleh terlalu berlebihan, karena akan membuat pendengar menjadi risih melihatnya,” ujarnya.
Dalam lanjutannya, Bang Jai berpesan, untuk generasi sastrawan yang ingin menjadi sastrawan, harus banyak-banyak belajar dan sharing dengan sastrawan lebih senior
Sastrawan Muda, Riski Turama menjelaskan di bidang cara menulis cerpen, puisi atau lainnya adalah harus ditekuni dan dilatih secara terus-menerus secara konsisten. (rilis/dkp)
“Mencari orang yang konsisten itu susah, dari pada mencari orang berbakat,” ujar Riski.
Kemudian, supaya bisa menulis adalah berteman dengan orang yang hobi menulis dan selanjutnya bisa menerima kritik, serta menulis dengan menjadi diri sendiri.
Founder Kota Kata sekaligus Dosen juga menjelaskan, untuk menarik generasi literasi, cobalah untuk melihat dunia literasi, karena banyak orang menganggap literasi itu sangat susah, padahal susah itu hanya untuk orang yang tidak konsisten.
Sastrawan Tutur, Yai Beck menjelaskan kesenian Palembang yang jarang di tampilkan, dengan adanya agenda Sepekan Seni, semoga kedepannya, kesenian Palembang bisa lebih dikenal. Seperti Sastra Tutur yang banyak tidak diketahui oleh masyarakat.
Dalam usia senjanya, Yai Beck yang masih semangat dalam melestatrikan budaya seni Palembang di bidang sastra Tutur. Sastra Tutur merupakan budaya Palembang, karena sastra Tutur banyak menceritakan tentang Palembang, seperti Bukit Siguntang, Prastasi Kedukan Bukit.
“Semoga kedepannya DKP lebih banyak mengangkat kesenian Palembang,” katanya.
Diakhir acara workshop, dilakukan pengumuman 5 peserta yang akan lulus ke Grand Finalis ,yang akan dilaksanakan pada agenda Closing Ceremony, Sepekan Seni pada Minggu (14/3) kedepan. 5 peserta tersebut adalah Syartika Wulandari (UIN Raden Fatah Palembang), M Alfarisi (UIN Raden Fatah Palembang), Dhia Ritaj Rahmadani (SMA Azzahra Palembang), Shiella Anesta Effendi (SMAN 3 Palembanh), dan Lupia Tasya (Universitas Sriwijaya). (rilis/dkp)

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merasa Dirugikan, Konsumen Gugat PLN Unit Kenten Ke Pengadilan

    Merasa Dirugikan, Konsumen Gugat PLN Unit Kenten Ke Pengadilan

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.241
    • 0Komentar

    PLN unit Kenten Palembang, digugat oleh Hadrianzah Amir yang merupakan konsumen PLN dengan Nomor ID Pelanggan: 141102322332 ke pengadilan negeri (PN) Palembang Kelas IA Khusus Sumatera Selatan. Gustryan, SH, kuasa hukum Hafrianzah mengatakan, gugatan tersebut dilayangkan karena kliennya merasa sangat dirugikan atas tindakan PLN Unit Kenten – Palembang yang sepihak dengan memutuskan dan membongkar meteran […]

  • Berkah PON XX Papua, UMKM Mimika Berinovasi Bikin Kuliner Berbahan Dasar Sagu, Mau Tau !

    Berkah PON XX Papua, UMKM Mimika Berinovasi Bikin Kuliner Berbahan Dasar Sagu, Mau Tau !

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.403
    • 0Komentar

    AJANG Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di Kabupaten Mimika, Papua berinovasi menciptakan sajian kuliner berbahan dasar sagu. Semua itu dilakukan untuk memikat para pengunjung di venue membeli produk unik ini. “Kemarin mau ajang PON, ini kami coba untuk menciptakan makanan berbahan dasar sagu,” kata Kepala Dinas […]

  • Audiensi Dengan Mendes PDTT, Kapolri Pastikan Pendampingan Edukasi Dana Desa Terhadap Kades

    Audiensi Dengan Mendes PDTT, Kapolri Pastikan Pendampingan Edukasi Dana Desa Terhadap Kades

    • calendar_month Rabu, 26 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 978
    • 0Komentar

    KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, belum lama ini. Dalam kesempatan tersebut, Sigit memastikan, seluruh personel kepolisian bakal melakukan pendampingan dan edukasi kepada Kepala Desa (Kades) terkait dengan penggunaan dana desa. “Ada edukasi oleh Polri kepada para […]

  • Wawako Lantik Ka Mabiran dan Ka Kwarran di Bumi Perkemahan Candika

    Wawako Lantik Ka Mabiran dan Ka Kwarran di Bumi Perkemahan Candika

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2019
    • account_circle Asri
    • visibility 939
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang yang juga Ka Kwarcab Palembang melantik Ka Mabiran dan Ka Kwarran di Bumi Perkemahan Candika, Rabu (17/7/2019). Dalam Sambutannya Fitri berharap Ka Mabiran dan Ka Kwarran yang baru saja dilantik dapat bersama-sama memajukan Pramuka di Kota Palembang. “Selamat dan sukses atas pelantikannya, mari sama-sama kita majukan pramuka kota Palembang, agar lebih baik […]

  • Buka Enterpreneur Day SDIT AL Furqon Palembang, Gubernur Minta Bangun Jiwa Wirausaha Sejak Dini

    Buka Enterpreneur Day SDIT AL Furqon Palembang, Gubernur Minta Bangun Jiwa Wirausaha Sejak Dini

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 757
    • 0Komentar

    PERKEMBANGAN ekonomi kreatif tentunya tak lepas dari peran generasi muda. Sebab itulah, butuh pemahaman dan edukasi sejak dini agar generasi muda memiliki jiwa kreatif sehingga bermuara pada terbukanya usaha baru yang tentunya dapat membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran. Seperti yang dilakukan SDIT Al Furqon Palembang. Dimana, lembaga pendidikan tersebut kembali menggelar enterpreneur day sebagai […]

  • Biaya Operasional Kilang Pertamina Lebih Rendah dari Singapura

    Biaya Operasional Kilang Pertamina Lebih Rendah dari Singapura

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.433
    • 0Komentar

      Seiring dengan pembangunan dan perbaikan kilang yang dilakukan Pertamina, kini operasional kilang lebih hemat dan mampu bersaing dengan sejumlah kilang milik perusahaan energi dunia di Asia Pasifik.   Kerja keras Pertamina tersebut dapat dibuktikan dengan biaya operasional kilang Pertamina yang terus mengalami penurunan rata-rata sekitar USD 3,67 per barel. Biaya operasional kilang Pertamina  ini […]

expand_less
WordPress Archive POVULR – Modeling & Talent Agency Elementor Template Kit Powerful Circle Menu Plugin for WordPress: Enhance User Engagement and Navigation Powerful Filters for wpDataTables Powerlegal – Law, Lawyer & Attorney WordPress Theme PowerPack Addons for Elementor PowerPack for Beaver Builder PowerZone – Fitness and Gym WordPress Theme Praha – Electrician Experts WordPress Theme Prala – Backpack Traveler Blog Elementor WordPress Theme Pray – Charity / Nonprofit / Fundraising WordPress