Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Lahirkan Sastrawan Muda

Lahirkan Sastrawan Muda

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
  • visibility 5.532
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEPEKAN Seni 2021 dari Komite Sastra, Dewan Kesenian Palembang (DKP), mengadakan lomba puisi, bertempat di Guns Caffe Palembang pada, Jumat (12/3/2021).
Anggota Komite Sastra, DKP, M. Nasir menyebutkan pada Sepekan Seni tahun ini, dari Komite Satra mengadakan lomba puisi dan workshop tentang bagiamana cara menjadi satrawan dan juga menulis cerpen.
Terdapat 5 judul puisi yang disiapkan oleh Komite Sastra yang akan dipilih oleh peserta, diantaranya Tanah Air Mata ciptaan Sutardji CB, Gerilya, Lagu Seorang Gerilya yang sama-sama ciptaan W.S Rendra, Yang Terampas dan Yang Terputus ciptaan Chairil Anwar dan Puisi Sultan Mahmud Baddarudin 2 ciptaan Anto Narasoma.
“Dari total 32 peserta yang ikut, semoga kedepannya lahir jawara baru,” ucap Nasir.
Tema untuk lomba tahun ini mengangkat tema Cinta Tanah Air. Kategori peserta berusia 14 sampai 24 tahun. Selain itu, ada 3 juri yang merupakan satrawan dari Palembang yaitu, Anto Narasoma, Latifah dan Mang Jaid.
Nasir berharap kedepannya Komite Sastra DKP lebih dekat dengan seniman ataupun sastrawan. Selain itu, dengan adanya lomba puisi ini, ia juga berharap, supaya kedepannya banyak lahir sastrawan baru yang akan mengenalkan budaya Palembang.
“Semoga kedepannya kesenian dan budaya tetap hidup dan makin dikenal,” ucap Nasir.
Sastrawan, Anto Narosama menuturkan, membaca puisi bukan hanya membaca saja, tetapi bagaimana cara pembaca menyampaikan isi dan arti dari puisi tersebut, sehingga pendengar mengerti maksud dari puisi tersebut.
Puisi memiliki nilai insidental dari isinya. Peminat sastrawan puisi saat ini semakin sedikit, tetapi yang ikut lomba kali ini kelihatan akan muncul sastrawan generasi masa depan.
Pencipta puisi Sultan Mahmud Baddarudin 2 tersebut, juga menulis 90 puisi berbahasa Palembang yang mempunyai nilai dan kualitas, dengan tujuan sastra puisi bisa mengenalkan budaya Palembang dalam berbentuk puisi.
“Saya harap, kepada penerus yang ingin menjadi sastrawan, untuk lebih paham tentang sastra puisi sehingga nilai akan didapat,” tutur Anto.
Workshop Komite Sastra DKP
Sastrawan, Jaid Saidi menjelaskan membaca puisi itu ber inotasi, artikulasi dan ekspresi. Membaca puisi itu sama seperti berdrama, jadi pembaca harus pintar supaya puisi itu jelas didengar dan dirasa.
Bang Jay panggilan akrabnya, untuk membawakan puisi supaya enak didengar adalah melihat kata perkata serta penekanan dalam pemberian nyawa disetiap bait nya. Kemudian, ada beberapa teknik yang bisa mengalir dengan gerakan dan penghayatan.
“Membaca puisi juga tidak boleh terlalu berlebihan, karena akan membuat pendengar menjadi risih melihatnya,” ujarnya.
Dalam lanjutannya, Bang Jai berpesan, untuk generasi sastrawan yang ingin menjadi sastrawan, harus banyak-banyak belajar dan sharing dengan sastrawan lebih senior
Sastrawan Muda, Riski Turama menjelaskan di bidang cara menulis cerpen, puisi atau lainnya adalah harus ditekuni dan dilatih secara terus-menerus secara konsisten. (rilis/dkp)
“Mencari orang yang konsisten itu susah, dari pada mencari orang berbakat,” ujar Riski.
Kemudian, supaya bisa menulis adalah berteman dengan orang yang hobi menulis dan selanjutnya bisa menerima kritik, serta menulis dengan menjadi diri sendiri.
Founder Kota Kata sekaligus Dosen juga menjelaskan, untuk menarik generasi literasi, cobalah untuk melihat dunia literasi, karena banyak orang menganggap literasi itu sangat susah, padahal susah itu hanya untuk orang yang tidak konsisten.
Sastrawan Tutur, Yai Beck menjelaskan kesenian Palembang yang jarang di tampilkan, dengan adanya agenda Sepekan Seni, semoga kedepannya, kesenian Palembang bisa lebih dikenal. Seperti Sastra Tutur yang banyak tidak diketahui oleh masyarakat.
Dalam usia senjanya, Yai Beck yang masih semangat dalam melestatrikan budaya seni Palembang di bidang sastra Tutur. Sastra Tutur merupakan budaya Palembang, karena sastra Tutur banyak menceritakan tentang Palembang, seperti Bukit Siguntang, Prastasi Kedukan Bukit.
“Semoga kedepannya DKP lebih banyak mengangkat kesenian Palembang,” katanya.
Diakhir acara workshop, dilakukan pengumuman 5 peserta yang akan lulus ke Grand Finalis ,yang akan dilaksanakan pada agenda Closing Ceremony, Sepekan Seni pada Minggu (14/3) kedepan. 5 peserta tersebut adalah Syartika Wulandari (UIN Raden Fatah Palembang), M Alfarisi (UIN Raden Fatah Palembang), Dhia Ritaj Rahmadani (SMA Azzahra Palembang), Shiella Anesta Effendi (SMAN 3 Palembanh), dan Lupia Tasya (Universitas Sriwijaya). (rilis/dkp)

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Palembang, UNBK  Hanya Diikuti 24 SMP Negeri

    Di Palembang, UNBK Hanya Diikuti 24 SMP Negeri

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.115
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Dinas Pendidikan Kota Palembang menyebutkan hanya 24 SMP Negeri dari 97 SMP Negeri di Palembang yang mengikutiUjian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 22 April mendatang menyusul peran serta masyarakat masih sangat minim. “Ada 97 SMP Negeri dan swasta di Palembang, yang akan mengikuti UNBK pada 22 April nanti,” ungkap Kasi Kurikulum SMP, Dinas […]

  • Perubahan dan Penambahan Prolegda TA 2017

    Perubahan dan Penambahan Prolegda TA 2017 Pemprov Sumsel Usulkan Tiga Raperda

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 900
    • 0Komentar

    Sebanyak empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Sumatera Selatan di usulkan menjadi perubahan dan penambahan Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun anggaran 2017 melalui keputusan DPRD Sumsel dalam rapat Paripurna XXXIII DPRD Sumsel, Selasa (19/9).

  • Periksa Makanan Kadaluasa, Wawako Palembang – BPOM Palembang Sidak Pertokoan

    Periksa Makanan Kadaluasa, Wawako Palembang – BPOM Palembang Sidak Pertokoan

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 890
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang Fitrianti Agustinda bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Palembang melakukan sidak intensifikasi pangan dan makanan di beberapa lokasi, Jumat (17/5/2019). Sidak dimulai dari toko Hasan AS lalu ke JM dan berakhir di Super Indo Internasional Plaza. Fitrianti Agustinda mengungkapkan, Sidak yang dilakukan bersama BPOM ini dilaksanakan dalam rangka melihat […]

  • Wisata Terbaik Dunia, Menparekraf Jajal Wisata Bawah Laut di Sawandarek Raja Ampat

    Wisata Terbaik Dunia, Menparekraf Jajal Wisata Bawah Laut di Sawandarek Raja Ampat

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.528
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, berkesempatan untuk menjajal salah satu lokasi wisata bawah laut terbaik di dunia yaitu di Sawandarek, Raja Ampat, Papua Barat. Dilansir dari Kemenparekraf.go.id, Kemenparekraf RI berkesempatan untuk menjajal salah satu lokasi wisata bawah laut terbaik di dunia yaitu di Sawandarek, Raja Ampat, Papua […]

  • BPS OKI Kasih Penjelasan Terkait Progres Soal Angka Kemiskinan, 3 Indikator Ini Sebagai Alat Ukurnya

    BPS OKI Kasih Penjelasan Terkait Progres Soal Angka Kemiskinan, 3 Indikator Ini Sebagai Alat Ukurnya

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.054
    • 0Komentar

    Simpang siurnya informasi mengenai progress angka kemiskinan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKI memberikan penjelasan dan edukasi tentang cara membaca data statistik terkait trend angka kemiskinan. Ditemui di Ruang Kerjanya pada Senin (09/05/2022) Kepala BPS OKI, Anugrahani Prasetyo menyampaikan bahwa dalam merilis angka kemiskinan kabupaten kota, BPS  melakukan SUSENAS […]

  • Perbaikan Drainase untuk Atasi Banjir

    Perbaikan Drainase untuk Atasi Banjir

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 865
    • 0Komentar

    MASUK musim penghujan saat ini berakibat Kantor Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Musi Banyuasin, kebanjiran karena tingginya curah hujan dan perlu parit disekitar kantor ATR/ BPN dibenahi sehingga sirkulasi air bisa lancar dan meminimalisir terjadinya banjir yang menggenangi kantor ATR/ BPN tersebut. Tidak ingin hal tersebut terulang, Bupati Dr H Dodi Reza […]

expand_less
WordPress Archive POVULR – Modeling & Talent Agency Elementor Template Kit Powerful Circle Menu Plugin for WordPress: Enhance User Engagement and Navigation Powerful Filters for wpDataTables Powerlegal – Law, Lawyer & Attorney WordPress Theme PowerPack Addons for Elementor PowerPack for Beaver Builder PowerZone – Fitness and Gym WordPress Theme Praha – Electrician Experts WordPress Theme Prala – Backpack Traveler Blog Elementor WordPress Theme Pray – Charity / Nonprofit / Fundraising WordPress