Kamis, 29 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Lahirkan Sastrawan Muda

Lahirkan Sastrawan Muda

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
  • visibility 5.548
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEPEKAN Seni 2021 dari Komite Sastra, Dewan Kesenian Palembang (DKP), mengadakan lomba puisi, bertempat di Guns Caffe Palembang pada, Jumat (12/3/2021).
Anggota Komite Sastra, DKP, M. Nasir menyebutkan pada Sepekan Seni tahun ini, dari Komite Satra mengadakan lomba puisi dan workshop tentang bagiamana cara menjadi satrawan dan juga menulis cerpen.
Terdapat 5 judul puisi yang disiapkan oleh Komite Sastra yang akan dipilih oleh peserta, diantaranya Tanah Air Mata ciptaan Sutardji CB, Gerilya, Lagu Seorang Gerilya yang sama-sama ciptaan W.S Rendra, Yang Terampas dan Yang Terputus ciptaan Chairil Anwar dan Puisi Sultan Mahmud Baddarudin 2 ciptaan Anto Narasoma.
“Dari total 32 peserta yang ikut, semoga kedepannya lahir jawara baru,” ucap Nasir.
Tema untuk lomba tahun ini mengangkat tema Cinta Tanah Air. Kategori peserta berusia 14 sampai 24 tahun. Selain itu, ada 3 juri yang merupakan satrawan dari Palembang yaitu, Anto Narasoma, Latifah dan Mang Jaid.
Nasir berharap kedepannya Komite Sastra DKP lebih dekat dengan seniman ataupun sastrawan. Selain itu, dengan adanya lomba puisi ini, ia juga berharap, supaya kedepannya banyak lahir sastrawan baru yang akan mengenalkan budaya Palembang.
“Semoga kedepannya kesenian dan budaya tetap hidup dan makin dikenal,” ucap Nasir.
Sastrawan, Anto Narosama menuturkan, membaca puisi bukan hanya membaca saja, tetapi bagaimana cara pembaca menyampaikan isi dan arti dari puisi tersebut, sehingga pendengar mengerti maksud dari puisi tersebut.
Puisi memiliki nilai insidental dari isinya. Peminat sastrawan puisi saat ini semakin sedikit, tetapi yang ikut lomba kali ini kelihatan akan muncul sastrawan generasi masa depan.
Pencipta puisi Sultan Mahmud Baddarudin 2 tersebut, juga menulis 90 puisi berbahasa Palembang yang mempunyai nilai dan kualitas, dengan tujuan sastra puisi bisa mengenalkan budaya Palembang dalam berbentuk puisi.
“Saya harap, kepada penerus yang ingin menjadi sastrawan, untuk lebih paham tentang sastra puisi sehingga nilai akan didapat,” tutur Anto.
Workshop Komite Sastra DKP
Sastrawan, Jaid Saidi menjelaskan membaca puisi itu ber inotasi, artikulasi dan ekspresi. Membaca puisi itu sama seperti berdrama, jadi pembaca harus pintar supaya puisi itu jelas didengar dan dirasa.
Bang Jay panggilan akrabnya, untuk membawakan puisi supaya enak didengar adalah melihat kata perkata serta penekanan dalam pemberian nyawa disetiap bait nya. Kemudian, ada beberapa teknik yang bisa mengalir dengan gerakan dan penghayatan.
“Membaca puisi juga tidak boleh terlalu berlebihan, karena akan membuat pendengar menjadi risih melihatnya,” ujarnya.
Dalam lanjutannya, Bang Jai berpesan, untuk generasi sastrawan yang ingin menjadi sastrawan, harus banyak-banyak belajar dan sharing dengan sastrawan lebih senior
Sastrawan Muda, Riski Turama menjelaskan di bidang cara menulis cerpen, puisi atau lainnya adalah harus ditekuni dan dilatih secara terus-menerus secara konsisten. (rilis/dkp)
“Mencari orang yang konsisten itu susah, dari pada mencari orang berbakat,” ujar Riski.
Kemudian, supaya bisa menulis adalah berteman dengan orang yang hobi menulis dan selanjutnya bisa menerima kritik, serta menulis dengan menjadi diri sendiri.
Founder Kota Kata sekaligus Dosen juga menjelaskan, untuk menarik generasi literasi, cobalah untuk melihat dunia literasi, karena banyak orang menganggap literasi itu sangat susah, padahal susah itu hanya untuk orang yang tidak konsisten.
Sastrawan Tutur, Yai Beck menjelaskan kesenian Palembang yang jarang di tampilkan, dengan adanya agenda Sepekan Seni, semoga kedepannya, kesenian Palembang bisa lebih dikenal. Seperti Sastra Tutur yang banyak tidak diketahui oleh masyarakat.
Dalam usia senjanya, Yai Beck yang masih semangat dalam melestatrikan budaya seni Palembang di bidang sastra Tutur. Sastra Tutur merupakan budaya Palembang, karena sastra Tutur banyak menceritakan tentang Palembang, seperti Bukit Siguntang, Prastasi Kedukan Bukit.
“Semoga kedepannya DKP lebih banyak mengangkat kesenian Palembang,” katanya.
Diakhir acara workshop, dilakukan pengumuman 5 peserta yang akan lulus ke Grand Finalis ,yang akan dilaksanakan pada agenda Closing Ceremony, Sepekan Seni pada Minggu (14/3) kedepan. 5 peserta tersebut adalah Syartika Wulandari (UIN Raden Fatah Palembang), M Alfarisi (UIN Raden Fatah Palembang), Dhia Ritaj Rahmadani (SMA Azzahra Palembang), Shiella Anesta Effendi (SMAN 3 Palembanh), dan Lupia Tasya (Universitas Sriwijaya). (rilis/dkp)

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pusri Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Lombok
    CSR

    Pusri Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

    • calendar_month Kamis, 13 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.487
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, LOMBOK – PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang mengirim bantuan untuk bencana gempa bumi Lombok Nusa Tenggara Barat [NTB]. Program bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap bencana yang melanda Lombok [ NTB]. Penyaluran bantuan tersebut,  Pusri menurunkan tim yang bertugas untuk menyalurkan langsung. Tim yang terdiri dari perwakilan Manajemen Pusri, Serikat Pekerja (SP PSP), Yayasan […]

  • Perbaikan Drainase untuk Atasi Banjir

    Perbaikan Drainase untuk Atasi Banjir

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 880
    • 0Komentar

    MASUK musim penghujan saat ini berakibat Kantor Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Musi Banyuasin, kebanjiran karena tingginya curah hujan dan perlu parit disekitar kantor ATR/ BPN dibenahi sehingga sirkulasi air bisa lancar dan meminimalisir terjadinya banjir yang menggenangi kantor ATR/ BPN tersebut. Tidak ingin hal tersebut terulang, Bupati Dr H Dodi Reza […]

  • Panen Udang Vaname

    Panen Udang Vaname

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.929
    • 0Komentar

    KLASTER tambak udang vaname yang dibangun Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Cidaun, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat menunjukkan produktivitas memuaskan. Sepanjang tahun ini, tambak sudah dua kali panen dan seluruh hasilnya langsung diserap oleh pasar. “Produktivitas tambak di sini cukup bagus. Dan pada panen parsial hari ini ada sekitar 5 ton yang dihasilkan. Udang […]

  • Tahun Baru 1 Muharam 1443 H, Wapres Ajak Masyarakat Hijrah Menuju Kemandirian Bangsa

    Tahun Baru 1 Muharam 1443 H, Wapres Ajak Masyarakat Hijrah Menuju Kemandirian Bangsa

    • calendar_month Selasa, 10 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 795
    • 0Komentar

    SECARA umum, peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah merupakan momentum transformasi dan reformasi tatanan, serta momentum berpindahnya manusia menuju kondisi yang lebih baik. Untuk itu, pada perayaan tahun baru Islam 1 Muharam 1443 H hari ini, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mengajak seluruh komponen bangsa untuk berhijrah yakni bertransformasi menuju Indonesia […]

  • Kemenag Bagikan Dana Rp10 T, Untuk BOP RA dan BOS Madrasah

    Kemenag Bagikan Dana Rp10 T, Untuk BOP RA dan BOS Madrasah

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 688
    • 0Komentar

    KEMENAG tahun ini mengalokasikan anggaran Biaya Operasional (BOP) Raudlatul Athfal (RA) dan Biaya Operasional Sekolah (BOS) Madrasah hingga mencapai Rp10,077 triliun. Jumlah itu terdiri atas Rp7,319 triliun untuk madrasah swasta yang dicairkan oleh Ditjen Pendidikan Islam, Rp1,958 triliun untuk madrasah negeri dan anggarannya sudah ada di masing-masing satker madrasah negeri, serta Rp800,670 miliar untuk RA […]

  • Produksi Melimpah, Sumsel Optimis Tetap Masuk 10 Besar Nasional  Daerah Penghasil Jagung

    Produksi Melimpah, Sumsel Optimis Tetap Masuk 10 Besar Nasional  Daerah Penghasil Jagung

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 583
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) setempat optimis  akan mencapai target swasembada jagung  dengan produksi satu  juta  ton jagung pipilan kering di tahun  2021 ini. Dimana pada awal tahun 2021 lalu   Sumsel  masih masuk 10 besar nasional sebagai daerah penghasil jagung. Wakil  Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya […]

expand_less
WordPress Archive POVULR – Modeling & Talent Agency Elementor Template Kit Powerful Circle Menu Plugin for WordPress: Enhance User Engagement and Navigation Powerful Filters for wpDataTables Powerlegal – Law, Lawyer & Attorney WordPress Theme PowerPack Addons for Elementor PowerPack for Beaver Builder PowerZone – Fitness and Gym WordPress Theme Praha – Electrician Experts WordPress Theme Prala – Backpack Traveler Blog Elementor WordPress Theme Pray – Charity / Nonprofit / Fundraising WordPress