Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Gamelan, Saman hingga Rayuan Pulau Kelapa, Trio Mesra Penggoyang Diplomasi

Gamelan, Saman hingga Rayuan Pulau Kelapa, Trio Mesra Penggoyang Diplomasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
  • visibility 1.074
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co,.id, – Kalau diplomasi itu seni menjaga hubungan, maka konser budaya adalah seni menyentuh hati lewat gerakan lemah gemulai dan nada-nada merdu. Dan pada Senin malam (14/04/2025) di Ciputra Artpreneur Jakarta, panggung diplomasi berubah jadi panggung hiburan yang bikin duta besar pun bisa goyang bahu.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) yang biasanya sibuk mikirin ekonomi kreatif sampai larut malam, malam itu tumben bisa nyantai sedikit. Mereka diundang dalam acara megah Konser Bersama 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia. Hadir langsung Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif, Bang Cecep Rukendi. Beliau datang tidak hanya membawa senyum manis, tapi juga semangat diplomasi setara rendang daging empuk tapi kuat nendangnya.

Acara ini bukan konser ecek-ecek. Bukan pula hajatan hajatanan. Ini semacam perayaan ulang tahun pernikahan emas-plus-perak antara dua negara. Sudah 75 tahun, lho! Hubungan diplomatik Indonesia-Rusia ini sudah seumur dengan kakek-kakek kita yang suka ngelawak di pos ronda.

Dan seperti pertemuan arisan dua emak-emak beda RW, konser ini penuh kejutan budaya. Indonesia mengeluarkan jurus Tari Pendet dan Tari Saman tarian yang kalau dipentaskan di TikTok bisa viral dalam 3 menit. Sementara Rusia, nggak mau kalah. Mereka boyong paduan suara M.E. PYATNITSKY dan ansambel tari Lezginka yang gerakannya bisa bikin siapa pun mendadak pengen belajar tari balet sambil nari silat.

Yang bikin makin syahdu, konser ini juga jadi ajang duet maut. Bayangin aja, Farman Purnama dari Indonesia nyanyi bareng Oksana Chernyaeva dari Rusia. Suaranya selaras kayak kopi susu Indonesia punya rasa, Rusia punya kekuatan. Mereka bawain lagu “Sio Mama” dan “Panon Hideung” yang bikin bulu kuduk berdiri, tapi bukan karena serem. Karena merinding nostalgia dan keroncong asmara lintas benua.

Deputi Cecep yang biasanya kalem dan penuh strategi, malam itu keliatan sumringah kayak anak kos yang dapet transferan. “Ini bukan cuma konser, ini ajang diplomatik kelas tinggi. Musik dan seni bisa jadi jembatan kokoh antara dua negara,” kata beliau, sambil senyum penuh makna seperti kode ke gebetan.

Wamenkebud Giring Ganesha iya, Mas Giring yang dulu vokalis Nidji itu juga tampil. Dan beliau berhasil membuktikan bahwa dari panggung musik ke panggung birokrasi, langkahnya tetap ringan. “Di bawah Pak Prabowo, kita gas pol hubungan dengan Rusia. Seni jadi bahasa universal yang menyatukan kita,” ujarnya, dengan suara tenang seperti menyanyikan “Laskar Pelangi” versi kenegaraan.

Yang bikin penonton mewek (tapi elegan), konser ini ditutup dengan lagu legendaris “Rayuan Pulau Kelapa” dalam versi Rusia! Iya, Rayuan Pulau Kelapa dinyanyiin dengan aksen Slavia yang kental, bikin kita sadar cinta tanah air ternyata bisa lintas bahasa dan lintas selera musik.

Sejenak, Ciputra Artpreneur jadi seperti rumah besar tempat dua keluarga besar (Indonesia-Rusia) kumpul, makan bareng (secara musikal), dan saling peluk lewat pertunjukan seni. Kalau diplomasi bisa semanis ini, seharusnya semua sidang PBB dibuka pakai Tari Pendet, ditutup pakai duet Panon Hideung.

Kalau kamu ribut sama tetangga gara-gara motor diparkir sembarangan, ingatlah… Indonesia dan Rusia yang beda benua aja bisa akur 75 tahun gara-gara budaya. Masa kamu kalah sama Rayuan Pulau Kelapa?

hubungan diplomatik Indonesia-Rusia sudah bukan hubungan formal yang kaku dan penuh basa-basi, tapi sudah naik level jadi hubungan yang hangat, akrab, dan penuh kepercayaan. Kayak sahabat lama yang walau jarang ketemu, tapi sekali ketemu langsung nyambung obrolannya dari lagu sampai strategi dagang. Dengan kata lain. “Kalau dunia ini panggung seni, maka Indonesia dan Rusia sedang latihan untuk tampil bareng di panggung perdamaian dunia.”

Kedua negara ini saling mendukung dalam kerja sama global, baik dari sisi budaya, ekonomi, sampai strategi politik. Mereka nggak cuma urus bisnis dan dagang, tapi juga memperkuat hubungan melalui seni dan budaya yang lebih menyentuh hati dan menyatukan manusia. Dan mereka sedang mempersiapkan diri untuk peran yang lebih besar di kancah dunia, sebagai mitra strategis yang saling percaya dan kompak.

Panggung perdamaian dunia itu simbol dari dunia ideal, tempat semua negara akur, nggak rebutan wilayah, dan saling jaga harmoni. Nah, Indonesia Rusia lewat konser budaya ini lagi “latihan” alias menunjukkan bahwa eh, begini loh caranya kalau mau rukun dan kolaboratif. Diplomasi itu nggak melulu soal meja bundar dan negosiasi alot. Kadang, cukup panggung, gamelan, duet lintas benua, dan satu lagu legendaris yang dinyanyiin bareng. Udah bisa bikin dunia senyum.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CATATAN PINGGIR : Gerakan Pangan Mandiri, PR Baru Dunia Sekolah

    CATATAN PINGGIR : Gerakan Pangan Mandiri, PR Baru Dunia Sekolah

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.453
    • 0Komentar

    BEBERAPA hari lalu, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima kunjungan World Agroforestry (ICRAF), topiknya? bukan soal sawit, bukan pula soal kopi, melainkan soal ketahanan pangan masuk ke kurikulum muatan lokal sekolah, singkatnya, anak-anak Sumsel kelak bukan hanya bisa hitung pecahan, tapi juga bisa pecah telur ayam sendiri buat sarapan. Dinas Pendidikan Sumsel menggandeng World […]

  • Cinta Pasar Bedug Ramadhan di Sekayu

    Cinta Pasar Bedug Ramadhan di Sekayu

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 789
    • 0Komentar

    TAK terasa dua tahun Kota Sekayu tanpa Pasar Bedug, Ramadhan kali ini Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali membuka pasar bedug, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Muba Susy Imelda Beni. Pasar yang menjual berbagai macam menu berbuka puasa ini dipusatkan di Halaman Parkir Eks Penjara Depan Gedung DWP Sekayu, […]

  • Pesta di Rumah Rakit Cina : Catatan Pelarian Amerika

    Pesta di Rumah Rakit Cina : Catatan Pelarian Amerika

    • calendar_month Senin, 7 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.379
    • 0Komentar

    Oleh : Arafah Pramasto,S.Pd. (Penulis Buku Kesejarahan dan Pekerja Sosial Palembang)   1. Walter Murray Gibson : Si Petualang Pelarian SI petualang ini memang unik, ia dikatakan lahir di selatan Amerika Serikat namun banyak yang meyakini bahwa Walter Murray Gibson lahir di Inggris pada 6 Maret 1822. Sejarawan seperti Anthony Reid dalam bukunya Witnesses to […]

  • Ratusan Instansi Pemerintah Buka Rekrutmen CASN, Ada 689.623 Formasi!, Instansi Apa Saja ?

    Ratusan Instansi Pemerintah Buka Rekrutmen CASN, Ada 689.623 Formasi!, Instansi Apa Saja ?

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 899
    • 0Komentar

    MULAI hari ini, seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2021 telah resmi dimulai. Sebanyak 570 instansi pemerintah turut berpartisipasi untuk merekrut talenta terbaik bangsa. “570 instansi pemerintah tersebut terdiri dari 53 kementerian dan lembaga, 33 pemerintah provinsi, serta 484 pemerintah kabupaten dan kota,” jelas Plt. Asisten Deputi Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan […]

  • Kemah Kebangsaan Sarana Pererat Tali Silaturahmi Antar Komponen Anak Bangsa

    Kemah Kebangsaan Sarana Pererat Tali Silaturahmi Antar Komponen Anak Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 949
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata menggelar acara Perkemahan Kebangsaan Silaturahmi antar Organisasi Kepemudaan Se-Kabupaten Muba Tahun 2023. Bertempat di Gedung Dharma Wanita Sekayu, Jumat (27/10/2023). Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud diwakili Asisten perekonomian dan pembangunan Setda Muba Andi Wijaya Busro SH MHum secara resmi membuka acara […]

  • Jangan Asal Buang Styrofoam! BRIN Ungkap Cara agar Bisa Didaur Ulang

    Jangan Asal Buang Styrofoam! BRIN Ungkap Cara agar Bisa Didaur Ulang

    • calendar_month 5 jam yang lalu
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong daur ulang Styrofoam melalui sistem pengelolaan yang menghubungkan pengumpulan limbah, pengolahan, industri, riset, dan kebijakan pemerintah. Kepala Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan (PRSIMB) BRIN Nugroho Adi Sasongko mengatakan pengelolaan Styrofoam atau Expanded Polystyrene (EPS) tidak cukup hanya mengandalkan teknologi. Pemerintah, pengumpul limbah, pengolah, industri, […]

expand_less
WordPress Archive The Gig – Stand-up Club & Night Bar WordPress Theme The Grid – Responsive WordPress Grid Plugin The Hanger - eCommerce WordPress Theme for WooCommerce The Keynote – Conference / Event / Meeting WordPress Theme The Kleaner – Industrial Cleaning Company WordPress Theme The Landscaper – Lawn & Landscaping WP Theme The Luxury – Dark / Light Responsive WordPress The Moon – Creative One Page Multi-Purpose WordPress Theme The Newspaper – Magazine Editorial WordPress Theme The Next Mag – Ecommerce Magazine WordPress Theme