Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » Survei Buktikan, Mayoritas Umat Patuhi SE Panduan Ibadah Ramadhan

Survei Buktikan, Mayoritas Umat Patuhi SE Panduan Ibadah Ramadhan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
  • visibility 860
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PUSLITBANG Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Kemenag menggelar survei tentang “Dinamika Umat Islam Menjalani Ramadhan 1442 H/2021 M”. Penelitian diselenggarakan secara online dengan penyebaran angket pada periode 26-30 April 2021.

Kepala Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan M. Adlin Sila mengatakan, survei bertujuan memberikan gambaran mengenai kepatuhan masyarakat terhadap Surat Edaran Menag RI No SE 04 Tahun 2021 tentang panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H/2021 M. Kepatuhan ini terutama dalam melaksanakan ibadah dengan penerapan disiplin prokes.

“Survei ini pun diharapkan dapat mengevaluasi kebijakan yang menjadi panduan umat Islam dalam ibadah Ramadan dan Idulfitri tahun 2021. Apakah regulasi berdampak positif atau negatif terhadap penanggulangan penyebaran covid-19. Tentu saja harapannya masyarakat dapat tetap beribadah dengan disiplin menerapkan prokes sebagai upata mengurangi penularan dan penyebaran penyakit,” ujar Adlin Sila saat membuka Majelis Reboan secara daring dengan tema Diskusi Kebijakan Ber-Ramadan di Masa Pandemi, Rabu (5/5/2021).

Acara ini sekaligus mendiskusikan hasil survei Puslitbang BImas Agama dan Layanan Keagamaan. Hadir sebagai pembahas, Sekretaris Ditjen Bimas Islam M. Fuad Nasar dan Juru Bicara Vaksinasi Satgas Penanganan Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi.

Hasil survei dipaparkan oleh Peneliti Madya pada Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Akmal Salim. Menurutnya, hasil survei menggambarkan bahwa secara umum responden berupaya mematuhi prokes dan ketentuan yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama No SE.04/2021. Pandemi tidak menghalangi mayoritas responden (97,09%) untuk berpuasa. Sementara itu, 62,59% responden memilih tarawih di rumah.

“Saat ke masjid, umumnya (88,6%) mengaku taati prokes. Khusus responden laki-laki, 93,93%-nya melaksanakan Jumatan di masjid dengan prokes. Ada 4,02% responden yang mengaku mengganti Salat Jumatnya dengan shalat Dzuhur, dan hanya 0,08% yang ikut Jumatan Online,” papar Akmal Salim.

Hasil survei juga menggambarkan bahwa mayoritas responden (92,64%) berzakat dengan menitipkan pada BAZNAS/LAZ, dan 91,28% setuju jika ZIS didayagunakan untuk masyarakat terdampak pandemi. Terkait Idulfitri, lanjut Akmal, 94,18% responden mengaku akan ikut shalat Ied di masjid atau lapangan, dan hanya 18,63% yang berencana akan mudik. “Sementara itu, silaturahmi via VideoCall jadi pilihan 85,54% responden,” ujar Akmal.

Jika dibandingkan dengan temuan tiga (3) survei sebelumnya, ada tren responden (umat) semakin saat ini lebih sering ibadat dan beracara-bersama di rumah ibadat, sementara acara daring menurun intensitasnya. Secara umum, responden mematuhi 5M, hanya saja agak kurang dalam “(M)enjauhi kerumunan” dan “(M)embatasi mobilitas.” “Ada tren mereka semakin sering keluar dari rumah dan kurang menjaga jarak,” lanjut Akmal.

Menurut Akmal, teknik pengambilan sampel dalam survei ini menggunakan accidental sampling (non-inferensial). Survei berhasil menjaring 2.012 responden yang tersebar di 34 provinsi. Kondisi ini sebangun dengan komposisi muslim Indonesia. Sebanyak 48% responden berusia 26-55 tahun dan 34% usia 40-55 tahun, umumnya pengguna medsos.

“Responden yang 56%-nya laki-laki, umumnya berpendidikan baik dan telah bekerja. Sebanyak 50,65% mengaku bagian atau dekat dengan ormas NU, 18,64% Muhammadiyah, 5,37% ormas lainnya, dan 25,35% mengaku tak berormas. Sebanyak 23,76% responden adalah pengurus masjid, dan lainnya umat biasa,” ungkapnya.

Dari hasil analisis-silang, diketahui semakin muda usia responden, semakin abai prokes 5M. Selain itu, penerapan prokes semakin longgar pada responden di zona hijau.

Berdasarkan temuan-temuan di atas, lanjut Akmal, Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan merekomendasikan beberapa hal. Pertama, Surat Edaran 04/2021 perlu lebih masif disosialisasikan. “Penyuluh agama Islam dapat dioptimalkan menyosialisasikannya dan mengawal pelaksanaannya,” kata peneliti madya Akmal.

Kedua, masjid-masjid perlu difasilitasi perangkat prokesnya, seperti: thermogun dan disinfektasi, terutama masjid di ruang publik atau masjid transit. Ketiga, pengurus masjid agar mengangkat petugas khusus untuk mengawal penerapan prokes di masjid.

Keempat, ormas Islam agar secara sinergis membantu sosialisasi dan pelaksanaan kebijakan penanganan Covid-19. Terakhir, umat perlu terus diingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di manapun, dalam konteks ini, saat ibadat-bersama di masjid.

“Singkat kata, kalau tidak bisa taati prokes, ibadat di rumah saja! Itu aman bagi Anda dan orang di lain di masa pandemi Covid-19 ini,” tandasnya.Kemenag.(***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Jangan Biarkan UMKM Jadi Figuran dalam Film Ekonomi Kota”

    “Jangan Biarkan UMKM Jadi Figuran dalam Film Ekonomi Kota”

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di pelataran Benteng Kuto Besak, pagi yang biasanya hanya dipenuhi angin sungai dan suara pedagang jagung bakar, mendadak berubah jadi ajang “Met Gala”-nya pelaku UMKM seantero Palembang, lengkap dengan spanduk warna-warni, stan kuliner yang bikin perut pengunjung berdendang, dan tentu saja pidato resmi dari Ratu Dewa, sang Wali Kota yang makin hari makin […]

  • Bantuan untuk Rakyat Pelestina di Jalur Gaza dari Kab. Muba Mulai Disalurkan

    Bantuan untuk Rakyat Pelestina di Jalur Gaza dari Kab. Muba Mulai Disalurkan

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.222
    • 0Komentar

    AGRESI  militer  Israel terhadap terhadap rakyat Palestina di jalur Gaza melumpuhkan sejumlah daerah, sehingga membuat kondisi warga semakin terpuruk.   Namun, beberapa hari belakangan kondisi mulai berubah. Antara lain  masuknya bantuan untuk Gaza yang di inisiasi Bupati Muba Dodi Reza bersama Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP).   Sejak bantuan disalurkan telah membuat warga tertolong menjalankan […]

  • Nah, Patut di Contoh, Bupati Banyuasin Bagi-Bagi Air Bersih Untuk Warga Kekeringan

    Nah, Patut di Contoh, Bupati Banyuasin Bagi-Bagi Air Bersih Untuk Warga Kekeringan

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.280
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin, Askolani bergerak cepat merespon kebutuhan warganya yang kekurangan air bersih, dengan menyalurkan bantuan air akibat dampak musim kemarau. Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Sosial dan BPBD Banyuasin menyusul adanya instruksi Bupati. “Hari ini kami salurkan air bersih untuk warga Perumahan Sedulang Setudung, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan,”kata Kepala […]

  • Gubernur Sumsel Raih Penghargaan Pembina Embarkasi Terbaik se- Indonesia

    Gubernur Sumsel Raih Penghargaan Pembina Embarkasi Terbaik se- Indonesia

    • calendar_month Jumat, 15 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 978
    • 0Komentar

    KPHI telah melakukan pengawasan terhadap proses penyelenggaraan ibadah haji di 13 embarkasi haji di Indonesia.

  • Pendidikan Politik: Kunci Cerdas Dalam Memilih Pemimpin dan Mencegah Janji Palsu

    Pendidikan Politik: Kunci Cerdas Dalam Memilih Pemimpin dan Mencegah Janji Palsu

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Menjelang setiap pemilihan umum, baik di tingkat lokal maupun nasional, kampanye politik menjadi ajang utama bagi calon pemimpin untuk mengemukakan janji-janji mereka. Program-program yang ditawarkan biasanya mencakup berbagai bidang seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Namun, sering kali setelah terpilih, janji-janji yang diucapkan dalam masa kampanye tak terealisasi. Fenomena ini memunculkan pertanyaan […]

  • Tahun Depan, Kalau Tak Ada Halangan Jalan Penghubung Desa di Lalan Bakal Dibangun

    Tahun Depan, Kalau Tak Ada Halangan Jalan Penghubung Desa di Lalan Bakal Dibangun

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 879
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Lalan – Pemerintah Kecamatan Lalan mulai menyiapkan rencana pembangunan jalan antar desa dengan total anggaran Rp 4 Milyar untuk delapan desa penghubung.   Pembangunan jalan penghubung ini demi memudahkan lalu lintas barang dan jasa warga delapan desa. Saat ini, masyarakat masih terkendala ketika berpergian. Maklum, daerah eks transmigrasi dengan kontur tanah gambut ini sangat […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Wallet WooCommerce Warranty & Return System WooCommerce WebAR (Augmented Reality) Product WooCommerce Weight Based Shipping WooCommerce Westpac PayWay API Payment Gateway WooCommerce WhatsApp Live Chat Plugin WooCommerce WhatsApp Order - Receive Orders using WhatsApp - WooCommerce Plugin WooCommerce Wholesale Pricing WooCommerce Wholesale Pricing Register WooCommerce Wishlists