Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » Survei Buktikan, Mayoritas Umat Patuhi SE Panduan Ibadah Ramadhan

Survei Buktikan, Mayoritas Umat Patuhi SE Panduan Ibadah Ramadhan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
  • visibility 851
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PUSLITBANG Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Kemenag menggelar survei tentang “Dinamika Umat Islam Menjalani Ramadhan 1442 H/2021 M”. Penelitian diselenggarakan secara online dengan penyebaran angket pada periode 26-30 April 2021.

Kepala Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan M. Adlin Sila mengatakan, survei bertujuan memberikan gambaran mengenai kepatuhan masyarakat terhadap Surat Edaran Menag RI No SE 04 Tahun 2021 tentang panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H/2021 M. Kepatuhan ini terutama dalam melaksanakan ibadah dengan penerapan disiplin prokes.

“Survei ini pun diharapkan dapat mengevaluasi kebijakan yang menjadi panduan umat Islam dalam ibadah Ramadan dan Idulfitri tahun 2021. Apakah regulasi berdampak positif atau negatif terhadap penanggulangan penyebaran covid-19. Tentu saja harapannya masyarakat dapat tetap beribadah dengan disiplin menerapkan prokes sebagai upata mengurangi penularan dan penyebaran penyakit,” ujar Adlin Sila saat membuka Majelis Reboan secara daring dengan tema Diskusi Kebijakan Ber-Ramadan di Masa Pandemi, Rabu (5/5/2021).

Acara ini sekaligus mendiskusikan hasil survei Puslitbang BImas Agama dan Layanan Keagamaan. Hadir sebagai pembahas, Sekretaris Ditjen Bimas Islam M. Fuad Nasar dan Juru Bicara Vaksinasi Satgas Penanganan Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi.

Hasil survei dipaparkan oleh Peneliti Madya pada Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Akmal Salim. Menurutnya, hasil survei menggambarkan bahwa secara umum responden berupaya mematuhi prokes dan ketentuan yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama No SE.04/2021. Pandemi tidak menghalangi mayoritas responden (97,09%) untuk berpuasa. Sementara itu, 62,59% responden memilih tarawih di rumah.

“Saat ke masjid, umumnya (88,6%) mengaku taati prokes. Khusus responden laki-laki, 93,93%-nya melaksanakan Jumatan di masjid dengan prokes. Ada 4,02% responden yang mengaku mengganti Salat Jumatnya dengan shalat Dzuhur, dan hanya 0,08% yang ikut Jumatan Online,” papar Akmal Salim.

Hasil survei juga menggambarkan bahwa mayoritas responden (92,64%) berzakat dengan menitipkan pada BAZNAS/LAZ, dan 91,28% setuju jika ZIS didayagunakan untuk masyarakat terdampak pandemi. Terkait Idulfitri, lanjut Akmal, 94,18% responden mengaku akan ikut shalat Ied di masjid atau lapangan, dan hanya 18,63% yang berencana akan mudik. “Sementara itu, silaturahmi via VideoCall jadi pilihan 85,54% responden,” ujar Akmal.

Jika dibandingkan dengan temuan tiga (3) survei sebelumnya, ada tren responden (umat) semakin saat ini lebih sering ibadat dan beracara-bersama di rumah ibadat, sementara acara daring menurun intensitasnya. Secara umum, responden mematuhi 5M, hanya saja agak kurang dalam “(M)enjauhi kerumunan” dan “(M)embatasi mobilitas.” “Ada tren mereka semakin sering keluar dari rumah dan kurang menjaga jarak,” lanjut Akmal.

Menurut Akmal, teknik pengambilan sampel dalam survei ini menggunakan accidental sampling (non-inferensial). Survei berhasil menjaring 2.012 responden yang tersebar di 34 provinsi. Kondisi ini sebangun dengan komposisi muslim Indonesia. Sebanyak 48% responden berusia 26-55 tahun dan 34% usia 40-55 tahun, umumnya pengguna medsos.

“Responden yang 56%-nya laki-laki, umumnya berpendidikan baik dan telah bekerja. Sebanyak 50,65% mengaku bagian atau dekat dengan ormas NU, 18,64% Muhammadiyah, 5,37% ormas lainnya, dan 25,35% mengaku tak berormas. Sebanyak 23,76% responden adalah pengurus masjid, dan lainnya umat biasa,” ungkapnya.

Dari hasil analisis-silang, diketahui semakin muda usia responden, semakin abai prokes 5M. Selain itu, penerapan prokes semakin longgar pada responden di zona hijau.

Berdasarkan temuan-temuan di atas, lanjut Akmal, Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan merekomendasikan beberapa hal. Pertama, Surat Edaran 04/2021 perlu lebih masif disosialisasikan. “Penyuluh agama Islam dapat dioptimalkan menyosialisasikannya dan mengawal pelaksanaannya,” kata peneliti madya Akmal.

Kedua, masjid-masjid perlu difasilitasi perangkat prokesnya, seperti: thermogun dan disinfektasi, terutama masjid di ruang publik atau masjid transit. Ketiga, pengurus masjid agar mengangkat petugas khusus untuk mengawal penerapan prokes di masjid.

Keempat, ormas Islam agar secara sinergis membantu sosialisasi dan pelaksanaan kebijakan penanganan Covid-19. Terakhir, umat perlu terus diingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di manapun, dalam konteks ini, saat ibadat-bersama di masjid.

“Singkat kata, kalau tidak bisa taati prokes, ibadat di rumah saja! Itu aman bagi Anda dan orang di lain di masa pandemi Covid-19 ini,” tandasnya.Kemenag.(***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hut Ke-18 Tahun, PT Muba Link Gelar Baksos Di Masjid

    Hut Ke-18 Tahun, PT Muba Link Gelar Baksos Di Masjid

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.025
    • 0Komentar

    ASISTEN Bidang Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs H Yusuf Amilin hadir dan membuka Acara Bakti Sosial Bersih-bersih Masjid dalam rangka Memeriahkan dan Menyambut Hari Ulang Tahun PT Muba Link ke-18 tahun 2021, bertempat di Masjid Jami’ An-Nur Sekayu, Kamis (14/1/2021). Asisten Bidang Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs H Yusuf Amilin mengatakan […]

  • Prokes Covid PON Ketat, Atlet Merasa Nyaman Selama Bertanding

    Prokes Covid PON Ketat, Atlet Merasa Nyaman Selama Bertanding

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 990
    • 0Komentar

    PARA atlet senam yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua menilai penerapan protokol kesehatan selama ajang olahraga terbesar nasional itu berlangsung ketat sehingga mereka merasa nyaman saat bertanding. Dilansir dari InfoPublik.id, tidak hanya di lokasi penginapan, tapi juga hingga saat perhelatan kompetisi berlangsung. Hal ini diakui memberikan rasa aman dan nyaman selama PON […]

  • SMSI Undang Bupat Muba untuk Jadi Narsum di Rakernas

    SMSI Undang Bupat Muba untuk Jadi Narsum di Rakernas

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 785
    • 0Komentar

    SERIKAT Media Siber Indonesia (SMSI), menggelar rapat kerja nasional (rakernas) SMSI 1 di Hotel Marbella Anyer, Serang-Banten, Dalam acara tersebut, SMSI mengundang Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA untuk menjadi nara sumber. Menurut Ketua SMSI Sumsel Jon Heri, Bupati Muba dikenal sangat aware (peduli, baca) dengan media utamanya kalangan jurnalis,” ungkap […]

  • Kepala Daerah Harus Gencarkan Promosi Wisata

    Kepala Daerah Harus Gencarkan Promosi Wisata

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.537
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru  memberikan dukungan penuh agenda kegiatan promosi wisata   balapan sepeda bertajuk Internasional Ranau Grand Fondo yang akan digelar Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dalam waktu dekat. Dukungan tersebut diungkapkan Gubernur saat memimpin rapat terbatas (ratas) dengan agenda persiapan Internasional Ranau Grand Fondo bersama dengan perwakilan Kementerian […]

  • Bongkar rahasia trik fotografi dengan galaxy S23 ultra untuk bikin foto wisata budaya jadi lebih epic

    Bongkar rahasia trik fotografi dengan galaxy S23 ultra untuk bikin foto wisata budaya jadi lebih epic

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.301
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Samsung – Sebagai negara yang kaya akan keindahan alam dan keberagaman budaya, Indonesia memiliki destinasi wisata budaya yang menarik untuk dijadikan objek fotografi. Tidak heran jika banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri, yang tertarik untuk mendokumentasikan keindahan budaya Indonesia. Galaxy S23 Ultra hadir sebagai smartphone yang bukan hanya mendukung kegiatan penggunanya namun […]

  • Jalankan Penerapan New Normal, Pemkot Pagaralam Akan Cabut Kegiatan WFH Bagi ASN

    Jalankan Penerapan New Normal, Pemkot Pagaralam Akan Cabut Kegiatan WFH Bagi ASN

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 1.629
    • 0Komentar

    DENGAN dikeluarkanya Izin kewenangan pada 102 Pemerintah Kabupaten/Kota yang dinyatakan berada dalam zona hijau, untuk melaksanakan kegiatan masyarakat produktif dan aman Covid-19 atau penerapan New normal. Kota Pagaralam yang termasuk salah satu daerah di Sumsel yang boleh menerapkan rencana New Normal tersebut mulai menyusun langkah-langkah dalam penerapan hal tersebut. Salah satunya dengan membuka kembali larangan […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Wallet WooCommerce Warranty & Return System WooCommerce WebAR (Augmented Reality) Product WooCommerce Weight Based Shipping WooCommerce Westpac PayWay API Payment Gateway WooCommerce WhatsApp Live Chat Plugin WooCommerce WhatsApp Order - Receive Orders using WhatsApp - WooCommerce Plugin WooCommerce Wholesale Pricing WooCommerce Wholesale Pricing Register WooCommerce Wishlists