Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » Sejarah Lebaran di Indonesia, Ini Ceritanya

Sejarah Lebaran di Indonesia, Ini Ceritanya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 14 Mei 2021
  • visibility 804
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia, Moh Mahfud MD menyelenggarakan halalbihalal secara virtual dengan para menteri, kepala lembaga negara, dan sejumlah duta besar, Jumat (14/5/2021). Menko Polhukam bercerita soal sejarah Lebaran di Indonesia.

Budaya Lebaran, tutur Menko Polhukam, dimulai di era Syekh Makdum yang lebih dikenal dengan nama Sunan Bonang. Setiap selesai Ramadan dan Idulfitri, Sunan Bonang mengumpulkan para santri dan warga kampung. Sunan Bonang lalu berkata pada hadirin bahwa jika seseorang berpuasa dengan baik, maka seluruh dosanya akan diampuni oleh Allah. Orang itu kembali bersih, kembali fitri.

“Namun itu untuk dosa melanggar peraturan-peraturan Allah yang menjadi hak Allah. Tidak akan diampuni dosa kita, dan akan ditagih di akhirat kelak, kalau dosa sesama manusianya tidak di-tabayyun, tidak saling minta maaf, dan saling memberi maaf,” lanjut Menko Polhukam merekonstruksi perkataan Sunan Bonang.

Lalu Mbah Makdum atau Sunan Bonang juga mengajak santri-santrinya setiap hari Lebaran untuk membuat ketupat. Ketupat adalah nasi yang dibungkus daun kelapa yang masih muda. Sunan Bonang, kata Menko Polhukam, menjadikan ketupat itu sebagai simbol jatining nur (janur). Jatining nur adalah kondisi hati yang bersih karena sudah berpuasa.

“Ketupat juga disebut kupat, kalau dalam bahasa Jawa, kupat itu ngaku lepat, mengaku salah, dan meminta maaf. Kalau sudah punya hati yang bersih, jatining nur, dan sudah ngaku lepat, maka kamu akan mengalami apa yang dinamakan laku sing papat,” papar Menko Polhukam.

Laku sing papat memiliki arti empat keadaan. Keempatnya adalah lebar, lebur, luber, dan labur. Lebar artinya Lebaran atau selesai berpuasa. Lebur itu habis dosa, lebur dosanya, tak ada lagi dosa. Lalu luber, artinya memiliki pahala banyak karena banyak sedekah dan beramal. Lalu labur yang berarti bersinar mendapat cahaya dari Allah.

“Itulah intinya kenapa kita mengadakan Lebaran, mengadakan halalbihalal. Sehingga kalau misalnya saya punya salah pada saudara siapa pun yang ada di sini, ada Kepala BIN, ada Kabareskrim, ada Menkominfo dan sebagainya, saya mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya, sekaligus dalam pertemuan ini kita saling memberi maaf juga agar kita masuk ke laku sing papat: lebar, lebur, luber, dan labur,” kata Menko Polhukam.

“Tanpa itu, kita akan membawa dosa ke alam sana ketika kita kembali menghadap Allah. Maka kalau kita tidak saling minta maaf, itu akan dibawa ke akhirat dan akan ditagih, akan terjadi kompensasi pahala dan dosa. Yang pahalanya banyak jadi berkurang, yang dosanya sudah banyak ditambah dosa orang lain yang ditimpakan ke dia, demikian menurut hadis Nabi yang diriwayatkan Abu Hurairah,” lanjut Menko Polhukam.

Kesimpulannya, kata Menko Polhukam, Lebaran adalah budaya Islam di Indonesia, bukan ajaran Islam primer. Pasalnya, di Alquran maupun hadits Nabi, tidak ada
dan Informatika RI.Kominfo (***)
Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Lingkungan Peradilan di Sumsel  

    4 Lingkungan Peradilan di Sumsel  

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 797
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H. Herman Deru memberikan apresiasi pada lembaga peradilan  masing-masing  Pengadilan Agama, Pengadilan Tinggi, Pengadilan Militer dan Pengadilan PTUN yang dinilainya telah mampu menciptkan rasa adil. Sehingga berimbas pada kenyamanan bagi masyarakat Sumsel. Hal tersebut diungkapkannya ketika menyampaikan sambutan dalam acara halal bihalal empat lingkungan peradilan Se- Sumsel yang digelar di Griya Agung […]

  • Menkeu Kawal Uang Belanja APBN 2021

    Menkeu Kawal Uang Belanja APBN 2021

    • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 718
    • 0Komentar

    REALISASI APBN 2021 sampai 24 Desember sudah mencapai 92,9 persen. KPPN siap bekerja sampai tutup buku 31 Desember. KPPN Jakarta punya peran penting dan strategis. Menjelang pergantian tahun, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati setia menjalani tradisinya sendiri, yakni meninjau Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KKPN). Menkeu belum lama ini meluncur dari kantornya di Kawasan Lapangan […]

  • Virtual Run Diadakan  Herbalife Nutrition Selama Tiga Tahun Berturut-turut untuk Dorong Aksi Nyata dalam Kebiasaan Hidup yang Sehat di Kalangan Konsumen Asia Pasifik

    Virtual Run Diadakan  Herbalife Nutrition Selama Tiga Tahun Berturut-turut untuk Dorong Aksi Nyata dalam Kebiasaan Hidup yang Sehat di Kalangan Konsumen Asia Pasifik

    • calendar_month Kamis, 10 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, HONG KONG SAR –  Perusahaan nutrisi global terkemuka, Herbalife Nutrition menemukan temuan dari Survei Kebiasaan Pribadi Asia Pasifik pada hari ini, mengungkapkan bahwa 8 dari sepuluh konsumen di kawasan Asia Pasifik ingin kebiasaan hidup tidak sehat yang mereka selamat pandemi. Secara khusus, menerapkan pola makan yang tidak seimbang (53%), tidak berolahraga secara teratur (53%), […]

  • Bersama Ust. Ahmad Al Habsyi, Ribuan ASN Pemprov Sumsel Ikuti Tabligh Akbar

    Bersama Ust. Ahmad Al Habsyi, Ribuan ASN Pemprov Sumsel Ikuti Tabligh Akbar

    • calendar_month Minggu, 29 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 852
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memadati Griya Agung Palembang, Sabtu (29/4/2018) malam. Kegiatan ini dalam rangka Tabliqh Akbar memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 H. Pada Taqbligh Akbar ini juga mendatangkan Ustad Ahmad Al Habsyi yang dihadiri langsung Gubernur Sumsel Alex Noerdin […]

  • Nodeflux Bawa Indonesia Masuk Peringkat Internasional dari NIST

    Nodeflux Bawa Indonesia Masuk Peringkat Internasional dari NIST

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 990
    • 0Komentar

    NODEFLUX, perusahaan Vision AI pertama di Indonesia, berhasil meraih peringkat ke-25 untuk penilaian algoritma pemrograman dari Face Recognition Vendor Test (FRVT) di bulan September 2019 dari National Institute of Standards and Technology (NIST). Nodeflux bersaing dengan lebih dari 90 perusahaan teknologi AI terkemuka di dunia, termasuk dari negara Cina dan Rusia, di kategori yang sama. Nodeflux Bawa Indonesia Masuk […]

  • Disapu Puting Beliung,Forkopimcam Gotong Royong Perbaiki Rumah dan Sekolah

    Disapu Puting Beliung,Forkopimcam Gotong Royong Perbaiki Rumah dan Sekolah

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.370
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Puluhan rumah warga dan sekolah di Desa Purwa Agung, Desa Karang Tirta, dan Desa Mekar Jaya di Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin menjadi korban amukan angin puting beliung, Kamis (3/1/2019) malam. Beruntung dalam insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja, berdasarkan laporan Camat Lalan, Okta Rizal SE terdata 2 unit rumah di […]

expand_less
WordPress Archive Drouge – Cosmetic Elementor Template Kit Drox – Agency & Portfolio WordPress Theme Druk – Printing Service WordPress Theme Dryze – Dry Cleaning & Laundry Service Elementor Template Kit DSK – Furniture Store WooCommerce WordPress Theme DT – Directory WordPress Plugin DT – Store Locator WordPress Plugin Dub – Music WordPress Theme Duha – Engineering & Industrial Elementor Template Kit Dulce – A Tumblr Style WordPress Theme