Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Cita-cita Reformasi : Amanat untuk Presiden Terpilih

Cita-cita Reformasi : Amanat untuk Presiden Terpilih

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 24 Jun 2019
  • visibility 1.226
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

21 TAHUN sudah reformasi ditempuh oleh bangsa Indonesia. Akan tetapi sebagian masyarakat mengalami kelupaan apa yang dikatakan sebagai reformasi. Reformasi yang kita kenal sebagai bangkitnya perlawanan ‘rakyat’Indonesia terhadap penguasa politik Orde Baru yang otoriter. Dalam kurun waktu 32 tahun rakyat dipinggirkan dan dilupakan, dan kini terlupakan.

Bagaimana hak-hak dasar rakyat untuk turut menentukan pengelolaan kekayaan alam dan sumber daya ekonomi yang korup, terlupakan. Bagaimana hukum diwujudkan dalam UU dan sejenisnya, melegalkan korupsi yang telah memiskinkan rakyat itu pun terlupakan.

Reformasi yang diklaim sebagai bentuk anti-klimaks perilaku penguasa memaksakan untuk turun takhta. Pasca itulah awal reformasi menghendaki dirubahnya seluruh tatanan politik khususnya dalam pengelolaan negara yang jujur dan berpihak terhadap kepentingan rakyat.

Kongkritnya terlihat dalam bentuk amandemen hingga empat kali terhadap UUD 1945 demi semangat demokrasi dan HAM. Juga tidak terkecuali tentang pembatasan masa jabatanpresiden serta pembentukan Mahkamah Konstitusi dan Komisi Yudisial.

Alih-alih cita reformasi melesat ke langit, kehidupan berbangsa justru mengalami stagnasi bahkan mengalami kemunduran. Kita tidak menutup mata semakin massifnya tindakan korupsi, melambungnya harga kebutuhan pokok,rakyat semakin tersingkir dari perlindungan hukum dan semakin diperparah oleh tindakan civitas akademika yang pragmatis dan makin mengisolir dari kepekaan sosial.

Perhatian utama pasca demokrasi adalah lemahnya pembangunan dan reformasi di sektor ekonomi, untuk itu perlu adanya sinkronisasi cita demokrasi dan dimensi ekonomi di mana kelompok pembaharu memiliki andil di dalamnya.

Mengapa demikian? Reformasi yang terjadi di Indonesia menurut mantan Wakil Presiden dan ahli ekonomi Boediono, dimensi ekonomi mengalami kemunduran yang signifikan dibandingkan dengan Orde Baru dengan pertumbuhan ekonomi rata-ratanya mencapai 7% dengan kinerja ekonomi yang berkesinambungan disertai perbaikan taraf hidup masyarakat luas merupakan syarat wajib bagi kelangsungan hidup suatu orde politik, dalam jangka panjang kelangsungan hidup suatu orde politik juga ditentukan oleh faktor-faktor lain, yaitu keterbukaannya dan mutu tata-kelola atau governance-nya Dengan kata lain, perekonomian di Orde Baru justru mampu keluar dari krisis ekonomi yang berat, terlepas dari menjamurnya tindakan KKN.

Sementara itu, yang terjadi dewasa ini lima kali pergantian pemerintahan belum mampu mencapainya. Oleh sebab itu, permasalahan ekonomi menjadi krusial dan mendesak di samping perbaikan dalam dimensi politik dan supremasi hukum.

Lantas, untuk menuju perbaikan di sektor ekonomi inilah yang kemudian dikembangkan potensi yang dimiliki oleh kelompok pembaharu dalam artian bukan kelompok elite yang telah lama berkiprah. Namun, sebagai pertimbangan yang harus diambil adalah pertumbuhan ekonomi menyentuh dan dapat dinikmati oleh sebagian besar rakyat (broad based), serta prosesnya lebih mengandalkan pada kegiatan yang berdasarkan hasil kerja, inisiatif dan ingenuitas sumber daya manusianya dan bukan semata dari hasil penjualan kekayaan alam, bantuan luar negeri atau lainnya.

Oleh karena itu untuk mendukung berkembangnya kelompok pembaharu, bantuan dari dimensi politik dibutuhkan sebagai pemegang kekuasaan sekaligus pembuat kebijakan publik bagi seluruh rakyat Indonesia.

Adapun kelompok pembaharu ini terdiri dari beragam latar belakang seperti pengusaha, akademisi, profesional, birokrat, pemuda aktivis, LSM dansebagainya. Jika mereka terus dikembangakan, bukan mustahil menciptakan iklim ekonomi yang dan produktif. Misalnya dengan menyediakan lahan pengembangan UKM, kelompok pribumi maupun kelompok non-pribumi disatukan, pendidikan yang mewadahi minat berwirausaha serta mekanisme keterbukaan dijadikan prinsip.

Akan tetapi, hal tersebut mendapati dilema yang belum mampu disanggupi atau dipecahkan, pertama yakni tentang eksistensi kelompok (pelbagai peristiwa menunjukkan ketimpangan ekonomi yang mencolok di mana kelompok pendatang lebih potensial mengembangakan kemampuan ekominya ataupun sebaliknya, serta pada akhirnya jalan kekerasan diambil bahkan penyisihan dimungkinkan untuk dilakukan.

Kedua, tingkat kemakmuran yang dimaksudkan yaitu tingkat ekonomi bangsa Indonesia masih rendah serta kegagalan praktek demokrasi di Indonesia masih tinggi. Alhasil, setidaknya bangsa Indonesia untuk tidak mendekati krisis ekonomi serta berani menarik garis strategis diantara teknokrasi dan demokrasi.

Oleh karena itu, pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan dengan penerapan sistem demokrasi masih membutuhkan waktu yang terbilang tidak singkat seperti halnya negara-negara dikategorikan maju dan demokratis.

Ketiga,perkembangan kelompok pembaharu yang mandeg. Dalam arti ini, membelok arah dan bertingkah sebaliknya seperti halnya yang tersaji oleh pengalaman sejarah bangsa kita di Orde Baru Silam.

Dengan kata lain, fungsi kontrol seharusnya dapat dijalankan dalam ruang ini sehingga keberhasilan pertumbuhan ekonomi-politik adalah keberhasilan untuk menjalankan aturan atau UU-nya serta tetap menjunjung tinggi pluralisme. Semoga, presdien yang terpilih dari pemilu yang baru saja digelar pada bulan April lalu, dapat mengemban amanah reformasi yang telah dicita citakan.[**]

 

Penulis     : Yulion Zalpa, M.A.

Dosen Politik Islam UIN Raden Fatah Palembang dan Peneliti Lembaga

Riset Politik Mahija Institute Yogyakarta

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gratis..!! Ada Pelatihan di Depnaker Palembang, Silahkan Ikutan

    Gratis..!! Ada Pelatihan di Depnaker Palembang, Silahkan Ikutan

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.233
    • 0Komentar

    KEPALA Dinas Ketegakerjaan Kota Palembang Yanuarpan melalui Kasi Pelatihan dan Instruktur Rini Fabiola, mengatakan, program pelatihan ini untuk menambah skil tenaga kerja agar bisa bersaing di dunia usaha dan industri. Pelatihan ini dalam meningkatkan mutu tenaga kerja di kota Palembang mengelar pelatihan kerja berbagai kompetensi dihadirkan secara gratis mulai dari kejuruan teknik las, otomotif, listrik […]

  • Launching SONGKET, Inovasi Baru Cegah Potensi Dini Karhutla

    Launching SONGKET, Inovasi Baru Cegah Potensi Dini Karhutla

    • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.108
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru me Launching Sistem Operasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Terpadu (SONGKET) Sumatera Selatan dan Pengukuhan Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Prov Sumsel periode 2021-2026 di Griya Agung Palembang, Jumat (7/5/2021). Gubernur mengaku bangga bahwa Sumsel mampu menghasilkan inovasi baru untuk mencegah potensi dini terjadinya karhutla yang digagas oleh Pemprov Sumsel, […]

  • Wow, Stand RI Diserbu, Jual Ludes Makanan Aneka Khas Kuliner, Mulai Rendang, Sate, Lumpia Hingga Kopi Gayo & Luwak di SILA –IWCL Bazaar Ljubljana

    Wow, Stand RI Diserbu, Jual Ludes Makanan Aneka Khas Kuliner, Mulai Rendang, Sate, Lumpia Hingga Kopi Gayo & Luwak di SILA –IWCL Bazaar Ljubljana

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.539
    • 0Komentar

    Ljubljana, Slovenia – Stand Indonesia ramai dikunjungi hingga berhasil menjual ludes aneka makanan khas Indonesia seperti rendang, sate, lumpia, serta aneka kopi mulai dari Gayo, Luwak, hingga Ruteng pada acara SILA-IWCL bazaar di Ljubljana, Slovenia (16/10/2021). Bazaar ini adalah acara amal tahunan terbesar di Slovenia yang diselenggarakan oleh International Women’s Club Ljubljana sejak 25 tahun […]

  • Penanganan Covid-19 Terus Membaik, Pemerintah Bahas Vaksin Booster Hingga QR Code Guna Mempersiapkan Penyelenggaraan Umroh

    Penanganan Covid-19 Terus Membaik, Pemerintah Bahas Vaksin Booster Hingga QR Code Guna Mempersiapkan Penyelenggaraan Umroh

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.357
    • 0Komentar

    PERSIAPAN penyelenggaraan ibadah umrah dibahas Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) bersama tim Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informasi, serta Telkom selaku operator aplikasi Peduli Lindungi. Hadir dalam rapat ini, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nur Arifin, Anas Ma’ruf dari Pusdatin Kemenkes, dr. Iqbal dari Ditjen P2P Kemenkes, dr. Indro dari Puskes Haji Kemenkes, […]

  • Bantu Korban Gempa, Semen Padang Kirim Tenaga Medis

    Bantu Korban Gempa, Semen Padang Kirim Tenaga Medis

    • calendar_month Minggu, 27 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 611
    • 0Komentar

    BENCANA gempa dengan magnitudo 6,2 SR yang mengguncang Kabupaten Pasaman Barat, pada Jumat (25/2/2022) menjadi perhatian serius PT Semen Padang dengan mengirimkan tim medis. PT Semen Padang mengirim tim advance dari Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi bencana beserta tim medis dari Semen Padang Hospital (SPH). Tak hanya itu, PT Semen Padang juga mengirim bantuan […]

  • Warga Harus Melek Hukum, Alumni FH Harus Beri Edukasi Pada Masyarakat

    Warga Harus Melek Hukum, Alumni FH Harus Beri Edukasi Pada Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 16 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru mengaku hadirnya organisasi DPD Alumni Fakultas Hukum Universitas Diponogoro (IKAFH UNDIP) Provinsi Sumsel. Sebagai alumni Ilmu Hukum, dia ingin IKAFH UNDIP Sumsel dapat memberikan perannya ditengah masyarakat. “Mari kita bersama-sama memberikan sebuah program yang edukatif sifatnya sosialisasi kepada masyarakat kita terkait degan sadar  hukum,” katanya saat  sambutan pada  Pelantikan DPD […]

expand_less
WordPress Archive Gaudy – Dark Digital Agency Elementor Template Kit Gaveall Charity Elementor Template Kit Gavello – Captivating Minimalist Blog WordPress Theme Gazek – Agency Portfolio Elementor Template Kit Gazek – Customer Review WordPress Theme GDN Magazine Theme Gear HTML5 Audio Player Gearnix – Gaming Gear & Accessories Tailwind CSS WooCommerce Theme Gecko – Powerful Ajax WooCommerce Theme Gedebvge – Responsive One Page Portfolio Theme