5 Emas Sudah Lewat Target, Indonesia Finis Peringkat 16 di Asian Games 2026
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 23 menit yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : Ilustrasi/Kemenpora.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Indonesia menutup perjuangannya di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dengan catatan yang di satu sisi cukup menggembirakan, tetapi di sisi lain masih menyisakan pekerjaan rumah.
Kontingen Merah Putih berhasil membawa pulang 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Raihan tersebut membuat Indonesia menempati peringkat ke-16 dalam klasemen akhir.
Lima medali emas yang dikumpulkan juga berarti target yang dibebankan kepada kontingen Indonesia berhasil dilewati. Sebelumnya, Indonesia datang ke Jepang dengan target meraih empat emas.
Dua emas di antaranya datang dari cabang badminton. Medali tersebut dipersembahkan melalui nomor beregu putra serta pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Tiga emas lainnya berasal dari cabang yang berbeda. Rahmat Erwin Abdullah menjadi penyumbang emas dari angkat besi, sementara Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas dari panjat tebing. Satu emas lainnya disumbangkan Nurisa Dian Ashrifah melalui cabang panahan.
Dengan demikian, lima emas Indonesia tidak hanya bertumpu pada badminton. Ada empat cabang olahraga yang ikut mengantarkan Merah Putih melewati target yang ditetapkan.
Namun, capaian tersebut belum cukup untuk membawa Indonesia masuk jajaran 10 besar klasemen akhir. Posisi Indonesia masih berada di peringkat ke-16 dengan total 39 medali.
Di papan atas, China tampil sebagai penguasa Asian Games 2026. Kontingen Negeri Tirai Bambu mengoleksi 169 emas, 89 perak, dan 83 perunggu sekaligus memastikan posisi teratas.
Tuan rumah Jepang berada di urutan kedua dengan 83 emas, 95 perak, dan 91 perunggu. Korea Selatan melengkapi tiga besar setelah mengumpulkan 39 emas, 43 perak, dan 68 perunggu.
Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan memenuhi target emas belum otomatis membawa Indonesia bersaing di papan atas klasemen.
Hasil di Aichi-Nagoya pun menjadi catatan penting bagi pembinaan olahraga nasional. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama para pemangku kepentingan perlu mengevaluasi capaian tersebut, sekaligus mencari strategi agar prestasi Indonesia tidak hanya memenuhi target, tetapi juga mampu memperbaiki posisi pada ajang multievent berikutnya. (***)/sumber : kemenpora
- Penulis: Irwan Wahyudi
