Rabu, 2 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » Rupiah Tertekan, Pelaku Usaha Proferti di Sumsel Berharap Perekonomian Tetap Stabil

Rupiah Tertekan, Pelaku Usaha Proferti di Sumsel Berharap Perekonomian Tetap Stabil

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 23 Jul 2018
  • visibility 1.817
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Palembang – Nilai tukar uang Garuda terhadap dollar Amerika Serikat (AS) terus tertekan, pada penutupan di perdagangan valas, jumat akhir pekan lalu, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tembus Rp14.500 per dollar. Hal tersebut mendapat tanggapan dari beberapa pelaku usaha Proferti di Sumsel.

Menurut, Ketua DPD Asosiasi Pengembang Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi) Sumsel, Syamsu Rusman mengakui saat ini daya beli masyakarat mulai turun, harga matrial import meningkat kecuali lokal.

“Agak memutar otak dengan kondisi nilai rupiah yang tidak menentu, karena harga matrial mulai merangkak naik, seperti keramik, rangka baja, cat dan lainnya,”ungkapnya, Senin (23/7/2018).

Meski demikian, untuk penjualan rumah sederhana (subsidi) masih stagnan daya belinya, hanya saja daya beli rumah komersil mulai menurun.

Sementara dengan suku bunga bank sendiri, ada kenaikan untuk pasar rumah komersil 1%-2% dan  untuk rumah bersubsidi tetap Flat 5%.

Tentunya dengan kondisi tersebut, akunya berpengaruh sekali dengan profit.”Artinya margin pendapatan menjadi tergerus,”urainya.

Namun demikian, ujarnya hanya bisa ditutupi dengan bermain silang keuntungan, saat ini kondisi daya beli masyarakat terhadap rumah subsidi masih stabil belum berdampak dengan kondisi nilai tukar rupiah, karena suku bunga bank masih tetap.

“Kebetulan  stok unit yang dibangun dan dipasarkan saat ini sebelum adanya gejolak moneter sehingga belum begitu terasa dampaknya,”urainya lagi.

Dia berharap kondisi ini sifatnya sementara dan pemerintah harus serius untuk mengatasi kondisi rupiah yang tidak stabil ini. “Ya, kami berharap ekonomi akan stabil kembali,”paparnya.

Terpisah, Keshar Dewan Penasehat  Organisasi DPD Pengembang Indonesia (PI) Sumsel sekaligus Direktur Sriwijaya Griya Cemerlang Kesyar Saropi menambahkan, belum stabilnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS sangat mengkhawatirkan.

Apalagi jika tidak diatasi secara serius multiplier effect nya pasti sangat panjang. Terutama di bisnis proferti yang berhubungan dengan harga matrial. “Ujung-ujungnya nanti dengan dengan nilai tukar rupiah yang terasa, yakni dampaknya dengan harga matrial naik, sehingga ujung-ujung harga rumah naik,”ungkapnya.

Dia berharap agar pemerintah segera mengatasi masalah nilai tukar rupiah terhadap dolla AS yang tidak stabil saat ini, meski saat ini untuk rumah komersil harganya belum terasa naik. Namun dikhawatir bisa berdampak sangat besar terhadap dunia proferti ke depanya.

“Pengusaha saat ini jika memiliki dana lebih hanya menyetok matrial karena untuk mengantisipasi kenaikan matrial semakin tinggi, dan lahan bangunan  perumahan lebih kecil, hal itu salah satu strategi agar rumah tetap laku,”urainya.[one]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Betaji Cup Old Stars Digelar Dilapangan AURI

    Betaji Cup Old Stars Digelar Dilapangan AURI

    • calendar_month Rabu, 3 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.295
    • 0Komentar

    PANITIA pelaksana turnamen sepakbola old stars Betaji CUP 2021 telah memasuki persiapan akhir sebelum perhelatan turnamen itu digelar pada 6 Maret nanti. Tercatat sudah 14 tim calon peserta yang memastikan ambil bagian dalam Turnamen yang memperebutkan Piala Presiden PS Palembang itu. Panitia pelaksana Betaji Cup 2021 kini tengah merampungkan persiapan. Menurut Ketua Panitia Muhammad Ariffaat, […]

  • Misi Penyelamatan Aset Terlantar

    Misi Penyelamatan Aset Terlantar

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 803
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bayangkan sebuah penggilingan padi yang dulunya gagah, sekarang cuma jadi rumah rayap dan sarang burung walet. Atau perkemahan yang dulunya ramai anak pramuka, kini lebih mirip lokasi syuting film horor. Inilah kisah tragis yang diam-diam sering terjadi aset daerah mangkrak, dibiarkan menua dalam sepi, tanpa fungsi, tanpa cinta. Untunglah, Wakil Bupati Ogan Komering […]

  • Agar Kopi Sumsel Dapat Bersaing di Pasar, Dewan Kopi Indonesia Siap Bersinergi dengan Dekopi Sumsel

    Agar Kopi Sumsel Dapat Bersaing di Pasar, Dewan Kopi Indonesia Siap Bersinergi dengan Dekopi Sumsel

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 6.742
    • 0Komentar

    Dia berharap dengan adanya kerjasama dengan Dewan Kopi Indonesia ini ke depannya kopi Sumsel dapat bersaing di pasar, selain itu juga mendorong agar anak-anak milanium dapat tertarik untuk berbisnis di sektor komoditi ini, sehingga dapat membuka lapangan kerja baru di Sumsel.

  • “ Palembang Kito Pacak “

    “ Palembang Kito Pacak “

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 988
    • 0Komentar

    Itu adalah jargonnyo wong Plembang disetiap laga atau pertandingan Sepak Bola yang diselenggarakan di Gelora Sriwijaya atau pun Stadion di seluruh Indonesia. Kacibob : “ Kong la sudah denger belum kalau Stadion Gelora Sriwijaya adolah salah satu Stadion untuk Piala Dunia ??? “ Kongsup : “ Ngomong apo awak ni dak usah bemimpi, nak menjadi […]

  • Tak Ada Istilah Libur  dalam Sosialisasi Perbup No 67 Tahun 2020

    Tak Ada Istilah Libur  dalam Sosialisasi Perbup No 67 Tahun 2020

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 780
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kecamatan Lais terus mensosialisasikan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 67 Tahun 2020 tentang wajib mematuhi Protokol Kesehatan (Protokes) COVID-19 meski dihari libur kerja, Sabtu (10/10/2020). Dalam Perbup Nomor 67 tersebut apabila melakukan pelanggaran akan ada denda dan sanksi seperti berupa teguran lisan atau kerja sosial membersihkan fasilitas umum dengan memakai rompi juga dendam uang Rp. […]

  • Perang Lawan Narkoba, Perlu Kerja Sama Nasional, Regional dan Internasional, Narkoba Sudah Masuk Dari Segala Bidang

    Perang Lawan Narkoba, Perlu Kerja Sama Nasional, Regional dan Internasional, Narkoba Sudah Masuk Dari Segala Bidang

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 987
    • 0Komentar

    SAAT ini seluruh negara dan masyarakat internasional menghadapi dua tantangan besar, yaitu bencana kesehatan pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dan bahaya narkotika. Data United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) pada 24 Juni 2021 menyebutkan, sekitar 275 juta orang di seluruh dunia menggunakan narkoba pada tahun 2020 dan tren global ini diperkirakan akan meningkat […]

expand_less
WordPress Archive WorkScout - Job Board & Freelance Marketplace WordPress Theme Worksquare – Coworking and Office Space WordPress Theme WORKSUITE – HR, CRM and Project Management Worksuite Saas – Project Management System World Wide News – Magazine Responsive WordPress Theme World Wide – Responsive Magazine WordPress WorldNews Magazine RTL Responsive WordPress Blog WorldPay Gateway for WooCommerce WorldPay Jetpack CRX Addon WorldPay Woocommerce Payment Gateway Plugin