Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » Rupiah Tertekan, Pelaku Usaha Proferti di Sumsel Berharap Perekonomian Tetap Stabil

Rupiah Tertekan, Pelaku Usaha Proferti di Sumsel Berharap Perekonomian Tetap Stabil

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 23 Jul 2018
  • visibility 1.825
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Palembang – Nilai tukar uang Garuda terhadap dollar Amerika Serikat (AS) terus tertekan, pada penutupan di perdagangan valas, jumat akhir pekan lalu, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tembus Rp14.500 per dollar. Hal tersebut mendapat tanggapan dari beberapa pelaku usaha Proferti di Sumsel.

Menurut, Ketua DPD Asosiasi Pengembang Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi) Sumsel, Syamsu Rusman mengakui saat ini daya beli masyakarat mulai turun, harga matrial import meningkat kecuali lokal.

“Agak memutar otak dengan kondisi nilai rupiah yang tidak menentu, karena harga matrial mulai merangkak naik, seperti keramik, rangka baja, cat dan lainnya,”ungkapnya, Senin (23/7/2018).

Meski demikian, untuk penjualan rumah sederhana (subsidi) masih stagnan daya belinya, hanya saja daya beli rumah komersil mulai menurun.

Sementara dengan suku bunga bank sendiri, ada kenaikan untuk pasar rumah komersil 1%-2% dan  untuk rumah bersubsidi tetap Flat 5%.

Tentunya dengan kondisi tersebut, akunya berpengaruh sekali dengan profit.”Artinya margin pendapatan menjadi tergerus,”urainya.

Namun demikian, ujarnya hanya bisa ditutupi dengan bermain silang keuntungan, saat ini kondisi daya beli masyarakat terhadap rumah subsidi masih stabil belum berdampak dengan kondisi nilai tukar rupiah, karena suku bunga bank masih tetap.

“Kebetulan  stok unit yang dibangun dan dipasarkan saat ini sebelum adanya gejolak moneter sehingga belum begitu terasa dampaknya,”urainya lagi.

Dia berharap kondisi ini sifatnya sementara dan pemerintah harus serius untuk mengatasi kondisi rupiah yang tidak stabil ini. “Ya, kami berharap ekonomi akan stabil kembali,”paparnya.

Terpisah, Keshar Dewan Penasehat  Organisasi DPD Pengembang Indonesia (PI) Sumsel sekaligus Direktur Sriwijaya Griya Cemerlang Kesyar Saropi menambahkan, belum stabilnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS sangat mengkhawatirkan.

Apalagi jika tidak diatasi secara serius multiplier effect nya pasti sangat panjang. Terutama di bisnis proferti yang berhubungan dengan harga matrial. “Ujung-ujungnya nanti dengan dengan nilai tukar rupiah yang terasa, yakni dampaknya dengan harga matrial naik, sehingga ujung-ujung harga rumah naik,”ungkapnya.

Dia berharap agar pemerintah segera mengatasi masalah nilai tukar rupiah terhadap dolla AS yang tidak stabil saat ini, meski saat ini untuk rumah komersil harganya belum terasa naik. Namun dikhawatir bisa berdampak sangat besar terhadap dunia proferti ke depanya.

“Pengusaha saat ini jika memiliki dana lebih hanya menyetok matrial karena untuk mengantisipasi kenaikan matrial semakin tinggi, dan lahan bangunan  perumahan lebih kecil, hal itu salah satu strategi agar rumah tetap laku,”urainya.[one]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kok, Kota Palembang Ikut Dicanangkan Jadi Lumbung Pangan Nasional, Apa Alasannya ?

    Kok, Kota Palembang Ikut Dicanangkan Jadi Lumbung Pangan Nasional, Apa Alasannya ?

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.116
    • 0Komentar

    “Jadi Palembang tidak perlu lagi mengandalkan pasokan padi dari luar Palembang, kalau semua lahan yang ada bisa dilakukan penanaman padi dua kali dalam satu tahun, bisa di bayangkan hasil melimpah yang akan didapat petani,”

  • Angka Kemiskinan Tinggi, Walikota Palembang Diminta Untuk Menurunkan

    Angka Kemiskinan Tinggi, Walikota Palembang Diminta Untuk Menurunkan

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 900
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan meminta Wali Kota Palembang Harnojoyo menyelesaikan permasalahan kemiskinan dan pengangguran yang angkanya lebih tinggi dibandingkan di daerah lain. Hal ini dikemukakan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru melalui Asisten Ekonomi Keuangan Pembangunan, Ekowati Rerningsih, usai Musrenbang Kota Palembang, awal pekan ini. Ekowati menyebutkan, dibandingkan tahun lalu yang sempat minus, pertumbuhan ekonomi Palembang […]

  • 2 Kasus Sembuh, Bertambah 12 Positif

    2 Kasus Sembuh, Bertambah 12 Positif

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (3/10/2020) mengkonfirmasi penambahan 2 kasus sembuh COVID-19, dengan demikian total kasus sembuh di Muba tercatat ada sebanyak 118 kasus. “Namun, adapula penambahan 12 kasus konfirmasi positif sehingga per-hari ini ada sebanyak 125 orang yang dirawat di Rumah Sakit,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta […]

  • Berhasil dibidang Koperasi, Kemenkop UKM Usulkan Bupati OKI Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden

    Berhasil dibidang Koperasi, Kemenkop UKM Usulkan Bupati OKI Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden

    • calendar_month Jumat, 14 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.103
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE diusulkan menerima tanda penghormatan Satyalancana Wirakarya pembangunan bidang Koperasi  dari Presiden RI oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI. Pengusulan ini karena Bupati OKI dinilai berhasil memajukan perkoperasian di Ogan Komering Ilir melalui program Satu Desa Satu Koperasi (SDSK) dan telah merevitalisasi Perkebunan Kelapa Sawit rakyat seluas 21.000 […]

  • Kunker di Kecamatan Banyu Lencir, tinjau layanan RSUD, ini hasilnya

    Kunker di Kecamatan Banyu Lencir, tinjau layanan RSUD, ini hasilnya

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.109
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,-  Mengawali Kunjungan Kerja (Kunker) dalam Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi menyempatkan diri meninjau sarana dan prasarana serta layanan RSUD Bayung Lencir, Jumat (17/5/2024). Pj Bupati Sandi didampingi perwakilan dari RSUD BayLen berkeliling melihat langsung kondisi ruangan-ruangan di RSUD, memeriksa perlengkapan dan peralatan, serta proses pelayanan kesehatan […]

  • Kerjasama dengan BRI, Ini Harapan BUMDes di Muba

    Kerjasama dengan BRI, Ini Harapan BUMDes di Muba

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.096
    • 0Komentar

    “Jumlah BUMDes di Muba ada 227 dan ada 6 kategori usaha yaitu meliputi usaha layanan kebutuhan masyarakat, usaha jasa penyewaan barang, usaha jasa perantara (PPOB/agen BRILINK), Produksi, Finansial , Holding,”

expand_less
WordPress Archive WorkScout - Job Board & Freelance Marketplace WordPress Theme Worksquare – Coworking and Office Space WordPress Theme WORKSUITE – HR, CRM and Project Management Worksuite Saas – Project Management System World Wide News – Magazine Responsive WordPress Theme World Wide – Responsive Magazine WordPress WorldNews Magazine RTL Responsive WordPress Blog WorldPay Gateway for WooCommerce WorldPay Jetpack CRX Addon WorldPay Woocommerce Payment Gateway Plugin