Sabtu, 22 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Tidak Boleh Yang Lain, Komponen Cadangan Hanya untuk Kepentingan Negara

Tidak Boleh Yang Lain, Komponen Cadangan Hanya untuk Kepentingan Negara

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
  • visibility 2.518
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PRESIDEN Joko menegaskan komponen cadangan TNI hanya boleh digunakan untuk kepentingan pertahanan dan kepentingan negara.

“Perlu saya tegaskan, komponen cadangan tidak boleh digunakan untuk lain kecuali kepentingan pertahanan. Komponen cadangan hanya untuk kepentingan pertahanan dan kepentingan negara,” tegas Presiden dalam amanatnya saat memimpin Upacara Penetapan Komponen Cadangan Tahun 2021 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus), Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, belum lama ini.

Kepala Negara juga menegaskan bahwa penetapan komponen cadangan akan makin memperkokoh Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Pada saat yang sama, pemerintah melakukan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) secara menyeluruh pada semua matra, baik darat, laut, dan udara.

“Kita juga punya putra-putri yang tidak kalah kemampuannya di bidang sains dan teknologi. Ilmuwan-ilmuwan kita, insinyur-insinyur kita sedang melakukan penelitian dan pengembangan di berbagai bidang strategis, pembangunan (kapal) fregat buatan Indonesia, termasuk peluru kendali untuk pertahanan udara, dan pertahanan laut, serta dalam pembangunan kapal selam Indonesia,” ujarnya.

Presiden mengatakan bahwa kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta keselamatan bangsa dan rakyat Indonesia adalah segalanya. Untuk itu, TNI sebagai komponen utama yang selalu siaga perlu didukung oleh komponen cadangan dan komponen pendukung.

”Itulah sistem pertahanan kita yang bersifat semesta, sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan seluruh sumber daya nasional lainnya. Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara dan usaha pertahanan negara,” imbuhnya.

Kepala Negara mengapresiasi mereka yang telah mendaftar secara sukarela, mengikuti proses seleksi dan pelatihan dasar kemiliteran secara sukarela, hingga ditetapkan menjadi anggota komponen cadangan. Masa aktif komponen cadangan ini tidak setiap hari dan setelah penetapan ini para anggota komponen cadangan akan kembali ke profesi masing-masing.

“Anggota komponen cadangan tetap berprofesi seperti biasa. Masa aktif komponen cadangan hanyalah pada saat mengikuti pelatihan dan pada saat mobilisasi. Tetapi anggota komponen cadangan harus selalu siaga jika dipanggil negara,” ungkapnya.

Komponen cadangan dikerahkan bila negara dalam keadaan darurat militer atau keadaan perang, dimobilisasi oleh Presiden dengan persetujuan DPR yang komando dan kendalinya berada di Panglima TNI. Artinya, tidak ada anggota komponen cadangan yang melakukan kegiatan mandiri.

Upacara Penetapan

Presiden Joko Widodo memimpin Upacara Penetapan Komponen Cadangan Tahun 2021. Dalam upacara tersebut, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga bertindak selaku Komandan Upacara. Sementara, Marsma TNI Budi Sumarsono bertindak selaku Perwira Upacara.

Upacara diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh Presiden Joko Widodo selaku Inspektur Upacara dengan didampingi oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Keduanya tampak menaiki kendaraan jip terbuka bersama Komandan Upacara.

Presiden kemudian memimpin jalannya mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur. Setelahnya, Menteri Pertahanan menyampaikan laporan terkait pelaksanaan pembentukan komponen cadangan.

Dalam laporannya, Menhan mengatakan bahwa pembentukan komponen cadangan merupakan amanat Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

“Komponen cadangan sejumlah 3.103 orang, terdiri dari Rindam Jaya 500 orang, Rindam III/Siliwangi 500 orang, Rindam IV/Diponegoro 500 orang, Rindam V/Brawijaya 500 orang, Rindam XII/Tanjungpura 499 orang, Universitas Pertahanan 604 orang,” ujar Menhan.

Penetapan komponen cadangan ditandai dengan pernyataan resmi oleh Presiden Joko Widodo serta penyerahan tunggul satuan komponen cadangan kepada masing-masing komandan batalyon.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini Kamis, tanggal 7 Oktober tahun 2021, pembentukan komponen cadangan tahun 2021 secara resmi saya nyatakan ditetapkan,” kata Presiden.

Usai menyampaikan amanatnya, Presiden menyaksikan para anggota komponen cadangan melakukan defile pasukan. Selain itu, ditampikan juga demonstrasi keterampilan para anggota komponen cadangan seperti bongkar pasang senjata, keterampilan lempar pisau dan kapak (lempika) dan sumpit, atraksi bela diri militer, hingga sosiodrama.

Turut hadir dalam upacara tersebut antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.Kominfo (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPP-PA Jadikan Muba Percontohan Pembentukan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan di Sektor Perkebunan

    KPP-PA Jadikan Muba Percontohan Pembentukan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan di Sektor Perkebunan

    • calendar_month Selasa, 22 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.114
    • 0Komentar

    KEMENTRIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) menjadikan Kabupaten Muba sebagai Pilot Project Pembentukan Rumah Perlindungan bagi Pekerja Perempuan di sektor perkebunan. Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH saat mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) […]

  • Sita Sampo Palsu, Polda Tetapkan Tujuh Tersangka

    Sita Sampo Palsu, Polda Tetapkan Tujuh Tersangka

    • calendar_month Minggu, 2 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 740
    • 0Komentar

    POLDA Banten mengungkap kasus tindak pidana perdagangan kosmetik palsu berupa shampo dan minyak rambut berbagai merek terkenal pada Selasa (28/12) lalu dan ada tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka. Hal tersebut disampaikan Dirreskrimsus Polda Banten, Kombes Pol Dedi Supriyadi saat press conference di Polda Banten belum lama ini. Kabid Humas Polda Banten Kombes. Pol. Shinto Bina […]

  • Tekhnologi Digital dan Pilpres 2024

    Tekhnologi Digital dan Pilpres 2024

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.825
    • 0Komentar

    Teknologi terbukti menjadi salah satu media komunikasi paling efektif, cepat dan mudah didapat. Teknologi menjalankan segala urusan jalan nya politik seperti berita yang ada di detikcom dan tempodotco ini dimana politik menggunakan media social untuk jalannya politik. Namun disisi lain juga dapat menyesatkan jika digunakan untuk kepentingan pribadi sekelompok elit politik. Data kementrian komunikasi dan […]

  • Ada Pemotongan Bantuan Sosial,Sekda: Oknum, Siap-siap Kena Sanksi

    Ada Pemotongan Bantuan Sosial,Sekda: Oknum, Siap-siap Kena Sanksi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.255
    • 0Komentar

    PENERIMA Langsung Tunai (BLT) yang bersumber alokasi dana desa Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APB Desa) yang sudah mulai digulirkan sejak kemarin, tidak boleh sama dengan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) yang bersumber dari Kementerian Sosial RI. Hal ini penting untuk menghindari bantuan jatuh pada orang yang sama alias penerima bantuan ganda. Demikian disampaikan Bupati Musi […]

  • Warga di Karang Jaya dan Rusun Dukung & Doakan Fitrianti – Nandriani Pimpin kota Palembang

    Warga di Karang Jaya dan Rusun Dukung & Doakan Fitrianti – Nandriani Pimpin kota Palembang

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.739
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id -Dukungan dan doa kepada pasangan calon walikota dan wakil walikota Palembang Fitrianti Agustinda – Nandriani Octarina untuk memenangkan Pilwako Palembang terus mengalir. Kali ini datang dari warga terutama emak emak di Jalan Sjakyakirti, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus Palembang serta warga Rusun Palembang. Dukungan tersebut disampaikan langsung dihadapan Fitrianti Agustinda dan Nandriani Octarina […]

  • Xapo Bank Perluas Jalur Pembayaran Stablecoin, jadi Bank Berlisensi Pertama yang Rasakan Penyetoran, Penarikan USDC dan USDT

    Xapo Bank Perluas Jalur Pembayaran Stablecoin, jadi Bank Berlisensi Pertama yang Rasakan Penyetoran, Penarikan USDC dan USDT

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.832
    • 0Komentar

    BANGKOK, THAILAND – Media OutReach – 22 Mei 2023 – Xapo Bank, bank swasta berlisensi penuh yang menggabungkan perbankan tradisional dengan akses ke Bitcoin dan stablecoin, telah menjadi bank pertama di dunia yang mengintegrasikan jalur pembayaran Tether (USDT). Dimulai dengan peluncuran bertahap, jalur pembayaran akan tersedia sepenuhnya untuk semua anggota pada akhir bulan Mei. Membangun […]

expand_less
WordPress Archive DevBox — Creative Digital Agency Elementor Template Kit DevFox – IT Solutions and Services WordPress Theme + RTL Devias – Blog & Magazine Elementor Template Kit Device Scroll Image For WPBakery Page Builder Device Slider For WPBakery Page Builder Devicer | Electronics, Mobile & Tech Store Devicer – Electronics, Mobile & Tech Store WordPress Theme Devita – Multipurpose Theme for WooCommerce DevKit – Flutter UI Kit Devon – Model Agency Directory WordPress Theme