Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Tidak Boleh Yang Lain, Komponen Cadangan Hanya untuk Kepentingan Negara

Tidak Boleh Yang Lain, Komponen Cadangan Hanya untuk Kepentingan Negara

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
  • visibility 2.538
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PRESIDEN Joko menegaskan komponen cadangan TNI hanya boleh digunakan untuk kepentingan pertahanan dan kepentingan negara.

“Perlu saya tegaskan, komponen cadangan tidak boleh digunakan untuk lain kecuali kepentingan pertahanan. Komponen cadangan hanya untuk kepentingan pertahanan dan kepentingan negara,” tegas Presiden dalam amanatnya saat memimpin Upacara Penetapan Komponen Cadangan Tahun 2021 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus), Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, belum lama ini.

Kepala Negara juga menegaskan bahwa penetapan komponen cadangan akan makin memperkokoh Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Pada saat yang sama, pemerintah melakukan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) secara menyeluruh pada semua matra, baik darat, laut, dan udara.

“Kita juga punya putra-putri yang tidak kalah kemampuannya di bidang sains dan teknologi. Ilmuwan-ilmuwan kita, insinyur-insinyur kita sedang melakukan penelitian dan pengembangan di berbagai bidang strategis, pembangunan (kapal) fregat buatan Indonesia, termasuk peluru kendali untuk pertahanan udara, dan pertahanan laut, serta dalam pembangunan kapal selam Indonesia,” ujarnya.

Presiden mengatakan bahwa kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta keselamatan bangsa dan rakyat Indonesia adalah segalanya. Untuk itu, TNI sebagai komponen utama yang selalu siaga perlu didukung oleh komponen cadangan dan komponen pendukung.

”Itulah sistem pertahanan kita yang bersifat semesta, sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan seluruh sumber daya nasional lainnya. Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara dan usaha pertahanan negara,” imbuhnya.

Kepala Negara mengapresiasi mereka yang telah mendaftar secara sukarela, mengikuti proses seleksi dan pelatihan dasar kemiliteran secara sukarela, hingga ditetapkan menjadi anggota komponen cadangan. Masa aktif komponen cadangan ini tidak setiap hari dan setelah penetapan ini para anggota komponen cadangan akan kembali ke profesi masing-masing.

“Anggota komponen cadangan tetap berprofesi seperti biasa. Masa aktif komponen cadangan hanyalah pada saat mengikuti pelatihan dan pada saat mobilisasi. Tetapi anggota komponen cadangan harus selalu siaga jika dipanggil negara,” ungkapnya.

Komponen cadangan dikerahkan bila negara dalam keadaan darurat militer atau keadaan perang, dimobilisasi oleh Presiden dengan persetujuan DPR yang komando dan kendalinya berada di Panglima TNI. Artinya, tidak ada anggota komponen cadangan yang melakukan kegiatan mandiri.

Upacara Penetapan

Presiden Joko Widodo memimpin Upacara Penetapan Komponen Cadangan Tahun 2021. Dalam upacara tersebut, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga bertindak selaku Komandan Upacara. Sementara, Marsma TNI Budi Sumarsono bertindak selaku Perwira Upacara.

Upacara diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh Presiden Joko Widodo selaku Inspektur Upacara dengan didampingi oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Keduanya tampak menaiki kendaraan jip terbuka bersama Komandan Upacara.

Presiden kemudian memimpin jalannya mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur. Setelahnya, Menteri Pertahanan menyampaikan laporan terkait pelaksanaan pembentukan komponen cadangan.

Dalam laporannya, Menhan mengatakan bahwa pembentukan komponen cadangan merupakan amanat Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

“Komponen cadangan sejumlah 3.103 orang, terdiri dari Rindam Jaya 500 orang, Rindam III/Siliwangi 500 orang, Rindam IV/Diponegoro 500 orang, Rindam V/Brawijaya 500 orang, Rindam XII/Tanjungpura 499 orang, Universitas Pertahanan 604 orang,” ujar Menhan.

Penetapan komponen cadangan ditandai dengan pernyataan resmi oleh Presiden Joko Widodo serta penyerahan tunggul satuan komponen cadangan kepada masing-masing komandan batalyon.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini Kamis, tanggal 7 Oktober tahun 2021, pembentukan komponen cadangan tahun 2021 secara resmi saya nyatakan ditetapkan,” kata Presiden.

Usai menyampaikan amanatnya, Presiden menyaksikan para anggota komponen cadangan melakukan defile pasukan. Selain itu, ditampikan juga demonstrasi keterampilan para anggota komponen cadangan seperti bongkar pasang senjata, keterampilan lempar pisau dan kapak (lempika) dan sumpit, atraksi bela diri militer, hingga sosiodrama.

Turut hadir dalam upacara tersebut antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.Kominfo (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MTQ Empat Lawang Siap Dibuka

    MTQ Empat Lawang Siap Dibuka

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 910
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Empat Lawang – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Empat Lawang yang akan dilaksanakan di Kecamacatan Pendopo Barat tanggal 15 – 17 Maret 2019 siap dibuka Kemenag Kabupaten Empat Lawang. Kesiapan ini sendiri disampaikan setelah usai Rapat Dewan Hakim yang dilaksanakan di Pendopo Barat yang salah satunya membahas Format penilaian. Dimana dalam penilaian nantinya dewan hakim […]

  • Jadilah Pahlawan Masa Kini yang Membanggakan Negeri

    Jadilah Pahlawan Masa Kini yang Membanggakan Negeri

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    DIAWALI dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh PPI Kabupaten Muba, Pemkab Musi Banyuasin (Muba) menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan tahun 2019 dilaksanakan di Halaman Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Senin (11/11/2019). Bupati Muba H Dodi Reza Alex  Noerdin bertindak selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Menteri Sosial RI Juliari P Batubara. Dalam amanat disampaikan bahwa dengan peringatan […]

  • Sumsel Akan Seleksi Bujang Gadis Kampus, Minta Dukungan Pemkot

    Sumsel Akan Seleksi Bujang Gadis Kampus, Minta Dukungan Pemkot

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.855
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumatera Selatan akan menyeleksi Bujang Gadis Kampus sehingga panitia mulai mempersiapkan diri untuk mendapatkan peserta terbaik. Oleh karena itu menjelang pemilihan Bujang Gadis Kampus (BGK) Sumatera Selatan yang rencana akan diadakan pada tanggal 23 Maret mendatang, persiapan demi persiapan terus dilakukan oleh seluruh panitia, salah satunya yaitu dengan meminta suport dari berbagai kalangan, termasuk […]

  • Wow,  Cantiknya Paper Flower yang Dibikin Anggota DWP Muba  

    Wow,  Cantiknya Paper Flower yang Dibikin Anggota DWP Muba  

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Paper flower merupakan salah satu bentuk kreasi dari kertas yang sedang kekinian. Kreasi bunga kertas dalam bentuk 3D tersebut biasanya digunakan untuk mempercantik dekorasi ruangan. Selain dekorasi di ruangan, paper flower tersebut juga sering digunakan untuk menghias acara pertunangan, arisan, baby shower, pengajian dan acara penting lainnya. Bentuknya yang cantik dan menarik menjadikan paper […]

  • PSSI 95 Tahun, Bola Boleh Bulat, Tapi Asa Kita Nggak Boleh Kempes!

    PSSI 95 Tahun, Bola Boleh Bulat, Tapi Asa Kita Nggak Boleh Kempes!

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.233
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Selamat ulang tahun ke-95 buat PSSI!, tepatnya pada 19 April 2025. Udah hampir satu abad, cuy! Usia segini kalau jadi manusia biasanya udah khatam semua jenis teh herbal, hafal harga minyak kayu putih semua merek, dan punya koleksi sandal rumah yang nggak bisa diganti meski talinya udah kayak mie rebus. Kalau sepak bola […]

  • Kolaborasi Pertani & RNI Luncurkan Produk Beras Rania

    Kolaborasi Pertani & RNI Luncurkan Produk Beras Rania

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 874
    • 0Komentar

    BUMN Klaster Pangan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pengembangan portofolio produk pangan yang terjangkau dan berkualitas untuk masyarakat. Salah satu pengembangan produk terbaru adalah produk beras Rania yang merupakan hasil kerja sama PT Pertani (Persero) dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI. Peluncuran produk beras premium kemasan 5 kg tersebut […]

expand_less
WordPress Archive DevBox — Creative Digital Agency Elementor Template Kit DevFox – IT Solutions and Services WordPress Theme + RTL Devias – Blog & Magazine Elementor Template Kit Device Scroll Image For WPBakery Page Builder Device Slider For WPBakery Page Builder Devicer | Electronics, Mobile & Tech Store Devicer – Electronics, Mobile & Tech Store WordPress Theme Devita – Multipurpose Theme for WooCommerce DevKit – Flutter UI Kit Devon – Model Agency Directory WordPress Theme