Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Setalah Bangun Infrstruktur, Jokowi Fokus Bangun SDM Secara Besar-besaran

Setalah Bangun Infrstruktur, Jokowi Fokus Bangun SDM Secara Besar-besaran

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 11 Des 2018
  • visibility 905
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Setelah gencar membangun infrastruktur, Pemerintah pada tahun depan akan memfokuskan untuk bangun sumber daya manusia (SDM). Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) bakal membangun Sumber Daya Manusia (SDM) jika terpilih sebagai presiden di periode selanjutnya. Rencana pembangunan SDM tersebut masih dalam tahap pematangan.

“Setelah besar-besaran kita bangun infrastruktur di tanah air. Tahapan besar kedua nanti adalah pembangunan SDM juga secara besar besaran. Hanya memang ini belum kita sampaikan secara detail nanti akan kita sampaikan secara detail di lain waktu,” kata Jokowi saat mengisi pidato dalam acara rapat kerja nasional Bravo-5 di Ballroom Putri Duyung Cottage, Ancol, Jakarta Utara, Senin (10/12/2018) malam.

Pematangan infrastruktur sudah di konsultasikan Jokowi bersama para pakar terkait. Dia mengatakan, pembangunan SDM merupakan pondasi yang mesti diseriuskan. Ia memaparkan alasan mengapa dirinya berfokus pada pembangunan infrastruktur selama empat tahun terakhir. Alasannya, karena infrastruktur merupakan pondasi untuk kemajuan sebuah negara. “Sudah saya tanyakan pakar-pakar besar yang lebih bahwa namanya infrastruktur itu prasyarat, pembangunan sumber daya manusia adalah pondasi yang harus kita kerjakan,” ucapnya.

Selain itu, Jokowi juga bakal membenahi reformasi tahapan menyangkut reformasi struktural yang masih melambat. Dia menyebut, banyak pekerjaan rumah yang negara mesti diperbaiki. “Masih banyak pekerjaan besar yg harus kita kerjakan yang ini kadang kadang memang ada yang merasakan pahit, ada yang merasakan sakit, tetapi inilah jalan yang harus kita tempuh,” ulas Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tak ingin membangun negara dan rakyat lewat cara instan, dengan sekadar memperbanyak bantuan sosial. “Rakyat (memang) senang, tentu itu bukan sebuah jalan untuk membangun sebuah bangunan yang kokoh bagi negara kita dan itu kita tempuh, kita berani,” tutur Jokowi.

Kemudian, dirinya menerangkan bahwa infrastruktur tak hanya gencar dibangun di Pulau Jawa guna mendongkrak ekonomi. Dia menyebut, pemerintah juga fokus di wilayah lain seperti Papua dan Indonesia bagian Timur. Hal tersebut sebagai contoh keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Ini namanya bangun sebuah negara. Kalau cuma bangun di Jawa saja, kalau mau cari cepat dan enak bangun di Jawa, selesai. Pemilih ada di sini, itung-itungan ekonomi juga sama, return of investment itu lebih cepat kalau kita bangun infrastrukturnya di Jawa. Tetapi itu tidak kita lakukan karena untuk pemerataan dan keadilan,” tukas Jokowi.

*Pembangunan Infrastruktur di Era Jokowi Sangat Baik*

Sementara itu, berdasarkan rilis hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) bersama Indonesia Corruption Watch (ICW) menunjukkan sejumlah kemajuan dibuat oleh Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Salah satu yang menonjol yakni pembangunan infrastruktur.

Peneliti Senior LSI Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan, responden menyebut pembangunan jalan-jalan umum, jembatan, dan proyek infrastruktur lain sangat baik di era Jokowi. “Bukan sekedar klaim tapi diakui oleh publik. Sebanyak 72 persen masyarakat menganggap pembangunan bidang infrastruktur semakin baik,” kata Burhanuddin dalam paparan rilis survei nasional di Jakarta, Senin (10/12/2018).

Responden ditanyai terkait kinerja pemerintahan Jokowi untuk menanggulangi masalah sekarang dibanding tahun lalu. Selain infrastruktur, 66 persen responden menilai pada masa Jokowi mereka merasakan pelayanan kesehatan yang lebih terjangkau.

Pada ranah energi, sebanyak 59 persen responden mengungkapkan pemerintahan Jokowi berhasil dalam pembangunan pembangkit listrik. Mereka menganggap hak masyarakat Indonesia dalam mendapatkan listrik cukup merata. “Jadi ada kurang lebih 8 item nilainya di atas 50 persen atau mengatakan lebih baik termasuk membangun jalan tol dan trans antarprovinsi di luar Pulau Jawa,” kata Burhan.[**]

 

Penulis : Faldy

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hoaks, Efek Samping Vaksin Covid 19, Tercatat 2.620 Bayi Meninggal

    Hoaks, Efek Samping Vaksin Covid 19, Tercatat 2.620 Bayi Meninggal

    • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 950
    • 0Komentar

    BEREDAR di media sosial Twitter, sebuah unggahan informasi yang mengeklaim bahwa sebanyak 2.620 bayi meninggal dunia akibat efek samping vaksin COVID-19. Unggahan tersebut disertai dengan tangkapan layar sebuah artikel yang berjudul “2.620 babies dead after vaccination and reports of terrible side effects”. Faktanya, dilansir dari cekfakta.tempo.co, tidak ada bukti yang menyatakan bahwa vaksin COVID-19 telah […]

  • Kartinian Ala DPPKB Muba, Kebaya Berkisah & Emansipasi Nggak Cuma Soal Daster

    Kartinian Ala DPPKB Muba, Kebaya Berkisah & Emansipasi Nggak Cuma Soal Daster

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di pagi yang biasanya hanya ditemani suara printer mendesis dan aroma kopi sachet yang galau, suasana kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Musi Banyuasin mendadak berubah total. Bukan karena datangnya pejabat pusat atau artis FTV yang comeback, tapi karena para pegawai perempuan tampil bak bunga mawar di tengah kebun sawit semuanya […]

  • Tekan Angka Kemiskinan, Sumsel Masih Butuh Peran UMKM

    Tekan Angka Kemiskinan, Sumsel Masih Butuh Peran UMKM

    • calendar_month Senin, 28 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.016
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru berharap usaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumsel terus berkembang pesat,  hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan Komite IV DPD RI Provinsi Sumatera Selatan Siska Marleni beserta rombongan di ruang rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Senin (28/1/2019). Dalam kesempatan tersebut ia meminta kebijakan relugasi dari […]

  • Gugus Tugas Segera Lakukan Kontak Tracking

    Gugus Tugas Segera Lakukan Kontak Tracking

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.184
    • 0Komentar

    AZ (40) warga Ogan Komering Ilir dimakamkan dengan protokol Covid-19 meski yang bersangkutan belum terkonfirmasi terpapar virus corona. Jurus Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten OKI, Iwan Setiawan saat memberikan keterangan pers virtual pada, Sabtu, (25/4/2020) mengungkapkan Warga Desa Tapus Kecamatan Pampangan OKI tersebut sebelumnya di rawat di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang dengan gejala […]

  • Bupati Banyuasin Serahkan Bantuan APD dari Pemprov Sumsel Untuk Dinas Kesehatan

    Bupati Banyuasin Serahkan Bantuan APD dari Pemprov Sumsel Untuk Dinas Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 956
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin H Askolani Jasi menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Pemprov. Sumsel kepada Dinas Kesehatan Kab.Banyuasin untuk penanganan Covid-19. Bantuan diberikan Pemprov Sumsel kepada Dinas Kesehatan itu nantinya akan dibagikan ke Rumah Sakit, Puskesmas dan Posko-posko Percepatan Penanganan Covid-19. Disaksikan Wakil Bupati Banyuasin H Slamet dihadiri Sekda Banyuasin, Assisten I, BPBD Kesbangpol, Kapolres […]

  • Mekanisme Pendaftaran bagi Lansia Calon Peserta Vaksinasi COVID-19

    Mekanisme Pendaftaran bagi Lansia Calon Peserta Vaksinasi COVID-19

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 782
    • 0Komentar

    LANSIA (berusia di atas 60 tahun) menjadi salah satu target sasaran penerima vaksinasi COVID-19 tahap kedua. Terdapat dua opsi pelaksanaan vaksinasi bagi lansia. Vaksinasi dapat dilakukan di fasilitas layanan kesehatan dengan mendaftarkan diri pada formulir online dari Kementerian Kesehatan, yang tautannya dapat dilihat di https://s.id/pendaftaran-lansia Opsi lainnya adalah mengikuti vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh organisasi atau institusi […]

expand_less
WordPress Archive Disable Everything – WordPress Plugin to Disable Right Click, Copying, Keyboard Discount by Total Cart Value for WooCommerce Discount Coupons Scheduler for WooCommerce Discount Rules for WooCommerce Discussion – News Portal WordPress Theme Discy - Social Questions and Answers WordPress Theme Disency Creative Digital Agency Elementor Template Kit Dishify – Restaurant WordPress Theme Disho – Grocery Store Elementor Template Kit Disrupt – Tech Startup Business Elementor Template Kit