Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Daftar Belanja Rumah Dinas DPRD Sumsel Tembus Miliaran

Daftar Belanja Rumah Dinas DPRD Sumsel Tembus Miliaran

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RENCANA pengadaan fasilitas untuk rumah dinas pimpinan DPRD Sumatera Selatan mulai menjadi perhatian publik. Nilainya tidak kecil, bahkan beberapa item mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Data rencana belanja itu tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang diinput oleh Sekretariat DPRD Sumsel.

Dalam daftar tersebut, sejumlah paket pengadaan berkaitan langsung dengan fasilitas rumah dinas pimpinan DPRD Sumsel.

Salah satunya pengadaan lampu gantung hias untuk rumah dinas Wakil Ketua I DPRD Sumsel yang dianggarkan sekitar Rp604,6 juta. Selain itu terdapat juga pengadaan meubelair rumah dinas wakil ketua I dengan nilai mencapai Rp2,3 miliar.

Pada rumah dinas Wakil Ketua III DPRD Sumsel, tercatat pula beberapa rencana pengadaan fasilitas lain. Di antaranya pengadaan alat gym dengan nilai sekitar Rp395 juta.

Masih di lokasi yang sama, terdapat pula rencana pengadaan heat pump dengan nilai anggaran mencapai Rp776 juta. Pengadaan meubelair untuk rumah dinas wakil ketua III juga tercatat dianggarkan hingga Rp2,3 miliar.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Sumsel, Hadiyanto, membenarkan  sejumlah paket pengadaan tersebut tercantum dalam data SIRUP.

Menurut dia, seluruh paket itu masih berada pada tahap rencana pengadaan.

“Benar, itu baru rencana di SIRUP dan sudah masuk e-katalog LKPP. Untuk pelaksanaannya sendiri belum dilakukan,” kata Hadiyanto saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan  berbagai fasilitas tersebut direncanakan sebagai kebutuhan penunjang aktivitas pimpinan DPRD Sumsel.

Selain fasilitas rumah dinas pimpinan, terdapat juga sejumlah rencana pengadaan lain yang berkaitan dengan operasional DPRD.

Di antaranya pengadaan fasilitas untuk rumah dinas Wakil Ketua II DPRD Sumsel. Dalam data SIRUP tercatat rencana pengadaan dua unit sound system yang masing-masing dianggarkan sebesar Rp200 juta.

Kemudian terdapat pula pengadaan dua unit roller blind yang masing-masing bernilai Rp319 juta dan Rp315 juta.

Tidak hanya belanja barang, terdapat pula alokasi anggaran untuk belanja jasa yang rutin dikeluarkan oleh Sekretariat DPRD Sumsel.

Untuk semester pertama tahun anggaran berjalan, belanja jasa tenaga kebersihan tercatat mencapai sekitar Rp1,7 miliar.

Sementara itu, anggaran untuk jasa tenaga pramudi DPRD Sumsel dianggarkan sekitar Rp1 miliar. Adapun anggaran jasa keamanan mencapai Rp2,3 miliar.

Sorotan lain juga muncul pada rencana renovasi interior ruang fraksi di DPRD Sumsel yang hingga kini masih berlangsung.

Renovasi tersebut telah dimulai sejak awal 2025, namun belum seluruh ruangan fraksi selesai dikerjakan.

Dari total tujuh fraksi yang ada di DPRD Sumsel, masih terdapat lima fraksi yang dijadwalkan menjalani renovasi interior.

Kelima fraksi tersebut adalah PKB, PKS, PAN, Demokrat dan Golkar.

Untuk masing-masing ruangan fraksi itu dianggarkan sekitar Rp1 miliar.

Selain itu, terdapat pula rencana pengadaan meubelair untuk ruang Fraksi Demokrat DPRD Sumsel dengan nilai mencapai Rp2,4 miliar.

Sementara itu, renovasi interior untuk ruang Fraksi NasDem dan Gerindra disebut telah selesai lebih dahulu.

Berbagai rencana pengadaan tersebut tercatat menggunakan sumber anggaran dari APBD melalui satuan kerja Sekretariat DPRD Sumsel dengan metode pemilihan e-purchasing dan jadwal pemilihan yang direncanakan pada awal 2026.

Meja biliar

Sebelumbnya rencana pengadaan dua unit meja biliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumatera Selatan tahun 2026 akhirnya tidak dilanjutkan. Sekretariat DPRD Sumsel memutuskan membatalkan rencana tersebut setelah menuai perhatian dan kritik dari publik.

Total anggaran yang sebelumnya disiapkan untuk pengadaan fasilitas tersebut mencapai Rp486,9 juta.

Selain meja biliar, rencana pembelian alat gym untuk rumah dinas Wakil Ketua III DPRD Sumsel dengan nilai anggaran Rp395 juta juga dipastikan tidak akan dilaksanakan.

Kedua rencana pengadaan tersebut sebelumnya tercatat dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Data pada sistem tersebut tercatat per 7 Maret 2026 dan kemudian menyebar luas di masyarakat sehingga memunculkan berbagai tanggapan mengenai prioritas penggunaan anggaran daerah.

Berdasarkan informasi dalam dokumen perencanaan tersebut, pengadaan meja biliar semula dirancang untuk ditempatkan di dua rumah dinas pimpinan DPRD Sumsel.

Satu unit meja biliar direncanakan untuk rumah dinas Ketua DPRD Sumsel dengan alokasi anggaran sekitar Rp151 juta.

Sementara satu unit lainnya direncanakan untuk rumah dinas Wakil Ketua III DPRD Sumsel dengan nilai anggaran yang lebih besar, yakni sekitar Rp335,9 juta.

Jika dijumlahkan, keseluruhan anggaran yang disiapkan untuk pengadaan dua unit meja biliar tersebut mencapai Rp486,9 juta.

Selain itu, dalam dokumen yang sama juga tercantum rencana pembelian peralatan kebugaran atau alat gym untuk rumah dinas Wakil Ketua III DPRD Sumsel.

Nilai anggaran yang disiapkan untuk fasilitas tersebut mencapai Rp395 juta.

Rencana pengadaan berbagai fasilitas tersebut sempat menjadi perbincangan karena muncul di tengah perhatian masyarakat terhadap penggunaan anggaran pemerintah daerah.

Setelah menjadi sorotan publik, Sekretariat DPRD Sumsel akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana pengadaan meja biliar maupun alat gym tersebut.

Keputusan pembatalan itu sekaligus menutup polemik yang sempat berkembang setelah data rencana pengadaan tersebut muncul dalam sistem perencanaan pengadaan pemerintah.

Pengamat politik Sumsel, Bagindo Togar BB, menilai langkah tersebut menunjukkan sikap responsif seorang pejabat publik terhadap kritik dan aspirasi masyarakat terkait keputusan Ketua DPRD Sumatera Selatan, Andie Dinialdie bersedia membatalkan rencana pengadaan meja biliar di rumah dinasnya.

Menurutnya, tidak semua pemimpin mau dengan cepat merespons polemik yang muncul di tengah publik, apalagi sampai mengambil keputusan untuk membatalkan fasilitas yang sebelumnya telah direncanakan.

“Ini menunjukkan adanya kepekaan sosial dan tanggung jawab sebagai pejabat publik. Ketika muncul reaksi dari masyarakat, beliau memilih membatalkan rencana tersebut. Itu patut diapresiasi,” kata Bagindo.

Ia menjelaskan, polemik terkait pengadaan meja biliar sebelumnya muncul karena sebagian masyarakat menilai fasilitas itu terkesan hanya untuk kepentingan pribadi di rumah dinas pejabat.

Namun Bagindo menilai fasilitas seperti biliar tidak selalu identik dengan hiburan semata. Dalam beberapa kesempatan, tempat tersebut juga bisa menjadi ruang interaksi sosial yang lebih santai.

Menurutnya, komunikasi informal sering kali justru lebih efektif untuk membangun kedekatan dengan masyarakat maupun komunitas, termasuk dengan kalangan atlet biliar.

Meski begitu, ia menilai keputusan pembatalan yang diambil Ketua DPRD Sumsel menjadi langkah tepat untuk meredam polemik sekaligus menunjukkan bahwa aspirasi masyarakat tetap diperhatikan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muba Komit Jaga Zero Konflik di Sumsel

    Muba Komit Jaga Zero Konflik di Sumsel

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 755
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak dalam upaya menjaga zero konflik di wilayah Musi Banyuasin. Termasuk salah satunya upaya koordinasi dan sinergi tersebut dilakukan Pemkab Muba bersama Satuan Brimob Polda Sumsel. Dalam kesempatan menghadiri Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumatera Selatan, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi […]

  • Sejak SD Sudah Harus Paham Pancasila, Biar Besar Gak Gampang Kepancing Hoaks

    Sejak SD Sudah Harus Paham Pancasila, Biar Besar Gak Gampang Kepancing Hoaks

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.732
    • 0Komentar

    DI ZAMAN serba online ini, anak-anak SD udah jago bikin video TikTok, main Mobile Legends sampai hafal semua skin hero, tapi begitu disuruh nyebutin lima sila [Pancasila], eh…, langsung manyun kayak nunggu sinyal Wi-Fi yang lemot. Ya, begitulah potret generasi saat ini, “gesit jempol, tipis ideologi” yang bikin Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mulai gatal […]

  • Masa Pandemi, UMKM Masih Tetap Ekses

    Masa Pandemi, UMKM Masih Tetap Ekses

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.395
    • 0Komentar

    USAHA mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, ternyata mempunyai kemampuan yang luar biasa dalam melakukan mitigasi dampak dari pandemi COVID-19 sehingga pengusaha kecil itu tetap eksis. Tersedianya akses dan layanan keuangan yang mudah dijangkau oleh UMKM menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan ketahanan UMKM terhadap guncangan ekonomi saat pandemi COVID-19. “Survei […]

  • Pelestarian Badak ala Marinir

    Pelestarian Badak ala Marinir

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 665
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di zaman serba cepat ini, bahkan badak pun harus naik kendaraan amfibi, coba bayangkan seekor Badak Jawa, satwa langka nan pemalu, yang biasanya cuma jalan kaki di semak-semak Ujung Kulon, kini didandani, dibikinkan kandang eksklusif seberat 1 ton, lalu dinaikkan ke atas tank laut Ranpur Kapa K-61 milik Marinir. Mirip adegan film perang, […]

  • 4 Warga Pagaralam Pernah Kontak Langsung dengan Pasien Positif COVID-19 Asal Jarai

    4 Warga Pagaralam Pernah Kontak Langsung dengan Pasien Positif COVID-19 Asal Jarai

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 7.861
    • 0Komentar

    EMPAT orang warga Kota Pagaralam yang pernah kontak langsung dengan pasien Positif Covid-19 asal desa Jarai Kabupaten Lahat  Sumsel dilakukan pemantauan khusus. Hal ini disampaikan Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pagaralam Samsul Bahri, Jumat, (24/4/2020). Samsul mengatakan, empat warga Pagaralam yang pernah kontak dengan Y pasien positif itu diantaranya RK, AN, beralamat di […]

  • ASN Palembang Award 2020, Ciptakan ASN Berkualitas

    ASN Palembang Award 2020, Ciptakan ASN Berkualitas

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.117
    • 0Komentar

    MALAM Grand Final Pemilihan Aparatur Sipil Negara (ASN) Palembang Awards 2020 yang berlangsung di The Sultan Convention Center menjadi bukti bahwa selain lulus kompetensi dalam pertarungan CPNS, ternyata memiliki ilmu pengetahuan serta menguasai penugasan disegala bidang menjadi sebuah pertimbangan dalam mempercepat kinerja. Dalam acara tersebut  dihadiri Gubernur Sumsel Herman Deru, Ketua BPK RI Agung Firman […]

expand_less
WordPress Archive Yet Skin – Add-on for Go Pricing YITH Advanced Refund System for WooCommerce Premium YITH Amazon S3 Storage Premium YITH Auctions for WooCommerce Premium YITH Best Price Guaranteed for WooCommerce Premium YITH Boemia | The Best WordPress E-Commerce Theme YITH Booking And Appointment for WooCommerce Premium YITH Composite Products for WooCommerce Premium YITH Cost of Goods for WooCommerce Premium YITH Custom Thank You Page for WooCommerce Premium