Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertambangan & Energi » Kalau Migas Mau Lestari, SDM Jangan Cuma Modal Seragam Safari!

Kalau Migas Mau Lestari, SDM Jangan Cuma Modal Seragam Safari!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • visibility 829
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- Kalau ada pepatah lama yang patut direnungkan oleh para pejabat dan pelaku industri migas hari ini, mungkin bunyinya begini. “Takkan tumbuh sumur emas di ladang orang, bila sekop dan cangkul sendiri masih dipinjam dari tetangga”.

Pepatah itu tepat betul menggambarkan kondisi pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di sektor migas terutama di daerah kaya sumber daya seperti Musi Banyuasin (Muba). Sudah sejak zaman tiang minyak masih disapa “pompa angguk,” Muba jadi lumbung energi. Tapi SDM lokal? Seringkali cuma jadi penonton yang nyambi jaga warung kopi sebelah rig.

Kini Pemkab Muba mau bangkit dari tidur panjang. Lewat kerjasama tripartit bersama Kementerian ESDM dan Repsol Sakakemang B.V., mereka ingin melatih SDM lokal agar tak lagi cuma jadi penggembira di ladang minyak sendiri. MoA (nota kesepahaman) pun siap diteken di acara berkelas The 2nd Human Capital Summit on Energy 2025.

Tapi ingat, jangan sampai ini jadi sekadar pamer tanda tangan di backdrop mewah yang tak pernah berubah jadi aksi nyata.

Pengembangan SDM ini ibarat menanam padi di ladang sendiri. Kalau cuma siram waktu acara, pupuknya janji kampanye, dan cangkulnya disubsidi entah kapan datangnya, jangan heran kalau hasil panennya cuma rumput liat yang bikin alergi. SDM migas itu butuh pelatihan berkelanjutan, bukan pelatihan lima hari lalu dikasih sertifikat, difoto, dan diunggah pakai caption “Menuju Muba Cemerlang!”

Kita tak butuh SDM yang cemerlang di PowerPoint tapi meredup di lapangan.

Boleh saja kita girang dengan rencana kerjasama ini. Tapi pertanyaannya, sudah berapa banyak lulusan pelatihan migas dari Muba yang benar-benar diserap industri? Atau jangan-jangan, selama ini pelatihan kita lebih banyak menghasilkan ahli mengisi absensi ketimbang ahli teknik pengeboran?

Di Alberta, Kanada salah satu wilayah penghasil minyak terbesar pemerintah provinsi mewajibkan perusahaan migas untuk menyerap minimal 30% tenaga lokal dari hasil pelatihan teknis yang mereka biayai bersama.

Di Papua Nugini, model “community development agreement” mewajibkan perusahaan internasional memberikan beasiswa dan pelatihan yang dikontrol langsung oleh komunitas lokal. Hasilnya? SDM asli daerah tidak lagi cuma jadi tukang angkut galon, tapi juga teknisi alat berat dan operator panel kendali.

Muba bisa meniru. Tapi jangan hanya meniru bagian seremoni dan makan siangnya saja.

Di era sekarang, anak muda Muba lebih banyak paham algoritma TikTok daripada tekanan fluida reservoir. Tapi bukan berarti mereka tak bisa belajar. Mereka hanya belum disediakan jalur yang jelas dan konsisten. Jangan salahkan mereka kalau yang ditawarkan pemerintah cuma seminar Zoom bertema “Sukses di Era Digital” yang diisi narasumber langganan ngisi acara 17-an.

Kalau memang serius, jangan cuma buat pelatihan ketika ada event besar atau proyek masuk. Ciptakan ekosistem berkelanjutan. Libatkan SMK, politeknik lokal, dan jadikan kerjasama ini bukan sekadar MoA tapi MoAction.

Kerjasama tripartit ini langkah bagus, asal tak jadi tripartit selfie yang hanya bagus untuk portofolio pejabat. Jangan sampai MoA cuma jadi MoAlibi, karena kalau SDM lokal terus menerus jadi tamu di rumah sendiri, jangan salahkan kalau nanti ladang migas tinggal nama, dan anak-anak Muba malah kerja serabutan di kota.

Mari akhiri kebiasaan lama menanam tebu di bibir, tapi panen ilalang di ladang. Kalau betul mau SDM unggul, jangan cuma unggul di brosur pelatihan, tapi juga unggul di lubang bor migas.

Karena minyak bisa habis, tapi ilmu dan keterampilan tak pernah kering, asal diajarin serius, bukan sekadar ditunjukkan di spanduk.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menag Imbau Umat Islam Jaga Ukhuwah Islamiyah dalam Sikapi Perbedaan Awal Syawal 1444 H/2023 M

    Menag Imbau Umat Islam Jaga Ukhuwah Islamiyah dalam Sikapi Perbedaan Awal Syawal 1444 H/2023 M

    • calendar_month Kamis, 20 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.533
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Jakarta – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengimbau umat Islam menjaga ukhuwah Islamiyah dalam menyikapi perbedaan awal Syawal 1444 H/2023 M. Kementerian menerbitkan surat edaran penyelenggaraan Hari Raya Idulfitri 1444 H/2023 M. Dalam Edaran No SE 05 tahun 2023. Pengurus Pusat Muhammadiyah sudah menginformasikan akan merayakan Idulfitri pada 21 April 2023. Sementara pemerintah akan […]

  • Wow, Ini Dia 5 Daftar Anak Muda Terkaya di Indonesia, Siapa Saja ?

    Wow, Ini Dia 5 Daftar Anak Muda Terkaya di Indonesia, Siapa Saja ?

    • calendar_month Senin, 22 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.257
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Daftar orang terkaya di Indonesia tahun ini resmi dirilis, ada 150 orang yang terdaftar di dalamnya. Wajah-wajah lama masih ‘nangkring’ di dalam daftar, seperti Michael Hartono, Budi Hartono, Chairul Tanjung dan Ciputra. Eits, namun di tahun ini ada yang menarik loh. Bukan hanya jejeran nama-nama lama, saat ini ada lima anak muda yang masuk ke […]

  • kuliah umum bina darma

    Irdam II Sriwijaya Kuliahi Mahasiswa UBD

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.078
    • 0Komentar

    Sebanyak 1.200 mahasiswa baru Universitas Bina Darma (UBD) Palembang mendapatkan pemahaman mengenai wawasan kebangsaan dalam kuliah umum dari Irdam II Sriwijaya Kolonel Inf Suko Basuki, kemarin.

  • Dukung BBI,UMKM Terus Tingkatkan Kualitas

    Dukung BBI,UMKM Terus Tingkatkan Kualitas

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 641
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) terus menggembleng usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk naik kelas. Total, 500 UMKM se-Indonesia dijaring untuk dibekali materi manajemen finansial, branding hingga digital marketing agar memang benar benar bangga akan buatkan Indonesia. “Ini bagian dari gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan komitmen kita untuk meningkatkan kapasitas UMKM,” jelas Direktur […]

  • kurs-rupiah

    Walah… Rupiah Berkutat di Level Rp13. 300 per Dolar As

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.241
    • 0Komentar

    Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali dibuka melemah pada perdagangan pagi ini. Tercatat, Rupiah masih berkutat di level Rp13.300-an per USD

  • Beri Kemudahan Pada Investor,  Investasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

    Beri Kemudahan Pada Investor, Investasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    KETIDAKPASTIAN global yang selama ini terjadi memiliki dampak besar bagi perekonomian negara. Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya realisasi investasi, karena investasi merupakan jangkar pemulihan ekonomi. Demikian disampaikan Presiden saat memberikan pengarahan sekaligus membuka Rapat Koordinasi Nasional dan Anugerah Layanan Investasi Tahun 2021 di Ballroom Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Rabu (24/11/2021). “Investasi menjadi […]

expand_less
WordPress Archive Popup Maker – Secure Idle User Logout Popup Maker – Terms & Conditions Popups Popup Maker – Videos Popup Notification + Social Connect – PrestaShop Module Popup Plugin for WordPress – Green Popups (formerly Layered Popups) Popup Plugin for WordPress – Ninja Popups Popup Plugin for WordPress & Popup Editor – Master Popups for Email Subscription Popups and Notifications for WordPress – Snitcher Porfolio – Minimal Portfolio WordPress Theme Porka – Digital Marketing Personal Portfolio Elementor Template Kit