Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertambangan & Energi » Bayang-Bayang Industri Bahan Bakar Fosil Di COP27

Bayang-Bayang Industri Bahan Bakar Fosil Di COP27

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 29 Nov 2022
  • visibility 2.064
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

GP1T5M6N_Web_size

 

 

Konferensi Iklim PBB COP27 telah selesai dilaksanakan pada 20 November lalu. Gelaran yang dilaksanakan di el-Sheikh, Mesir ini menghasilkan sebuah kesepakatan baru tentang pembiayaan untuk loss and damage atau kehilangan dan kerusakan akibat perubahan iklim. Kesepakatan tersebut berkomitmen membentuk pembiayaan khusus “untuk membantu negara-negara berkembang yang sangat rentan terhadap dampak merugikan dari perubahan iklim”.

 

Sayangnya, sejumlah tantangan untuk melawan Krisis Iklim yang semakin mendesak kita masih belum terjawab dalam COP kali ini.

 

Yang perlu kamu tahu…

COP27 sejak awal telah menuai kontroversi akibat masuknya Coca-Cola sebagai sponsor acara ini. Apa yang menjadi masalah? Coca-Cola menduduki posisi teratas sebagai merek pencemar plastik global dalam laporan terbaru BRANDED – Brand Audit 2018-2022. Peningkatan produksi plastik yang dilakukan oleh produsen, seperti Coca-Cola, dibuat dengan menggunakan bahan bakar fosil yang memparah Krisis Iklim dan polusi plastik.

315934629_151928947560715_3265533453684776867_n

 “Coca-Cola mensponsori COP27 adalah bentuk ‘greenwash’. Sungguh mengherankan, perusahaan yang sangat terikat dengan industri bahan bakar fosil diizinkan untuk mensponsori pertemuan iklim yang begitu penting,” ujar Emma Priestland, koordinator Break Free From Plastic seperti dikutip oleh The Guardian.

 

Besarnya pengaruh industri bahan bakar fosil dalam acara ini mempengaruhi satu hal yang paling mendasar: tidak dielaborasinya upaya untuk phase out (keluar) atau bahkan phase down (mengurangi) penggunaan semua jenis bahan bakar fosil.

Padahal – seperti sudah sering dibahas dalam newsletter ini – bahan bakar fosil menghasilkan emisi terbesar yang harus segera dikurangi agar kita dapat menekan pemanasan suhu bumi di bawah 1,5 derajat Celcius. Meskipun COP sekali lagi mengamini target Perjanjian Paris tersebut, tanpa mengurangi penggunaan bahan bakar fosil terdengar seperti hal yang sia-sia.

GP1T4VCA_Web_size_with_credit_line

Permasalahan lainnya…

Meskipun bersepakat untuk pembiayaan loss and damage, isu penting seperti soal negara mana yang akan membayar baru akan dibahas pada pertemuan COP berikutnya. Greenpeace Indonesia melihat hal ini sebagai tanda masih adanya keengganan dari para negara-negara emiter besar untuk membayar biaya kerusakan iklim akibat emisi yang mereka hasilkan selama ini.

 

“Kita masih memiliki pekerjaan rumah memastikan negara-negara dan perusahaan-perusahaan yang bertanggung jawab atas krisis iklim memberikan kontribusi terbesar untuk pendanaan loss and damage,” ujar Leonard Simanjuntak, Kepala Greenpeace Indonesia.

Penentuan negara-negara yang harus turut membayarkan pembiayaan loss and damage ini akan menjadi PR penting bagi COP28. Masalahnya gelaran tersebut akan dilaksanakan di Dubai, Uni Emirat Arab – salah satu eksportir minyak terbesar dunia. “Presidensi Mesir menghasilkan sebuah teks yang dengan jelas melindungi negara penghasil minyak dan gas dunia serta industri bahan bakar fosil. Tren ini tidak dapat berlanjut di UEA tahun depan,” tegas Laurence Tubiana, salah satu ‘arsitek’ Perjanjian Paris tahun 2015.

 

Perlu juga diingat bahwa pendanaan iklim ini tidak bisa hanya berakhir sebagai komitmen di atas kertas saja. Sebab, pembiayaan untuk meningkatkan ketahanan iklim dari negara maju untuk negara berkembang sebesar US$100 miliar per tahun hingga 2020 yang disepakati 13 tahun lalu juga tidak terlaksana.

 

Kini kita sudah sampai di penghujung 2022. Artinya, satu tahun lagi telah terlewati untuk menjauhkan kita dari dampak Krisis Iklim yang semakin parah. Kita butuh mendorong aksi yang lebih kuat dan komitmen lebih nyata dari para pemimpin kita.

 

Salam hijau damai,

Greenpeace Indonesia

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bagaimana jika terdapat kasus COVID-19 di Sekolah?

    Bagaimana jika terdapat kasus COVID-19 di Sekolah?

    • calendar_month Sabtu, 13 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    Menyikapi situasi penularan COVID-19 di institusi pendidikan, maka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dapat dihentikan sementara pada Rombongan Belajar jika terjadi klaster penularan COVID-19 di Satuan Pendidikan, atau ketika hasil surveilans epidemiologis tunjukkan angka positivity rate sebanyak 5% atau lebih. PTM juga dapat dihentikan pada peserta didik terkonfirmasi COVID-19 kalau kejadian tersebut bukan merupakan klaster penularan […]

  • Kapal Bermesin Bukan Ciptaan Satu Orang, Perjalanannya Dimulai dari Mesin Uap hingga Diesel

    Kapal Bermesin Bukan Ciptaan Satu Orang, Perjalanannya Dimulai dari Mesin Uap hingga Diesel

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kapal bermesin hari ini terasa seperti sesuatu yang biasa. Kapal kargo, kapal penumpang hingga berbagai jenis kapal besar bisa bergerak melintasi laut dengan tenaga mesin. Namun, pernahkah terpikir siapa orang yang pertama kali membuat kapal bisa bergerak tanpa mengandalkan angin? Jawabannya ternyata tidak bisa diarahkan kepada satu penemu saja. Lahirnya kapal bermesin merupakan […]

  • Gubernur Saksikan Penandatangan Perjanjian Kerjasama APIP dan APH

    Gubernur Saksikan Penandatangan Perjanjian Kerjasama APIP dan APH

    • calendar_month Kamis, 12 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 976
    • 0Komentar

    Dalam rangka penanganan laporan atau pengaduan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah di wilayah Provinsi Sumatera Selatan, saat ini telah dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dengan Aparat Penegak Hukum (APH) meliputi Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumsel dengan Kejaksaan Negeri dan Kepolisian Resort se-Sumsel.

  • Liga 1 dan Liga 2 Diizinkan Digelar, Tapi Dengan Syarat, Apa Saja Syaratnya

    Liga 1 dan Liga 2 Diizinkan Digelar, Tapi Dengan Syarat, Apa Saja Syaratnya

    • calendar_month Selasa, 1 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    KAPOLRI Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., resmi menerbitkan izin pertandingan sepak bola Liga 1 dan Liga 2 tahun 2021. Kendati begitu, kompetisi tersebut nantinya harus diselenggarakan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) penanganan Covid-19 atau virus corona yang disiplin dan ketat. Sigit menjelaskan, meskipun izin kompetisi tersebut diberikan, namun seluruh pihak harus tetap mengutamakan […]

  • Thermal Gun Aman Digunakan, Tidak Merusak Otak

    Thermal Gun Aman Digunakan, Tidak Merusak Otak

    • calendar_month Senin, 4 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.775
    • 0Komentar

    SEJAK pandemi COVID-19 berlangsung, melakukan pengecekan suhu di ruang publik sebagai tindakan preventif bagian dari penanganan COVID-19 sudah menjadi hal lumrah. Untuk mengurangi kontak fisik, maka penggunaan thermal gun yang diarahkan ke dahi juga sudah menjadi hal yang biasa dilihat. Hal ini aman dilakukan, karena thermal gun tidak menggunakan sinar laser ataupun sinar radio aktif […]

  • Menurut Survei, Pemasangan Baliho dan Spanduk Menjadi Jenis Kampanye yang Paling Tidak Disukai Masyarakat

    Menurut Survei, Pemasangan Baliho dan Spanduk Menjadi Jenis Kampanye yang Paling Tidak Disukai Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 888
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id,  – Masyarakat Indonesia sedang diramaikan dengan aktivitas kampanye di berbagai tempat dan media menjelang pemilu mendatang. Mulai dari pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD Kabupaten/Kota, dan anggota DPD.   Jakpat mengadakan survei dengan 1276 responden untuk mengetahui perspektif masyarakat terhadap aktivitas kampanye saat ini. Selain itu, […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Attach Me! WooCommerce Attribute Stock – Shared Stock & Variable Quantities WooCommerce Auctions – WordPress Simple Auctions WooCommerce Australia Post Shipping Method WooCommerce Authorize.Net Reporting Woocommerce Automatic Order Printing WooCommerce Autoresponder WooCommerce Autoship WooCommerce Autoship Payflow Payments WooCommerce Availability Scheduler