Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertambangan & Energi » Bayang-Bayang Industri Bahan Bakar Fosil Di COP27

Bayang-Bayang Industri Bahan Bakar Fosil Di COP27

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 29 Nov 2022
  • visibility 2.079
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

GP1T5M6N_Web_size

 

 

Konferensi Iklim PBB COP27 telah selesai dilaksanakan pada 20 November lalu. Gelaran yang dilaksanakan di el-Sheikh, Mesir ini menghasilkan sebuah kesepakatan baru tentang pembiayaan untuk loss and damage atau kehilangan dan kerusakan akibat perubahan iklim. Kesepakatan tersebut berkomitmen membentuk pembiayaan khusus “untuk membantu negara-negara berkembang yang sangat rentan terhadap dampak merugikan dari perubahan iklim”.

 

Sayangnya, sejumlah tantangan untuk melawan Krisis Iklim yang semakin mendesak kita masih belum terjawab dalam COP kali ini.

 

Yang perlu kamu tahu…

COP27 sejak awal telah menuai kontroversi akibat masuknya Coca-Cola sebagai sponsor acara ini. Apa yang menjadi masalah? Coca-Cola menduduki posisi teratas sebagai merek pencemar plastik global dalam laporan terbaru BRANDED – Brand Audit 2018-2022. Peningkatan produksi plastik yang dilakukan oleh produsen, seperti Coca-Cola, dibuat dengan menggunakan bahan bakar fosil yang memparah Krisis Iklim dan polusi plastik.

315934629_151928947560715_3265533453684776867_n

 “Coca-Cola mensponsori COP27 adalah bentuk ‘greenwash’. Sungguh mengherankan, perusahaan yang sangat terikat dengan industri bahan bakar fosil diizinkan untuk mensponsori pertemuan iklim yang begitu penting,” ujar Emma Priestland, koordinator Break Free From Plastic seperti dikutip oleh The Guardian.

 

Besarnya pengaruh industri bahan bakar fosil dalam acara ini mempengaruhi satu hal yang paling mendasar: tidak dielaborasinya upaya untuk phase out (keluar) atau bahkan phase down (mengurangi) penggunaan semua jenis bahan bakar fosil.

Padahal – seperti sudah sering dibahas dalam newsletter ini – bahan bakar fosil menghasilkan emisi terbesar yang harus segera dikurangi agar kita dapat menekan pemanasan suhu bumi di bawah 1,5 derajat Celcius. Meskipun COP sekali lagi mengamini target Perjanjian Paris tersebut, tanpa mengurangi penggunaan bahan bakar fosil terdengar seperti hal yang sia-sia.

GP1T4VCA_Web_size_with_credit_line

Permasalahan lainnya…

Meskipun bersepakat untuk pembiayaan loss and damage, isu penting seperti soal negara mana yang akan membayar baru akan dibahas pada pertemuan COP berikutnya. Greenpeace Indonesia melihat hal ini sebagai tanda masih adanya keengganan dari para negara-negara emiter besar untuk membayar biaya kerusakan iklim akibat emisi yang mereka hasilkan selama ini.

 

“Kita masih memiliki pekerjaan rumah memastikan negara-negara dan perusahaan-perusahaan yang bertanggung jawab atas krisis iklim memberikan kontribusi terbesar untuk pendanaan loss and damage,” ujar Leonard Simanjuntak, Kepala Greenpeace Indonesia.

Penentuan negara-negara yang harus turut membayarkan pembiayaan loss and damage ini akan menjadi PR penting bagi COP28. Masalahnya gelaran tersebut akan dilaksanakan di Dubai, Uni Emirat Arab – salah satu eksportir minyak terbesar dunia. “Presidensi Mesir menghasilkan sebuah teks yang dengan jelas melindungi negara penghasil minyak dan gas dunia serta industri bahan bakar fosil. Tren ini tidak dapat berlanjut di UEA tahun depan,” tegas Laurence Tubiana, salah satu ‘arsitek’ Perjanjian Paris tahun 2015.

 

Perlu juga diingat bahwa pendanaan iklim ini tidak bisa hanya berakhir sebagai komitmen di atas kertas saja. Sebab, pembiayaan untuk meningkatkan ketahanan iklim dari negara maju untuk negara berkembang sebesar US$100 miliar per tahun hingga 2020 yang disepakati 13 tahun lalu juga tidak terlaksana.

 

Kini kita sudah sampai di penghujung 2022. Artinya, satu tahun lagi telah terlewati untuk menjauhkan kita dari dampak Krisis Iklim yang semakin parah. Kita butuh mendorong aksi yang lebih kuat dan komitmen lebih nyata dari para pemimpin kita.

 

Salam hijau damai,

Greenpeace Indonesia

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oh.. Ternyata Ini yang Mendominasi Penyebab Penularan Hepatitis B ke Anak Dibanding Sumber Lainnya

    Oh.. Ternyata Ini yang Mendominasi Penyebab Penularan Hepatitis B ke Anak Dibanding Sumber Lainnya

    • calendar_month Kamis, 18 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 766
    • 0Komentar

    ”Penularan Hepatitis B dari secara vertikal Ibu ke anak menyumbang sebesar 90-95% dari seluruh sumber penularan lainnya,” ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Mohammad Syahrildr. Menurutnya sebanyak 35.757 bayi lahir dengan hepatitis B di Indonesia pada tahun 2022. penularan kasus didominasi oleh penularan langsung dari Ibu ke anak. “Secara umum,penularan hepatitis B, C, dan D […]

  • Wabup OKI Tekankan Keakuratan Data Regsosek

    Wabup OKI Tekankan Keakuratan Data Regsosek

    • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

      Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, H. M. Dja’far Shodiq menekankan keakuratan data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Kabupaten Kabupaten OKI tahu  2023. Hal tersebut disampaikan Wabup Shodiq rapat koordinasi Forum Komunikasi Publik (FKP) di Kantor Bupati OKI, Senin, (15/5/2023). “Pendataan Regsosek memotret kondisi sosial ekonomi masyarakat. Maka data (Regsosek) yang akurat dan data riil kondisi […]

  • Bukan di Koper, Emas Puluhan Miliar Disembunyikan dengan Cara Ini

    Bukan di Koper, Emas Puluhan Miliar Disembunyikan dengan Cara Ini

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Emas puluhan miliar disembunyikan dengan berbagai cara sebelum dibawa keluar Indonesia. Bea Cukai menemukan modus mulai dari peralatan elektronik, koper, tas punggung hingga body strapping di empat bandara internasional sepanjang September 2026. Dari rangkaian penindakan tersebut, petugas mengamankan lebih dari 29 kilogram emas dan barang yang diduga emas dengan nilai keseluruhan diperkirakan mencapai […]

  • FISIP Gelar Ajang Perlombaan MTQ pada Diesnatalis UIN RF Ke-59

    FISIP Gelar Ajang Perlombaan MTQ pada Diesnatalis UIN RF Ke-59

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.320
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang mengadakan perlombaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional dalam rangka diesnatalis ke-59 UIN RF di Laboratorium Terpadu Kampus B Jakabaring, Rabu (15/11/2023). Wakil Dekan III, Ainur Ropik mengatakan ini adalah salah satu rangkaian kegiatan diesnatalis UIN RF. “kegiatan di […]

  • Tinjau Vaksinasi Gotong- Royong, Presiden Berharap Buruh Pabrik Terlindungi

    Tinjau Vaksinasi Gotong- Royong, Presiden Berharap Buruh Pabrik Terlindungi

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 987
    • 0Komentar

      PRESIDEN Joko Widodo melakukan peninjauan vaksinasi Covid-19 Gotong Royong di PT Unilever Indonesia yang berada di kawasan Industri Jababeka, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (18/5/2021).   “Saya senang sekali bisa bertemu dengan bapak ibu sekalian, vaksinasi gotong royong telah dimulai,” ujar Presiden Joko Widodo melalui siaran virtual.   Pelaksaan vaksinasi di atas merupakan […]

  • Lonjakan Kasus COVID-19 di Luar Jawa-Bali Membutuhkan Respon Cepat

    Presiden Minta Cintai Buah Lokal, Kualitas Buah Lokal Tidak Kalah dengan Buah Impor

    • calendar_month Senin, 9 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 700
    • 0Komentar

    KUALITAS produk buah hasil dari perkebunan lokal tidak kalah dengan buah dari luar negeri. Indikasinya, dapat dilihat dari kandungan gizi yang dimiliki sama dengan berbagai buah-buahan yang berasal dari luar negeri. “Aneka buah-buahan nusantara yang berlimpah dengan kandungan gizi, tidak kalah dibandingkan buah impor,” ujar Presiden Joko Widodo melalui siaran virtual yang ditayangkan Sekretariat Presiden […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Attach Me! WooCommerce Attribute Stock – Shared Stock & Variable Quantities WooCommerce Auctions – WordPress Simple Auctions WooCommerce Australia Post Shipping Method WooCommerce Authorize.Net Reporting Woocommerce Automatic Order Printing WooCommerce Autoresponder WooCommerce Autoship WooCommerce Autoship Payflow Payments WooCommerce Availability Scheduler