Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Oh.. Ternyata Ini yang Mendominasi Penyebab Penularan Hepatitis B ke Anak Dibanding Sumber Lainnya

Oh.. Ternyata Ini yang Mendominasi Penyebab Penularan Hepatitis B ke Anak Dibanding Sumber Lainnya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 18 Mei 2023
  • visibility 763
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

”Penularan Hepatitis B dari secara vertikal Ibu ke anak menyumbang sebesar 90-95% dari seluruh sumber penularan lainnya,” ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Mohammad Syahrildr.

Menurutnya sebanyak 35.757 bayi lahir dengan hepatitis B di Indonesia pada tahun 2022. penularan kasus didominasi oleh penularan langsung dari Ibu ke anak.

“Secara umum,penularan hepatitis B, C, dan D terjadi secara vertikal langsung dari Ibu ke anak, dari cairan tubuh (air ludah, cairan sperma) dan aktivitas seksual tidak aman, menggunakan tindik atau tato, maupun penggunaan jarum suntik tidak steril pada pengguna narkoba,”tambah dr. Syahril.

Dia menjelaskan bayi yang terinfeksi hepatitis B kemungkinan untuk menjadi kronis dan sirosis hingga 80%. Dan sayangnya belum ada pengobatan yang efektif. Sehingga penting untuk memutus alur penularan, lanjut dr, Syahril.

”Pemberian vaksin hepatitis B secara lengkap dan tepat dapat menurunkan prevalensi hepatitis B. Tetapi masih terdapat permasalahan yang harus dihadapi yaitu risiko untuk menjadi sirosis dan hepatoma serta belum ada pengobatan yang efektif,” jelas dr. Syahril.

Data kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan, sebanyak 7,1% atau 18 juta masyarakat indonesia terinfeksi hepatitis B. Dari jumlah tersebut 50% diantaranya berisiko menjadi kronis dan 900.000 dapat menjadi kanker hati. Bahkan hepatitis B menjadi empat besar penyebab kematian di Indonesia, dengan perkiraan kematian setiap tahunnya sebesar 51.100 kematian.

Sebanyak 50.744 Ibu hamil positif hepatitis B pada tahun 2022. Dari jumlah tersebut, sebanyak 35.757 bayi lahir dari Ibu yang positif hepatitis B. Kendati sebagian besarnya sudah mendapatkan imunisasi Hb0 dan HBg kurang dari 24 jam. Namun masih didapati 135 bayi positif Hepatitis B pada usia 9-12 bulan.

Memutus atau mencegah sedini mungkin penularan hepatitis menjadi prioritas pemerintah saat ini, lanjut dr. Syahril. Khusus untuk hepatitis B, dilakukan deteksi dini Hepatitis B yang terintegrasi dengan pemeriksaan HIV dan Sifilis untuk minimal 80% ibu hamil (atau disebut juga dengan Triple Eliminasi). Tujuannya untuk memutus atau mencegah penularan secara vertikal dari ibu ke anak.

Pemberian imunisasi Hepatitis B tiga dosis pada bayi juga masuk ke dalam program imunisasi nasional untuk mengurangi insiden; Pemberian HB0 kurang dari 24 jam untuk mengurangi transmisi dari ibu ke bayi. Selain itu juga dilakukan Pemberian HBIg pada bayi lahir dari ibu reaktif HBsAg, dan Pemberian Tenofovir pada bumil dengan viral load tinggi

Deteksi dini juga harus dilakukan bagi kelompok berisiko seperti pengguna jarum suntik (penasun) dan eks penasun, ODHIV, pasien hemodialisa, populasi kunci seperti WBP, PS, dan LSL, Riwayat transfusi, riwayat tato, tindik dan penggunaan alat medis tidak steril harus dilakukan untuk memutus penularan.

Secara khusus dr. Syahril mengimbau masyarakat Indonesia untuk menghindari praktek seks berisiko. ”Ingat penularan Hepatitis melalui cairan tubuh termasuk dari air mani dan air liur. Contohnya melakukan ciuman sampai terjadi perlukaan dapat menularkan virus Hepatitis, dan jangan lupa untuk menggunakan pengaman agar menghindari hal-hal yang dapat beresiko penularan untuk kesehatan dan pertumbuhan anak”.[***] sumber : kemkes.

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paskibraka Sumsel 2025 – Sekolah Kehidupan Mendidik Disiplin & Pendidikan Karakter Pemuda

    Paskibraka Sumsel 2025 – Sekolah Kehidupan Mendidik Disiplin & Pendidikan Karakter Pemuda

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 827
    • 0Komentar

    MALAM yang hangat tapi penuh ketegangan di Griya Agung Palembang, para remaja Sumatera Selatan berdiri tegak, bak lidi dalam genggaman tangan raksasa. Mereka adalah anggota Paskibraka Sumsel 2025, bukan sekadar anak SMA biasa yang senyum-senyum awkward di kamera, tapi calon pengibar bendera pusaka yang siap menghadapi panas, angin, dan grogi yang kadang lebih pedas dari […]

  • Muba Bertambah 49 Kasus Sembuh, 40 Positif, 1 Meninggal Dunia

    Muba Bertambah 49 Kasus Sembuh, 40 Positif, 1 Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 24 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 903
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (24/7/2021) mengkonfirmasi penambahan 49 kasus sembuh, 40 positif, dan 1 meninggal dunia. “Ada penambahan 49 kasus sembuh, 40 positif, dan 1 meninggal dunia,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, penambahan kasus positif diantaranya kasus 2174 perempuan usia 33 tahun asal […]

  • Muba Serius Kelola Informasi Publik

    Muba Serius Kelola Informasi Publik

    • calendar_month Senin, 30 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 993
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] serius dalam mengelola Informasi Publik. Pernyataan itu disampaikan Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumsel Kori Kunci SH kepada Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, saat mengunjungi Pemkab Muba,  Senin (30/11/2020). Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumsel Kori Kunci SH mengatakan  hal itu telah dibuktikan dengan adanya Pejabat […]

  • Satyalancana Karya Satya, Modal ASN Tingkatkan Prestasi Kerja 

    Satyalancana Karya Satya, Modal ASN Tingkatkan Prestasi Kerja 

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 743
    • 0Komentar

    SEBANYAK 198 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi (Pemprov) Sumsel menerima penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia, di Griya Agung, Jumat (13/8). Penyematan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia untuk pengabdian ASN 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun ini ditandai dengan pembacaan lampiran Keputusan Presiden […]

  • Asian Young Scientist Fellowship Umumkan Rekan 2023, 12 Ilmuwan Karier Awal dari Kawasan Asia

    Asian Young Scientist Fellowship Umumkan Rekan 2023, 12 Ilmuwan Karier Awal dari Kawasan Asia

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 674
    • 0Komentar

        HONG KONG SAR – Asian Young Scientist Fellowship mengumumkan Fellowship perdananya untuk tahun 2023. Fellowship ini telah memilih dua belas ilmuwan karir awal yang luar biasa dari kawasan Asia berdasarkan pencapaian luar biasa mereka dalam Ilmu Hayati , Ilmu Fisika, dan Matematika dan Ilmu Komputer, serta kreativitas dan potensi luar biasa mereka untuk […]

  • Benarkah?, Ini Sertifikat Vaksin Tertua Dunia Era Turki Utsmani Tahun 1721 M

    Benarkah?, Ini Sertifikat Vaksin Tertua Dunia Era Turki Utsmani Tahun 1721 M

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 775
    • 0Komentar

    BEREDAR di media sosial Facebook sebuah unggahan foto sertifikat vaksin yang dikeluarkan pada tahun 1721 Masehi. Sertifikat tersebut diklaim sebagai sertifikat vaksin tertua di dunia. Faktanya, dilansir dari kompas.com, Guru Besar Filologi Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Oman Fathurrahman, M.Hum. menyebut, narasi itu ada benar dan tidaknya. […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Autoship WooCommerce Autoship Payflow Payments WooCommerce Availability Scheduler WooCommerce Aweber Newsletter Subscription WooCommerce B2B WooCommerce Backorder Manager Pro WooCommerce Bambora (Beanstream) WooCommerce Banner Images – Add Banners to Products, Categories & Posts WooCommerce Best Price Guarantee – Price Match & Lowest Price Plugin WooCommerce Binary Multi Level Marketing [MLM]