Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Bukan di Koper, Emas Puluhan Miliar Disembunyikan dengan Cara Ini

Bukan di Koper, Emas Puluhan Miliar Disembunyikan dengan Cara Ini

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Emas puluhan miliar disembunyikan dengan berbagai cara sebelum dibawa keluar Indonesia. Bea Cukai menemukan modus mulai dari peralatan elektronik, koper, tas punggung hingga body strapping di empat bandara internasional sepanjang September 2026.

Dari rangkaian penindakan tersebut, petugas mengamankan lebih dari 29 kilogram emas dan barang yang diduga emas dengan nilai keseluruhan diperkirakan mencapai Rp73,3 miliar.

Potensi kerugian penerimaan negara dari seluruh penindakan itu mencapai sekitar Rp8,5 miliar.

Empat bandara yang menjadi lokasi penindakan yakni Kualanamu, Soekarno-Hatta, I Gusti Ngurah Rai, dan Sam Ratulangi.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama mengatakan beragamnya modus pengeluaran emas menjadi tantangan bagi petugas.

“Pengawasan Bea Cukai atas pembawaan emas dilakukan melalui analisis informasi dan intelijen, pemeriksaan penumpang dan barang, serta koordinasi dengan instansi terkait,” kata Djaka.

Di Bandara Kualanamu, petugas menggagalkan upaya membawa emas ke luar negeri pada Senin (14/9/2026).

Petugas Bea Cukai Kualanamu mencurigai seorang warga negara India berinisial NU yang merupakan penumpang penerbangan tujuan Bangkok, Thailand.

Kecurigaan muncul setelah petugas menemukan citra tidak wajar pada barang elektronik di dalam bagasi penumpang.

Pemeriksaan lebih lanjut menemukan empat keping benda logam yang diduga emas dengan berat sekitar 1.522 gram.

Barang tersebut diperkirakan bernilai Rp3,95 miliar dengan potensi kerugian penerimaan negara mencapai Rp383 juta.

NU bersama barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Bea Cukai Kualanamu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Emas dibungkus lakban

Modus berbeda ditemukan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (10/9/2026).

Petugas mengamankan dua warga negara Tiongkok berinisial MZ dan SL yang merupakan penumpang penerbangan tujuan Hong Kong.

Keduanya diduga membawa emas ke luar negeri tanpa dokumen.

Dari pemeriksaan, petugas menemukan lima keping emas cast bar seberat 5.026,5 gram dalam tas punggung SL. Lima keping lainnya dengan berat sama ditemukan dalam koper kabin MZ.

Total terdapat 10 keping emas dengan berat bruto 10.053 gram. Nilainya diperkirakan mencapai Rp25,3 miliar dengan potensi kerugian penerimaan negara Rp2,5 miliar.

Seluruh emas tersebut dibungkus menggunakan lakban yang diduga digunakan untuk menyamarkan barang.

Djaka mengatakan penindakan itu berawal dari analisis informasi mengenai pola pembawaan emas ilegal yang berulang.

“Pola tersebut menunjukkan pelaku umumnya merupakan WNA dengan penerbangan tujuan Hong Kong, membawa emas dalam koper kabin dan tas punggung, serta membungkus emas dengan lakban untuk mengelabui petugas,” ujarnya.

Perkara MZ dan SL kini telah naik ke tahap penyidikan. Bea Cukai Soekarno-Hatta juga masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendalami kemungkinan keterkaitan dengan jaringan yang lebih luas.

Ada yang disembunyikan di tubuh

Penindakan lain terjadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Minggu (6/9/2026).

Bea Cukai mengamankan seorang WN Tiongkok berinisial ZG yang diduga membawa 14 keping emas batangan seberat 10.418,3 gram menggunakan modus body strapping.

Nilai emas tersebut diperkirakan mencapai Rp26 miliar dengan potensi kerugian penerimaan negara Rp3,9 miliar.

Sehari sebelumnya, modus body strapping juga ditemukan di Bandara Sam Ratulangi.

Tim Gabungan Kanwil Bea Cukai Sulbagtara dan Bea Cukai Manado mengamankan tiga WN Tiongkok berinisial JM, ZW, dan TC yang merupakan penumpang penerbangan tujuan Singapura.

Petugas menemukan 19 bungkus serbuk yang diduga emas seberat 5.721 gram. Barang tersebut diperkirakan bernilai Rp14,5 miliar dengan potensi kerugian penerimaan negara Rp1,45 miliar.

Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dan proses penyidikan masih berlangsung.

Dalam penindakan lainnya di Sam Ratulangi, petugas mengamankan dua WN Tiongkok berinisial ZS dan ZH yang hendak terbang menuju Guangzhou.

Petugas menemukan dua rantai kalung dan dua gelang yang dikenakan kedua penumpang dengan total berat 1.361 gram.

Nilai perhiasan tersebut diperkirakan mencapai Rp3,6 miliar dengan potensi kerugian penerimaan negara sekitar Rp360 juta.

Pengawasan emas diperketat

Seluruh barang bukti dari rangkaian penindakan tersebut telah diamankan untuk diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Proses penyidikan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Korwas PPNS Bareskrim Polri dan Kejaksaan RI.

Djaka mengatakan Bea Cukai akan terus memperkuat pengawasan terhadap lalu lintas barang, terutama pada jalur keberangkatan internasional.

Pengawasan dilakukan melalui analisis intelijen, pemanfaatan informasi, pemeriksaan berbasis risiko, serta koordinasi dengan instansi terkait.

Masyarakat yang membawa emas ke luar negeri diminta memastikan barang tersebut telah dilengkapi dokumen kepabeanan dan perizinan sesuai ketentuan.

Pengeluaran emas yang tidak memenuhi ketentuan kepabeanan dapat dikenai sanksi sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk Pasal 102A Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan apabila memenuhi unsur tindak pidana kepabeanan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cukur Ayam Kinantan 4-0, SFC Berhak Peroleh Hadiah Rp1,1 Miliar

    Cukur Ayam Kinantan 4-0, SFC Berhak Peroleh Hadiah Rp1,1 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 855
    • 0Komentar

    Ke dua kesebelasan dari pulau Andalas ini tampil apik jual beli serangan sejak awal babak I.

  • Sidak BRI Cabang Sekayu, Dodi Sebut Ini 

    Sidak BRI Cabang Sekayu, Dodi Sebut Ini 

    • calendar_month Selasa, 30 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.459
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Disela kesibukan jam kerja, Bupati Musi Banyuasin (Muba) H Dodi Reza Alex Noerdin didampingi beberapa Jajaran Kepala PD datangi langsung Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sekayu dan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, Selasa (30/10/2018). Bupati Muba selain menyapa langsung warga sebagai nasabah di masing-masing perbankan, juga meninjau kondisi pelayanan publik bagi masyarakat […]

  • Dukung Embarkasi Palembang, Pertamina Tambah Suplay Avtur

    Dukung Embarkasi Palembang, Pertamina Tambah Suplay Avtur

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.556
    • 0Komentar

    Palembang – Pertamina marketing Operation region 2 Sumbagsel telah menyiapkan tambahan Avtur sebesar 51% dari rata-rata normal setiap bulannya, guna mendukung penerbangan 19 kloter haji yang berangkat dari embarkasi Bandara SMB II Palembang.

  • Update COVID-19 Muba, Sabtu: Bertambah 7 Kasus Sembuh, 4 Positif, 1 Meninggal Dunia

    Update COVID-19 Muba, Sabtu: Bertambah 7 Kasus Sembuh, 4 Positif, 1 Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 803
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (28/8/2021) mengkonfirmasikan ada penambahan 7 kasus sembuh, 4 positif, dan 1 meninggal dunia. “Ada penambahan 7 kasus sembuh, 4 positif, dan 1 meninggal dunia per 28 Agustus 2021,” ujar Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, adapun penambahan kasus positif diantaranya kasus […]

  • WHO: Orang Sudah Vaksin Tetap Harus Pakai Masker, Resiko Masih Ada

    WHO: Orang Sudah Vaksin Tetap Harus Pakai Masker, Resiko Masih Ada

    • calendar_month Sabtu, 15 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa orang di tempat dengan jumlah penularan Covid-19 yang tinggi harus tetap memakai masker meski sudah tuntas vaksinasi. “Vaksin memang menyelamatkan nyawa. Namun, jika [vaksin] hanya bekerja sendiri, tidak cukup,” demikian pernyataan WHO melalui surat elektronik kepada AFP, Jumat (14/5). AFP meminta pernyataan WHO setelah Amerika Serikat mengizinkan warganya yang […]

  • Pertamina Tugaskan 22 SPBU Jual Varian Gas

    Pertamina Tugaskan 22 SPBU Jual Varian Gas

    • calendar_month Senin, 11 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    Tugas Satgas di penghujung tahun ini yang akan mengawal ketersediaan LPG dan BBM.

expand_less
WordPress Archive Vinera – Wine & Vineyard Elementor Template Kit Vineyard – Wine Store Responsive WooCommerce WordPress Theme Vinic – Coworking Space Elementor Template Kit Vinkmag | Multi-concept Creative Newspaper News Magazine WordPress Theme Vinso Insurance Elementor Template Kit Vintina – Lingerie & Underwear Store Elementor Template Kit VIP Shop : Advanced WooCommerce VIP Plugin Vipex – Vape Store Theme Viral Quiz Maker — OnionBuzz for WordPress Viral Subscription – WordPress plugin for creating a viral opt-in form