Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Takut Rumah Kebanjiran Lagi, Warga Harapan Jaya Ungsikan Barang Berharga

Takut Rumah Kebanjiran Lagi, Warga Harapan Jaya Ungsikan Barang Berharga

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 13 Nov 2018
  • visibility 1.336
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Hujan semalam, Semalam membuat Warga Jalan Harapan Jaya, Rt 30 ,Sei Selayur, Palembang  yang rumah nya mengalami kebanciran mulai siap-siap dengan mengusingkan barang berharganya, seperti Kursi, Dipan, Lemari Es dan lainnya, karena dikhawatirkan hujan deras malam ini, Selasa (13/11/2018) akan kembali turun.

Jay, (40)  warga Jalan Harapan Jaya Rt30 Sei-Selayur mengatakan hujan yang turun deras sejak pukul 20.30 WIB  sangat deras sejumlah saluran air di lorong-lorong  di Jalan Harapan Jaya dan Lebak Jaya meluap, pasalnya saluran air tidak mampu lagi menampung air hujan yang turun, apalagi sejumlah lorong dan rumah warga kondisinya lebih rendah dari jalan utama Harapan Jaya.

“Ya itu kondisinya, akibat air meluap dari got, banyak halaman warga terendam air setinggi di atas mata kaki, bahkan lebih parah lagi air hujan tersebut masuk ke rumah warga yang kondisinya lebih rendah dari Jalan, “ungkapnya Selasa pagi, saat beres-beres rumah akibat kebanjiran.

Hal senada dengan, Ojan, 23, Warga yang sama, sangat pasrah jika mala mini hujan turun, pasalnya  sore ini pukul 16.00 langit mulai mendung.

“Kami berharap ada solusinya dari pemerintah, kalau cuma hanya gotong royong tanpa memperbaiki infrastruktur, tidak juga menyelesaikan masalah banjir, apalagi daerah ini tidak ada sama sekali kolam ritensi, belum lagi penimbunan lahan-lahan rawa izinnya tidak diperkata,”keluhnya.

Pantuan ST selasa sore, hampir seluruh lorong di Harapan Jaya Jalannya terendam banjir, aktivitas mereka keluar masuk lorong sangat terganggu, warga juga ada yang menggunakan sepatu bot dan menggunakan tongkat untuk meraba jalan yang terendam air yang tingginya 20 CM.

Warga yang rumahnya terendam terlihat tengah membersihkan, dan memberesin perabotan rumah, karena takut kebanjiran mala mini.

Hujan lebat, sejak sabtu malam akhir pekan lalu dan semalam mengakibatkan daerah tersebut rata-rata terendam air.

Tidak saja terjadi di daerah Harapan Jaya, namun banjir sudah rata mengepung hampir di 17 Kecamatan di Palembang.

Akibat hujan deras semalaman, membuat jalan protokor seperti Jenderal Sudirman, Jalan Patal Pusri, R Sukamto, Kapt Rivai terendam banjir akibatnya di pagi tadi membuat kendaraan macet total di sejumlah ruas jalan tersebut.

Banyak warga di Palembang akhirnya terlambat bekerja, sementara anak-anak sekolah ikut kesiangan.

Sementara air itu, pagi tadi juga air masih menggenangi di  jalan Basuki Rahmat tepatnya dibawah jembatan flyover simpang Mapolda Sumatera Selatan. Banjir sekitar 40 cm merendam seluruh badan jalan.

Bahkan, ketinggian air hingga satu lutut orang dewas membuat kendaraan baik roda dua maupun roda empat mendadak mati mesin, karena kemasukan air.

Banjir tersebut membuat sebagian warga yang rumahnya terendam terpaksa mengungsi di tempat yang aman, seperti masjid.

Dinas Pendidikan Palembang mengimbau kepada pihak sekolah untuk meliburkan siswa. Tetapi himbauan lebih diprolioritaskan kepada sekolah yang terendam banjir.

“Sekolah dan rumah-rumah siswa banjir, untuk sekolahnya yang banjir ya boleh difakultatifkan sampai banjirnya mereda. Ini berlaku juga untuk SD,” terang Kepala Bidang SMP Disdik Palembang, Herman Wijaya.

Walikota Palembang, Harnojoyo mengungkapkan, agar masyarakat Palembang untuk bersabar.

“Tapi warga dihimbau tetap melaksanakan gotong royong, sebab sampah tidak pernah habisnya, terutama di sungai- sungai, saluran air, rawa-rawa tetap dibersihkan agar air lancar,”pesannya.

Dia berharap agar semua warga Palembang menjaga kebersihan, sebab banjir memang tidak bisa dihindari, karena letak topography Palembang ini 53% rawa.[**]

 

Penulis : one/faldy

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modus Pajak Diam-diam Terungkap di Palembang

    Modus Pajak Diam-diam Terungkap di Palembang

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DI PALEMBANG urusan pajak ternyata tidak selalu berjalan lurus seperti angka di struk pembayaran. Ada yang terlihat resmi di tangan konsumen, tapi diduga tidak pernah benar-benar sampai ke kas daerah. Dari secangkir kopi hingga seporsi burger, praktik ini diam-diam menggerogoti pendapatan asli daerah (PAD), dan melibatkan uang yang sudah dibayar masyarakat. Fakta itu terungkap saat […]

  • PT Bukit Asam Didemo LPSB, Diduga Lalai dan Lakukan Pembiaran

    PT Bukit Asam Didemo LPSB, Diduga Lalai dan Lakukan Pembiaran

    • calendar_month Jumat, 20 Nov 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 3.269
    • 0Komentar

    DALAM rangka berbelasungkawa atas hilangnya Fedrik Hansen Sagala yang sampai hari ini kurang lebih 50 hari jenazahnya belum di temukan, puluhan pemuda dari Laskar Pemuda Sumsel Bersatu (LPSB) Kamis (19/11) i mendatangi kantor/mess PT.BA. Fedrik merupakan karyawan PT.PAMA PERSADA NUSANTARA (subkon PT.BA) yang mengerjakan Tambang Air Laya di Tanjung Enim. Sekira tanggal 1 Oktober 2020 […]

  • Pesan-pesan Pj Gub Sumsel kepada wisuda Bidar

    Pesan-pesan Pj Gub Sumsel kepada wisuda Bidar

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.376
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Wisudawan/wisudawati Universitas Bina Darma (Bidar) Palembang diminta jangan berpuas diri namun teruslah melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan yang ingin mencari pekerjaan maupun membuka lapangan pekerjaan persiapkan diri dengan matang, agar bisa berkontribusi bagi kemajuan daerah. Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengapresiasi jajaran alumni Universitas Bina Darma (Bidar) Palembang yang berkontrubusi dalam mencetak Sumber […]

  • Ini Gambaran Finalisasi Desain Pasar Apung  & Sekanak yang Telah Disetujui, Begini Asanya Walikota Palembang

    Ini Gambaran Finalisasi Desain Pasar Apung  & Sekanak yang Telah Disetujui, Begini Asanya Walikota Palembang

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 913
    • 0Komentar

    WALIKOTA Palembang H.Harnojoyo mereaslisasikan dan menyetujui konsep pembangunan dua pasar, yakni Pasar Terapung Darussalam dan Pasar Sekanak menjadi pasar ekonomi kreatif Darussalam, untuk segera ditindaklanjuti yang bertujuan untuk  memperkuat ekomoni kerakyatan dengan program membangun dan merevitalisasi pasar rakyat. “Konsep pembangunan Pasar Terapung Darussalam dan Pasar Ekonomi Kreatif Darussalam yang sekarang Pasar Sekanak sudah sesuai keinginan […]

  • Menko Polhukam,Mendagri Muba Siap Sukseskan Pemilu Damai 2019

    Menko Polhukam,Mendagri Muba Siap Sukseskan Pemilu Damai 2019

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 896
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) yang kini sedang berlangsung menjadi perhatian serius Pemerintah Pusat hingga Daerah. Kegiatan pesta demokrasi lima tahunan yang akan berlangsung pada, Rabu (17/4/2019) nanti diharapkan berlangsung aman, tertib, damai, lancar dan kondusif. Semua pihak terkait di Pemerintahan Pusat terus melakukan pantauan dan koordinasi agar perhelatan tersebut berjalan sesuai jadwal. Seiring […]

  • TKA Sedikit, Tapi Riuhnya Bisa Bikin Kampung Heboh

    TKA Sedikit, Tapi Riuhnya Bisa Bikin Kampung Heboh

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 367
    • 0Komentar

    SUARA gaduh bisa ditimbang, mungkin beberapa hari terakhir bobotnya melebihi hasil panen sawit di Bayung Lencir. Bukan karena harimau turun gunung, bukan pula karena harga BBM naik diam-diam, melainkan gara-gara sebuah video viral yang katanya menampilkan TKA Cina kabur ke hutan saat dirazia. Narasinya dramatis. Ada kata “kabur” ada “hutan” ada “Cina illegal.” Lengkap sudah […]

expand_less
WordPress Archive MainWP BackWPUp MainWP BlogVault MainWP Branding MainWP Broken Links Checker MainWP Buddy MainWP Clean and Lock MainWP Client Reports MainWP Clone MainWP Code Snippets MainWP Comments