Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Ini Gambaran Finalisasi Desain Pasar Apung  & Sekanak yang Telah Disetujui, Begini Asanya Walikota Palembang

Ini Gambaran Finalisasi Desain Pasar Apung  & Sekanak yang Telah Disetujui, Begini Asanya Walikota Palembang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
  • visibility 901
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WALIKOTA Palembang H.Harnojoyo mereaslisasikan dan menyetujui konsep pembangunan dua pasar, yakni Pasar Terapung Darussalam dan Pasar Sekanak menjadi pasar ekonomi kreatif Darussalam, untuk segera ditindaklanjuti yang bertujuan untuk  memperkuat ekomoni kerakyatan dengan program membangun dan merevitalisasi pasar rakyat.

“Konsep pembangunan Pasar Terapung Darussalam dan Pasar Ekonomi Kreatif Darussalam yang sekarang Pasar Sekanak sudah sesuai keinginan kita,” kata Harnojoyo, usai memimpin rapat pembangunan Pasar Sekanak dan Pasar Terapung, Rabu (26/1/2022) dirumah dinas Walikota Palembang.

Dikatakan Harnojoyo,  pembangunan Pasar Sekanak akan dibangun menjadi Pasar Ekonomi Kreatif akan lebih dahulukan pembangunnanya mengingat Pasar Sekanak dalam kondisi  penurunan (Degredasi) dalam aktifitas jual beli pembeli dan pedagang dalam beberapa tahun terakhir ini.

Pasar Sekanak yang telah disepakati menjadi Pasar Ekonomi Kreatif ini, akan terintegrasi dengan Sungai Sekanak Lambidaro dan langsung terhubung dengan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.

” Tentunya ini menjadi kawasan perekonomian baru yang akan menghidupkan perekonomian kita, terlebih konsep pembangunannya akan lebih menarik, karena akan ada 17 sektor didalammnya,” jelasnya.

Menariknya, Pasar Ekonomi Kreatif ini, tidak hanya akan ada aktifitas jual beli pedagang saja, melainkan berdiri beberapa tenant besar dan kecil termasuk ruang santai pengunjung yang mengusung menghadap sungai.”Termasuk pelaku ekonomi seni, budaya, tak kalah pentingnya souvenir kuliner semuanya ada disana,” tegasnya.

 Nah, Pasar Terapung Darussalam, kata orang nomor satu di kota tertua di Indonesia ini, dikhususkan aktifitas pedagang dan pembelinya diatas air, yang dikonsep pembangunannya tepat berada di bawah Jembatan Musi 2 Palembang.

“Kalau untuk pembangunan Pasar Ekonomi Kreatif ini akan dilakukan pemetaan untuk mengandeng semua BUMN dan BUMND melalui dana CSRdan dana dari pusat, termasuk pembangunan Pasar Apung Darussalam, ini akan mengunakan dana APBD lintas OPD,” jelasnya.

Sementara itu,  Akademisi Unsri bidang Arsitektur dan Perencanaan Pariwisata Prima Della usai melakukan peparan konsep pembangunan dua pasar tersebut menjelaskan, telah mematangkan konsep pembangunan dua pasar tersebut baik secara konsep maupun pengelolaannya, karena tujuan utamanya adalah memaksimalkan potensi itu nantinya.

Pasar Terapung Daruusalam yang terletak di Musi II Kecamatan Gandus Palembang ini,  arsitektur konsep pembangunnanya akan berada diantara dua jembatan, Jembatan Musi II dan duplikatnya, yang dibangun secara semi melingkar.

dalam lingkaran pembangunan itu, akan dipenuhi perahu pedagang, baik pedagang sembako, sayuran, ikan dan kebutuham lainnya, tetapi tidak bagi pedagang pakain dan sejenisnya akan disediakan los khusus dalam lingkaran bangunan itu nantinya.”Konsep Pasar Terapung Darussalam ini konsepnya mengembalikan perdagangan diatas air,” ungkapnya.

Pasar Terapung Darussalam yang mampu menampung 300 pedagang diatas air mengunakan perahu kecil dan pembeli berada diatas dermaga.”Nantinya akan banyak perahu kecil pedagang disana,” katanya.

Saat ini, Pasar Terapung Darussalam sudah selesai tahap perencanaan dengan estimasi biaya pembangunan Rp 700 miliar secara hitungan kasar.”Kontruksi bangunan harus benar benar kuat karena berada diatas air, bisa memakan waktu pengerjaan pembangunan 2 sampai 3 tahun,” katanya.

Pasar terapung yang akan dibangun diatas lahan 9 ribu meter persegi ini, meliputi pembangunan dibagian darat untuk ruang parkir dan taman, juga pembangunan semi melingkar dan los pedagang diatas air.”300 meter persegi untuk bangunan Pasar Apungnya, dan 600 meter persegi untuk pembangunan dibagain daratnya,” katanya.

Sedangkan pembangunan Pasar Ekonomi Kreatif Darussalam (Pasar Sekanak) , katanya secara detail perhitungan biaya pembangunan diatas lahan seluas 8.300 meter persegi diperuntukan 250 los ini, belum bisa dirincikan.

“Saat ini Pasar Sekanak mengalami Degredasi hanya 20 pedagang saja yang masih melakukan aktifitas perdagangan, artinya mengalami penurunan yang sangat besar,” jelasnya.

Direncanakan dengan konsep pembangunan Pasar Ekonomi Kreatif Darussalam ini, Pasar Sekanak ini,akan dilakukan pembongkaran secara menyeluruh hanya dua bangunan yang memiliki sejarah kolonial Belanda akan tetap dipertahankan, yang telah diteliti kontruksi pembangunan yang masih sangat kuat yakni bangunan lelang ikan dan gudang.”Fungsi ekonomi berkembang ini mengantikan pasar Sekanak yang sekarang ini mengalami degredasi,” tegasnya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jatuhnya Lion Air JT-610, Kemenkominfo Himbau Masyarakat Tidak Sebarkan Info Tak Resmi 

    Jatuhnya Lion Air JT-610, Kemenkominfo Himbau Masyarakat Tidak Sebarkan Info Tak Resmi 

    • calendar_month Senin, 29 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 880
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Berkaitan dengan jatuhnya pesawat Lion Air JT610 rute Jakarta-Pangkal Pinang, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang bukan berasal dari sumber resmi. Hal tersebut disampaikan secara tertulis melalui keterangan pers pada Senin (29/10/2018) siang. Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu mengatakan bahwa Kemenkominfo juga mengimbau […]

  • patung-ikan-belido

    Wow, Patung Ikan Belido Senilai Rp3,3 Miliar Hiasi BKB

    • calendar_month Minggu, 23 Jul 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.204
    • 0Komentar

    Patung ikan Belido dibuat di Kabupaten Boyolali,  Jawa Tengah oleh seorang seniman asli Boyolali, dan hari ini rencananya akan dipasang oleh kontraktor yang ditunjuk PTBA. Patung Balido memilik berat 2 ton ini menambah lagi icon Kota Palembang,  karena Balida merupakan ikan yang langkah saat ini.

  • Upayakan Ketersediaan Fasilitas Karantina di Sekitar Pintu Masuk Negara, Satgas COVID-19 Siapkan 3 Lokasi di Jakarta

    Upayakan Ketersediaan Fasilitas Karantina di Sekitar Pintu Masuk Negara, Satgas COVID-19 Siapkan 3 Lokasi di Jakarta

    • calendar_month Senin, 27 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.548
    • 0Komentar

    UNTUK memastikan kesiapan fasilitas karantina untuk para Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang meningkat, Satgas COVID-19 menyiapkan 3 lokasi karantina baru di Jakarta, yakni Rusun Nagrak Cilincing, Rusun Daan Mogot, dan LPMP DKI Jakarta. Ke depannya pemerintah akan terus mengawasi baik angka kapasitas dan ketersediaan karantina sekaligus standar fasilitasnya. Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs […]

  • Muba Deklarasi Kabupaten Layak Anak

    Muba Deklarasi Kabupaten Layak Anak

    • calendar_month Jumat, 14 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.068
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU, – Kabupaten Muba mendeklarasikan Kabupaten Layak Anak yang diikuti 4 Kelurahan dan 10 Desa, Kecamatan Sekayu, di Aula Kantor Kepala Desa Lumpatan I, Kamis (13/12/2018). Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Asisten III Setda Muba H Ibnu Saad SSos MSi mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Bupati Muba Nomor 1 […]

  • Sekda Nasrun Umar Rekomendasikan DWP Sumsel Tetap Kelola Aset Gedung Wanita

    Sekda Nasrun Umar Rekomendasikan DWP Sumsel Tetap Kelola Aset Gedung Wanita

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 869
    • 0Komentar

    SEKDA Sumsel H Nasrun Umar merekomendasikan kepada Pemprov Sumsel agar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumsel tetap menjadi pengelola aset milik pemprov yakni gedung wanita sriwijaya yang berlokasi di jalan Rajawali. Hal itu dikemukakan Nasrun Umar saat memimpin rapat membahas pengelolaan dan pemanfaatan aset gedung bersama DWP Sumsel dan OPD terkait di ruang rapat Sekda, Senin […]

  • Pererat Tali Silahturahmi dengan Media, Biro Humas Protokol Sumsel Gelar Gaple

    Pererat Tali Silahturahmi dengan Media, Biro Humas Protokol Sumsel Gelar Gaple

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.224
    • 0Komentar

    Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 72, Biro Humas Protokol Prov. Sumsel Mengelar Lomba Gaple bersama media. Sabtu (19/8). Bertempat di Graha Bina Praja Prov. Sumsel rekan media bersama staff Humas Protokol Sumsel larut dalam kegembiraan bersama dalam lomba gaple yang biasa dilaksanakan setiap tahunya.

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Mixpanel WooCommerce Mollie WooCommerce Moneris Gateway WooCommerce MSRP Pricing CURCY - WooCommerce Multi Currency - Currency Switcher Woocommerce Multilingual WooCommerce Multiple Currencies WooCommerce Multiple Customer Addresses WooCommerce Multipurpose Responsive WordPress Theme – WizeStore WooCommerce MultiStep Checkout Wizard