Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » TKA Sedikit, Tapi Riuhnya Bisa Bikin Kampung Heboh

TKA Sedikit, Tapi Riuhnya Bisa Bikin Kampung Heboh

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 363
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUARA gaduh bisa ditimbang, mungkin beberapa hari terakhir bobotnya melebihi hasil panen sawit di Bayung Lencir.

Bukan karena harimau turun gunung, bukan pula karena harga BBM naik diam-diam, melainkan gara-gara sebuah video viral yang katanya menampilkan TKA Cina kabur ke hutan saat dirazia.

Narasinya dramatis. Ada kata “kabur” ada “hutan” ada “Cina illegal.”

Lengkap sudah bumbu film laga, tinggal kurangnya adalah musik latar dan slow motion. Sayangnya, setelah ditelusuri, ceritanya ambyar. Bukan sinetron, apalagi fakta. Hoaks.

Yang menariknya, jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) di Musi Banyuasin tahun 2026 itu cuma 78 orang. Iya, tujuh puluh delapan. Bukan tujuh ratus. Bukan tujuh ribu. Tapi riuhnya? Bisa bikin grup Media Sosial RT kebakaran jenggot dari pagi sampai malam.

Ini menarik karena disinilah kita bisa belajar yang sedikit kadang ributnya bisa berisik, sementara yang banyak justru senyap tak dianggap.

Faktanya begini, dibalik 78 TKA yang sah dan lengkap dokumen, ada 276 tenaga kerja lokal yang bekerja di proyek yang sama.

Mereka berasal dari Mendis, Simpang Bayat, Pangkalan Bayat, Pagar Desa, sampai Sako Suban. Wong kito semua. Keringat asli, nasi bungkus lokal.

Tapi anehnya, yang diviralkan bukan ratusan warga lokal yang dapat kerja. Yang jadi santapan empuk justru puluhan orang asing yang legal.

Ini seperti hajatan besar
yang masak seharian nggak disorot,
yang datang sebentar malah jadi gosip seminggu.

Isu TKA bukan isu kaleng-kaleng. Begitu salah informasi, efeknya bisa panjang.

Warga resah, kepercayaan publik turun, investor mikir dua kali. Padahal di daerah, investasi itu ibarat pompa air.

Kalau jalan, banyak sumur ikut hidup. Kalau macet, yang kering bukan cuma tanah, tapi juga dapur warga.

Disnakertrans Muba sudah buka data seterang lampu jalan ternyata 44 TKA di PT CRBCI Norinco Intl KS, 34 TKA di PT CRBCI dan sisanya tersebar 1-9 orang di beberapa perusahaan.

Semua legal, lengkap paspor, ITAS, RPTKA, sampai PNBP. Ini bukan cerita katanya-katanya, ini angka, ini dokumen dan ini negara bekerja.

 

Transfer skill

Kenapa yang sedikit bisa heboh? karena hoaks itu seperti petasan, kecil, tapi suaranya bikin orang kaget. Sekali meletup, langsung disangka perang dunia.

Media sosial mempercepat semuanya. Jempol sering kali lebih cepat dari otak. Share dulu, cek belakangan. Kalau salah? Tinggal bilang, “Maaf kalau tidak benar.”

Masalahnya, hoaks tak pernah minta maaf ke dampaknya.

Di sinilah sudut pandang yang sering luput. TKA didatangkan bukan buat saingan nasi ‘wong kito’. Mereka umumnya tenaga ahli. Datang membawa keahlian teknis, bukan rebutan lapak.

Target akhirnya jelas transfer skill, proyek jalan, konektivitas hidup, ekonomi bergerak.

Kalau proyek jalan jadi, yang lewat bukan cuma truk perusahaan, tapi pedagang, petani, anak sekolah, dan ambulans desa.

Kadang kita lupa yang kelihatan sedikit di awal, efeknya bisa panjang ke belakang.

Jadi, kritis itu penting. Curiga itu sehat. Tapi kalau semua diselesaikan dengan viralisasi tanpa verifikasi, yang rusak bukan cuma nama orang, tapi juga nalar kolektif.

Disnakertrans sudah sediakan jalur resmi, bahkan nomor WhatsApp pengaduan. Artinya, negara tidak tutup telinga. Tinggal masyarakat mau pakai jalur lurus, atau tetap memilih jalan pintas bernama hoaks.

Di era digital, kita semua media. Tapi jadi media bukan berarti kehilangan tanggung jawab.

Karena sekali hoaks dilepas, kita tak pernah tahu ke mana ia akan melompat dan siapa yang akan tersandung.

Mungkin ini saatnya kita bertanya ke diri sendiri kita mau jadi penambah gaduh, atau penjaga keseimbangan?

TKA di Muba itu sedikit jumlahnya, resmi secara hukum, dan berdampak ekonomi.

Yang perlu diperbanyak bukan prasangka, tapi literasi. Bukan teriak di medsos, tapi cek data. Karena pembangunan tak butuh kegaduhan, tapi kepercayaan.

Dan seperti pepatah lama yang masih relevan sampai hari ini “Karena nila setitik, rusak susu sebelanga.”

Jangan sampai satu hoaks kecil merusak kepercayaan besar yang sedang dibangun bersama. (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalau Prabumulih Ingin Masuk ‘New Normal’, Gubernur : Penuhi Dulu Ini

    Kalau Prabumulih Ingin Masuk ‘New Normal’, Gubernur : Penuhi Dulu Ini

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 990
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru menegaskan jika Kota Prabumulih mau masuk New Normal indikatornya harus dipenuhi dulu. “Makanya saya investigasi langsung tidak hanya dengar dari laporan  saja. Sekalian saya warning juga kalo Prabumulih,”katanya kemarin. Menurutnya beberapa indikator yang harus dimiliki kota-kota sasaran New Normal, diantaranya adalah  adanya penurunan angka kasus positif Covid, kemudian peningkatan angka kesembuhan […]

  • Bersama Jabar, Sumsel bikin kerjasama soal ini

    Bersama Jabar, Sumsel bikin kerjasama soal ini

    • calendar_month Sabtu, 13 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.580
    • 0Komentar

    Menteri Koperasi dan UMKM RI,Teten Masduki mengapresiasi kepada dua Provinsi yaitu Provinsi Sumsel dan Provinsi Jabar yang terus mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan menampilkan produk  dari masing-masing kedua provinsi tersebut pada puncak  hari UMKM Nasional. “Saya memberikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Sel dan Jabar kegiatan ini menjadi ajang bagi UMKM dalam mempromosikan […]

  • Pengguna Transaksi Digital Kian Menjanjikan

    Pengguna Transaksi Digital Kian Menjanjikan

    • calendar_month Kamis, 5 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta  – Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai pasar  digital kian menjanjikan menyusul potensi transaksi keuangan terus meningkat mencapai 100 %, diperkirakan akan terus berlanjut ke depannya. “Terus meningkat hingga 100% pada 2020 dibanding 2015 karena jumlah pengguna mencapai 22,2 juta orang,”papar peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Novani Karina Saputri melansir […]

  • Di UIN RF, Ratu Dewa Bongkar Kunci Pemimpin, Bukan Hanya Bicara

    Di UIN RF, Ratu Dewa Bongkar Kunci Pemimpin, Bukan Hanya Bicara

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Ratu Dewa mengingatkan calon pemimpin agar tidak terjebak pada anggapan bahwa kepemimpinan cukup dibangun dengan kemampuan berbicara. Ada hal yang jauh lebih penting, yakni bagaimana sebuah pesan disampaikan dengan tepat, jujur, akurat dan benar-benar mengenai sasaran. Pesan itu disampaikan Wali Kota Palembang saat berbicara di hadapan mahasiswa baru Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Raden […]

  • Dampak Covid-19, Mahasiswa Nikmati UKT Bantuan Pemprov.Sumsel

    Dampak Covid-19, Mahasiswa Nikmati UKT Bantuan Pemprov.Sumsel

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.529
    • 0Komentar

              Komikus : Asep Mauludi Naskah   : Humas Pemprov.Sumsel  

  • Murah Tapi Merusak Pasar, Kenapa Rokok Ilegal Harus Dibasmi Habis?

    Murah Tapi Merusak Pasar, Kenapa Rokok Ilegal Harus Dibasmi Habis?

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.584
    • 0Komentar

    MASALAH rokok ilegal bukan soal asapnya, tapi efek sampingnya, sudah pasti yang utama merusak harga, mematikan usaha resmi, dan menggerogoti penerimaan negara sehingga pemusnahan jutaan batang rokok ilegal di Palembang, Jumat kemarin lebih mirip langkah penyelamatan pasar ketimbang sekadar penegakan hukum. Di Aula Kantor Bea dan Cukai Palembang, ribuan dus barang ilegal yang selama ini […]

expand_less
WordPress Archive Self-Hosted Google Fonts Pro Selin – Creative Coming Soon WordPress Plugin Seline – Creative Photography & Portfolio WordPress Theme Selio – Real Estate Directory Template Kit Sellbiz - Startup and Business Marketplace Elementor Template Kit Sellegance – Responsive and Clean OpenCart Theme Sellegance – Responsive WooCommerce Theme Selling Commander connector plugin for WooCommerce Selo – SEO & Digital Marketing Agency WordPress Theme Sendy Widget Pro