Selasa, 8 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Rekrut Honorer PPL Di 2021, Program SERASI Banyuasin Akan Merubah Rawa Menjadi Sawah

Rekrut Honorer PPL Di 2021, Program SERASI Banyuasin Akan Merubah Rawa Menjadi Sawah

  • account_circle Asri
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2020
  • visibility 1.229
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TAHUN 2021 direncanakan akan membuka pendaftaran tenaga honor Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk tamatan Sarjana Pertanian dan lulusan Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA). Jumlahnya lumayan banyak mencapai ribuan PPL yang nantinya akan di tempatkan di Kabupaten Banyuasin dan sejumlah daerah di Sumsel yang potensial tanaman pangan.

Penerimaan tenaga honorer PPL ini mendapat dukungan positif dari Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam kunjungan kerja, Rabu (24/6) kemarin. Bahkan Gubenur Herman Deru siap memfasilitasi dan membiayai penerimaan PPL tersebut ditahun anggaran 2021.

Didampingi Sekda HM Senen Har, Kadis Pertanian Zainudin dan Direktur PDAM Tirta Betuah Sri Hartati, Bupati Askolani melaporkan kepada Gubernur bahwa Kabupaten Banyuasin ditetapkan Kementerian Pertanian sebagai daerah penghasil beras terbesar ke 4 nasional.

Dimana dengan program SERASI ini berhasil mengoptimalkan lahan rawa menjadi lahan persawahan padi yang produktif. Banyuasin memiliki luas panen padi 208,598 hektar, sehingga produksi padi sebesar 905.846 ton GKG dan produksi beras sebesar 519.684 ton.

Menurut Bupati Askolani, potensi pertanian Banyuasin masih bisa di tingkatkan lagi, areal rawa di Banyuasin masih banyak yang belum digarap maksimal dan ini bisa menjadi lahan sawah baru dan areal sawah lebak masih bisa di optimalkan lagi seperti di Rantau Bayur, Rambutan dan Kecamatan lainnya. Begitu juga dengan panen masih bisa di tingkatkan menjadi tiga kali setahun, dimana saat ini baru sebagian yang tiga kali panen, namun sebagian besar sudah dua kali panen terutama di kawasan Jalur.

Persoalannya terang Askolani, saluran Primer dan Sekunder banyak yang dangkal sehingga mengganggu pengairan areal persawahan. Pemkab Banyuasin sendiri tidak bisa menormalisasi karena ini menjadi kewenangan Kementerian PUPR, begitu juga alat Exavator yang jumlahnya cukup banyak tidak bisa digunakan oleh Pemkab Banyuasin karena terkendala regulasi. Padahal kami butuh penanganan segera dalam upaya meningkatkan produksi pertanian.

Kemudian, pupuk juga menjadi persoalan karena sering terlambat datang bahkan tidak ada sehingga menyulitkan para petani. Padahal pupuk ini sangat penting sekali. Disamping itu, yang sangat penting juga Banyuasin kekurangan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dimana saat ini jumlahnya sekitar 100 orang PPL, dan ini perlu ditambah untuk mengedukasi para petani dalam meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Banyuasin.

” Kalau persoalan ini bisa diatasi pak Gubernur, kami berkenyakinan Kabupaten Banyuasin bisa memproduksi beras lebih banyak lagi, bahkan bisa di nomor urut 1 atau 2 Nasional. Karena lahan kita masih luas, dan waktu panen bisa sampai tiga kali, “katanya optimis.

Gubernur Herman Deru menyatakan rasa bangga dengan Kabupaten Banyuasin yang menjadi daerah penghasil beras terbesar no 4 secara nasional.

“Saya bangga dan sangat mengapresiasi kerja Pak Bupati dan jajaran. Para penyuluh pertanian Dan kepada petani. Sehingga Banyuasin bisa menjadi daerah di Sumsel sebagai daerah penghasil beras no 4 nasional, “katanya.

” Kalau belum maksimal, jangan kecewa tapi jadi cemeti kita untuk terus melakukan yang terbaik, “kata Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini.

Untuk normalisasi saluran Primer dan Sekunder jelas Gubernur akan segera di koordinasikan dengan Kementerian PUPR termasuk dalam pemakaian alat berat yang sudah tersedia. “Saya minta pak Kadis Pertanian Sumsel pelajari regulasinya, begitu juga dalam pengoperasian alat berat, kalau tidak melanggar saya kira beri mandat saja ke Pemkab Banyuasin. Untuk normalisasi saluran memang tidak bisa apalagi menggunakan anggaran APBD itu ngak bisa karena ini menjadi kewenangan Pusat. Namun solusi dari saya para Gapoktan bisa melakukan dengan catatan mereka swadaya karena pembiayaan dari APBD tidak diperbolehkan, “katanya.

” Contoh seperti jalan lintas Palembang-Betung, Pemprov Sumsel dan Pemkab Banyuasin tidak bisa bisa memperbaikinya karena kewenangan pusat, tapi kalau pak oga yang benari bisakan. Ini artinya kekuatan masyarakat bisa. Kesimpulannya, Gapoktan bisa memperbaiki saluran primer dan sekunder tinggal kita pinjamkan alat dan biaya operator dan minyak bisa swadaya mereka, “jelas Gubernur Deru.

Untuk Pupuk tegas Herman Deru, Kuota pupuk itu menjadi tanggungjawab Gubernur namun untuk pendistribusian itu sepenuhnya tanggungjawab Distributor. Nanti dibuat kebijakan saja kouta pupuk yang tidak maksimal di daerah lain dialihkan saja ke Kabupaten Banyuasin.

Selanjutnya, untuk mengatasi kekurangan PPL lanjut Herman Deru, dirinya setujuh untuk dibuka pendaftaran PPL Sarjana Pertanian dan SPMA. Keberadaan PPL ini sangat penting dalam mendampingi para petani. “Jadi penerimaan PPL ini inisiasi pak Bupati Banyuasin, dan saya sebagai Gubernur sangat mendukung. Nanti tahun 2021 Pemprov yang akan anggarkan. Kita utamakan putra daerah yang berdomisili di wilayah Banyuasin dan daerah lain yang membutuhkan, “tandasnya. [***]

ril

  • Penulis: Asri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Covid, Polda Sumsel Serahkan 5 Ton Beras Untuk Warga Tangga Takat Palembang

    Dampak Covid, Polda Sumsel Serahkan 5 Ton Beras Untuk Warga Tangga Takat Palembang

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.117
    • 0Komentar

    IRWASDA Polda Sumsel, Kombes Pol. Drs.Ulung Samporna Jaya, S.IK, M.H., menyerahkan bantuan beras kepada warga masyarakat tangga takat terdampak covid 19 sebanyak 5 ton yang diserahkan melalui DPP Gencar Kota Palembang. Bertempat di halaman kantor Forum Komunikasi RT. RW, Kelurahan Tangga Takat Jalan Ahmad Yani Komplek Patra Sriwijaya Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II Palembang. […]

  • Kalah Lawan Persita, SFC Terancam Tak Naik Tahta

    Kalah Lawan Persita, SFC Terancam Tak Naik Tahta

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.180
    • 0Komentar

    TIM kebanggan ‘wong kito’ (Sriwijaya FC) harus menang dalam memperebutkan peringkat III, jika ingin naik tahta ke Liga I menyusul dalam pertandingan petang tadi, Kamis (22/11/2019) kalah dalam drama adu finalti ( gol-gol- an ) 3-2 atas lawannya Pendekar Cisadane (Persita) Tanggerang. Meski nanti di partai Final, Persita kalah, namun tetap lolos, karena yang masuk promosi […]

  • Garap Plasma Lele untuk Warga Prasejahtera

    Garap Plasma Lele untuk Warga Prasejahtera

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.154
    • 0Komentar

    PEMKAB Kabupaten Musi Banyuasin membuat program terobosan dan inovasi dalam meningkatkan kesejahteraan warga di Bumi Serasan Sekate. Kali ini, melalui Dinas Perikanan Muba yang bekerjasama dengan Bappeda Muba mengimplementasikan Program Plasma Lele. “Ya, ada satu terobosan program yang saat ini sedang kita siapkan bersama Bappeda Muba sebagai bentuk penanggulangan kemiskinan,” ujar Plt Kepala Dinas Perikanan […]

  • Gandeng Jurnalis Senior, 26 Advokat Muda Peradi Belajar Menulis

    Gandeng Jurnalis Senior, 26 Advokat Muda Peradi Belajar Menulis

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.024
    • 0Komentar

    PUSAT  BantuanHukum (PBH) Peradi Palembang menggandeng jurnalis senior Sumatera Selatan (Sumsel), menyelenggarakan pelatihan menulis bertajuk “Advokat Menulis.” Pelatihan tersebut diikuti 26 Advokat muda DPC Peradi Palembang. Pelatihan berlangsung di Gedung DPC Peradi Palembang ini merupakan yang pertama, dan dibuka langsung Ketua Umum DPC Peradi Palembang Nurmalah, Jumat (20/12/2019). Menurutnya, kegiatan PBH kali ini sedikit berbeda […]

  • Karhutla Kalbar Seret 5 Perusahaan ke Sanksi Kemenhut, Izin Terancam Dibekukan

    Karhutla Kalbar Seret 5 Perusahaan ke Sanksi Kemenhut, Izin Terancam Dibekukan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) membawa konsekuensi bagi lima perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) sehingga Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menjatuhkan sanksi administratif setelah kebakaran ditemukan di area konsesi perusahaan-perusahaan tersebut. Bahkan sanksi diberikan tidak sebatas teguran. Kemenhut menyebutkan upaya yang ditempuh dapat berupa pembekuan izin usaha hingga kewajiban melakukan […]

  • Jr. NBA Bakal Latih 5.000 Lagi Guru Olahraga dan Pelatih  Basket di Sumsel

    Jr. NBA Bakal Latih 5.000 Lagi Guru Olahraga dan Pelatih Basket di Sumsel

    • calendar_month Senin, 3 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 858
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Sebanyak 5.000 guru olahraga dan pelatih Basket di Sumsel akan ikut pelatihan yang diselenggarankan oleh Junior National Basketball Association (Jr.NBA). Program ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang diselenggarakan Jr. NBA. “Ini yang pertama di Asia, bahkan yang dilakukan di Provinsi Sumsel itu sudah mau ditiru di berbagai negara seperti Thailand, Malaysia […]

expand_less
WordPress Archive Maven – Business Agency Elementor Template Kit Max Mega Menu Pro Maxazine | Magazine WordPress Theme Maxbizz – Consulting & Financial Elementor WordPress Theme MaxCoach - Online Courses, Personal Coaching & Education WP Theme Maxi – Gutenberg Magazine & News Theme Maxify | Startup & Business News WordPress Blog Theme Maxima – Retina Ready WordPress Theme MaxiNet – Internet & IPTV Provider Elementor Template Kit MaxShop – Electronics Store Elementor WooCommerce WordPress Theme (9+ Homepages, 2+ Mobile Layouts)