Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Rekrut Honorer PPL Di 2021, Program SERASI Banyuasin Akan Merubah Rawa Menjadi Sawah

Rekrut Honorer PPL Di 2021, Program SERASI Banyuasin Akan Merubah Rawa Menjadi Sawah

  • account_circle Asri
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2020
  • visibility 1.236
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TAHUN 2021 direncanakan akan membuka pendaftaran tenaga honor Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk tamatan Sarjana Pertanian dan lulusan Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA). Jumlahnya lumayan banyak mencapai ribuan PPL yang nantinya akan di tempatkan di Kabupaten Banyuasin dan sejumlah daerah di Sumsel yang potensial tanaman pangan.

Penerimaan tenaga honorer PPL ini mendapat dukungan positif dari Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam kunjungan kerja, Rabu (24/6) kemarin. Bahkan Gubenur Herman Deru siap memfasilitasi dan membiayai penerimaan PPL tersebut ditahun anggaran 2021.

Didampingi Sekda HM Senen Har, Kadis Pertanian Zainudin dan Direktur PDAM Tirta Betuah Sri Hartati, Bupati Askolani melaporkan kepada Gubernur bahwa Kabupaten Banyuasin ditetapkan Kementerian Pertanian sebagai daerah penghasil beras terbesar ke 4 nasional.

Dimana dengan program SERASI ini berhasil mengoptimalkan lahan rawa menjadi lahan persawahan padi yang produktif. Banyuasin memiliki luas panen padi 208,598 hektar, sehingga produksi padi sebesar 905.846 ton GKG dan produksi beras sebesar 519.684 ton.

Menurut Bupati Askolani, potensi pertanian Banyuasin masih bisa di tingkatkan lagi, areal rawa di Banyuasin masih banyak yang belum digarap maksimal dan ini bisa menjadi lahan sawah baru dan areal sawah lebak masih bisa di optimalkan lagi seperti di Rantau Bayur, Rambutan dan Kecamatan lainnya. Begitu juga dengan panen masih bisa di tingkatkan menjadi tiga kali setahun, dimana saat ini baru sebagian yang tiga kali panen, namun sebagian besar sudah dua kali panen terutama di kawasan Jalur.

Persoalannya terang Askolani, saluran Primer dan Sekunder banyak yang dangkal sehingga mengganggu pengairan areal persawahan. Pemkab Banyuasin sendiri tidak bisa menormalisasi karena ini menjadi kewenangan Kementerian PUPR, begitu juga alat Exavator yang jumlahnya cukup banyak tidak bisa digunakan oleh Pemkab Banyuasin karena terkendala regulasi. Padahal kami butuh penanganan segera dalam upaya meningkatkan produksi pertanian.

Kemudian, pupuk juga menjadi persoalan karena sering terlambat datang bahkan tidak ada sehingga menyulitkan para petani. Padahal pupuk ini sangat penting sekali. Disamping itu, yang sangat penting juga Banyuasin kekurangan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dimana saat ini jumlahnya sekitar 100 orang PPL, dan ini perlu ditambah untuk mengedukasi para petani dalam meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Banyuasin.

” Kalau persoalan ini bisa diatasi pak Gubernur, kami berkenyakinan Kabupaten Banyuasin bisa memproduksi beras lebih banyak lagi, bahkan bisa di nomor urut 1 atau 2 Nasional. Karena lahan kita masih luas, dan waktu panen bisa sampai tiga kali, “katanya optimis.

Gubernur Herman Deru menyatakan rasa bangga dengan Kabupaten Banyuasin yang menjadi daerah penghasil beras terbesar no 4 secara nasional.

“Saya bangga dan sangat mengapresiasi kerja Pak Bupati dan jajaran. Para penyuluh pertanian Dan kepada petani. Sehingga Banyuasin bisa menjadi daerah di Sumsel sebagai daerah penghasil beras no 4 nasional, “katanya.

” Kalau belum maksimal, jangan kecewa tapi jadi cemeti kita untuk terus melakukan yang terbaik, “kata Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini.

Untuk normalisasi saluran Primer dan Sekunder jelas Gubernur akan segera di koordinasikan dengan Kementerian PUPR termasuk dalam pemakaian alat berat yang sudah tersedia. “Saya minta pak Kadis Pertanian Sumsel pelajari regulasinya, begitu juga dalam pengoperasian alat berat, kalau tidak melanggar saya kira beri mandat saja ke Pemkab Banyuasin. Untuk normalisasi saluran memang tidak bisa apalagi menggunakan anggaran APBD itu ngak bisa karena ini menjadi kewenangan Pusat. Namun solusi dari saya para Gapoktan bisa melakukan dengan catatan mereka swadaya karena pembiayaan dari APBD tidak diperbolehkan, “katanya.

” Contoh seperti jalan lintas Palembang-Betung, Pemprov Sumsel dan Pemkab Banyuasin tidak bisa bisa memperbaikinya karena kewenangan pusat, tapi kalau pak oga yang benari bisakan. Ini artinya kekuatan masyarakat bisa. Kesimpulannya, Gapoktan bisa memperbaiki saluran primer dan sekunder tinggal kita pinjamkan alat dan biaya operator dan minyak bisa swadaya mereka, “jelas Gubernur Deru.

Untuk Pupuk tegas Herman Deru, Kuota pupuk itu menjadi tanggungjawab Gubernur namun untuk pendistribusian itu sepenuhnya tanggungjawab Distributor. Nanti dibuat kebijakan saja kouta pupuk yang tidak maksimal di daerah lain dialihkan saja ke Kabupaten Banyuasin.

Selanjutnya, untuk mengatasi kekurangan PPL lanjut Herman Deru, dirinya setujuh untuk dibuka pendaftaran PPL Sarjana Pertanian dan SPMA. Keberadaan PPL ini sangat penting dalam mendampingi para petani. “Jadi penerimaan PPL ini inisiasi pak Bupati Banyuasin, dan saya sebagai Gubernur sangat mendukung. Nanti tahun 2021 Pemprov yang akan anggarkan. Kita utamakan putra daerah yang berdomisili di wilayah Banyuasin dan daerah lain yang membutuhkan, “tandasnya. [***]

ril

  • Penulis: Asri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN Idol, Saat Birokrasi Ikut Ajang Pencarian Bakat

    ASN Idol, Saat Birokrasi Ikut Ajang Pencarian Bakat

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.145
    • 0Komentar

    SIARAN televisi salah satu TV swasta nasional punya Indonesian Idol dan MasterChef, Pemerintah Kota Palembang kini punya versinya sendiri, ASN Idol. Bedanya, bukan suara emas atau plating nasi goreng yang dinilai, tapi kinerja, kompetensi, dan integritas. Ya, Jumat (17/10/2025), Pemkot Palembang bareng Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar Sosialisasi dan Rapat Koordinasi Teknis […]

  • Cegah Korupsi, KPK Ajak Seluruh Pemda di Indonesia Rapatkan Barisan

    Cegah Korupsi, KPK Ajak Seluruh Pemda di Indonesia Rapatkan Barisan

    • calendar_month Jumat, 20 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.367
    • 0Komentar

    KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak semua Pemerintah Daerah [Pemda] di Indonesia untuk bersama -sama merapatkan barisan, guna menyatukan visi misi dan tindakan dalam pencegahan korupsi sehingga dapat membangun suatu budaya anti korupsi. “Kita bangun sistem dan kita hilangkan sistem yang ramah terhadap korupsi itu sendiri. Sehingga bisa memberikan andil besar manfaat bagi rakyat,” tegasnya dalam […]

  • Kunjungi Pabrik Polowijo Gosari, Ini Harapan Gub. Sumsel

    Kunjungi Pabrik Polowijo Gosari, Ini Harapan Gub. Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.921
    • 0Komentar

    SEKTOR pertanian Sumatera Selatan (Sumsel) merupakan salah satu modal provinsi ini dalam  menekan angka kemiskinan.  Terlebih Sumsel pernah tercatat dalam sejarah sebagai Lumbung Pangan Nasional. “Potensi  terbesar Sumsel adalah pertanian.  Bahkan  pernah dicanangkan pada tanggal 7 Juli 2007 lalu. Sumsel sebagai Lumbung Pangan Nasional,” tegas Gubernur Sumsel H. Herman Deru disela-sela lawatan kerjanya ke Jawa Timur, […]

  • Catatan kecil : Lumayan untuk menambah wawasan ente terkait generasi perkembangan industri mobil secara garis besarnya

    Catatan kecil : Lumayan untuk menambah wawasan ente terkait generasi perkembangan industri mobil secara garis besarnya

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 800
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Semoga bisa menambah pengetahuan ente, meski hanya sekedar garis besarnya terkait generasi industri mobil di dunia, pertama dibuat hingga sekaran. Berikut adalah beberapa generasi mobil yang telah ada hingga saat ini: Generasi Pertama (1890-an – 1900-an): Mobil-mobil awal yang dikembangkan pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Mereka menggunakan mesin uap, […]

  • Strategi Ganjar-Mahfud merevitalisasi Bulog demi kedaulatan pangan

    Strategi Ganjar-Mahfud merevitalisasi Bulog demi kedaulatan pangan

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 853
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Revitalisasi Badan Urusan Logistik (Bulog) bakal jadi salah satu program utama pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) jika memenangi Pilpres 2024. Revitalitasi lembaga itu bakal jadi bagian dari upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional.Sekretaris Eksekutif Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Heru Dewanto mengatakan pasangan jagoannya berniat […]

  • Wahai Rakyat Indonesia Catat, Katanya 2018 Tarif Listrik Gol Menengah – Bawah Kagak Naik

    Wahai Rakyat Indonesia Catat, Katanya 2018 Tarif Listrik Gol Menengah – Bawah Kagak Naik

    • calendar_month Rabu, 25 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 911
    • 0Komentar

    Walaupun alokasi anggaran subsidi mengalami penurunan di bandingkan 201 sebesar Rp168, pemerintah menjamin penyaluran subsidi 2018 lebih tepat sasaran

expand_less
WordPress Archive Maven – Business Agency Elementor Template Kit Max Mega Menu Pro Maxazine | Magazine WordPress Theme Maxbizz – Consulting & Financial Elementor WordPress Theme MaxCoach - Online Courses, Personal Coaching & Education WP Theme Maxi – Gutenberg Magazine & News Theme Maxify | Startup & Business News WordPress Blog Theme Maxima – Retina Ready WordPress Theme MaxiNet – Internet & IPTV Provider Elementor Template Kit MaxShop – Electronics Store Elementor WooCommerce WordPress Theme (9+ Homepages, 2+ Mobile Layouts)