Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri » Kunjungi Pabrik Polowijo Gosari, Ini Harapan Gub. Sumsel

Kunjungi Pabrik Polowijo Gosari, Ini Harapan Gub. Sumsel

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2019
  • visibility 1.915
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEKTOR pertanian Sumatera Selatan (Sumsel) merupakan salah satu modal provinsi ini dalam  menekan angka kemiskinan.  Terlebih Sumsel pernah tercatat dalam sejarah sebagai Lumbung Pangan Nasional.

“Potensi  terbesar Sumsel adalah pertanian.  Bahkan  pernah dicanangkan pada tanggal 7 Juli 2007 lalu. Sumsel sebagai Lumbung Pangan Nasional,” tegas Gubernur Sumsel H. Herman Deru disela-sela lawatan kerjanya ke Jawa Timur, Sabtu (27/7/2019).

Selain menghadiri  temu kangen dan silaturahmi dengan warga Sumsel di Jatim. Dalam lawatannya ke Jatim kali ini  Herman Deru juga berkesempatan berkunjung ke  pabrik Polowijo Gosari di Kabupaten Gresik. Dimana pabrik ini merupakan salah satu produsen dolomit terbesar di Indonesia.

Dolomit merupakan Mineral (kalsium magnesium, karbonat) yang berguna untuk tanaman. Pabrik Polowijo Gosari  juga bergerak di bidang industri pupuk dan tambang.

Usai meninjau tambang dan pabrik Polowijo Gosari, Herman Deru kian yakin dan percaya akan dapat mengembalikan semangat petani  Sumsel  dalam  meningkatkan produktifitasnya. Sehingga akhirnya akan mengulang sejarah Sumsel sebagai Lumbung Pangan Nasional.

“Setelah saya melihat apa yang ada di Polowijo Gosari Kabupaten Gresik ini. Membuat saya kian yakin mampu meningkatan produktifitas petani dalam menghasilan pangan. Sehingga nantinya Sumsel kembali diakui sebagai penyumbang pangan yang diperhitungan secara nasional,” imbuhnya.

Herman Deru menceritakan sebagai mantan Bupati OKU Timur dua periode yang sumber daya utamanya pertanian. Dirinya telah mampu mengangkat derajat petani daerah itu menjadi lebih baik.  Terbukti dalam kurun waktu kurang dari lima tahun periode pertama dirinya menjabat sebagai bupati periode 2005-2010. Angka kemiskiman di OKU Timur yang pernah di nakhodainya itu turun secara drastis menjadi 1 digit.

“Ini kita capai tidak lain karena sektor   pertanian kita  didukung dengan kondisi lahan  yang baik,  perlakuan tanam, pemupukan,  benih. Semuanya  baik, termasuk urusan pemasaran hasil produksi juga ada solusinya. Sehingga dampaknya berimbas pada turunnya angka kemiskinan,” paparnya.

Dengan modal segudang pengalaman yang dibuktikan dengan diraihnya penghargaan atas keberhasilan menurunkan angka kemiskinan di OKU Timur kala itu. Herman Deru  kembali berkeinginan untuk dapat mengulang prestasi tersebut dengan artian  yang lebih luas yakni menurunkan angka kemiskinan di Sumsel.

“Saya sebagai Gubernur Sumatera Selatan menginginkan sektor pertanian ini menjadi modal utama kita, di samping sektor lainnya  untuk mempercepat  turunnya  angka kemiskinan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Herman Deru mengapresiasi Polowijo Gosari Group yang telah memberikan andilnya dalam memajukan sektor pertanian di Indonesia.

“Melihat teknologi disini terlihat sederhana tapi berdampak luar biasa untuk petani. Tinggal lagi bagaimana kita menyakinkan petani  untuk dapat maju dengan memanfaatkan teknologi pertanian yang ada,” ucapnya.

Sebagai bentuk keseriusan Pemprov. Sumsel dalam memajukan sektor pertanian di Bumi Sriwijaya.

Gubernur merencanakan akan melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) dengan pihak Polowijo Gosari Group dalam hal pemberdayaan   petani. Dimana nantinya petani Sumsel bisa menerapkan  teknologi yang ada pada Polowijo Gosari.

Sementara itu, CEO Polowijo Gosari Grup, Deddy Harnoko Sucahyo mengapresiasi Gubernur Sumsel Herman Deru yang telah berkesempatan  berkunjung ke pabrik Polowijo Gosari yang telah berdiri sejak tahun 1978.  Polowijo sejauh ini diakuinya telah mampu  membangkitkan ekonomi kerakyatan bagi masyarakat Gresik tempat pabrik ini didirikan.

“Kami merasa tersanjung dan kami mengapresiasi pak Gubernur Sumsel telah berkunjung ke pabrik Polowijo di Kabuapten Gresik. Mudaha-mudahan ini menjadi pintu masuk bagi kita dalam meningkatkan produktifitas petani khususnya yang ada di Sumsel,” pungkasnya. (rel humas)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gen Z : Dari Konsumen Jadi Produsen AI, Jangan Mau Jadi Pasar Abadi!

    Gen Z : Dari Konsumen Jadi Produsen AI, Jangan Mau Jadi Pasar Abadi!

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 866
    • 0Komentar

    – Kalau dulu pepatah bilang “rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya”, di era sekarang bisa jadi berubah “scrolling pangkal mager, coding pangkal cuan” HARI INI, hampir separuh Gen Z Indonesia sudah main-main sama AI. Ada yang bikin caption Instagram pakai ChatGPT, ada yang ngedit muka biar glowing kayak artis Korea pakai filter AI, ada juga […]

  • Perang Terhadap Pandemi, Muara Enim Perkuat Lagi Protokes

    Perang Terhadap Pandemi, Muara Enim Perkuat Lagi Protokes

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.651
    • 0Komentar

    PEJABAT (Pj) Bupati Muara Enim H Nasrun Umar (HNU) bersama Forkopimda Kabupaten Muara Enim bergerak dalam memerangi pandemi Covid-19 di Kabupaten Muara Enim. Terbukti, sebanyak 152 orang perwakilan dari seluruh Perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Muara Enim dihadirkan dalam Pertemuan Penguatan Protokol Kesehatan (Prokes) di Perusahaan dalam Kabupaten Muara Enim di Gedung Kesenian Putri […]

  • “Batik Cap Kompor Listrik, Lestari hingga Anak Cucu Tanpa Boros Gas Elpiji”

    “Batik Cap Kompor Listrik, Lestari hingga Anak Cucu Tanpa Boros Gas Elpiji”

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 729
    • 0Komentar

    ORANG bilang, “biar lambat asal selamat”, kini di dunia perbatikan nasional, pepatah itu dirombak jadi “biar cepet asal motif tetap”. Itulah kondisi dunia batik kita sekarang, makin kreatif, makin inovatif, dan makin go international, asal jangan goyang karena digoyang harga bahan baku. Batik, sobat dagelan sekalian, bukan cuma kain motif yang dipakai kalau ke kondangan, […]

  • Presiden ke -3 RI, BJ Habibie Wafat

    Presiden ke -3 RI, BJ Habibie Wafat

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.171
    • 0Komentar

    MANTAN Presiden Ri ke-3 Baharuddin Jusuf [BJ] Habibie wafat [meninggal], pada Rabu [11/9/2019] petang ini pukul 18.05 di RSPAD Gatot Soebroto,Jakarta. Habibie meninggal dalam usia ke 83 tahun setelah seminggu di rawat di RSPAD, setelah menjalani perawatan kurang 1 minggu karena gangguan organ tubuh. Lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Ia merupakan anak […]

  • Dihadapan Gubernur Sumsel, Dirut BSB Paparkan Ini

    Dihadapan Gubernur Sumsel, Dirut BSB Paparkan Ini

    • calendar_month Selasa, 9 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.264
    • 0Komentar

    Oleh : One SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Saat menerima kunjungan Gubernur Sumsel Herman Deru, Direktur Utama Bank Sumsel Babel [BSB], Muhamad Adil  memaparkan Laporan Keuangan Triwulan III/ 2018. Dihadapan Gubernur Sumsel Herman Deru, Dirut BSB menyebutkan pada triwulan III/2018 [ September] 2018, Aset BSB mencapai Rp 23,2 triliun  YoY (year on year) atau menurun 2,20%  dari […]

  • Keluarkan Awan Panas, Jarak Luncur Lava Pijar Gunung Semeru Kurang Lebih 500-800 Meter, BPBD Lumajang Imbau Masyarakat & Penambang Tidak Beraktivitas di DAS Mujur dan Curah Kobokan.

    Keluarkan Awan Panas, Jarak Luncur Lava Pijar Gunung Semeru Kurang Lebih 500-800 Meter, BPBD Lumajang Imbau Masyarakat & Penambang Tidak Beraktivitas di DAS Mujur dan Curah Kobokan.

    • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.044
    • 0Komentar

    GUNUNG Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang ditunjukkan dengan terjadinya guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12) pukul 15.20 WIB. Kronologi kejadian yang diamati dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, getaran banjir […]

expand_less
WordPress Archive Gravity Forms Emma Addon Gravity Forms Encrypted Fields Gravity Forms Freshbooks Addon Gravity Forms GetResponse Addon Gravity Forms Help Scout Addon Gravity Forms Highrise Addon Gravity Forms HipChat Addon Gravity Forms HubSpot Addon Gravity Forms IBAN Validation Gravity Forms international phone input