Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Refleksi Akhir Tahun, Tiga Ribu Lebih Bencana Alam Terjadi Selama 2021

Refleksi Akhir Tahun, Tiga Ribu Lebih Bencana Alam Terjadi Selama 2021

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
  • visibility 2.383
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BNPB mencatat setidaknya tiga ribu bencana alam terjadi sepanjang tahun 2021. Rangkaian bencana tersebut didominasi kejadian hidrometeorologi basah, seperti banjir, cuaca ekstrem dan tanah longsor, yang diperparah oleh adanya fenomena La Nina.

Beberapa catatan refleksi penanggulangan bencana 2021 disampaikan BNPB dipengujung tahun yaitu pentingnya literasi kebencanaan. Hal tersebut perlu diketahui oleh masyarakat, khususnya tentang kejadian bencana besar yang pernah terjadi di masa lalu, seperti peristiwa siklon tropis Flores yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 1973 lalu yang kembali terjadi pada tahun ini.

Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan, S.T., M.Si. menyampaikan literasi kebencanaan harus sampai kepada masyarakat.

“Tidak cukup berhenti kepada pemerintah daerah saja. Masyarakat di wilayah rawan bencana juga harus mengetahui potensi bahaya di sekitar, seperti di NTT,” ujarnya.

Pembelajaran berikutnya mengenai upaya mitigasi risiko gempa dengan penguatan bangunan dan kesiapsiagaan masyarakat. Ini tidak hanya pada pembangunan rumah yang baru tetapi juga penguatan tempat tinggal warga yang sudah ada dan berada di kawasan rawan gempa bumi. Penguatan struktur bangunan atau _retrofitting_ menjadi salah satu pilihan, tentunya harus dengan biaya murah dan bisa dilakukan sendiri oleh masyarakat.

Masih terkait konteks tersebut, Lilik menambahkan perlu adanya mitigasi kultural dimana masyarakat diajak mengetahui langkah-langkah apabila gempa bumi terjadi, misalnya cara evakuasi, titik kumpul hingga simulasi atau latihan kesiapsiagaan.

Selanjutnya, kejadian bencana pada 2021 ini tidak terlepas dari faktor alih fungsi peruntukan lahan. Menurut Lilik, permasalahn tata ruang, khususnya yang berbasis mitigasi risiko ini sesuatu yang mudah diucapkan tetapi pada tahapan implementasi masih menjadi tantangan, khususnya penekanan pada konteks penanggulangan bencana. Oleh karenanya, ia meminta peran dari masyarakat dalam kontrol sosial di lapangan.

Di samping itu, catatan mengenai pemulihan daya dukung lingkungan juga harus dilakukan secara optimal. Kejadian hidrometeorologi basah pada tahun ini diperparah oleh menurunnya daya dukung lingkungan. Perubahan lansekap secara masif terlihat yang pada gilirannya menyebabkan degradasi lingkungan pada sisi hulu dan sepanjang aliran sungai. BNPB melihat perlu adanya upaya mempertahankan Kawasan lingkungan dan ekosistem yang sangat penting dalam mengurangi potensi banjir, khususnya pada DAS panjang yang perbedaan elevasi rendah.

Restorasi ekosistem ini menjadi jawaban untuk solusi jangka panjang.

Catatan terakhir mengenai bencana erupsi Semeru pada awal Desember lalu, BNPB melihat kembali peringatan dini kegunungapian yang perlu dikoordinasikan dan disempurnakan dengan lebih terintegrasi, khususnya untuk perintah evakuasi di saat kontinjensi dan darurat. Penyesuaian level aktivitas gunung api yang tidak hanya berpatokan pada aktivitas erupsi tetapi juga aktivitas vulkanik lain, seperti awan panas guguran yang mengancam keselamatan masyarakat.

Kaleidoskop Bencana 2021

Sepanjang 2021 BNPB mencatat 3.092 kejadian yang didominasi bencana hidrometeorologi. Bencana yang paling sering terjadi yaitu banjir dengan 1.298 kejadian, disusul cuaca ekstrem 804, tanah longsor 632, kebakaran hutan dan lahan 265, gelombang pasang dan abrasi 45, gempa bumi 32, kekeringan 15 dan erupsi gunung api 1.

Dari sejumlah bencana tersebut, tercatat warga menderita dan mengungsi 8.426.609 jiwa, luka-luka 14.116, meninggal dunia 665 dan hilang 95, sedangkan dampak kerusakan tercatat rumah sebanyak 142.179 unit, fasilitas umum 3.704, kantor 509 dan jembatan 438. Rincian kerusakan rumah yaitu rumah rusak berat 19.163 unit, rusak sedang 25.369 dan rusak ringan 97.647.

Melihat perbandingan jumlah bencana, bencana pada tahun 2021 ini lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. Pada tahun lalu bencana berjumlah 4.649 kejadian, sedangkan pada tahun ini 3.092 atau turun 33,5 persen. Namun menjadi perhatian, jumlah populasi yang meninggal dunia lebih tinggi. BNPB mencatat korban meninggal pada tahun ini sebanyak 665 jiwa, atau naik 76,9 persen. Kenaikan tidak hanya pada jumlah korban jiwa tetapi juga korban luka-luka, warga terdampak dan mengungsi serta rumah rusak. Untuk itulah, pembelajaran dari rangkaian kejadian bencana diatas penting untuk dijadikan acuan bagi rencana kesiapsiagaan yang lebih baik di tahun-tahun ke depan.
BNPB (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati H Askolani Pimpin Sidang Musyawarah Nasional IV ADPM

    Bupati H Askolani Pimpin Sidang Musyawarah Nasional IV ADPM

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.824
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin H Askolani mendapat kehormatan menjadi Ketua Pimpinan Sidang Musyawarah Nasional IV (Munas) Asosiasi Daerah Penghasil Migas ( ADPM) yang berlangsung di The Anvaya Beach Resort Bali, Senin (20/12/2020). Didalam memimpin Sidang Munas IV ADPM yang diikuti 88 Daerah se Indonesia( Provinsi, Kabupaten dan Kota) penghasil Migas tersebut, Orang nomor satu di Banyuasin didampingi […]

  • Mudahkan Perizinan Untuk UMKM

    Mudahkan Perizinan Untuk UMKM

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.267
    • 0Komentar

    BUPATI Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi meminta kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Muba untuk mempermudah para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam memperoleh legalitas. Hal ini disampaikan Apriyadi saat membuka sosialisasi kebijakan tentang […]

  • Jelang Nataru, Pemprov Sumsel Siapkan Ribuan Liter Minyak Goreng

    Jelang Nataru, Pemprov Sumsel Siapkan Ribuan Liter Minyak Goreng

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 734
    • 0Komentar

    MENGANTISIPASI lonjakan harga minyak goreng, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan 25.200 liter minyak goreng untuk operasi pasar jelang Natal dan Tahun Baru. “Operasi pasar itu akan kami lakukan di beberapa titik, terutama di pasar-pasar tradisional,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Supriono, usai high level meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumsel, kemaren. Menurutnya, pemprov melalui […]

  • Belajar Sains Secara Daring

    Belajar Sains Secara Daring

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.067
    • 0Komentar

    PUSAT Peragaan Iptek (PP-IPTEK), Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) sebagai science center mengembangkan layanan digital untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses program dan kegiatan yang ada di PP-IPTEK. Direktur PP-IPTEK M Syachrial Annas mengatakan, layanan digital PP-IPTEK bertujuan untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah dan universitas, serta memudahkan masyarakat khususnya generasi muda untuk […]

  • Masa Pandemi, Pagar Alam Bakal Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-75, Tapi …

    Masa Pandemi, Pagar Alam Bakal Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-75, Tapi …

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 938
    • 0Komentar

    PEMKOT Pagar Alam berencana tetap menggelar upacara Hari Jadi [HUT] ke -75 Kemerdekaan RI yang jatuh pada 17 Agustus mendatang. Meski demikian pelaksanaannya diselenggarakan secara terbatas serta tetap menerapkan protokol kesehatan. Keputusan tersebut disampaikan pada Rapat Koordinasi Persiapan Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Kota Pagar Alam, yang dipimpin langsung Walikota Alpian Maskoni, […]

  • Antisipasi Penyebaran COVID-19, IPC Palembang Lakukan Sinergitas

    Antisipasi Penyebaran COVID-19, IPC Palembang Lakukan Sinergitas

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.224
    • 0Komentar

    PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Palembang/IPC Palembang dan PT Pelabuhan Tanjung Priok Cabang Palembang melakukan sinergitas, guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona (COVID-19) di Pelabuhan Palembang. GENERAL Manager IPC Palembang, Indra Hidayat Sani dan General Manager PT Pelabuhan Tanjung Priok Cabang Palembang, Andi Purwantoro menyampaikan penyebaran COVID -19 sudah semakin meluas, tetapi sebagai garda depan […]

expand_less
WordPress Archive Creativa – Multi-Purpose WordPress Theme Creative Multipurpose WordPress Theme – Avonmore Creativex – A Bold Portfolio WordPress Theme Creativic – Creative Agency Elementor Template Kit Creativolks – Creative & Business Agency Elementor Template Kit Creator – WordPress Theme for Handmade Artisans Creava – Creative Agency Elementor Template Kit Credia Banking & Business Loan Elementor Template Kit Credigi – Digital Bank & Credit Card Elementor Template Kit Creedy – Religion WordPress Theme