Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Pembelajaran dari Banjir Bandang dan Longsor NTT, BNPB Laksanakan Rakor

Pembelajaran dari Banjir Bandang dan Longsor NTT, BNPB Laksanakan Rakor

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
  • visibility 1.041
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENCANA akibat dampak siklon tropis Seroja yang terjadi di beberapa Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur membawa duka yang cukup mendalam.
Update terakhir dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT, banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada (4/4) tersebut telah menelan korban jiwa sebanyak 182 orang.

Awal April 2021, Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis beberapa kali peringatan dini cuaca ekstrem dan adanya bibit siklon tropis di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Secara umum, menurut Miming Saepudin, Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, kejadian siklon tropis di dekat Indonesia biasa terjadi antara bulan April – Mei dan November – Desember.

Siklon tropis Seroja sendiri merupakan siklon terbesar kedua yang terjadi di Indonesia setelah siklon tropis Kenanga yang pernah terjadi di Selatan Jawa.

“Setelah peringatan dini tersedia dan terinformasikan, maka tantangan lain bagi pemerintah terkait pengurangan risiko dampak bencana adalah bagaimana peningkatan pemahaman dan respon stakeholder atau masyarakat. Peningkatan struktur lingkungan dalam menghadapi bencana juga perlu diperhatikan,” ungkap Miming dalam paparannya pada Rapat Koordinasi Tim Intelijensi Penanggulangan Bencana, Kamis (29/4) lalu.

Menurut Dr. Perdinan, dosen Institut Pertanian Bogor, BMKG sudah memiliki alat yang cukup baik untuk memberikan peringatan dini tersebut. Hanya saja selanjutnya adalah bagaimana respon pemerintah, khususnya pemerintah daerah terkait laporan tersebut.

“Pertanyaannya adalah bagaimana respon pemerintah menanggapi peringatan dini tersebut? kita harus menginformasikan semuanya dengan cepat dan tepat. Itu yang masih menjadi tantangan,” ungkap Perdinan.

Menurut Perdinan, tidak hanya BNPB yang perlu merespon peringatan dini tersebut. Perlu dibangun kesiapsiagaan di tingkat pemerintah daerah bahkan masyarakat.

“Kolaborasi dari tingkat pusat, daerah, hingga masyarakat perlu dipertajam,” tegas Ferdinan.

Menanggapi hal tersebut, Drs. Sintus Carolus selaku Plh. Sekretaris BPBD Provinsi NTT menyampaikan bahwa pemerintah daerah NTT sudah melakukan tindak lanjut terkait peringatan dini dari BMKG sejak bulan September 2020.

“Dengan adanya peringatan dini dari BMKG, kami mengirimkan surat ke setiap Kabupaten/Kota, melaksanakan himbauan dan penegasan kepada masyarakat, serta sosialisasi” jelas Isyak.

Berdasarkan informasi lapangan yang diperoleh tim survey dan pemetaan BNPB, masyarakat sudah menerima informasi tersebut namun tidak mengira dampak siklon tropis seroja akan berdampak sebesar itu.

Untuk kerusakan sendiri, dampak yang paling parah terjadi di Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Adonara, dan Kabupaten Alor.

“Semua daerah terdampak adalah daerah-daerah yang berada di kawasan alur air di muara,” Jelas Abdul Muhari selaku Plt Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB.

Menurut Abdul Muhari, karena daerah-daerah tersebut tidak masuk ke dalam siklus daerah banjir, maka masyarakat tidak menganggap bahwa daerah tersebut merupakan salah satu yang harus dihindari.

“Ini yang harus kita sosialisasikan dan berikan edukasi. Tidak seharusnya masyarakat membangun tempat tinggal di kawasan aliran air,” ungkap Abdul.

Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam pembukaan Rakornas PB 2021, perlu adanya sosialisasi dan edukasi kebencanaan yang masif kepada masyarakat, khususnya di kawasan rawan bencana.

Abdul juga mengatakan, pemanfaatan sistem peringatan dini berbasis kearifan lokal dapat mengurangi dampak dari bencana yang terjadi.

Di akhir rapat koordinasi, Dr. Ir. Udrech, S.E., M.Sc selaku Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB menyimpulkan, kolaborasi unsur pentaheliks sangat penting dalam hal peringatan dini. Kolaborasi dari instansi pemerintah termasuk juga akademisi, dunia usaha, dan masyarakat dapat menjadi kekuatan untuk mengurangi dampak dari sebuah bencana.

“Misalnya untuk siklon tropis Seroja ini, selain peringatan dini dari BMKG, penanganan bencana dapat didukung dengan data satelit dari LAPAN,” ujar Udrekh.

Kedepannya, para peserta rapat koordinasi berharap adanya satu data yang dapat dibangun secara kolaboratif dan diakses oleh siapapun. Data ini dapat digunakan untuk observasi atau dalam penanganan tanggap darurat apabila terjadi bencana.

Edukasi kepada masyarakat dengan bahasa yang lebih awam juga diharapkan dapat dilakukan secara berkala dan terus menerus.(***) Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditreskrimsus Polda Sumsel Ungkap Modus Truk Palsu Angkut 10 Ton Pupuk Ilegal

    Ditreskrimsus Polda Sumsel Ungkap Modus Truk Palsu Angkut 10 Ton Pupuk Ilegal

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan membongkar praktik penyelewengan pupuk bersubsidi dalam jumlah besar. Dalam operasi di Kabupaten Muara Enim, polisi mengamankan sekitar 10 ton pupuk jenis Urea dan NPK Phonska serta menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Kasus ini terungkap dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya distribusi pupuk subsidi yang tidak tepat sasaran. […]

  • Muba Jajaki Aparat Desa dan Honorer Peroleh BPJS Kesehatan dan Ketanagakerjaan

    Muba Jajaki Aparat Desa dan Honorer Peroleh BPJS Kesehatan dan Ketanagakerjaan

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 793
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melakukan Audiensi dengan Bupati Musi Banyuasin (Muba) membahas Jaminan Sosial Tenaga Kerja bagi Aparat Desa dan Tenaga Honorer di Kabupaten Muba. Audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Muba,  Selasa  (5/3/2019) membahas terkait jaminan sosial para aparat desa dan tenaga honorer yang belum terlindungi oleh […]

  • Hitung Cepat Versi Lembaga Survei HD-MY Unggul atas Dodi-Giri, Deru : Terima Kasih Pak Alex

    Hitung Cepat Versi Lembaga Survei HD-MY Unggul atas Dodi-Giri, Deru : Terima Kasih Pak Alex

    • calendar_month Rabu, 27 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 754
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Pesta demokrasi untuk rakyat Sumsel telah usai, siang tadi sejumlah lembaga survei juga telah menyelesaikan penghitungan cepat [quick count ] nya, terutama pada pemilihan gubernur /wakil gubernur Sumatera Selatan. Ada empat kandidat yang ikut berpatisipasi dalam Pilkda Gubernur /wakil gubernur Sumsel, yakni Herman Deru-Mawardi Yahya, Saifuddin Aswari- M Irwansyah, Ishak Mekki-Yuda Pratomo […]

  • Tidak Semua Menteri Ada Wakil, Posisi Wamen Hanya Yang Dibutuhkan

    Tidak Semua Menteri Ada Wakil, Posisi Wamen Hanya Yang Dibutuhkan

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 751
    • 0Komentar

    MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menjelaskan bahwa posisi wakil menteri (wamen) dalam beberapa kementerian memang ada secara kelembagaannya. Menurutnya, posisi wamen disiapkan untuk mengantisipasi perubahan situasi yang cepat, namun tidak berarti semua jabatan menteri harus ada wakil. “Wakil menteri memang kelembagaannya ada. Sebagian besar kementerian di perpres (peraturan presiden) kementeriannya itu memang ada posisi wakil […]

  • 517 Seniman Di Bantul di Vaksin, Presiden : Semoga Membawa Semangat Baru & Bergelora

    517 Seniman Di Bantul di Vaksin, Presiden : Semoga Membawa Semangat Baru & Bergelora

    • calendar_month Rabu, 10 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.849
    • 0Komentar

    SEBANYAK 517 seniman di Padepokan Seni Bagong Kussudiarja (PSBK) yang terletak di Dusun Kembaran, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, rabu (10/3/2021). “Pagi hari ini dilaksanakan vaksinasi sebanyak 517 seniman baik itu seniman musik, tari, seni rupa pelukis, seni tradisional, sampai modern,” ujar Presiden Joko Widodo melalui siaran virtual yang ditayangkan melalui akun […]

  • Hari Pertama Masuk Sekolah, Murid &Guru Kompak Pakai Masker, Hingga Ventilasi Kelas Terbuka

    Hari Pertama Masuk Sekolah, Murid &Guru Kompak Pakai Masker, Hingga Ventilasi Kelas Terbuka

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    TAHUN Ajaran Baru (TAB) 2020/2021, hari ini Senin (13/7/2020) resmi dimulai. Meski masih dihadapkan pada pandemi COVID-19, namun Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Pendidikan tetap menjalankan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru dengan tetap memprioritaskan protokol kesehatan (protokes). Pantauan di sejumlah sekolah, tampak pihak sekolah menerapkan Protokol kesehatan secara ketat. Salah satunya Sekolah Dasar […]

expand_less
WordPress Archive Accordionza – jQuery Plugin Accu – Healthcare, Massage WordPress Theme AceBeat – DJ Personal Page WordPress Theme Acele – Responsive APP Showcase WordPress Theme Acelle Connect – WordPress Plugin for Acelle Mail ACF Extended Pro ACF for AMP Addon Actionable Google Analytics for WooCommerce Actions Pack Premium For Elementor Active eCommerce POS Manager Add-on