Jumat, 18 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Pembelajaran dari Banjir Bandang dan Longsor NTT, BNPB Laksanakan Rakor

Pembelajaran dari Banjir Bandang dan Longsor NTT, BNPB Laksanakan Rakor

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
  • visibility 1.044
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENCANA akibat dampak siklon tropis Seroja yang terjadi di beberapa Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur membawa duka yang cukup mendalam.
Update terakhir dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT, banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada (4/4) tersebut telah menelan korban jiwa sebanyak 182 orang.

Awal April 2021, Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis beberapa kali peringatan dini cuaca ekstrem dan adanya bibit siklon tropis di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Secara umum, menurut Miming Saepudin, Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, kejadian siklon tropis di dekat Indonesia biasa terjadi antara bulan April – Mei dan November – Desember.

Siklon tropis Seroja sendiri merupakan siklon terbesar kedua yang terjadi di Indonesia setelah siklon tropis Kenanga yang pernah terjadi di Selatan Jawa.

“Setelah peringatan dini tersedia dan terinformasikan, maka tantangan lain bagi pemerintah terkait pengurangan risiko dampak bencana adalah bagaimana peningkatan pemahaman dan respon stakeholder atau masyarakat. Peningkatan struktur lingkungan dalam menghadapi bencana juga perlu diperhatikan,” ungkap Miming dalam paparannya pada Rapat Koordinasi Tim Intelijensi Penanggulangan Bencana, Kamis (29/4) lalu.

Menurut Dr. Perdinan, dosen Institut Pertanian Bogor, BMKG sudah memiliki alat yang cukup baik untuk memberikan peringatan dini tersebut. Hanya saja selanjutnya adalah bagaimana respon pemerintah, khususnya pemerintah daerah terkait laporan tersebut.

“Pertanyaannya adalah bagaimana respon pemerintah menanggapi peringatan dini tersebut? kita harus menginformasikan semuanya dengan cepat dan tepat. Itu yang masih menjadi tantangan,” ungkap Perdinan.

Menurut Perdinan, tidak hanya BNPB yang perlu merespon peringatan dini tersebut. Perlu dibangun kesiapsiagaan di tingkat pemerintah daerah bahkan masyarakat.

“Kolaborasi dari tingkat pusat, daerah, hingga masyarakat perlu dipertajam,” tegas Ferdinan.

Menanggapi hal tersebut, Drs. Sintus Carolus selaku Plh. Sekretaris BPBD Provinsi NTT menyampaikan bahwa pemerintah daerah NTT sudah melakukan tindak lanjut terkait peringatan dini dari BMKG sejak bulan September 2020.

“Dengan adanya peringatan dini dari BMKG, kami mengirimkan surat ke setiap Kabupaten/Kota, melaksanakan himbauan dan penegasan kepada masyarakat, serta sosialisasi” jelas Isyak.

Berdasarkan informasi lapangan yang diperoleh tim survey dan pemetaan BNPB, masyarakat sudah menerima informasi tersebut namun tidak mengira dampak siklon tropis seroja akan berdampak sebesar itu.

Untuk kerusakan sendiri, dampak yang paling parah terjadi di Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Adonara, dan Kabupaten Alor.

“Semua daerah terdampak adalah daerah-daerah yang berada di kawasan alur air di muara,” Jelas Abdul Muhari selaku Plt Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB.

Menurut Abdul Muhari, karena daerah-daerah tersebut tidak masuk ke dalam siklus daerah banjir, maka masyarakat tidak menganggap bahwa daerah tersebut merupakan salah satu yang harus dihindari.

“Ini yang harus kita sosialisasikan dan berikan edukasi. Tidak seharusnya masyarakat membangun tempat tinggal di kawasan aliran air,” ungkap Abdul.

Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam pembukaan Rakornas PB 2021, perlu adanya sosialisasi dan edukasi kebencanaan yang masif kepada masyarakat, khususnya di kawasan rawan bencana.

Abdul juga mengatakan, pemanfaatan sistem peringatan dini berbasis kearifan lokal dapat mengurangi dampak dari bencana yang terjadi.

Di akhir rapat koordinasi, Dr. Ir. Udrech, S.E., M.Sc selaku Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB menyimpulkan, kolaborasi unsur pentaheliks sangat penting dalam hal peringatan dini. Kolaborasi dari instansi pemerintah termasuk juga akademisi, dunia usaha, dan masyarakat dapat menjadi kekuatan untuk mengurangi dampak dari sebuah bencana.

“Misalnya untuk siklon tropis Seroja ini, selain peringatan dini dari BMKG, penanganan bencana dapat didukung dengan data satelit dari LAPAN,” ujar Udrekh.

Kedepannya, para peserta rapat koordinasi berharap adanya satu data yang dapat dibangun secara kolaboratif dan diakses oleh siapapun. Data ini dapat digunakan untuk observasi atau dalam penanganan tanggap darurat apabila terjadi bencana.

Edukasi kepada masyarakat dengan bahasa yang lebih awam juga diharapkan dapat dilakukan secara berkala dan terus menerus.(***) Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duh..!! Senangnya Anak-anak di Provinsi Gaza Mozambique Belajar Alat Musik Tradisional RI Ini, Video Wonderful Indonesia Pukau Undangan

    Duh..!! Senangnya Anak-anak di Provinsi Gaza Mozambique Belajar Alat Musik Tradisional RI Ini, Video Wonderful Indonesia Pukau Undangan

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 783
    • 0Komentar

    BILENE, Maputo – Anak-anak dari Centro de Recursos EducaÇao Inclusiva (CREI), di Bilene, salah satu sekolah di Provinsi Gaza, Mozambique, sangat antusias dan bersemangat dalam belajar mengenai Angklung pada kunjungan persahabatan Duta Besar RI untuk Mozambique dan Malawi, Herry Sudradjat, saat bertemu dengan Gubernur Gaza, Margarida Sebastião Mapandzene Chongo (01/12/2021). Tujuan dari kunjungan persahabatan tersebut dalam rangka mewarnai perayaan […]

  • Bantu Pelaku Usaha Perikanan di Pesisir Selatan

    Bantu Pelaku Usaha Perikanan di Pesisir Selatan

    • calendar_month Selasa, 27 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.607
    • 0Komentar

    SUSILAYANTI adalah satu dari 236 pendamping permodalan yang disalurkan Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Warga Kawasan Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan,  Kabupaten Pesisir Selatan ini sadar betul akan kekayaan sumber daya daerahnya. Masuk dalam daerah administratif Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Pesisir Selatan memiliki garis […]

  • Karya Petani Indonesia, Expo 2020 Dubai, Paviliun Indonesia Pamerkan Produk Ramah Lingkungan

    Karya Petani Indonesia, Expo 2020 Dubai, Paviliun Indonesia Pamerkan Produk Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.541
    • 0Komentar

    BADAN Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) melaksanakan serangkaian kegiatan di Paviliun Indonesia pada minggu ketiga perhelatan Expo 2020 Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Dilansir dari InfoPublik.id, unit organisasi di bidang pengelolaan dana perkebunan kelapa sawit ini turut meramaikan Expo 2020 Dubai dengan menghadirkan forum bisnis melalui diskusi publik “Palm Oil Talk”, kegiatan business matching, […]

  • Persatuan Kesenian Khat Kebangsaan Malaysia berkunjung ke Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal 

    Persatuan Kesenian Khat Kebangsaan Malaysia berkunjung ke Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal 

    • calendar_month Minggu, 5 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 719
    • 0Komentar

    Para ahli kaligrafi Malaysia yang tergabung dalam wadah Persatuan Kesenian Khat Kebangsaan Malaysia berkunjung ke Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal (BQMI) Jakarta. Selama di Indonesia, rombongan yang terdiri dari 23 orang ini mengunjungi pusat-pusat pengembangan kaligrafi dalam rangka untuk memperoleh wawasan dan pengalaman, salah satunya di BQMI. Rombongan ini juga diikuti Ustadz Abdus Salam Morshidi […]

  • Pentingnya Kisah Nabi Membentuk Karakter Pelajar di Ramadan

    Pentingnya Kisah Nabi Membentuk Karakter Pelajar di Ramadan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    RAMADHAN bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga. Bagi dunia pendidikan, ramadan adalah ruang latihan karakter yang sangat kuat. Di bulan inilah pelajar diajak menahan diri, memperbaiki sikap, dan belajar memahami nilai-nilai kehidupan yang sering kali tidak ditemukan dalam buku pelajaran biasa. Oleh karena  itu, penting bagi sekolah memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat pendidikan karakter. […]

  • Siswa Vokasi Dipetakan Sejak Dini Berbasis Data

    Siswa Vokasi Dipetakan Sejak Dini Berbasis Data

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah mulai mengubah cara menyiapkan lulusan vokasi industri. Bukan lagi sekadar mengandalkan kurikulum dan praktik kerja, tetapi memetakan minat, bakat, serta karakter siswa sejak dini menggunakan sistem asesmen berbasis data dari Eropa. Program ini dijalankan Kementerian Perindustrian melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) dengan menggandeng PT Markija Berdaya Bersama. Perusahaan tersebut […]

expand_less
WordPress Archive Accordionza – jQuery Plugin Accu – Healthcare, Massage WordPress Theme AceBeat – DJ Personal Page WordPress Theme Acele – Responsive APP Showcase WordPress Theme Acelle Connect – WordPress Plugin for Acelle Mail ACF Extended Pro ACF for AMP Addon Actionable Google Analytics for WooCommerce Actions Pack Premium For Elementor Active eCommerce POS Manager Add-on