Rabu, 2 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 800 Kg Ketamine HCl Disita di Natuna, BNN Bahas Perubahan Statusnya

800 Kg Ketamine HCl Disita di Natuna, BNN Bahas Perubahan Statusnya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Pengungkapan sekitar 800 kilogram Ketamine HCl di perairan Natuna membuat perhatian terhadap pengawasan ketamin kembali menguat. Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) mendorong pembahasan perubahan penggolongan zat tersebut, dari psikotropika menjadi narkotika.

Kasus itu terungkap pada Agustus 2026 melalui kerja sama BNN dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Bareskrim Polri. Ketamine HCl dalam jumlah sekitar 800 kilogram ditemukan di Kapal MV Fuchangxing I.

Temuan tersebut menunjukkan besarnya potensi peredaran ketamin melalui jalur laut. Pada periode yang sama, aparat gabungan juga mengungkap sekitar 1,3 ton ketamin yang diangkut Kapal MV King Sun.

Dua kasus tersebut menjadi perhatian karena ketamin tidak hanya ditemukan dalam jumlah besar, tetapi juga muncul dalam konteks peredaran yang berpotensi disalahgunakan.

BNN menilai kondisi itu perlu diikuti dengan penguatan pengawasan. Salah satu langkah yang kini dibahas adalah perubahan status ketamin agar masuk dalam golongan narkotika.

Meski demikian, perubahan penggolongan tidak semata-mata menyangkut aspek penindakan. Ketamin masih digunakan secara sah dalam pelayanan medis, termasuk sebagai anestesi, serta untuk kebutuhan veteriner.

Karena itu, apabila statusnya berubah, diperlukan aturan peralihan yang jelas agar penggunaan ketamin untuk kepentingan yang sah tetap dapat berlangsung sesuai ketentuan.

Pembahasan mengenai status ketamin sebenarnya sudah berlangsung sebelum pengungkapan kasus 800 kilogram tersebut. Pada 10 Desember 2025, Komite Narkotika, Psikotropika dan Prekursor membahas ketamin dalam kajian Pra-Review New Psychoactive Substances (NPS).

Dalam kajian tersebut terdapat perbedaan pandangan mengenai penggolongan ketamin. Salah satu pandangan mempertimbangkan agar zat tersebut tetap ditempatkan sebagai psikotropika dengan tetap memperhatikan kebutuhan penggunaannya sebagai obat.

Pembahasan kemudian berlanjut pada 11 Juni 2026. BNN bersama Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Pertanian, para pakar, serta pemangku kepentingan lainnya membahas kemungkinan perubahan penggolongan ketamin sekaligus tata kelolanya pada masa transisi.

Dengan demikian, wacana perubahan status ketamin bukan baru muncul setelah pengungkapan 800 kilogram. Kajian mengenai hal tersebut telah berjalan dan kini mendapat perhatian lebih besar setelah ditemukan ketamin dalam jumlah besar.

BNN berpandangan bahwa perubahan penggolongan perlu disertai masa transisi yang proporsional. Penyesuaian diperlukan dalam berbagai hal, mulai dari perizinan, pelabelan, pencatatan, pelaporan hingga distribusi.

Masa transisi juga penting untuk memberikan kepastian kepada pihak yang menggunakan ketamin secara legal. Penguatan pengawasan diharapkan tetap berjalan tanpa menghambat kebutuhan medis maupun penggunaan untuk kepentingan veteriner.

Selain penyesuaian administrasi, sosialisasi juga diperlukan agar masyarakat dan para pemangku kepentingan memahami perubahan status hukum, penggunaan yang diperbolehkan, serta batasan terhadap penyalahgunaan.

Selanjutnya, BNN masih perlu melakukan konsolidasi bersama kementerian dan lembaga terkait untuk menentukan pengaturan lebih lanjut. Perubahan penggolongan diharapkan dapat mempersempit ruang penyalahgunaan dan peredaran ilegal, sekaligus tetap memberikan kepastian bagi penggunaan ketamin yang sah.

Pengungkapan sekitar 800 kilogram Ketamine HCl di perairan Natuna menjadi salah satu perkembangan penting dalam pembahasan tersebut. Kasus itu memperlihatkan bahwa pengawasan terhadap ketamin semakin membutuhkan perhatian, sementara pemanfaatannya untuk kepentingan medis dan veteriner tetap harus dikelola secara bertanggung jawab. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Pangeran Tampan, Serial Animasi Tia Lee Ambil Giliran Baru Episode Keempat

    Sambut Pangeran Tampan, Serial Animasi Tia Lee Ambil Giliran Baru Episode Keempat

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 582
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, HONG KONG SAR –  Tia Lee Yu Fen, ikon fesyen Asia, penyanyi C-POP, aktris film dan televisi, merilis bagian keempat dari serial animasi “GOODBYE PRINCESS” miliknya pada 22 November. Dengan banyak lika-liku dalam cerita, episode terbaru adalah yang paling dramatis dan romantis dalam serial ini. Jumlah pemirsa dari seri kampanye pra-rilis video klip […]

  • Pandemi Covid, Ini Kisah Pilu Para Pengantar Pasien COVID-19

    Pandemi Covid, Ini Kisah Pilu Para Pengantar Pasien COVID-19

    • calendar_month Minggu, 1 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.505
    • 0Komentar

    RAUT sedih tampak di wajah Supono begitu ia bercerita tentang pasien COVID-19 yang diantarkannya berkali-kali ditolak rumah sakit. Sudah lima tahun, pria asal Sidoarjo, Jawa Timur, bergabung menjadi relawan di Info Lintas Sidoarjo. Di komunitas ini, Supono menjadi sopir ambulans. Supono yang sehari-hari menjadi pengemudi ojek online ini bercerita pengalaman sedih yang baru saja menimpanya. […]

  • Wartawan Sumsel Lakukan Rapid Test

    Wartawan Sumsel Lakukan Rapid Test

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 1.037
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan memfasilitasi wartawan se-Sumsel melakukan rapid test Covid-19 di Poliklinik rumah sehat Jakabaring Sport City (JSC), Jum’at (29/5). Gubernur Sumsel mengatakan, wartawan yang merupakan mitra Pemprov Sumsel dalam mendorong terwujudnya Sumsel maju, kerap kali bertemu banyak orang saat mencari informasi sehingga menyebab profesi itu sangat beresiko terjangkit Covid-19. “Wartawan ini salah satu […]

  • UMKM Palembang Didorong Manfaatkan AI, Naik Kelas di Era Digital

    UMKM Palembang Didorong Manfaatkan AI, Naik Kelas di Era Digital

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – UMKM Palembang didorong memasuki babak baru pengembangan usaha di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Pemerintah Kota Palembang mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar. Dorongan tersebut disampaikan Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat membuka Seminar UMKM Kota Palembang […]

  • Lepas 265 JCH, Bupati Muba Titip Doa  

    Lepas 265 JCH, Bupati Muba Titip Doa  

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.851
    • 0Komentar

    SEBANYAK 265 Jemaah Calon Haji (JCH) 1440 H asal Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) resmi dilepas keberangkatan oleh Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin didampingi Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muba, Para Asisten dan Staf Ahli serta Jajaran Kepala PD Pemkab Muba, bertempat di Halaman Wisma Atlet Sekayu,Kamis (18/7/2019) Menurut laporan Sekda […]

  • Shalat Jumat di Masjid Al Falah, Gubernur Ingatkan Soal Aksi Nyata

    Shalat Jumat di Masjid Al Falah, Gubernur Ingatkan Soal Aksi Nyata

    • calendar_month Jumat, 6 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 984
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengingatkan nama Pemerintah Provinsi Sumsel mengucapkan terima kasih kepada seluruh umat muslim di Kota Palembang Provinsi Sumsel yang telah bersama menjaga kedamaian dan sudah dikenal dengan zero konflik. “Alhamdulillah belum pernah terjadi dan Insyallah tidak pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan antar umat beragama.Dan Alhamdulillah juga kita diberikan […]

expand_less
WordPress Archive Ninja Forms Campaign Monitor Ninja Forms Capsule CRM Ninja Forms CleverReach Ninja Forms ClickSend SMS Ninja Forms Conditional Logic Ninja Forms Constant Contact Ninja Forms ConvertKit Ninja Forms Elavon Ninja Forms EmailOctopus Ninja Forms Emma