Kamis, 27 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Terkait 2 Petani Tewas & 2 Kritis, Sumsel Darurat Agraria

Terkait 2 Petani Tewas & 2 Kritis, Sumsel Darurat Agraria

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
  • visibility 1.363
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI tengah pendemik Covid-19 dan ancaman krisis pangan perusahaan, perkebunan dan aparat menggusur dan membunuh petani PagarBatu, Lahat. PT. Arta Prigel yang merupakan anak perusahaan Pt. Bukit Barisan Indah Group, dari Sawit Indah Group menggusur secara paksa  petani di desa Pagar Batu Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Penggusuran tersebut dibantu oleh securuty perusahaa, preman sewaan, dan aparat kepolisian.

Dua orang petani yaitu Suryadi (40), dan Putra Bakti (35) tewas meregang nyawa ditempat. Sementara dua lainnya Sumarlin (38) dan Lion Agustin(35), mengalami luka akibat bacokan senjata tajam, dan sekarang masih dirawat di rumah sakit.

Saat ini, lebih dari 50% kabupaten/Kota di Sumsel terjadi konflik agraria, dan hampir semuanya sampai hari ini semuanya belum terselesaikan. Seringkali, perusahaan melakukan penggusuran secara brutal kepada masyarakat. Salah satunya seperti penggusuran yang dilakukan oleh PT. Arta Prigel yang didampingi oleh aparat kepolisian menunjukkan wajah buruk penyelesaian konflik agraria di Sumsel.

Kejadian ini, menambah daftar panjang letusan konflik di indonesia yang disertai korban dari pihak petani. Melihat situasi konflik agraria di Sumsel sudah selayaknya rovinsi Sumsel ditetapkan sebagain provinsi darurat agraria.

Di tahun 2019 saja, di Indonesia termasuk Sumsel terjadi 279 konflik agraria.87 terjadi di wilayah perkebunan, akibat tindakan intimidasi pihak perkebunan terjadi tindak kekerasan dan kriminalisasi yang dilakukan perusahaan dan aparat sebanyak 258 orang, dan sebanyak 211 dianiaya, 24 orang tertembak, dan 14 orang tewas.

Sangat disayangkan, ditengah ancaman Covid-19 yang terus meluas, korporasi dibantu aparat kepolisian membuat kekacauan di lapangan. Seharusnya, perusahaan-perusahaan itu tidak melkaukan langkah-langkah yang kontra-produktif di wilayah konflik agraria.

Dalam situasi ancaman pandemi dan Virus dan krisis ekonomi seperti ini, perusaaan besar yang selama ini mendapat keistimewaan dari kebijakan pemerintah justru seharusnya turun tangan membantu negara menghadapi wabah ancaman krisis pangan dan ekonomi nasional, bukan malah melakukan tindakan yang memancing kemarahan petanid an masyarakat luas.

Jika pemerintah tidak tegas menyikapi ini, maka kebijakan sosial distancing , guna penyebaran wabah tidaklah efektif. Karena aparat justru melegitimasi perusahaan membuat kekacauan di masyarakat.

Kejadian di Lahat yangmenewaskan dua orang petani ini, adalah bentuk penghiatan kepada negara. Dimasa negara prihatin atas Corona, dengan hawa nafsu bisnis Perusahaan menghalalkan nyawa rakyat. Pelaku kebiadaban ini harus dihukum berat.

Berdasarkan UUD 1945, pasal 33, Pancasila, dan UUPA 1960 atas situasi tersebut, maka masyarakat yang tergabung dalam Sumsel darurat agraria menyatakan bersama SUMSEL DARURAT AGRARIA berantas mafia tanah dan kami bersikap menuntut :

  1. Kembalikan tanah rakyat pagar batu, Lahat , Sumsel yang dirampas.
  2. Mengutuk keras kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh oknum aparat dan preman bayaran yang mengakibatkan tewasnya 2 petani Pagar Batu, Lahat, Sumsel.
  3. Usut tuntas kasus Pembunuhan Petani Pagar batu, Lahat, Sumatera Selatan.
  4. Berantas mafia tanah.
  5. Laksanakan reforma agraria.

 

Palembang, 23 Maret 2020

  1. KPW Partai Rakyat Demokratik SUMSEL (KPW PRD)
  2. Gerakan Tani Sumsel (GTS)
  3. Liga mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND)
  4. Serikat Tani Nasiona (STN)
  5. Komite Reforma Agraria Sumsel (KRASS)
  6. Jaringan Advokasi Masyarakat Sumsel (JAMS)
  7. Aksi Perempuan indonesia (API Kartini kota Palembang)
  8. Aktivis Sumsel Bersatu (ASB)
  9. Lintas Aktivis Antar Generasi Indonesia (LAAGI)
  10. Forum Makasiswa Kesehatan Sumsel (FMKS)
  11. Gerbang tani
  12. Konsorsium Pembaharuan Agraria
  13. Serikat Petani pejuang Sriwijaya (SPPS)
  14. Serikat Petani Sriwijaya (SPS)
  15. Serikat Petani Indonesia(SPI)
  16. Perhimpunan Bahari(Barisan Aktivis Hijau Sriwijaya)
  17. Gerakan buruh tani nelayan
  18. Gerakan Mahasiswa Pembaharuan Agraria (GEMPAR)
  19. Garda Sriwijaya Indonesia (GSI)
  20. Aksi Perempuan Kartini (API Kartini)
  21. Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI)
  22. Aktivis Lintas Generasi (ALG)

 

Rilis

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Palembang Kembali Laksanakan Vaksinasi, Ini Yang Terakhir

    Palembang Kembali Laksanakan Vaksinasi, Ini Yang Terakhir

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 654
    • 0Komentar

      SETELAH melakukan vaksinasi dosis pertama pada 3 Maret 2021 lalu, sebanyak 60 orang yang terdiri dari Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Palembang, Kepala Perangkat Daerah se Kota Palembang, dan Staf Khusus Walikota Palembang melakukan vaksinasi covid-19 dosis kedua di Rumah Sakit Bari Palembang pada Rabu, 17 Maret 2021. Vaksinasi dimulai pukul 08.00 Wib. dengan […]

  • Pemda Perlu Sikapi Serius Perkembangan Peta Zonasi Risiko

    Pemda Perlu Sikapi Serius Perkembangan Peta Zonasi Risiko

    • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.286
    • 0Komentar

    SEMUA daerah perlu menyikapi secara serius perkembangan peta zonasi risiko dari minggu ke minggu ini menyusul perkembangan peta zonasi risiko pada pekan ini belum menunjukkan hasil yang signifikan membaik. “Ini tentunya harus disikapi secara serius. Ingat, zona risiko sedang bukan zona aman, sedikit lengah maka kabupaten/kota dapat berpindah ke zona yang lebih tinggi dan lebih […]

  • Desa Bumi Kencana Ikuti Lomba Hatinya PKK Tingkat Provinsi

    Desa Bumi Kencana Ikuti Lomba Hatinya PKK Tingkat Provinsi

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 897
    • 0Komentar

    Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin Hj Asna Aini Apriyadi berkunjung ke Desa Bumi Kencana Kecamatan Sungai Lilin dalam rangka pembinaan hatinya PKK, Rabu (24/8/2022)   Dalam kegiatan itu juga dihadiri langsung Camat Sungai Lilin Agus Kurniawan Saputra Sip Msi, Forkopimcam dan juga beberapa kades dalam Kecamatan Sungai Lilin.   “Kehadiran kami di […]

  • Kata -kata mutiara menyambut pagi biar ente semangat

    Kata -kata mutiara menyambut pagi biar ente semangat

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.951
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -“Menyambut pagi” adalah ungkapan dalam bahasa Indonesia yang mengacu pada tindakan atau sikap menyambut atau memulai hari yang baru. Ungkapan ini mencerminkan semangat positif, keceriaan, dan kesediaan untuk menghadapi hari dengan penuh energi dan antusiasme. Dalam konteks budaya Indonesia, menyambut pagi juga bisa merujuk pada tradisi atau kegiatan khusus yang dilakukan pada saat pagi […]

  • Ini Syarat Formasi Lowongan 59 CPNS OKI, Silahkan Baca.!!

    Ini Syarat Formasi Lowongan 59 CPNS OKI, Silahkan Baca.!!

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 923
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) resmi mengumumkan pembukaan seleksi calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 dilingkungannya pada Senin besok, (11/11/2019). Berdasarkan pengumuman panitia seleksi (pansel) Nomor : 800/927/BKD-II/2019 tentang informasi Penerimaan Seleksi CPNS OKI Tahun Anggaran 2019, Pemkab OKI membutuhkan 59 formasi jabatan di lingkungan Pemkab OKI. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan […]

  • Bukan Cuma Viral, Konten Arfiana Maulina Sekarang Jadi Senjata Lawan Krisis Iklim

    Bukan Cuma Viral, Konten Arfiana Maulina Sekarang Jadi Senjata Lawan Krisis Iklim

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.005
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Arfiana Maulina Fatimah adalah seorang konten kreator muda, aktivis lingkungan, social entrepreneur, sekaligus pemimpin muda Indonesia yang telah membawa dampak di tingkat nasional maupun internasional. Lahir dari perpaduan darah Dayak dan Jawa, Arfiana tumbuh menjadi sosok yang mandiri, tangguh, dan memiliki komitmen tinggi untuk mendorong perubahan positif bagi masyarakat dan lingkungan. Di usia […]

expand_less
WordPress Archive SearchWP PrivateContent Integration SearchWP Redirects SearchWP Related Content SearchWP Shortcodes SearchWP Swedish Keyword Stemmer SearchWP Term Archive Priority SearchWP Term Highlight SearchWP Term Synonyms SearchWP WooCommerce Integration SearchWP WordPress Plugin