Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Dari Bestie Jadi Ayang, Terus Jaga Bumi Agar Hidup Tenang

Dari Bestie Jadi Ayang, Terus Jaga Bumi Agar Hidup Tenang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 19 Feb 2022
  • visibility 2.442
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

KATA bestie dan ayang lagi hits di kalangan pengguna internet, apalagi bulan Februari identik dengan hari kasih sayang. Tapi lewat email ini kami bukan bermaksud untuk berbalas pantun. Kami kembali mengajak kamu untuk bersama-sama menjaga bumi.

Karena dampak Krisis Iklim semakin nyata di seluruh dunia.

Salah satunya akan berdampak pada Olimpiade Musim Dingin. Berdasarkan studi terbaru, gelaran yang kini sedang berlangsung di Beijing tersebut akan kesulitan mencari tuan rumah, apabila suhu bumi semakin meningkat akibat pembakaran bahan bakar fosil.

Studi berjudul “Climate Change and the Future of the Olympic Winter Games: Athlete and Coach Perspectives” ini mengungkapkan bahwa hanya 1 dari 21 tempat yang aman digunakan untuk Olimpiade Musim Dingin nantinya, kalau emisi GRK masih terus meningkat di masa mendatang. Dan tempat itu adalah Sapporo, Jepang.

Selain olimpiade, Krisis Iklim dan semakin menghangatnya suhu bumi juga berdampak di Antartika.

Greenpeace menemukan kelompok penguin gentoo di Pulau Andersson – menjadi yang pertama tercatat di kepulauan yang belum dijelajahi di ujung utara Semenanjung Antartika. Sebelumnya lokasi ini dianggap terlalu dingin untuk penguin gentoo berkembang biak.

“Di Antartika, salah satu tempat paling terpencil di Bumi, kami melihat proses di mana spesies penguin ini menyebar ke habitat baru dan berkembang biak lebih jauh ke selatan: manifestasi biologis dari hilangnya es laut,” ujar Louisa Casson, Juru Kampanye Protect the Oceans Greenpeace.

 

Kalau kamu merasa Olimpiade Musim Dingin dan penguin adalah sesuatu yang jauh dan tidak perlu kamu khawatirkan, tunggu dulu.

Berdasarkan data BNPB hingga 16 Februari, total telah terjadi 578 bencana di tahun 2022, dengan banjir dan cuaca ekstrem jadi jenis bencana yang paling banyak terjadi. Angka ini meningkat dibandingkan data tahun 2021 sebanyak 386 pada rentang yang hampir sama, 1 Januari – 8 Februari.

Kita tentunya tidak berharap bencana datang semakin sering, apalagi sampai di rumah kita. Tapi bencana adalah dampak yang tidak terhindarkan dari Krisis Iklim.

Laporan Panel Antar-pemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) Working Group I, yang dirilis pada Agustus lalu, sudah secara jelas menyatakan bahwa mengurangi emisi karbon dioksida dan GRK lainnya akan membatasi perubahan iklim. Manfaat udara yang bersih akan langsung dirasakan, tapi dibutuhkan 20-30 tahun untuk membuat suhu global menjadi stabil.

Dan ini hanya bisa dicapai jika dimulai aksi nyata sekarang, dengan beralih ke energi bersih dan terbarukan yang tidak hanya manis di bibir.

 

Untuk membahas lebih lanjut soal dampak Krisis Iklim, IPCC akan segera merilis hasil temuan dari Working Group II pada 28 Februari. Bagian kedua dari empat bagian penilaian IPCC terbaru ini akan melanjutkan laporan sebelumnya: berfokus pada dampak dari Krisis Iklim pada kehidupan manusia, tempat tinggal kita, mata pencaharian, dan ekosistem tempat kita bergantung.

Apa yang bisa kita harapkan untuk dipelajari dari laporan tersebut?

Di antaranya adalah soal bagaimana dampak dan risiko iklim akan meningkat dengan pemanasan lebih lanjut, dan bagaimana pilihan model pembangunan dan ekonomi mempengaruhi risiko tersebut. Baca selengkapnya di sini dan ikuti media sosial kami untuk mengetahui update tentang laporan IPCC terbaru.

Saatnya pemerintah di seluruh dunia mengambil kebijakan dengan mendengarkan sains. Kita masih punya waktu untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan permanen dan hidup dengan tenang. Tentunya, kami membutuhkan kamu untuk terus bersama-sama menyuarakan hal ini.[***]

Salam hijau damai,
Greenpeace Indonesia

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sirkuit MotoGP Mandalika Sudah Siap Digunakan

    Sirkuit MotoGP Mandalika Sudah Siap Digunakan

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.141
    • 0Komentar

    KOMANDAN Lapangan MotoGP Mandalika 2022, Hadi Tjahjanto, mengatakan bahwa kesiapan surkuit Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada umumnya sudah mencapai 100 persen dan sudah siap digunakan. “Jadi kesiapan Sikuit Mandalika pada umumnya sudah 100 persen di sirkuitnya sendiri,” ujar Hadi Tjahjanto dalam acara dialog di salah satu stasiun televisi swasta dengan tema […]

  • He..he, Ternyata Najwa Shihab Suka Juga Dengan Gambo Muba Kenang-kenangan Thia, Ini Buktinya

    He..he, Ternyata Najwa Shihab Suka Juga Dengan Gambo Muba Kenang-kenangan Thia, Ini Buktinya

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.413
    • 0Komentar

    USAI berkunjung ke Bumi Serasan Sekate, sebagai Pembawa talkshow Ngetop, Duta Baca Indonesia,  Najwa Shihab melanjutkan aktifitasnya ke beberapa daerah di Sumsel untuk mengkampanyekan budaya membaca. Saat tandang ke Muba, Duta Baca Indonesia ini mendapatkan oleh-oleh dari sahabat lamanya sesama mantan presenter di salah satu TV Swasta yakni Thia Yufada Dodi Reza. Dalam moment tersebut […]

  • Karhutla Musi Banyuasin, Gakkum Telusuri Titik Awal Kebakaran 25 Hektare di Kebun Sawit dan Pinang

    Karhutla Musi Banyuasin, Gakkum Telusuri Titik Awal Kebakaran 25 Hektare di Kebun Sawit dan Pinang

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Penanganan karhutla Musi Banyuasin memasuki tahap penyelidikan setelah api membakar sekitar 25 hektare kawasan Hutan Produksi di wilayah KPH Lalan Mendis, Sumatera Selatan. Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sumatera kini menelusuri titik awal kebakaran yang berada di areal Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT TCP. Kebakaran diketahui terjadi sejak 26 Juli 2026. Api kemudian […]

  • Pengawasan Gunakan Satelet, Ini Cara Tangkap Ikan Terukur

    Pengawasan Gunakan Satelet, Ini Cara Tangkap Ikan Terukur

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 858
    • 0Komentar

    MENTERI Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa program penangkapan terukur akan dikawal ketat melalui pengawasan berbasis teknologi. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan praktik kecurangan dan penangkapan berlebih (overfishing) jangan sampai terjadi. “Ada teknologi satelit, dan kapal pengawas di setiap zona dan terkoneksi dengan pesawat pemantau (air surveillance), sehingga tidak ada praktik penangkapan ikan […]

  • Pemkab OKI Luncurkan ‘OKI Darling’ Layanan Digital untuk Dongkrak Kinerja ASN Hingga Tingkatkan Pengelolaan Keuangan Desa

    Pemkab OKI Luncurkan ‘OKI Darling’ Layanan Digital untuk Dongkrak Kinerja ASN Hingga Tingkatkan Pengelolaan Keuangan Desa

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.085
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) meluncurkan Gerakan OKI Go Digital And Paperless Sisteming ‘OKI Darling’. Upaya ini sebagai terobosan baru untuk meningkatkan kinerja birokrasi serta memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) OKI, Adi Yanto, dalam laporannya mengatakan Launcing Gerakan Kabupaten  OKI Go Digital and Paperless Systeming merupakan […]

  • 5 Rekomendasi Hindari Tekanan Darah Tinggi Sebelum Vaksinasi COVID-19

    5 Rekomendasi Hindari Tekanan Darah Tinggi Sebelum Vaksinasi COVID-19

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 875
    • 0Komentar

    MEMENUHI prasyarat vaksinasi COVID-19 penting agar saat waktunya vaksinasi tidak terjadi penundaan. Salah satu faktor yang kerap membuat vaksinasi COVID-19 tertunda adalah memiliki tekanan darah tinggi di atas 180/110 pada saat skrining pemeriksaan kesehatan. Untuk menghindari hal ini, dr. Reisa berikan saran untuk calon penerima vaksin untuk beristirahat atau tidur dengan cukup dan menjalani gaya hidup […]

expand_less
WordPress Archive Greenside – Golf Club & Academy Elementor Template Kit GreensKeeper – Gardening & Landscaping Responsive WordPress Theme GreenTech – Green Technology Services Elementor Template Kit Greenture – Environment / Non-Profit WordPress Theme Greenville | Private School & University Education WordPress Theme GreenWay - Golf Club & Course Elementor Template Kit Greeny – Interior Elementor Template Kit Grenda – Event Planner WordPress Theme Gretna Green – Wedding WordPress Theme Grevo – Electric Vehicle Charging WordPress Theme