Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Walah ! 2.763 Buku yang Dipinjam Milik Pusda Belum Kembali

Walah ! 2.763 Buku yang Dipinjam Milik Pusda Belum Kembali

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 20 Feb 2019
  • visibility 1.056
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Palembang – Gedung Perpustakaan Daerah [Pusda] terletak di Jalan Demang Lebar Daun, Lorok Pakjo, Ilir Barat I, Palembang terlihat dari tampak depan sunyi dan sepi, beragam bunga yang ditanam menghiasi halaman menambah suasana terkesan asri.  Namun pengunjung tak perlu merasa takut, karena gedung itu bukan gedung kosong yang dihuni para ‘dedemit’.

Sumselterkini.co.id, Palembang  – Itulah kesan Pusputakaan milik Pemerintah Provinsi Sumsel, dimana tempat para ‘kutu buku’ untuk meluangkan waktunya membaca, mencari literatur atau pun referensi sebuah buku yang dianggap penting.

Pusda lahir pada 1965, namun pada tahun 1989 dibangun lebih nyaman, dan sempurna lagi, agar dapat menarik minat baca para pengunjung di Kota Palembang.

Saat memasuki pintu Pusda tidak sembarang juga, karena pintu menggunakan sistem otomatis, di dalam ruangan juga memiliki Air Conditioner (AC) sehingga membuat pengunjung bertambah nyaman dan sejuk dengan hembusan angin dari alat pendingin ruangan itu.

Para pembaca buku di ruangan pun tampak duduk di kursi yang dilengkapi meja panjang. Semuanya hening dan khusyuk, tanpa ada suara ataupun kelakar yang keluar dari mulut mereka.Di rak-rak yang berdiri di ruang itu, juga terlihat ribuan buku yang tersusun rapi, terlihat satu hingga dua orang berdiri disamping rak buku sembari memilih -milih buku yang mereka cari.

“Setiap harinya, bisa 300- an pengunjung, dengan total kunjungan 6.000 per bulan,” ujar Kasi Layanan dan Otomasi Perpustakaan Pusda Sumsel, Noor Laily, saat dibincangi Rabu (20/2/19).

Lahirnya Pusda puluhan tahun silam, Pusda terus berbenah, baik dari lokasi gedungnya yang pertama di Kebun Duku hingga akhirnya di lokasi sekarang ini.

Pusda sudah memiliki  260.931 judul buku dan  828.310 eksemplar yang sudah di inventarisasi, diolah dan di scan, dengan jenis koleksi buku mulai dari buku ilmu sosial, terapan, teknik, buku fiksi, novel dan berbagai macam buku lain yang bisa mengedukasi masyarakat.

Meski demikian, Pusda sendiri memiliki keprihatinan dengan koleksi buku yang mereka miliki saat ini,lantaran hampir ribuan buku tidak dikembalikan oleh peminjam. “Bahkan ada juga yang dipinjam sejak 2014, hingga kini tidak kembali,”keluhnya.

Sesuai data pinjaman di Pusda, kata Noor, sebanyak 2.763 Buah buku yang jatuh tempo belum dikembalikan oleh peminjam. Buku -buku yang tidak kembali itu, banyak dipinjam sebagian besar oleh mahasiswa.

Berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pengurus Perda, aku Noor untuk mengatasi masalah buku yang tidak kembali itu, seperti melayangkan surat dinas sampai mendatangi langsung ke tempat tinggal peminjam buku tersebut.

Namun, akunya lagi, tetap saja mengalami jalan buntu, bahkan ada jugai surat dinas yang terpaksa kembali lagi karena peminjam tak lagi berdomisili lagi daerahnya.

Dalam meminjam buku, Noor menbambahkan Pusda menetapkan batas waktu peminjaman selama satu minggu.

Jika masih dipakai, mereka (peminjam) bisa melapor untuk perpanjangan, maksimal 2 kali dengan total lama pinjaman selama 21 hari dan untuk 1 orang itu maksimal boleh meminjam 3 buku.

“Tapi terkadang tetap saja ada sebagian peminjam tidak mengembalikan buku itu. Kami juga masih berharap peminjam datang lagi kesini dan mengembalikan buku itu, kami sudah sangat hargai, berarti mereka punya niat,” jelasnya.

Noor mengatakan, Pusda tetap positif thinking saja menanggapi hal itu, selama buku itu belum di kembalikan berarti buku itu masih berguna bagi peminjam, cuma yang pihaknya menyayangkan peminjam yang melanggari aturan.

Dari beberapa buku yang telah kembali selama ini, urai Noor, peminjam terkadang mengaku posisi buku yang dipinjam itu sudah pindah tangan, sehingga sulit untuk dikembalikan ke Pusda dan kalau pun buku tersebut hilang, buku tersebut memang harus diganti oleh peminjam, dengan judul yang sama.

Terkait masalah denda, Noor mengatakan tidak ada lagi denda yang diberlakukan, “Jadi silahkan saja untuk dikembalikan dan jangan pusing tentang masalah denda itu karena memang tidak ada lagi aturan itu.

“Kami sangat berharap, tolong dikembalikan apabila buku tersebut tidak digunakan lagi, karena mungkin pengunjung lain juga membutuhkan buku – buku tersebut,” terangnya.[**]

 

Penulis : Faldi

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MagangHub Jadi Jalan Masuk Kerja, 5 Peserta Langsung Direkrut Bakrie Pipe

    MagangHub Jadi Jalan Masuk Kerja, 5 Peserta Langsung Direkrut Bakrie Pipe

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Program MagangHub tidak hanya memberi lulusan perguruan tinggi pengalaman bekerja. Sejumlah peserta justru mendapat peluang melanjutkan karier setelah masa pemagangan berakhir. PT Bakrie Pipe Industries, misalnya, merekrut lima peserta dari Batch 2 untuk menjadi bagian dari perusahaan. Program Pemagangan Nasional tersebut memberi kesempatan peserta terlibat langsung dalam pekerjaan di perusahaan. Dari proses itu, […]

  • Dulu Nabrak Jembatan, Sekarang Nabrak Deadline: 21 November Jadi Hari Penentuan

    Dulu Nabrak Jembatan, Sekarang Nabrak Deadline: 21 November Jadi Hari Penentuan

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.173
    • 0Komentar

    KALAU kata orang kampung, “sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui”, tapi kalau di Sungai Lalan, sekali dayung malah jembatan yang terlampaui… alias ditabrak! Masih ingat kasus robohnya Jembatan P6 Lalan di Musi Banyuasin, Agustus tahun lalu? Nah, jembatan malang itu ditabrak kapal, bikin warga Lalan harus muter jauh-jauh kayak peserta Amazing Race cuma buat nyebrang. […]

  • Hindari Gelombang II, Masyarakat Diminta Tetap Disiplin Jalankan Protokes

    Hindari Gelombang II, Masyarakat Diminta Tetap Disiplin Jalankan Protokes

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.257
    • 0Komentar

    JUMLAH  kasus aktif di Indonesia terus mengalami penurunan dan terlihat lebih baik dibandingkan rata-rata dunia. Capaian baik ini harus dipertahankan dan ditingkatkan. Masyarakat juga harus belajar dari perkembangan beberapa negara di Eropa, yang harus kembali melakukan lockdown karena terjadi kenaikan pada kasus positifnya. “Kita harus menghindari ini dengan disiplin protokol kesehatan. Kita harus menjaga dan […]

  • Siagakan PPL Pertanian di Setiap Desa, Banyuasin Siap Antisipasi La Nina & Percepat Musim Tanam 1

    Siagakan PPL Pertanian di Setiap Desa, Banyuasin Siap Antisipasi La Nina & Percepat Musim Tanam 1

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.559
    • 0Komentar

    PEMKAB Banyuasin mensiagakan PPL Pertanian disetiap desa, guna mengantisipasi La Nina serta mempercepat musim tanam [MT] 1. Bupati Banyuasin, H.Askolani,SH,MH dalam paparannya menyebutkan Banyuasin dengan luas baku sawah 184.590 Ha. Sementara sawah lebak sedang musim panen seluas 25.630 Ha dan sawah pasang surut akan selesai tanam pada November serta Desember 2020 seluas 148.168 Ha. “PPL […]

  • Anis Saggaf Ajak Masyarakat Sukseskan Asian Games

    Anis Saggaf Ajak Masyarakat Sukseskan Asian Games

    • calendar_month Kamis, 5 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 945
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Ketua ICMI Orwil Sumsel Prof Anis Saggaf mengungkapkan gelaran sarasehan ini bertujuan untuk memberikan sumbang pikiran demi kelanjutan kemajuan Sumsel yang sudah ada sekarang. Saat ini lanjut dia, pembangunan memang perlu dipikirkan oleh orang-orang yang benar-benar berkomitmen seperti ICMI. Namun demikian ICMI tidak ingin membebani pemerintah melainkan justru membantu permasalahan-permasalahan yang dihadapi […]

  • UMKM Biar Makin Mewah, Bukan Soal Membangun Tempat Jualan Tapi….

    UMKM Biar Makin Mewah, Bukan Soal Membangun Tempat Jualan Tapi….

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.075
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Palembang harus berkembang lagi,  dengan berbagai sentra ekonomi yang telah dibangun, mulai dari sentra pempek sampai kerajinan tangan. Tapi, sayangnya, ada satu masalah klasik yang sering terjadi, setelah dibangun, eh, malah dibiarkan begitu saja. Gimana mau maju kalau tempat jualannya malah jadi sarang sampah? Nggak banget, kan? Oleh sebab itu, Wali Kota Palembang, […]

expand_less
WordPress Archive Sweeny – Cake, Ice Cream & Bakery Store WordPress Theme Sweet Date – More than a WordPress Dating Theme Sweet Jane – Delightful Cake Shop WordPress Theme Sweethome – Responsive Real Estate WordPress Theme Sweetness – One Page WordPress Theme Sweipe – Responsive WordPress Mobile Theme SWG Swatches Variation – WooCommerce WordPress Plugin Swift Performance AI SwimAcademy – Swimming School & Course Booking WordPress Theme Swimi – Swimwear WooCommerce WordPress Theme