Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Walah ! 2.763 Buku yang Dipinjam Milik Pusda Belum Kembali

Walah ! 2.763 Buku yang Dipinjam Milik Pusda Belum Kembali

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 20 Feb 2019
  • visibility 1.051
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Palembang – Gedung Perpustakaan Daerah [Pusda] terletak di Jalan Demang Lebar Daun, Lorok Pakjo, Ilir Barat I, Palembang terlihat dari tampak depan sunyi dan sepi, beragam bunga yang ditanam menghiasi halaman menambah suasana terkesan asri.  Namun pengunjung tak perlu merasa takut, karena gedung itu bukan gedung kosong yang dihuni para ‘dedemit’.

Sumselterkini.co.id, Palembang  – Itulah kesan Pusputakaan milik Pemerintah Provinsi Sumsel, dimana tempat para ‘kutu buku’ untuk meluangkan waktunya membaca, mencari literatur atau pun referensi sebuah buku yang dianggap penting.

Pusda lahir pada 1965, namun pada tahun 1989 dibangun lebih nyaman, dan sempurna lagi, agar dapat menarik minat baca para pengunjung di Kota Palembang.

Saat memasuki pintu Pusda tidak sembarang juga, karena pintu menggunakan sistem otomatis, di dalam ruangan juga memiliki Air Conditioner (AC) sehingga membuat pengunjung bertambah nyaman dan sejuk dengan hembusan angin dari alat pendingin ruangan itu.

Para pembaca buku di ruangan pun tampak duduk di kursi yang dilengkapi meja panjang. Semuanya hening dan khusyuk, tanpa ada suara ataupun kelakar yang keluar dari mulut mereka.Di rak-rak yang berdiri di ruang itu, juga terlihat ribuan buku yang tersusun rapi, terlihat satu hingga dua orang berdiri disamping rak buku sembari memilih -milih buku yang mereka cari.

“Setiap harinya, bisa 300- an pengunjung, dengan total kunjungan 6.000 per bulan,” ujar Kasi Layanan dan Otomasi Perpustakaan Pusda Sumsel, Noor Laily, saat dibincangi Rabu (20/2/19).

Lahirnya Pusda puluhan tahun silam, Pusda terus berbenah, baik dari lokasi gedungnya yang pertama di Kebun Duku hingga akhirnya di lokasi sekarang ini.

Pusda sudah memiliki  260.931 judul buku dan  828.310 eksemplar yang sudah di inventarisasi, diolah dan di scan, dengan jenis koleksi buku mulai dari buku ilmu sosial, terapan, teknik, buku fiksi, novel dan berbagai macam buku lain yang bisa mengedukasi masyarakat.

Meski demikian, Pusda sendiri memiliki keprihatinan dengan koleksi buku yang mereka miliki saat ini,lantaran hampir ribuan buku tidak dikembalikan oleh peminjam. “Bahkan ada juga yang dipinjam sejak 2014, hingga kini tidak kembali,”keluhnya.

Sesuai data pinjaman di Pusda, kata Noor, sebanyak 2.763 Buah buku yang jatuh tempo belum dikembalikan oleh peminjam. Buku -buku yang tidak kembali itu, banyak dipinjam sebagian besar oleh mahasiswa.

Berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pengurus Perda, aku Noor untuk mengatasi masalah buku yang tidak kembali itu, seperti melayangkan surat dinas sampai mendatangi langsung ke tempat tinggal peminjam buku tersebut.

Namun, akunya lagi, tetap saja mengalami jalan buntu, bahkan ada jugai surat dinas yang terpaksa kembali lagi karena peminjam tak lagi berdomisili lagi daerahnya.

Dalam meminjam buku, Noor menbambahkan Pusda menetapkan batas waktu peminjaman selama satu minggu.

Jika masih dipakai, mereka (peminjam) bisa melapor untuk perpanjangan, maksimal 2 kali dengan total lama pinjaman selama 21 hari dan untuk 1 orang itu maksimal boleh meminjam 3 buku.

“Tapi terkadang tetap saja ada sebagian peminjam tidak mengembalikan buku itu. Kami juga masih berharap peminjam datang lagi kesini dan mengembalikan buku itu, kami sudah sangat hargai, berarti mereka punya niat,” jelasnya.

Noor mengatakan, Pusda tetap positif thinking saja menanggapi hal itu, selama buku itu belum di kembalikan berarti buku itu masih berguna bagi peminjam, cuma yang pihaknya menyayangkan peminjam yang melanggari aturan.

Dari beberapa buku yang telah kembali selama ini, urai Noor, peminjam terkadang mengaku posisi buku yang dipinjam itu sudah pindah tangan, sehingga sulit untuk dikembalikan ke Pusda dan kalau pun buku tersebut hilang, buku tersebut memang harus diganti oleh peminjam, dengan judul yang sama.

Terkait masalah denda, Noor mengatakan tidak ada lagi denda yang diberlakukan, “Jadi silahkan saja untuk dikembalikan dan jangan pusing tentang masalah denda itu karena memang tidak ada lagi aturan itu.

“Kami sangat berharap, tolong dikembalikan apabila buku tersebut tidak digunakan lagi, karena mungkin pengunjung lain juga membutuhkan buku – buku tersebut,” terangnya.[**]

 

Penulis : Faldi

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idul Fitri, Bedug & Tradisi Sungkeman Hadir di Wisma Indonesia di  Cuba

    Idul Fitri, Bedug & Tradisi Sungkeman Hadir di Wisma Indonesia di Cuba

    • calendar_month Rabu, 26 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.202
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,Havana, Kuba – Perayaan Idul Fitri di Wisma Indonesia Kuba tahun ini dimeriahkan dengan tampilan bedug dan tradisi sungkeman yang digelar di Wisma Indonesia dihadiri para WNI dan diplomat asing. Idul Fitri di Kuba jatuh pada hari Jumat, 21 April 2023 bertepatan dengan peringatan hari Kartini. Seluruh staf KBRI Havana dan para WNI melaksanakan shalat Idul […]

  • Dampak Covid, Pemerintah Siapkan Bansos Khusus Anak Yatim

    Dampak Covid, Pemerintah Siapkan Bansos Khusus Anak Yatim

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 982
    • 0Komentar

    PEMERINTAH menyiapkan bantuan sosial (bansos) khusus untuk anak yatim, termasuk yang ditinggalkan orang tuanya akibat COVID-19. Hal itu disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 secara daring di Jakarta, Senin (16/8/2022). “Kita lagi bahas untuk membantu para anak-anak yatim yang […]

  • Kepuasan Jemaah Haji 2026 Tembus 91,45 Persen, Transportasi Jadi Layanan Terbaik Versi BPS

    Kepuasan Jemaah Haji 2026 Tembus 91,45 Persen, Transportasi Jadi Layanan Terbaik Versi BPS

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Perjalanan jemaah haji Indonesia pada 2026 mendapat penilaian positif dari hasil pengukuran Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kepuasan jemaah mencapai 91,45 persen berdasarkan metode Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI), menjadi angka tertinggi sepanjang sejarah pengukuran. Selain menggunakan metode lama sebagai pembanding, BPS tahun ini juga menerapkan pengukuran baru melalui Indeks Kepuasan Layanan […]

  • Dari Hutan ke Pasar Digital, Kemenhut Cetak Forestpreneur Muda Lewat Bisnis Lebah Trigona

    Dari Hutan ke Pasar Digital, Kemenhut Cetak Forestpreneur Muda Lewat Bisnis Lebah Trigona

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID –  Forestpreneur muda mulai disiapkan Kementerian Kehutanan melalui pengembangan usaha berbasis potensi hutan, salah satunya budidaya lebah Trigona. Di Banyumas, Jawa Tengah, 95 anak muda dari Banyumas, Cilacap, dan Purbalingga mendapat pembekalan tidak hanya untuk membudidayakan lebah tanpa sengat, tetapi juga mengolah produk, membangun merek, dan memasarkannya melalui kanal digital. Pembekalan tersebut dilakukan melalui […]

  • PIRING RAKYAT : LebaranYatim2025 [Yatim, Disabilitas & 2 Juta Alasan untuk Tersenyum]

    PIRING RAKYAT : LebaranYatim2025 [Yatim, Disabilitas & 2 Juta Alasan untuk Tersenyum]

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 677
    • 0Komentar

    ANAK-anak yatim dan penyandang disabilitas di seluruh penjuru negeri mendadak dapat kejutan manis, bukan dari tukang sulap keliling atau undian sabun colek, tapi dari negara sendiri yang turun tangan bagai tetua kampung yang akhirnya sadar. “Mereka juga anak kita, lho”. Lewat kolaborasi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan segunung Lembaga Amil Zakat, dua juta bingkisan bernilai […]

  • Tekan Angka Kemiskinan, OPD Harus Kompak

    Tekan Angka Kemiskinan, OPD Harus Kompak

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 969
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumsel Herman Deru membuka Forum Perangkat Daerah Provinsi Sumsel tahun 2019 di Graha Bina Praja (Auditorium) Pemprov Sumsel, kemarin. Selain Gubernur acara ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, Sekda Sumsel Nasrun Umar. “Dalam  rapat ini kita harus harmonisasi dan sinkronisasi dengan prioritas penurunan angka kemiskinan, target kita satu digit kita […]

expand_less
WordPress Archive Sweeny – Cake, Ice Cream & Bakery Store WordPress Theme Sweet Date – More than a WordPress Dating Theme Sweet Jane – Delightful Cake Shop WordPress Theme Sweethome – Responsive Real Estate WordPress Theme Sweetness – One Page WordPress Theme Sweipe – Responsive WordPress Mobile Theme SWG Swatches Variation – WooCommerce WordPress Plugin Swift Performance AI SwimAcademy – Swimming School & Course Booking WordPress Theme Swimi – Swimwear WooCommerce WordPress Theme