Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » PIRING RAKYAT : LebaranYatim2025 [Yatim, Disabilitas & 2 Juta Alasan untuk Tersenyum]

PIRING RAKYAT : LebaranYatim2025 [Yatim, Disabilitas & 2 Juta Alasan untuk Tersenyum]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
  • visibility 697
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ANAK-anak yatim dan penyandang disabilitas di seluruh penjuru negeri mendadak dapat kejutan manis, bukan dari tukang sulap keliling atau undian sabun colek, tapi dari negara sendiri yang turun tangan bagai tetua kampung yang akhirnya sadar. “Mereka juga anak kita, lho”.

Lewat kolaborasi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan segunung Lembaga Amil Zakat, dua juta bingkisan bernilai Rp310,8 miliar meluncur mulus ke tangan-tangan mungil yang selama ini lebih sering digenggam oleh kesabaran daripada kesempatan.

Sembako sampai alat bantu disabilitas, dari uang tunai sampai perlengkapan sekolah, semuanya dikemas bukan cuma sebagai bantuan, tapi sebagai pengakuan bahwa mereka berhak bahagia, bukan cuma jadi latar belakang kalender masjid.

Tapi, ini bukan soal angka dan logistik semata, tapi tentang wajah-wajah mungil yang selama ini cuma bisa melambai ke kamera saat Lebaran lewat TVRI, kini ikut bersuara di panggung ekspresi, tabuh perkusi dari barang bekas, main angklung, bahkan menyambut finalis Indonesian Idol. Mereka bukan cuma disalurkan bantuan, tapi juga disalurkan harapan.

Sudah lama kita hidup di negara yang terlalu sibuk mikirin infrastruktur sampai lupa kalau ada infrastruktur hati yang juga perlu dibangun.

Jalan tol memang penting, tapi jalan menuju peluk hangat dan rasa dihargai, itu jauh lebih penting untuk anak-anak yatim dan para penyandang disabilitas yang tiap hari bertarung bukan dengan kemacetan, tapi dengan sepi dan keterbatasan.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut dana Rp309 miliar terkumpul dalam waktu singkat. Cepat sekali, seperti kalau emak-emak rebutan diskon minyak goreng di minimarket. Tapi kali ini, rebutannya bukan sembako buat dapur, melainkan sembako buat jiwa. Ini bukan kompetisi amal, ini simfoni gotong-royong.

Katanya “Bangsa ini masih punya rasa” dan benar saja, rasa itu datang dalam bentuk santunan, alat bantu, hingga sepatu sekolah baru yang mungkin bikin anak-anak itu bisa berlari lebih percaya diri dari biasanya.

Tema Lebaran Yatim 2025, “Satu Kesetaraan, Sejuta Harapan”, terdengar manis seperti iklan sabun. Kali ini, bukan cuma manis di telinga, tapi juga real dalam implementasi.

Jawa Barat yang menyalurkan hampir setengah juta bingkisan, hingga Nusa Tenggara Barat yang membuktikan bahwa semangat berbagi tak kenal pulau, semua bergerak.

Lucunya, anak-anak ini mungkin awalnya tak tahu siapa itu BAZNAS, siapa itu LAZ, dan siapa pula Romo Wamenag. Tapi mereka tahu satu hal “Hari itu aku dikasih bingkisan dan aku bisa tampil main angklung bareng temanku”. Bagi mereka, itu bukan seremoni, itu kenangan.

Pepatah bilang, “Sedekah tak akan membuat miskin, seperti senyum tak akan membuat sariawan”.

Dan program ini membuktikan: kalau sedekah digerakkan bersama-sama, maka dua juta senyum bisa tumbuh, bahkan tanpa harus menyiram pakai pupuk.

Jangan salah, anak yatim bukan kertas kosong yang tinggal ditulisi bantuan. Mereka adalah lembaran hidup yang sudah berisi tinta perjuangan.

Mereka bukan karung untuk diisi sembako, tapi jiwa untuk diisi makna. Lewat panggung seni dan ekspresi, mereka tak sekadar menerima, tapi juga memberi: memberi pesan bahwa keterbatasan tak menghapus potensi.

Ketika Rara Indonesian Idol menyanyi bersama mereka, itu bukan gimmick panggung. Itu adalah peristiwa sosial yang menggugah. Anak-anak ini bukan figuran, mereka pemeran utama. Dan ya, negara akhirnya belajar caranya jadi panggung.

Satu hari di Auditorium HM Rasjidi mungkin hanya satu titik dalam kalender, tapi dua juta paket itu bisa jadi bab pertama dari kitab besar bernama kehadiran negara. Kita berharap, ini bukan program musiman kayak rambutan dan duren, tapi jadi kebiasaan sosial yang permanen.

Anak yatim dan penyandang disabilitas tak butuh kasihan, mereka butuh keberpihakan. Dan keberpihakan tak harus selalu bentuk duit, kadang cukup hadir dan berkata “Kami dengar kalian. Kami datang bukan sebagai pahlawan, tapi sebagai tetangga yang baik”.

Karena dalam hidup ini, kata kakek saya, “Orang kuat itu bukan yang bisa angkat galon pakai satu tangan. Tapi yang bisa bikin orang lain tersenyum meski dia sendiri sedang lelah”, dan kalau dua juta anak bisa senyum bareng karena uluran tangan kita, itu bukan hanya statistik. Itu mukjizat sosial yang layak kita rayakan.

Dan siapa tahu, tahun depan jumlahnya bukan dua juta, tapi seluruh anak yatim dan penyandang disabilitas di Indonesia bisa bilang “Kami bukan cuma dapat bingkisan, kami juga merasa dianggap”

Karena di negeri yang kadang lebih sering viral soal skandal daripada soal kebaikan, satu bingkisan bisa jadi revolusi kecil.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Pemimpin Ini Ajak Petani Sawit Studi Banding ke Sergei Sumut, Terkait Apa ?

    2 Pemimpin Ini Ajak Petani Sawit Studi Banding ke Sergei Sumut, Terkait Apa ?

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.216
    • 0Komentar

    BUPATI Muba H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Wakil Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Beni Hernedi memimpin langsung rombongan petani sawit berkunjung ke Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara dalam rangka studi banding pengolahan batang sawit menjadi gula merah, Rabu (24/7/2019). Pada acara Selayang Pandang yang disambut Sekretaris Daerah Kabupaten Sergai Drs Hadi Winarno di Aula Kantor […]

  • Pisah Sambut Kakemenag, Bupati Muba Minta Keharmonisan Daerah Tetap Terjaga

    Pisah Sambut Kakemenag, Bupati Muba Minta Keharmonisan Daerah Tetap Terjaga

    • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.128
    • 0Komentar

      BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Yudi Herzandi SH MH menyampaikan terima kasih kepada Drs H Subrata MPdI yang telah mengabdikan diri di Bumi Serasan Sekate ini. Atas nama pemerintah dan masyarakat Muba pihaknya mengucapkan terima kasih karena telah mengerahkan tenaga, […]

  • Gandeng Gojek, Bakal Kembangkan Literasi Destinasi Wisata Religi

    Gandeng Gojek, Bakal Kembangkan Literasi Destinasi Wisata Religi

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.057
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan H. Herman Deru memberikan kesempatan kepada PT Gojek membuat inovasi berbasis literasi destinasi wisata  religi di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Terlebih di Provinsi Sumsel, khususnya Kota Palembang menurutnya banyak destinasi wisata yang mengandung wisata religi dan edukasi sejarah. “Destinasi wisata di Kota Palembang ini  sangat banyak, ambil yang berbau religi. Selain […]

  • Shalat Tarawih Malam Pertama, Gubernur Minta Perbanyak Bersyukur

    Shalat Tarawih Malam Pertama, Gubernur Minta Perbanyak Bersyukur

    • calendar_month Selasa, 13 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 747
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H Herman Deru Deru mengatakan masyarakat harus memperbanyak rasa syukur, mengisi bulan Ramadhan dengan memperbanyak amal ibadah dan terus mengikuti Prokes sesuai anjuran pemerintah.   “Barang siapa yang bersyukur maka Allah akan menambahkan nikmat-Nya kepada kita semua, sebaliknya, kalau kita tidak bersyukur, siksa Allah amatlah pedih,” kata gubernur saat Shalat Tarawih Berjamaah […]

  • 264 Petugas Kebersihan OKI Terima Zakat

    264 Petugas Kebersihan OKI Terima Zakat

    • calendar_month Jumat, 14 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.136
    • 0Komentar

    Sebanyak 264 orang petugas kebersihan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir menerima zakat dari Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten OKI. Penyaluan zakat tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati OKI, Dja’far Shodiq, Jum’at, (14/4/23) di Kayuagung. “Alhamdulillah, hari ini kita salurkan zakat yang dikumpulkan dari para muzakki di melalui Baznas OKI. Hari ni disalurkan kepada […]

  • Cemilan Olahan Desa Bumi Agung Bakal di Promosi ke Oslo Norwegia     

    Cemilan Olahan Desa Bumi Agung Bakal di Promosi ke Oslo Norwegia    

    • calendar_month Minggu, 3 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.604
    • 0Komentar

    Program pemberdayaan masyarakat Muba melalui industri olahan sebagai salah satu upaya untuk menurunkan angka kemiskinan daerah Muba. Sumselterkini.co.id, Sekayu-  Cemilan kripik nanas hasil kreativitas warga Musi Banyuasin [Muba] yang tinggal di Kec Lalan Desa Bumi Agung bakal di promosikan ke Oslo Norwegia. Cemilan ini dibuat oleh masyarakat yang tergabung dalam program DPG (Desa Peduli Gambut). Inovasi ini […]

expand_less
WordPress Archive ListingPro – Directory & Listing WordPress Theme ListingPro - Directory & Listing WordPress Theme Listio – Directory Listing & Real Estate WordPress Theme Listivo – Classified Ads & Directory Listygo – Directory & Listing WordPress Theme Litl’ Pal – Animal Shelter & Charity WordPress Theme Litmus – Creative MultiPurpose WordPress Theme Live Chat Complete Live Chat Experience Live Chat Pro