Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Terancam Punah, Lestarikan Bahasa Daerah Perlu Didukung Pelajaran Muatan Lokal

Terancam Punah, Lestarikan Bahasa Daerah Perlu Didukung Pelajaran Muatan Lokal

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
  • visibility 655
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GUNA Melestarikan Bahasa Daerah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan Merdeka Belajar Episode Ketujuh Belas: Revitalisasi Bahasa Daerah, secara daring Selasa (22/2).

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengatakan bahwa salah satu penyebab punahnya bahasa daerah adalah karena para penutur jatinya tidak lagi mewariskan Bahasa daerah ke generasi berikutnya.

“Indonesia memiliki sekitar 718 bahasa daerah, namun sayangnya banyak yang terancam punah. Penyebab utamanya adalah para penutur jatinya tidak lagi menggunakan dan mewariskan bahasanya pada generasi berikutnya,” ungkap Menteri Nadiem, seperti dikutip dalam rilis Kemendikbudristek di Jakarta, Rabu (23/2/2022).

Oleh karenanya, salah satu strategi revitalisasi bahasa daerah adalah dengan mendorong satuan pendidikan memuat pelajaran bahasa daerah sebagai muatan lokal di jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah. Hal ini juga perlu didorong oleh kebijakan pemerintah daerah masing-masing.

Pada provinsi, kabupaten, serta kota yang memiliki bahasa daerah dominan seperti Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali, kami berharap muatan lokal yang diwajibkan adalah pelajaran bahasa daerah. “Tetapi, wilayah-wilayah yang tidak punya bahasa daerah yang dominan, maka muatan lokal disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing. Jadi, pilihannya benar-benar ada di masing-masing sekolah,” kata Menteri Nadiem.

“Namun, wajib tidaknya bahasa daerah menjadi muatan lokal di sekolah, akan tergantung kebijakan masing-masing pemerintah daerah. Kalau bukan kebebasan masing-masing daerah, berarti bukan Merdeka Belajar. Jadi tergantung,” lanjut Mendikbudristek.

Hadirnya program Revitalisasi Bahasa Daerah makin menggugah sekolah untuk bergerak mengembangkan pembelajaran bahasa daerah yang membangkitkan kreativitas peserta didik. “Saya juga berharap, sekolah-sekolah menggerakkan bahasa daerah bagi para pelajar dan membuat jembatan lintas generasi, kembali pada identitas kita dan merayakan kebinekaan,” harap Menteri Nadiem.

Untuk melindungi penutur asli bahasa daerah, dijelaskan Menteri Nadiem, strategi terbaik adalah dengan memberi peluang seluas-luasnya pada semua penutur asli bahasa daerah untuk menggunakan bahasanya.

“Itulah mengapa kami mengembangkan tiga model revitalisasi yang disesuaikan dengan kondisi lapangan. Pertama, bagi bahasa daerah yang daya hidup bahasanya masih aman, kami melakukan pewarisan lewat pembelajaran di sekolah. Bagi bahasa daerah yang daya hidupnya tergolong rentan, walau jumlah penuturnya relatif banyak, kami gunakan model kedua, di mana kita fokus bukan hanya ke sekolah tapi juga komunitas-komunitas,” jelasnya.

Model ketiga, lanjut Menteri Nadiem, di mana daya hidup bahasa daerah kategori ini mengalami kemunduran, terancam punah, dan kritis, Kemendikbudristek akan berfokus pada komunitas, masyarakat, dan melibatkan komunitas tutur, keluarga-keluarga, forum-forum, dan tempat-tempat ibadah yang dapat dimasukkan pembelajaran bahasa daerah.InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Layani Jamaah Haji di Arab Saudi, Indonesia Kontrak 13 Perusahaan Katering

    Layani Jamaah Haji di Arab Saudi, Indonesia Kontrak 13 Perusahaan Katering

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.099
    • 0Komentar

    SEJAK Rabu (18/5/2022), Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bersama jajarannya meninjau persiapan layanan bagi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi untuk memastikan kesiapan pelayanan yang akan diberikan nanti. Menag mengecek kualitas layanan yang akan diberikan kepada jemaah haji Indonesia selama berada di Mekah maupun Madinah. Layanan itu mencakup akomodasi, katering, dan transportasi. Pada kesempatan […]

  • Lebih Besar Dari Kehidupan: TV Ultra-Besar Samsung Tawarkan Pengalaman Menonton yang Lebih Baik untuk Pengguna

    Lebih Besar Dari Kehidupan: TV Ultra-Besar Samsung Tawarkan Pengalaman Menonton yang Lebih Baik untuk Pengguna

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Untuk menikmati konten favorit mereka sepenuhnya, semakin banyak konsumen yang mencari untuk membeli TV yang lebih besar untuk rumah mereka. Menurut firma riset pasar Omdia, ukuran pasar global layar 85 inci tumbuh drastis dari 180.000 unit terjual pada 2019 menjadi 1,87 juta unit terjual pada 2022. Demikian pula, untuk layar 98 inci, pasar global meningkat […]

  • Kondangan

    Kondangan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.535
    • 0Komentar

          Komikus : Septian Mauludi

  • Dinsos Palembang Tepis Berita Hoaks Tentang Alat Bantu Kesehatan Gratis

    Dinsos Palembang Tepis Berita Hoaks Tentang Alat Bantu Kesehatan Gratis

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.466
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Berita bohong atau berita tidak bersumber atau Hoaks, yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab, kembali melanda masyarakat Palembang dan kali ini hinggap pada Dinas Sosial Kota Palembang, terkait pesan singkat di WhatsApp (WA) yang memberitakan tentang pemberian Alat bantu kesehatan gratis, selama hampir seminggu terakhir. Kepala Dinas Sosial Palembang, Heri Arpian, mengatakan […]

  • Dorong Kemandirian Ekonomi, Bupati : Ponpes Bisa Jadi Benteng Ketahanan Ekonomi Umat

    Dorong Kemandirian Ekonomi, Bupati : Ponpes Bisa Jadi Benteng Ketahanan Ekonomi Umat

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.216
    • 0Komentar

    BUPATI Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE mendorong kemandirian ekonomi dilingkungan pesantren agar tahan menghadapi pandemi Covid-19. Bupati Iskandar memberi bantuan tambahan modal  bagi 110 pengelola kantin Pondok Pesantren di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Bupati Iskandar, mengatakan Pasantren tak hanya jadi pusat pendidikan, namun juga menjadi pusat perubahan. Terutama dalam bidang ekonomi kerakyatan karena […]

  • Pemkab Banyuasin Berguru Pengelolan Kerjasama Media di OKI

    Pemkab Banyuasin Berguru Pengelolan Kerjasama Media di OKI

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Banyuasin belajar  pengelolaan kerjasama kemitraan publikasi dengan medi massa ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kepala Diskominfo Banyuasin melalui Kasi Kemitraan Media Publik, Andi Wijaya menyebut kunjungan ini dalam  rangka mempelajari pengelolaan kerja sama media di Kabupaten OKI mengingat OKI satu-satunya daerah di Sumsel yang telah memiliki aturan teknis belanja […]

expand_less
WordPress Archive Wadon – Feminine Business Consultant Elementor Template Kit WakingIT Mailchimp Newsletter WordPress Plugin Walk – Responsive Business WordPress Theme Walk&Away – Travel Blog & Tours Elementor Template Kit Walker – WooCommerce WordPress Theme WalkOn – Adventure Travel & Tourism Elementor Template Kit Wallace Inline | Front-end Content Editor for Beaver Builder Wallcart WP – Multipurpose Elementor WooCommerce Theme Walmartomatic – Walmart Affiliate Money Generator Plugin for WordPress Walogin – Membership management with Blockchain (Authenticator)