Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Disertasi Dodi Ungkap Solusi Pengembangan KEK TAA

Disertasi Dodi Ungkap Solusi Pengembangan KEK TAA

  • account_circle Yosep Indra Praja
  • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
  • visibility 1.128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RATUSAN karangan bunga berjejer rapi di halaman Graha Sanusi Hardjadinata Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung-Jawa Barat, Selasa (28/1/2020) pagi. Silih berganti ratusan tamu undangan mulai dari pejabat pemerintahan dan non pemerintahan di tingkat pusat maupun daerah memasuki aula megah kampus bergengsi tersebut.

Bukan kegiatan wisuda, melainkan tamu undangan tersebut untuk menghadiri rangkaian Sidang Promosi Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex.

Turut hadir Ketua Ombudsman RI Prof Amzhulian Rifai SH LLM PhD Mantan Menteri Perindustrian RI Saleh Husin, Wakil Ketua KADIN Indonesia, Ketua DPRD Sumsel Anita Noeringhati, Wakil Ketua DPRD Sumsel Muchendi Mahzareki, Narasumber Disertasi H Gofar, Direktur PT Tanjung Carat Putra, Regina, Presiden of Sampoerna University Marshall School, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Bupati dan Wali Kota di Sumsel, dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota di Sumsel, serta Pimpinan Perusahaan/BUMN/BUMD di Sumsel. Kemudian, Forkopimda Muba dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Muba.

Di tengah kesibukan Dodi Reza Alex menjadi kepala daerah hingga menahkodai banyaknya organisasi berkompeten mulai dari Kamar Dagang Industri (KADIN) Sumsel hingga Ketua Umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) Indonesia dan organisasi-organisasi lainnya tidak menyurutkan langkah dirinya menyelesaikan pendidikan ke tingkat Program Doktor.

Pada pendidikan Program Doktor ini, Dodi Reza yang juga alumni Universite Libre de Bruxelles, Belgia tersebut mengambil judul Disertasi Jejaring Kebijakan Dalam Pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) (Studi Kasus di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api (TAA) Sumsel.

Lancar dan lugas, paparan hingga pertanyaan-pertanyaan ‘disapu bersih’ peraih penghargaan BBL Prize Award (Tesis yang ditulis dalam Bahasa Prancis) tersebut ketika menghadapi delapan tim penguji yang terdiri dari Dekan FISIP Unpad yakni Dr Raden Widya Setiabudi Sumadinata, SIP SSi MT MSi, kemudian bertindak sebagai Tim Promotor Prof Dr Drs H Budiman Rusli MS, Prof H Syamsurijal AK MSc PhD, Ida Widianingsih SIP MA PhD. Kemudian, Tim Oponen Ahli Prof Armida Salsiah Alisjahbana SE MA PhD, Dr Drs H Entang Adhy Muhtar MS, Dr Drs H Heru Nurasa MA, dan Tim Representasi Guru Besar Prof Dr Drs H Sam’un Jaja Raharja MSi.

“Hasil penilaian kami Tim Penguji bahwa hasil Disertasi Promovendus Dodi Reza Alex sangat memuaskan dan yang bersangkutan berhak menyandang gelar Doktor,” tegas Ketua Tim Promotor Prof Dr Drs H Budiman Rusli MS usai memberikan penilaian pada rangkaian Sidang Promosi Doktor Dodi Reza Alex.

Sementara itu, Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA mengucapkan terima kasih atas dukungan berbagai pihak khususnya keluarga besar dan masyarakat Muba yang hingga ke fase ini selalu memberikan support kepada dirinya.

“Semoga capaian hingga saat ini membuat saya selalu berbuat baik untuk umat dan bangsa khususnya masyarakat Muba,” ujar mantan Ketua Umum, Perhimpunan Pelajar/Mahasiswa Indonesia (PPI), Belgia, 1994 – 1996.

Dikatakan Dodi, berdasarkan analisa, bahwa ada delapan karakteristik primer yang menentukan Jejaring Kebijakan Dalam Pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) (Studi Kasus di KEK Tanjung Api-Api Provinsi Sumatera Selatan), yaitu : a) Network management targets yang terdiri dari: 1) Decision making; 2) Trust; 3) Power; 4) Knowledge creation and management, dan b) Management behaviors and competences yang terdiri dari: 1) Activation; 2) Framing; 3) Mobilizing; 4) Synthesizing.

“Oleh karena itu Jejaring Kebijakan Dalam Pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) (Studi Kasus di KEK Tanjung Api-Api Provinsi Sumatera Selatan) masih belum optimal dilaksanakan sebab secara teoritis sebagaimana yang dikemukakan oleh McGuire bahwa 8 karakteristik tersebut seharusnya ada dan terintegrasi, namun dalam penelitian ini dari 8 karakteristik jejaring kebijakan, masih ada yang belum menjadi karakter jejaring kebijakan,” tegasnya.

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini menambahkan, berdasarkan kesimpulan penelitian ini dihasilkan pemahaman baru yang berkaitan dengan karakteristik Jejaring Kebijakan selain Network management targets yang terdiri dari: 1) Decision making; 2) Trust; 3) Power; 4) Knowledge creation and management, dan b) Management behaviors and competences yang terdiri dari: 1) Activation; 2) Framing; 3) Mobilizing; 4) Synthesizing yaitu “Authority (kewenangan)”.

“Artinya di dalam Jejaring Kebijakan Dalam Pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) (Studi Kasus di KEK Tanjung Api-Api Provinsi Sumatera Selatan) terdapat aspek penting yang perlu diperhatikan yaitu “Authority (kewenangan)”, dalam konsep jejaring kebijakan setiap stakeholder yang terkait dalam jejaring kebijakan di Kawasan Ekonomi Khusus “setara” terkait kewenangannya, namun yang terjadi kewenangan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin lebih kecil, sedangkan kewenangan Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Selatan sebaliknya lebih besar dalam pengelolaan KEK Tanjung Api-Api,” imbuhnya.

“Dalam konteks otonomi daerah idealnya Pemerintah Daerah Kabupaten / Kota memiliki kewenangan yang besar untuk mengurus dan mengatur potensi yang ada didaerahnya sehingga sifatnya Desentralisasi, sedangkan Pemerintah Daerah Provinsi merupakan perwakilan dari pemerintah pusat yang memiliki asas Dekonsentrasi. Secara khusus analisis pemahaman baru yaitu Authority perlu mendapatkan penekanan dalam bentuk kewenangan yang lebih luas,” tambahnya.

Menurut Dodi, jika kawasan KEK terbentuk tentu akan memberikan multiplayer pembangunan di Sumsel, 13 ribu hektar lahan yang telah disediakan dan sarana prasarana lainnya. “Ini akan menjadi industri hilirisasi di Sumsel, saya optimis apabila ini terealisasi dengan baik tentu sangat berkontribusi positif untuk berbagai sektor industri di Sumsel, ini akan menjadi pintu gerbong ekspor impor yang ada di Sumsel,” jelasnya.

Lanjutnya, sesuai dengan hasil penelitian dan pembahasan mengenai Jejaring Kebijakan Dalam Pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) (Studi Kasus di KEK Tanjung Api-Api Provinsi Sumatera Selatan), peneliti menyampaikan beberapa saran yakni diantaranya dalam upaya pengembangan Ilmu Administrasi, perlu melibatkan pendekatan ilmu-ilmu sosial lainnya dalam rangka aplikasi Ilmu Administrasi Publik itu sendiri. Dalam konteks penelitian ini ternyata pendekatan Ilmu Administrasi Publik tidak bisa begitu saja diterapkan, karena dalam Administrasi itu syarat dengan; jejaring kebijakan. Oleh karena itu, untuk memperkaya Ilmu Administrasi perlu melibatkan ilmu-ilmu sosial lainnya seperti Ilmu Ekonomi.

“Kemudian, saran Praktik yakni Mekanisme kerja, harus dipertegas kembali pembagian peran dan kewenangan dalam pengelolaan KEK Tanjung Api-Api untuk mempertegas dalam proses pengambilan keputusan, Penguatan Kapasitas SDM di Administrator KEK Tanjung Api-Api ke level SDM Standar Internasional, Dukungan kebijakan terkait legalitas KEK TAA dalam pemberian insentif bagi investor sehingga keuntungan yang dihasilkan memenuhi harapan, “Deregulation” dan “Debureaucratization” dalam Pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) (Studi Kasus di KEK Tanjung Api-Api Provinsi Sumatera Selatan) dengan melakukan Deregulasi yang berkaitan dengan insentif pajak bagi investor, sehingga investor tertarik untuk menanamkan investasinya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api dan melakukan Debirokratisasi dimana dalam struktur organisasi kedudukan Administrator KEK ditempatkan diatas Badan Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api (PT. Sriwijaya Mandiri Sumatera Selatan) yang selama ini Badan Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api lebih dominan meskipun posisi dalam struktur organisasi sejajar dengan Administrator KEK Tanjung Api-Api,” jelas Dodi.

“Selain itu, Badan Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api harus lebih aktif lagi mencari investor lokal maupun asing yang mau menanamkan modalnya di KEK Tanjung Api-Api dengan cara berkeliling membuka stan pameran-pameran produknya ke setiap daerah dan keluar negeri sehingga membuat investor tertarik serta berdampak positif dalam menumbuhkan ekonomi makro di Provinsi Sumatera Selatan,” pungkasnya. [***]

  • Penulis: Yosep Indra Praja

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terapkan Pelayanan Paripurna, Kemenkes Apresiasi RSUD Bayung Lencir

    Terapkan Pelayanan Paripurna, Kemenkes Apresiasi RSUD Bayung Lencir

    • calendar_month Minggu, 20 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus menambah fasilitas kesehatan guna memaksimalkan pelayanan kesehatan yang prima. Kali ini Bupati Muba Dodi Reza Alex (DRA) meresmikan gedung baru RSUD Bayung Lencir, Sabtu (19/12/2020). Dodi mengatakan, meskipun pandemi COVID-19 menghambat semua aktivitas, tapi tidak untuk pelayanan kesehatan karena fasilitas kesehatan sangat utama. “Oleh karena itu, saya apresiasi Dinkes […]

  • IKPM Yogyakarta Bertemu PJ Bupati, Ini yang Dibahas

    IKPM Yogyakarta Bertemu PJ Bupati, Ini yang Dibahas

    • calendar_month Kamis, 27 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 732
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Penjabat (Pj) Bupati Muba H Apriyadi Sambut Mahasiswa Perantauan di Bumi Serasan Sekate. Pengurus Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Musi Banyuasin yang ada di Yogyakarta silahturahmi bersama dengan Pj Bupati Muba, Rabu (26/4/2023).   Dikatakan, Ketua IKPM Muba Yogyakarta Adi Nugroho, dirinya bersama dengan teman-teman mahasiswa yang sedang mencari ilmu di Yogyakarta mengucapkan […]

  • Wagub Ingatkan Kondusifitas Daerah Harus Selalu Dijaga

    Wagub Ingatkan Kondusifitas Daerah Harus Selalu Dijaga

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 886
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H. Mawardi yahya meminta  jajaran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dari 17 Kabupaten/kota di Sumsel dapat berperan aktif dalam  meningkatkan stabilitas keamanan, ketertiban, dan kehidupan beragama pasca  digelarnya Pikada serentak pada Desember 2020 yang lalu. “Kesbangpol harus dapat  menjadi motor penggerak dalam menjaga stabilitas wilayah. Utamanya pasca Pilkada yang baru saja […]

  • Warga Plaju Doakan Sarimuda Jadi Walikota Palembang

    Diantar 1.200 Massa, Besok, Paslon Sarimuda-Rozak Daftar ke KPU  

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.943
    • 0Komentar

    “Insya Allah, dengan niat baik semua akan lancar, tidak ada hambatan lagi, “

  • Agoez Perdana Pimpin Asosiasi Media Siber Indonesia Sumut

    Agoez Perdana Pimpin Asosiasi Media Siber Indonesia Sumut

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.103
    • 0Komentar

    AMSI merupakan organisasi perusahaan pers media siber tingkat nasional yang sebelumnya telah dideklarasikan di Gedung Dewan Pers

  • Kerjasama Pemprov-UBD Harus Otentik

    Kerjasama Pemprov-UBD Harus Otentik

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.111
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumsel H Herman Deru menghadiri acara wisuda sarjana Universitas Bina Darma (UBD) Palembang di OPI Convention Center. Sebanyak 411 Wisudawan dan Wisudawati diwisuda pada hari ini. Moment wisuda tentu menjadi hari yang membahagiakan, karena merupakan hari keberhasilan anak didik menyelesaikan studinya di Universitas Bina Darma Palembang. Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan Gubrnur […]

expand_less
WordPress Archive Muana – Personal Blog & Magazine WordPress Theme Mudik – Moving & Transportation Services Elementor Template Kit MudRace – A Single Event Fundraiser WordPress Theme Muffle – Roofing Company WordPress Theme Muji | Beauty Shop & Spa Salon WordPress Theme Multi Currency Pro for WooCommerce Multi Dealer and Real Estate Agent/Agency WordPress Plugin Multi Hospital – Hospital Management System Multi Host | WHMCS Hosting Multi Language Add-on for BookPro Plugin